
" kamu ini sebenarnya siapa, datang tiba - tiba udah kaya hantu " ujar Kyra terheran.
" perkenal kan aku Tristan " sambil mengulurkan tangannya.
Namun Kyra sama sekali tidak menyambut uluran tangan Tristan sama sekali. ia terlihat sedikit sebal dengan ulah laki - laki itu yang datang tiba - tiba dan mendengar semua ucapannya bahkan berkomentar seenaknya.
Tristan yang menyadari uluran tangannya tidak di hiraukan oleh Kyra tidak merasa sakit hati sesikit pun. ia menarik kembali uluran tangannya.
" hei kenapa? aku laki - laki baik " ujar Tristan penuh tanya.
" tapi kamu sudah mengganggu kenyamananku " jawab Kyra menegaskan.
" hei gadis cantik, aku ke sini bukan untuk menganggu. melainkan untuk membantu menghilangkan kegelisahan mu itu " sambil memandang Kyra yang begitu cantik, lucu dan menarik hati Tristan.
" tapi itu bukan urusan kamu dan kamu tidak ada hak untuk ikut campur " ujar Kyra menegaskan.
Kyra pun pergi berlalu meninggalkan Tristan yang kini terus memandangnya.
" hei siapa namamu " setengah berteriak sambil melambaikan tangannya.
Kyra hanya menoleh sebentar ke arah Tristan namun tidak menjawab pertanyaan Tristan.
Tristan hanya tersenyum serasa baru saja bertemu bidadari dari kayangan tak perduli padahal Kyra mengacuhkannya.
" Lala kamu dari mana sejak tadi, kenapa meninggalkan pesta begitu saja. " ujar Kenan cemas.
" aku cuma cari angin, di dalam terlalu ramai suasananya membuatku terasa panas " jawab Kyra datar " kamu masih lama di sini, aku pulang duluan ya " sambil melihat ke sekelilingnya.
" pestanya kan belum selesai. ayolah kita masuk dulu se enggaknya kita kan harus pamit sulu sama Clarissa " ujar Kenan.
" ya udah kalo kamu masih mau nemenin Clarissa aku pulang duluan. aku titip salam buat dia " hendak melangkahkan kakinya.
" lagi pula aku pamit dulu atau gak pun Clarissa gak akan perduli " gumam Kyra dalam hatinya.
Kenan menarik tangan Kyra membuat langkah Kyra terhenti. Kenan tidak mungkin membiarkan sahabatnya ini pulang sendirian malam - malam begini.
__ADS_1
" ya udah tunggu di mobil, kita berangkat bareng pulang juga harus bareng. aku pamit dulu sama Clarissa " berharap Kyra mau menunggunya.
Kyra hanya mengangguk dan memutuskan akan menunggu Kenan. Kenan kembali menuju ruangan ballroom tempat pesta Clarissa berlangsung.
" Clarissa aku kayanya pamit sekarang, Kyra juga titip salam sama kamu. " pamit Kenan.
" kenapa buru - buru, pesta nya masih belum selesai. kalau Kyra mau pulang biarlah dia pulang sendiri atau biar supir ku aja yang antar dia kalau kamu khawatir dia pulang sendiri " jawab Clarissa berharap Kenan mengurungkan niatnya.
" aku gak mungkin biarin Kyra pulang sendiri ataupun sama orang lain " ucap Kenan " ya udah aku pamit ya, sekali lagi selamat ulang tahun " sedikit tersenyum.
Sebelum Clarissa menjawab Kenan sudah pergi melangkahkan kaki nya keluar ruangan hendak menemui Kyra yang sudah menunggunya di mobil.
belum begitu jauh Kenan melangkah, tiba tiba dia menghentikan langkahnya dan berbalik.
" satu lagi aku datang ke pestamu ini bukan untuk mendampingi mu, tapi hanya menghargai dan menghormati kamu yang sudah bersedia mengundang ku dan Kyra. " ucap Kenan menegaskan pada Clarissa.
Kenan kembali melanjutkan langkahnya, Clarissa yang berada tak jauh di belakang Kenan berlari dan memeluk erat tubuh Kenan dari belakang, membuat Kenan terkejut dan tak bisa melanjutkan langkahnya.
" Aku sayang kamu Kenan, aku masih sangat menyayangi kamu " sambil terus memeluk Kenan.
Tenaga Kenan yang memang lebih besar dari eratnya pelukan Clarissa melepaskan pelukan Clarissa secara paksa.
Kenan berlalu meninggalkan Clarissa begitu saja dan semua orang yang tengah membicarakannya dengan Clarissa. ada yang berspekulasi cinta Clarissa bertepuk sebelah tangan, ada juga yang mengira mungkin mereka itu sepasang kekasih yang sedang bertengkar.
Wartawan tak kalah heboh nya. mereka berpikir ternyata cinta seorang model cantik yang sengaja mengundang mereka ke acara ulang tahunnya itu ternyata cinta nya bertepuk sebelah tangan.
mereka pun menyerbu Clarissa ingin mendapatkan penjelasan Clarissa, perihal yang baru saja terjadi dengannya tersebut.
Terlihat seorang laki laki dengan postur tinggi kekar menghalangi para wartawan tersebut, dan membiarkan Clarissa pergi meninggalkan ruangan tersebut.
" maaf ya lama nunggunya " sambil membuka pintu mobil dan masuk.
" harusnya aku yang minta maaf Ken, pasti kamu masih mau nemenin Clarissa di dalam kan " jawab Kyra merasa bersalah.
" kamu ini bilang apa, aku datang ke sini hanya memenuhi undangannya saja " jawab Kenan menjelaskan.
__ADS_1
Kenan sudah menyalakan mobilnya dan segera tancap gas meninggalkan area hotel tersebut. jam sudah menunjukan pukul sembilan malam.
Kenan memutuskan memilih jalan tikus untuk menghindari kemacetan. karna ini adalah malam minggu jalanan akan sangat macet meskipun sudah malam begini, begitu pikirnya.
Tidak ada obrolan selama di perjalanan. Kyra sedari tadi sebenarnya sudah tidak tahan ingin mempertanyakan perihal hubungannya dengan Clarissa. namun ia merasa tidak enak kalau harus mempertanyakan hal itu saat ini.
Tiba - tiba di tengah jalan yang cukup sepi mobil Kenan mendadak mogok. Kenan memukul setir dengan kesal. kenapa harus mogok di sini, di tempat sepi dan jam segini pula begitu fikir Kenan.
" ini ni malas nya aku kalau pakai mobil, suka mogok tiba - tiba gak pandang situasi dan kondisi. lihat di sini sepi siapa yang mau kita mintai bantuan " ujar Kenan bersungut sungut.
" jangan salahin mobilnya lah. kamu yang jarang pake mobil ini jadi pasti kamu juga jarang service, makanya mogok " sambil menggelengkan kepalanya.
Kenan pun keluar dari mobil melihat kondisi mobilnya, tapi sayangnya Kenan tidak begitu pintar urusan mesin. Kenan memutuskan akan menelpon bengkel langganannya agar mengirimkan montir untuk memperbaiki mobilnya.
Namun sayangnya ponsel nya mati, mungkin ia lupa mengisi batrainya tadi di rumah.
entah apa lagi yang tuhan rencanakan untuk dua mahluknya ini. bahkan sekarang mereka terjebak di jalanan sepi karna mobil Kenan yang mendadak mogok.
Kyra merasa bosan menunggu terdiam di dalam mobil, ia pun memutuskan untuk keluar dan melihat apa yang terjadi.
" kenapa Ken " tanya Kyra.
" gak tau. aku gak ngerti kaya ginian " jawab Kenan.
Kyra hanya menghembuskan nafas sembarang. kenapa hari ini Kyra merasa sangat sial sekali. sudah tadi bertemu laki laki aneh yang datang tiba - tiba tanpa di undang. bahkan laki laki itu mendengarkan keluhannya pada tuhan tentang perasaannya. dan berkomentar seenaknya saja. dan sekarang malah terjebak di jalanan sepi dan menyeramkam ini karna mobil Kenan mogok.
" trus kita mau sampai kapan di sini " ujar Kyra kesal.
" aku pinjam handphone kamu, aku akan hubungi bengkel langgananku " sambil menengadahkan tangannya pada Kyra.
" tapi sayangnya aku gak punya nomor bengkel yang kamu maksud itu " sambil memegang ponselnya dan sibuk mencari nama seseorang di kontaknya.
" terus kamu mau telpon siapa itu " tanya Kenan heran.
" mamah. biar suruh pak supir ke sini urus mobil kamu " sambil menempelkan ponselnya di telinganya.
__ADS_1
Namun sayang telpon Kyra tidak dapat tersambung. rupanya tidak ada jaringan sama sekali di ponsel Kyra. Kenan dan Kyra kehabisan akal sedangkan jam sudah menunjukan pukul sembilan lewat tiga puluh menit. mereka memutuskan untuk menunggu seseorang lewat untuk di mintai bantuan.
Tiba - tiba hujan turun dengan derasnya. Kenan dan Kyra segera berlari memasuki mobil namun karna hujan yang begitu deras membuat baju Kenan dan Kyra basah kuyup.