Sahabatku I LOVE YOU

Sahabatku I LOVE YOU
Usaha Tristan


__ADS_3

" Berarti kamu jahat " Ucap Kyra sedikit ketus.


" Hei yang jahat itu kamu, aku antar ambil mobil gak mau padahal kan niat ku baik " Ujar Tristan pada Kyra.


" Ok ok makasih banyak atas niat baik kamu, tapi aku bisa sendiri dan lagi mau sendiri " Ujar Kyra sambil tersenyum terpaksa.


" Tuh liat kan senyum kamu itu senyum jahat, gak ikhlas senyumnya " Ujar Tristan sambil menunjuk wajah Kyra.


" Masalah senyum aja kamu permasalahkan " Sambil memutarkan bola matanya


" Ini bibirku ya jadi hak aku mau senyum seperti apa pun dan ini wajah ku terserah aku mau ber ekspresi gimana pun " Ujar Kyra sambil menunjuk wajahnya sendiri.


" Heii gadis cantik dan manis kaya kamu tuh gak pantes galak - galak kaya gitu " Ujar Tristan menggoda Kyra.


" Siapa yang galak coba " Sambil menatap Tristan sebentar kemudian menatap ke arah lain.


" Ok kalau kamu emang mau sendiri gak apa - apa nanti aku kasih kamu alamatnya lewat chat Whatsapp ya " Ujar Tristan mengalah dan mengikuti kemauan Kyra.


" Ya udah, aku ke kelas duluan takut kelas udah di mulai " Sambil menyeruput es jeruk kesukaannya kemudian mengelap bibirnya dengan tissu.


" Hei tunggu dulu " Sambil memegang tangan Kyra " Mana nomor handphone mu, gimana aku mau kasih alamatnya ke kamu " Ujar Tristan sambil menyodorkan handphonenya pada Kyra berharap Kyra mau memberikan nomornya.


Tanpa ada perdebatan terlebih dulu Kyra langsung memberikan nomornya pada Tristan. Setelah itu Kyra pun pergi meninggalkan Tristan sendirian di kantin.


Tristan terlihat begitu senang, kegembiraan terlihat jelas di wajahnya. Seolah baru saja menemukan harta karun, Tristan senang walaupun dia tidak di izinkan mengantar Kyra tapi setidaknya dia mendapatkan nomor gadis yang selama ini telah memikat hatinya untuk pertama kalinya.


Kyra sama sekali tidak tahu dan tidak menyadari niatan Tristan yang beralasan meminta nomornya untuk mengirimkan alamat bengkel itu hanyalah tak tiknya agar bisa mendapatkan nomor Kyra. Untuk masalah percintaan dan masalah laki - laki Kyra memang masih polos walaupun kini dirinya sudah berada di bangku kuliah. Karna sampai detik ini Kyra tidak pernah menjalin hubungan dengan laki - laki mana pun, Itu semua karna Kenan tidak memperbolehkan ada sembarangan laki - laki yang mendekati Kyra. Selama ini hanya Kenan lah laki - laki yang dekat dengan Kyra itupun sebagai sahabat.


Di tambah lagi selama ini Kyra hanya benar - benar fokus pada sekolahnya tidak pernah terbersit sedikit pun di benaknya untuk berpacaran, mengingat ibunya kini amatlah kelelahan mengurus perusahaan sendirian. Maka dari itu ia hanya ingin fokus belajar dan cepat lulus dan mendapatkan nilai terbaik.


Kelas pun sudah selesai dosen pun sudah meninggalkan kelas Kyra. Kyra terlihat tengah membereskan buku - bukunya dan memasukkannya ke dalam tasnya. Tak lupa ia pun mengecek ponselnya apa sudah ada chat masuk dari Tristan, ternyata sudah ada nomor yang tak di kenal memgirimkan sebuah alamat. Kyra yakin itu pasti dari Tristan.


" Kyra kamu gak bawa mobil, mau bareng aku pulangnya " Tanya Shela.

__ADS_1


" Gak usah Shel makasih aku lagi pesen taksi online, kamu kan pasti nungguin kak Sandi nanti yang ada aku ketemu sama Tristan lagi " Ucap Kyra terdengar malas ketika menyebut nama Tristan.


" Ya bagus dong barangkali aja nanti kak Tristan mau anterin kamu " Ujar Shela sambil mengerlingkan matanya.


" Males ih, tadi juga sebenarnya dia maunya dia yang nganterin aku karna aku mau ambil mobil dulu dan dya yang tau alamat bengkelnya " Ujar Kyra sambil bangkit dari tempat duduknya.


" Kyra kamu tu kenapa si kayanya gak suka gitu sama kak Tristan, apa jangan - jangan kalian sebelumnya udah saling kenal " Tanya Shela penuh tanda tanya.


" Eemm " Ucap Kyra seperti sedang memikirkan jawaban yang akan ia katakan pada Shela.


" Kok emm jawab dong bikin orang penasaran aja sih " Sambil menggoyang - goyangkan tangan Kyra layaknya anak kecil yang merengek pada ibunya.


" Iya sebenernya sebelumnya aku udah pernah ketemu sama yang kamu sebut kak Tristan itu, tapi penilaian mu tentang Tristan menurutku itu salah deh " Ucap Kyra sambil berjalam ke luar kelas dan di ikuti Shela yang mengikuti di sampingnya.


" Salah gimana maksudnya " Tanya Shela heran.


" Kamu bilang Ttistan itu katanya susah deket sama cewe bahkan gak pernah deketin cewe, tapi kayanya dia playboy deh dari kata katanya aja gitu ngerayu terus. Di tambah lagi kedatangan dia yang selalu tiba - tiba di depan ku nyebelin dia tuh " Ujar Kyra sambil terus berjalan menyusuri lorong kampus.


" Jadi dia suka ngerayu kamu, iiih mau dong di rayu - rayu kak Tristan " Kata Shela sambil seperti sedang membayangkan sesuatu.


" Siapa Kenan pacar kamu ya, kemari katanya gak punya pacar " Ucap Shela sambil menyenggol bahu Kyra menggunakan bahunya.


" Emang gak punya, Kenan bukan pacar aku " Ujar Kyra menegaskan.


" Terus terus spesialan mana yang namanya Kenan itu sama kak Tristan " Tanya Shela penasaran.


" Ya jelas spesialan Kenan kemana - mana lah " Gumam Kyra dalam hatinya.


" Udah ah kamu jadi bahas cowo terus, Tristan lagi yang di bahas. aku pulang duluan ya taksinya udah dateng " Sambil menunjuk ke arah gerbang kampus.


" Ish kamu gak mau nemenin aku ke kantin dulu sambil temenin aku nunggu bang Sandi "


Ucap Shela sambil merengut.

__ADS_1


" maaf ya lain kali aja, bye Shela " Sambil pergi meninggalkan Shela.


" Bye hati hati ya say " Jawab Shela setengah berteriak.


Kyra pun pergi menghampiri taksi yang ia pesan tadi. Supir taksi tersenyum ramah mengetahui penumpangnya sudah menaiki taksinya.


" Ke alamat ini ya pak " Sambil memperlihatkan ponselnya yang berisi chat dari Tristan.


" Baik mbak " Jawab sang supir sambil mengangguk sopan.


Akhirnya supir taksi tersebut pun mulai mengemudikan mobilnya dan menuju tempat tujuan Kyra yaitu bengkel yang memperbaiki mobil Kyra.


***


Di tempat lain wajah Kenan terlihat kusut, hari ini ia benar - benar tidak punya semangat untuk mengikuti kelas. Sehingga Kenan memutuskan untuk bolos dan berdiam diri saja di kantin sambil menikmati cemilan dan segelas es coklat.


" Hai ken "Sapa seorang gadis yang tiba - tiba mendekati Kenan.


Kenan hanya melirik gadis tersebut tanpa menjawab sapaannya. Kenan terlihat lebih tertarik pada cemilannya ketibang pada gadis yang menyapanya.


" Aku duduk ya " Ujar gadis tersebut sambil duduk di samping Kenan.


Namun Kenan masih saja tak perduli dengan kehadiran gadis tersebut. Gadis itu terlihat sedikit kesal di buatnya karna Kenan sama sekali tak memperdulikannya.


" Ken kamu denger aku kan " Tanya gadis itu memastikan bahwa Kenan mendengarnya atau tidak.


" Hmm " Kenan hanya berdehem sambil menyeruput es coklatnya.


" Cuma hmm " Tanya gadis itu merasa tak suka dengan jawaban Kenan.


" Terus " Jawab Kenan singkat.


Kenan sepertinya masih kesal dan kepikiran masalah kemarin dengan Kyra, namun terkadang ia merasa heran kenapa bisa gara gara melihat Kyra makan dengan laki - laki lain hatinya jadi galau dan tak karuan seperti ini.

__ADS_1


" Apa aku cemburu " Gumam Kenan dalam hatinya. Namun dengan cepat ia menepis apa yang ada di fikirannya.


Bersambung... 💮💮


__ADS_2