Sahabatku I LOVE YOU

Sahabatku I LOVE YOU
Permintaan maaf Kyra


__ADS_3

" Syukur deh kalo tante baik - baik aja, oh ya tan om adnan nanyain aku terus " Jawab Kyra merasa senang ternyata orang tua Kenan begitu merindukannya.


Mamah Jihan hanya mengangguk sambil tersenyum pada Kyra, akhirnya mereka pun larut dalam obrolan. Banyak yang mereka bicarakan dari mulai kuliah Kyra kabarnya mamah Dira dan hal hal remeh temeh lainnya.


Sudah cukup lama Kyra mengobrol namun sedari tadi Kyra tak juga melihat kehadiran Kenan, sedang apa dia sebenarnya begitu fikir Kyra. Tanpa berfikir panjang lagi Kyra langsung menanyakan keberadaan Kenan pada tante Jihan.


" Oh iya tan, Kenan kemana ya kok dari tadi aku gak liat. Kata pak satpam katanya udah pulang, motornya juga ada " Ujar Kyra penuh tanda tanya.


" Nah itu dia Kyra tadi Kenan pulang lebih awal gak seperti kemarin, terus mukanya juga kusut gitu keliatannya. Tante tanya kenapa, dia gak mau jawab. Coba deh ke atas kamu liat paling dia lagi duduk di balkon " Kata mamah Jihan dengan nada khawatir.


" Emang boleh tan aku langaung ke atas aja, gak di panggil dulu gitu Kenannya " Tanya Kyra ragu takut Kenan malah tidak mau bertemu dengannya.


" Gak apa - apa, tante panggil pun dia kayanya gak bakal turun. Jadi kamu samperin aja gih " Ujar mamah Jihan sambil menunjuk ke arah tangga.


" Ya udah tan aku ke atas dulu ya samperin Kenan " Sambil memegangi tangan mamah Jihan kemudian melepaskannya dan pergi menuju tangga.


Sepanjang kakinya melangkah menaiki anak tangga satu persatu, tiba - tiba jantungnya berdetak begitu cepat irama jantungnya tak beraturan.


Sudah beberapa kali Kyra mencoba menarik nafas dan menghembuskannya perlahan agar irama jantungnya kembali normal tidak seperti sedang lari marathon seperti saat ini.


Benar saja apa yang di bilang mamah Jihan kalau Kenan sedang berada di balkon rumahnya, langkah demi langkah Kyra menghampiri Kenan. Baru saja mulutnya terbuka ingin menyapa Kenan namun ia urungkan kembali, ia bingung harus menyapa apa dan apa nanti yang akan mereka bicarakan.


" Apa aku colek dia dulu baru aku sapa kali ya " Gumam Kyra dalam hatinya.


" Ah kayanya jangan gitu deh, apa aku panggil namanya aja ya. kaya gini Ken kamu lagi apa gitu aja kali ya, ah udah tau dia lagi diri gitu aja gak lagi ngapa - ngapain. hai Ken gitu aja kali ya " Gumam Kyra dalam hatinya lagi.


Namun baru saja Kyra akan menyapa Kenan tiba - tiba Kenan melihat ke arah nya dan menyadari keberadaan Kyra.

__ADS_1


" Ken aku mau minta maaf soal kemarin " Ujar Kyra sambil memandang Kenan dengan jantung yang masih saja tak beraturan.


Namun Kenan tak menjawab ucapan Kyra, Kenan malah kembali lagi memandang jalanan dan pemandangan pegunungan yang terlihat jelas di balkon rumahnya. Kyra terlihat sedih karna Kenan mengacuhkannya, kemudian Kyra mendekati Kenan dan kini tepat berada di samping Kenan.


" Ken kamu masih marah sama aku, Ken jawab aku jangan diem aja " Ujar Kyra sambil menggoyang goyangkan tangan Kenan.


" Kamu minta maaf atas kesalahan kamu yang mana " Jawab Kenan ketus.


" Ya ampun Ken sebanyak itukah kesalahan aku di mata kamu, sehingga kamu nanya aku minta maaf atas kesalahanku yang mana " Tanya Kyra sambil terus memandang Kenan meskipun Kenan tak membalas pandangannya sama sekali.


" Menurut kamu " Jawab Kenan singkat.


" Aku minta maaf kalo aku waktu itu selalu menghindari kamu, bahkan ketika kamu minta maaf aku mengacuhkan kamu seperti gak perduli tapi sumpah Ken semua itu bukan karna Tristan. Kemarin itu mobilku mogok dia bantuin aku terus dia malah ajak aku makan di situ " Ujar Kyra menjelaskan.


" Oh jadi namanya Tristan. Jadi kamu bawa mobil waktu itu, tapi aku gak liat tuh mobil kamu di parkiran " Ujar Kenan di akhiri dengan tawa kecil di ujung kalimatnya.


" Baik ya si Tristan itu, kayanya dia lebih baik dari pada aku deh kayanya ya " Ujar Kenan kali ini Kenan melihat Ke arah Kyra yang berada di sampingnya.


" Ken ayolah kenapa jadi bahas dia, aku bener - bener minta maaf. Aku nyesel udah diemin kamu bahkan aku nyesel karna gak satu kampus sama kamu, gak ada yang jagain aku lagi sekarang " Sambil menggenggam tangan Kenan.


" Kan ada si Tristan itu yang jagain kamu sekarang " Ujar Kenan masih menyindir masalah Tristan.


" Kenan aku mau kamu, kamu sahabatku bukan dia " Ujar Kyra sambil menunjuk ke sembarang arah.


" Tapi kan dia pacar kamu, pasti dia akan jagain kamu " Masih tetap dengan nada menyindirnya.


" Ken aku baru kenal sama dia, dia orang baru di hidup aku " Ujar Kyra menegaskan.

__ADS_1


" Udah lah La, aku lagi pengen sendiri lebih baik kamu pulang aku gak mau di ganggu " Ujar Kenan mengusir Kyra secara halus.


" Ken aku minta maaf aku gak mau kehilangan kamu, kamu sahabat terbaikku Kenan " Kata Kyra sambil menangis dan memeluk Kenan.


Kenan benar - benar merasa tidak tega melihat Kyra menangis namun apalah daya hatinya sekarang masih merasakan kekecewaan. Perlahan - lahan Kenan memeluk Kyra yang kini tengah memeluknya dengan erat.


" Maafin aku La udah buat kamu nangis, tapi please kamu jangan nangis gini aku gak tega liatnya. Hatiku masih benar - benar kecewa La sama kamu gak tau kenapa hatiku ini seperti sakit dan gak terima melihat kedekatan kamu sama Tristan " Gumam Kenan dalam hatinya.


" Udah La jangan nangis, aku gak marah sama kamu " Ujar Kenan sambil membelai rambut Kyra " Aku cuma sedikit kecewa sama kamu, dan kekecewaan ini seiring berjalannya waktu aku yakin pasti akan hilang, tapi untuk saat ini aku benar - benar butuh waktu sendiri " Ujar Kenan sambil melepaskan pelukan Kyra yang begitu erat itu secara perlahan.


" Sekarang kamu pulang, aku baik - baik aja " Ujar Kenan kembali mengusir Kyra secara lembut.


" Tapi aku gak baik - baik aja Ken, aku mohon maafin aku " Ujar Kyra menggenggam tangan kanan Kenan.


" Aku yakin kamu pasti akan baik - baik aja meski tanpa aku, sekarang kamu sudah semakin dewasa aku yakin kamu akan kuat dan bisa menghadapi semuanya meski tanpa aku " Menggenggam tangan Kyra dengan tangan kirinya.


" Sekarang aku mohon kamu pulang, aku pengen sendiri " Ujar Kenan berharap Kyra mau pulang.


" Tapi Ken " Belum sempat Kyra meneruskan kalimatnya.


" Aku mohon La " Kenan menimpali ucapan Kyra.


Akhirnya untuk hari ini Kyra menyerah dan mengikuti kemauan Kenan agar dia pulang, Kyra pergi dan meninggalkan Kenan dengan tetesan air mata. Namun dengan segera ia menghapus air matanya karna takut mamah Jihan melihatnya.


Kyra pun menuruni tangga dan menghampiri mamah Jihan kembali, namun ia tidak menemukan mamah Jihan di tempat tadi Kyra meninggalkannya. Kemudian Kyra mencoba mencari ke dapur mungkin saja mamah Jihan sedang masak dan benar saja dugaan Kyra mamah Jihan tengan memasak dan di bantu oleh asisten rumah tangganya.


Mamah Jihan menyadari keberadaan Kyra yang tengah duduk di sekitar dapur, mamah jihan pun menghampiri Kyra dan sudah meminta asisten rumah tangganya meneruskan memasaknya.

__ADS_1


Bersambung ... 💮💮💮💮


__ADS_2