
Terlihat Kyra sudah terlihat cantik dengan mini dress merah mudanya.
terdengar suara klakson mobil di luar rumah Kyra. tapi Kyra tidak memperdulikannya karna Kenan yang Kyra tunggu memang tidak pernah menggunakan mobil.
Tok.. tokk.. tok.
Terdengar seseorang mengetuk pintu kamar Kyra. dengan segera Kyra membuka pintu.
" sayang, Kenan sudah nunggu di bawah. " ujar mama Dira sambil menunjuk ke lantai bawah.
" iya mah aku turun sekarang " sambil meraih tas nya.
" waaw anak mamah cantik banget. mau kemana sih " sambil mengusap lembut pipi Kyra.
" ah mamah bisa aja. mau ke acara pesta ulang tahun teman ma" merasa sedikit malu sambil berjalan menuju tangga.
Mama Dira hanya mengikuti langkah kaki Kyra tanpa menjawab kembali ucapan Kyra.
Terlihat sesosok Laki - laki tampan terduduk di sofa ruang tamu Kyra. laki - laki itu adalah Kenan yang sengaja menjemput Kyra untuk pergi ke pesta ulang tahun Clarissa.
Kenan benar - benar terpana melihat penampilan Kyra yang tengah berdiri di depannya. Kyra yang terlihat begitu cantik menggunakan mini dress merah muda di depannya. Kenan benar - benar terpukau dan hanya terdiam terus memandang Kyra dari atas sampai bawah tanpa berkedip.
Kyra melambaikan tangannya tepat di wajah Kenan.
" hei, kamu sehat " sambil terus melambaikan tangannya.
" eeu-- sehat ko. buktinya ke sini jemput kamu" Kenan salah tingkah di buatnya dengan pertanyaan Kyra.
" ya udah yu berangkat sekarang " ajak Kyra.
Kenan bangkit dari tempat duduknya dan pamit pada Mama Dira.
" tante titip Kyra ya Ken " ucap mama Dira
" iya tan. aku sama Kyra berangkat dulu ya " jawab Kenan sambil mencium tangan Mama Dira.
__ADS_1
Kenan terlihat sudah menyiapkan tangannya mempersilahkan Kyra menggandeng tangannya.
" tumben bawa mobil " sambil melihat mobil merah yang terparkir di halaman rumahnya.
" kalo pake motor kamu pasti gak akan nyaman " sambil memandang mini dress yang di kenakan Kyra.
" pengertian banget si " sambil mencubit gemas pipi kanan dan kiri Kenan secara bersamaan.
" aww sakit tau " memegang pipinya yang merah karna ulah Kyra.
Kyra hanya tergelak melihat wajah Kenan yang cemberut sambil memanyunkan bibirnya.
Mereka pun masuk mobil di sepanjang jalan Kyra dan Kenan hanya terdiam membisu tanpa ada obrolan apa pun.
Sampailah mereka di salah satu hotel berbintang tempat dimana Clarissa melangsungkan pesta ulang tahunnya.
Terlihat sudah banyak tamu undangan yang memenuhi ruangan ballroom hotel tersebut tempat Clarissa menggelar pestanya.
terlihat juga beberapa wartawan yang sengaja Clarissa undang.
" akhirnya kamu datang juga Ken " ucap Clarissa yang tiba - tiba datang menghampiri Kenan dan Kyra.
" makasih ya " tersenyum menerima pemberian Kenan.
" selamat ulang tahun ya Clarissa " menyerahkan paper bag yang berisi bingkisan kado yang ia beli tadi sepulang sekolah bersama Kenan.
" makasih ya udah datang " menerima paper bag tersebut dengan malas.
" sama sama " jawab Kyra tersenyum berharap Clarissa membalas senyumannya.
Namun nyatanya Clarissa tetap fokus pada laki - laki di hadapannya. tanpa memperdulikan Kyra sama sekali.
Tanpa memperdulikan Kyra yang berada di samping Kenan. Clarissa menarik tangan Kenan dan mengajak nya berdiri bersanding di sampingnya.
Kyra benar - benar kesal di buatnya, siapa dia main tarik - tarik aja. begitu fikir Kyra.
tidak mungkin rasanya kalau Kyra maju ke depan menyusul Kenan. mengingat dia tidak begitu mengenal dekat dengan orang yang ada di pesta ini.
__ADS_1
Kyra dan Kenan memang tidak satu kelas dengan Clarissa. namun Kenan dan Clarissa mengenal karna kebetulan mereka sama sama anggota osis di sekolah.
" kamu apa - apaan si, liat Kyra kan sendirian bahkan dia gak begitu mengenal orang orang di pesta ini " ujar Kenan kesal dengan tingkah Clarissa.
" udah lah kamu di sini aja temenin aku. kamu ke sini datang buat aku kan. aku yang ulang tahun bukan Kyra " setengah berbisik takut orang di sekelilingnya mendengar.
Kenan tak punya pilihan lain selain diam mengikuti kemauan Clarissa. mengingat pandangan semua orang kini tertuju pada Kenan dan Clarissa.
Acara pesta ulang tahun pun di mulai dengan meriah di awali dengan sambutan yang di sampaikan Clarissa.
" pertama - tama saya ingin mengucapkan terimakasih pada teman - teman semua yang sudah meluangkan waktunya untuk datang ke pesta ulang tahun saya ini, terutama buat Kenan adhitama yang sudah bersedia datang dan mendampingi saya. saya bersyukur sampai detik ini saya masih di berikan umur yang panjang oleh yang maha kuasa. saya harap teman - teman semua menikmati acara ini " singkat Clarissa memberikan sambutan.
Kenan hanya tersenyum mendengar namanya di sebut. kini wartawan tengah sibuk memotret Kenan. benar Dugaan Clarissa pasti wartawan akan mengira kalau Kenan adhitama adalah pasangannya.
" apa - apaan ini sebenarnya. aku datang ke sini bukan untuk ini " gumam Kenan kesal dalam hatinya.
Semua orang yang ada di ruangan tersebut terdengar ramai membicarakan Kenan. ada yang mengira Kenan adalah kekasih Clarissa. ada yang mengira mungkin mereka akan segera bertunangan. tak sedikit dari mereka yang mengenal Kenan.
" itu kan Kenan Adhitama, anak dari pengusaha sukses itu loh " ucap salah seorang tamu undangan.
" iya dia kan siswa populer di sekolah, ganteng banget ya " salah seorang lagi menimpali.
Kyra yang mendengar celotehan gadis - gadis tersebut hanya menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan.
" oh jadi ini alasan sebenarnya dia datang. jadi pertemuan mereka kemarin itu kayanya mereka balikan lagi " gumam Kyra dalam hati.
Kyra merasa suasana menjadi terasa panas, dia pun memutuskan untuk keluar ruangan dan memlilih duduk di taman yang berada tak jauh dari tempat pesta itu di langsungkan.
Ia melihat ke sekeliling nya terlihat begitu sepi, Kyra merasa di sini pikiran dan hatinya jauh lebih tenang.
" ya tuhan kenapa aku begini, jangan kau berikan rasa (cinta) itu pada ku. aku tak ingin dan tak akan sanggup merasakan itu semua. dia sahabat terbaikku, dan selamanya aku ingin tetap seperti itu " ujar Kyra sambil merasakan dinginnya angin malam ini yang berhembus begitu kencang.
Tanpa sepengetahuan Kyra ternyata sedari tadi ada seorang laki - laki tak jauh di belakangnya yang memperhatikan dan mendengarkan ucapan Kyra.
laki - laki itu pun tanpa ragu menghampiri Kyra yang sedang gelisah itu.
" jangan pernah menyalahkan tuhan atas semua yang kamu alami atau kamu rasakan, toh itu semua terjadi bisa jadi karna perbuatanmu sendiri. nikmatilah apa pun yang tuhan berikan pada kita baik itu sebuah perasaan atau hal yang lainnya " ucap laki laki itu sambil mendekat dan duduk di samping Kyra " seperti aku sekarang ini sedang menikmati ciptaan tuhan yang begitu indah yang ada di hadapanku " membalikkan badannya ke arah Kyra.
__ADS_1
Kyra menatap heran laki laki itu. dari mana datangnya laki laki di hadapannya ini, bahkan Kyra tidak mengenal sama sekali laki laki ini. melihatnya pun baru kali ini.
" kenapa " laki laki itu bertanya " apa baru pertama kalinya melihat laki laki tampan seperti ku " ujar laki laki itu.