
" Udah kamu samperin Kenannya Kyra " Tanya mamah Jihan pada Kyra.
" Udah tan, tante kaya nya aku pulang sekarang aja deh " Kata Kyra sambil bangkit dari tempat duduknya.
" Loh kok buru - buru, tapi kamu udah tanyain Kenan kan dia kenapa " Ucap mamah Jihan.
" Udah tan " Jawab Kyra singkat.
" Terus kenapa katanya " Ujar mamah Jihan penasaran.
" Gak apa - apa kok dia cuma ada masalah sama pelajaran di kampusnya aja " Ujar Kyra berbohong.
" Oh cuma itu " Ucap mamah Jihan merasa lega.
" Ya udah aku pulang ya tan, salam sama Om ya " Pamit Kyra sambil mencium tangan mamah Jihan.
" Apa gak kamu tunggu sampe papahnya Kenan pulang aja " Ujar mamah Jihan berharap Kyra tidak buru - buru pulang.
" Kayanya gak deh, aku titip salam aja ya. Salam sayang dari aku " Ujar Kyra tersenyum.
Akhirnya Kyra pun pulang di antar mamah Jihan sampai depan pintu, Kyra terlihat melambaikan tangan pada mamah Jihan dan di balas lambaian tangan kembali oleh mamah Jihan. Sedangkan Kenan dari atas balkonnya terus memperhatikan kepergian Kyra dari mulai keluar rumahnya sampai masuk mobil dan sampai mobil Kyra benar benar tak terlihat lagi.
" Maafin aku La, aku benar - benar masih kecewa sama kamu. Di saat aku benar - benar merindukan kamu tapi ternyata aku malah mendapati kamu sedang makan dan terlihat akrab dengan laki - laki itu entah kenapa hati ku sakit La. Aku berfikir kamu menjauhi aku karna ada dia sekarang yang jadi teman dekat mu. Aku gak tau aku ini hanya takut posisiku tergantikan sebagai sahabat kamu atau aku benar - benar merasa tidak suka dengan kehadiran laki - laki itu di hidup kamu bahkan dia terlihat dekat sama kamu La. Tapi kalau emang aku benar - benar tidak suka dengan kedekatan Kyra dan laki - laki itu apa alasanku " Ujar Kenan sambil terus memandang Kyra dari kejauhan.
Kyra benar - benar merasa menyesal dan bingung harus dengan cara apa dan bagaimana agar Kenan mau memaafkannya, apa dia harus mengungkapkan perasaannya agar Kenan tau apa alasan dia menjauhi Kenan. Tapi itu tidak mungkin untuk saat ini, Kyra masih merasa takut untuk jujur tentang perasaannya pada Kenan.
__ADS_1
Setidaknya Kyra ingin mendapatkan maaf terlebih dahulu dari Kenan baru setelah itu ia akan jujur pada Kenan tentang perasaannya. Mungkin dengan jujur Kyra tidak akan merasa tersiksa dengan perasaannya yang ia pendam selama ini.
Kalau sebelumnya Kenan lah yang berusaha keras mendekati Kyra dan terus meminta maaf pada Kyra walaupun Kenan saat itu tidak tahu apa kesalahannya, kali ini keadaan sudah terbalik. Kali ini Kyra lah yang berusaha keras agar Kenan mau memaafkan kesalahannya.
Hari demi hari Kyra lewati dengan penuh harapan, harapan Kenan akan segera memaafkannya. Hampir setiap hari setiap pulang dari kampus Kyra mampir ke rumah Kenan bahkan sesekali Kyra makan malam di rumah Kenan karna permintaan om Adnan papah Kenan.
Namun usaha Kyra rupanya masih saja belum berhasil, sampai Kyra merasa benar benar sedih dengan perlakuan Kenan yang terus menerus menghindarinya. Kyra begitu rindu pada sahabatnya itu, rindu akan kebersamaan yang selalu mereka lalui. Rindu perhatian Kenan, rindu di bonceng Kenan. rindu semua hal tentang Kenan.
***
Sesungguhnya hati Kenan sudah tidak merasa kecewa pada Kyra namun saat ini Kenan sedang merasa bingung dan bimbang pada perasaannya sendiri, sejak sekolah sebenarnya banyak laki - laki yang berusaha mendekati Kyra tapi saat itu hati Kenan tidak sekecewa dan sesakit ini tapi kemarin kenapa hatinya begitu sakit dan kecewa melihat Kyra dekat dengan laki - laki lain.
Maka dari itu Kenan sengaja menjauhi Kyra agar Kenan tau sejauh mana ia merindukan Kyra, Kenan ingin menguji sedalam apa perasaannya pada Kyra sebenarnya karna ia sendiri masih belum mengerti suasana hatinya saat ini. Dan Kenan sengaja mejauhi Kyra dan membiarkan laki - laki mana pun mendekati Kyra, Kenan juga ingin menguji dirinya apa dia akan mampu melihat Kyra dekat dengan laki - laki lain.
Kenan terlihat termenung sendirian di balkon rumah tempat kesukaannya, karna di situ semua pemandangan di kota ini terlihat jelas dan itu begitu indah menurut Kenan.
" Lala maafin aku gara - gara aku kamu jadi sedih tapi aku benar - benar bingung dengan hatiku sendiri, cuma dengan cara ini aku tahu sedalam apa perasaanku. Dan ternyata sejauh ini aku begitu merindukanmu La sangat merindukanmu, di setiap waktu setiap detik hanya ada kamu dalam ingatanku. Setiap saat aku selalu terbayang wajah kamu La seolah - olah kamu sedang menari - nari dalam otak ku, apa lagi aku tahu segencar apa Tristan itu mendekatimu. Hati ku benar - benar tidak terima La, aku tidak mengerti kenapa. Apa aku cemburu dan tidak rela laki - laki mana pun mendekati mu selain aku. Kalau memang iya begitu apa tandanya perasaan ku ke kamu itu udah berubah La, berubah menjadi sangat dalam lebih dari sekedar sahabat. Kalau seandainya iya apa kamu bisa menerima kenyataan kalau aku menyukaimu lebih dari sahabat " Kata Kenan sambil membayangkan Kyra ada di dekatnya.
Beberapa menit kemudian papah Adnan datang menghampiri Kenan yang tengah termenung memikirkan Kyra dan hatinya yang masih sulit ia pahami.
" Ken, apa kamu baik - baik aja " Tanya papah Adnan sambil menepuk pundak Kenan.
" Aku baik - baik aja pah, emang keliatannya gak baik ya " Ucap Kenan sambil melihat ke arah sang papah.
Papah Adnan hanya tersenyum mendengar jawaban Kenan, papah Adnan sebenarnya tahu bahwa putranya saat ini sedang tidaklah baik.
__ADS_1
" Papah mau tanya sesuatu sama kamu Ken " Tanya papah Adnan.
" Tanya apa pah " Jawab Kenan penasarn sebenarnya apa yang akan di tanyakan papahnya itu.
" Sebenarnya ada apa antara kamu dan Kyra kenapa setiap Kyra ke sini kamu selalu cuek sama dia, dan papah perhatikan Kyra terlihat sedih dengan sikap kamu itu " Tanya papah Adnan penuh tanda tanya.
" Hmmm gak ada apa - apa kok cuma masalah kecil nanti juga selesai pah, papah gak usah khawatir " Ujar Kenan berbohong.
Papah Adnan sebenarnya masih belum tenang meski sudah mendapatkan jawaban dari Kenan, tapi apa mau di kata ia harus yakin dan percaya apa yang di katakan Kenan. Lagi pula Kenan dan Kyra itu sudah dewasa ia yakin kalaupun ada masalah mereka pasti akan bisa meyelesaikan masalah mereka dengan cara mereka sendiri.
***
Sampai akhirnya kesedihan dan kerinduan Kyra benar - benar berada di puncaknya saat ini. Sepulang dari rumah Kenan malam ini Kyra memutuskan berhenti di sebuah taman yang terlihat indah dengan gemerlap cahaya lampu.
Kyra duduk di sebuah kursi yang ada di taman tersebut ia benar - benar ingin meluapkan kesedihannya di taman ini, ia benar - benar ingin sekali menangis sejadi - jadinya di taman ini melampiaskan semua kesedihan dan penyesalannya.
Benar saja Kyra menangis lirih di taman tersebut, taman tidak terlihat begitu ramai mengingat ini bukanlah akhir pekan hanya ada beberapa pasangan saja yang sedang menikmati indahnya malam ini. Namun mereka sama sekali tidak perduli dengan keberadaan Kyra yang tengah menangis.
Kyra terlihat menunduk dengan air mata yang berlinang, tiba - tiba seseorang memberikan sapu tangan pada Kyra. Kyra mengambil sapu tangan yang ia kenali itu tanpa melihat siapa orang yang memberikan sapu tangan tersebut.
*Bersambung... ๐ฎ๐ฎ๐ฎ
๐mohon koreksinya kalau ada kesalahan penempatan tanda baca atau kalimat yang tidak sesuai/salah.
happy reading*....
__ADS_1