
Di bawah langit malam yang terlihat cerah terlihat Kyra dan Kenan sedang menyusuri jalanan ibu kota, yang terlihat cantik dengan gemerlap lampu di sepanjang jalan yang menghiasi gelapnya malam.
Mereka pun berhenti dan memasuki mall yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kompleks rumah Kyra.
Meski ini bukan akhir pekan tapi mall ini terlihat cukup ramai dengan pengunjung,
ada yang saling bergandengan. ada yang berjalan sambil tertawa kecil bersama teman mereka masing masing.
Kyra dan Kenan pun memutuskun untuk menonton terlebih dahulu sebelum mengisi perut mereka dengan makanan.
Kali ini giliran Kyra yang memilih film apa yang mereka tonton. biasa nya Kenan dan Kyra bergantian memilih film apa yang akan mereka tonton, dan kali ini giliran Kyra.
Beda dari Kenan yang menyukai film yang bergenre horor. Kyra lebih menyukai film percintaan. begitupun dengan malam ini Kyra memilih film drama romantis.
Kenan sudah siap dengan dua buah tiket si tangannya. tak lupa Kenan membeli dua buah camilan dan minuman. Kyra terlihat begitu khidmat menatap layar di depannya. sedangkan Kenan terlihat sedikit bosan karna sesungguhnya Kenan tidak begitu menyukai film bergenre drama romantis.
Setelah mereka keluar dari bioskop, mereka pun berjalan menuju salah satu kafe dan segera memesan makanan dan minuman.
Kenan sudah memesan makanan pada pelayan yang kini tengah berdiri di samping mereka.
" La kamu mau pesen apa " tanya Kenan sambil menatap Kyra.
" sama aja kaya kamu deh " jawab Kyra sambil terus asyik memainkan ponselnya.
" mbak jadi dua ya " sambil memalingkan wajahnya ke arah pelayan.
Pelayan tersebut pun mengangguk sopan tanda mengiyakan. Kyra terlihat masih asyik dengan ponselnya, entah apa sebenarnya yang ia lihat.
Tanpa Kyra sadari Kenan memperhatikan setiap inci wajahnya. Kenan baru menyadari selain baik dan manis ternyata Kyra memiliki wajah yang teramat cantik.
Tiba - tiba kenan teringat ucapan ayahnya.
" hati - hati loh banyak banget sahabat jadi cinta, karna cinta itu berawal dari rasa nyaman dan saling membutuhkan. dan papa rasa itu yang kamu rasakan saat ini dengan Lala. nyaman dan kalian saling membutuhkan satu sama lain"
Kenan merasa takut apa yang di ucapkan ayahnya itu menjadi kenyataan. padahal tanpa sepengatahuan Kenan. di hati Kyra sebenarnya kini sudah mulai tumbuh rasa yang berbeda walaupun Kyra sendiri tidak menyadarinya.
Kenan berfikir dia harus melakukan sesuatu sebelum itu semua terjadi. sebelum hubungan nya dengan Kyra hancur.
Sebelum cinta tumbuh di hatinya, walaupun Kenan sama sekali tidak mengharapkan rasa cinta itu datang. tapi terkadang cinta selalu datang pada hati seseorang tanpa permisi.
__ADS_1
Terlihat pelayan sudah membawa makanan yang mereka pesan.
" silahkan. selamat menikmati " ujar sang pelayan sambil menganggukan kepalanya sopan sambil tersenyum ramah.
Kenan dan Kyra hanya mengagguk.
merekapun menyantap makanan mereka masing - masing.
Jam sudah menunjukan pukul delapan lewat tiga puluh menit, mereka pun memutuskan untuk keluar dari mall tersebut dan pulang.
tak lupa Kenan mengantar Kyra terlebih dahulu.
Baru saja Kenan dan Kyra turun dari motor. sebuah mobil terlihat berhenti tepat di belakang mereka. Tak lain dan tak bukan itu adalah mobil mama Dira, ibunya Kyra.
" hai sayang " sapa mama Dira sambil mengecup kening Kyra.
Kyra dan Kenan pun bergantian mencium tangan mama Dira.
" baru pulang ya tan " ujar Kenan berbasa basi.
" iya Ken, makasih ya kamu udah temenin Kyra " sambil tersenyum ramah.
" sama sama tan. kayanya aku mau langsung pamit aja udah malem " sambil mengedarkan pandangannya ke arah Kyra.
" gak tan makasih. udah malem juga " sambil melihat jam tangannya.
" La aku pulang ya " pamit Kenan pada Kyra.
" iya hati - hati. kalau udah sampe kabarin ya " sambil tersenyum manis.
Kenan membalas senyuman Kyra sambil menganggukan kepalanya.
mama Dira hanya terdiam memperhatikan sepasang sahabat yang layaknya seperti sepasang kekasih yang akan berpisah itu.
" mama harap kalian akan selalu bersama sama apa pun status kalian kedepannya " gumam mama Dira dalam hati.
" tante aku pamit ya " sambil kembali mencium tangan mama Dira untuk yang kedua kalinya.
" iya hati - hati Ken. salam buat mama dan papa kamu ya " ucap mama Dira.
__ADS_1
" iya tan nanti aku sampein " jawab Kenan sambil memakai helmnya.
Kenan pun berlalu meninggalkan rumah Kyra kembali menyusuri jalanan ibu kota menuju rumahnya yang terletak tidak begitu jauh dari rumah Kyra.
Kyra terlihat sedang membuka album photo kenangan kebersamanya dengan Kenan sambil tersenyum senyum sendiri.
kegelisahan kembali datang menghampiri Kyra, entah kenapa belakangan ini bayangan Kenan terus melintas di pelupuk matanya seolah menari - menari dan bernyanyi untuk Kyra membuat Kyra tersenyum senyum sendiri di buatnya.
Namun Kyra selalu langsung menepis apa yang ada di bayangan dan pikirannya itu.
sama halnya seperti Kenan. Kyra pun merasa takut persahabatannya akan hancur karna hati yang terkadang tidak bisa kita kendalikan.
Ponsel Kyra berdering tanda ada pesan masuk, dengan cepat ia langsung meraih ponselnya dengan senyum yang merekah ia membuka pesan tersebut.
"Lala aku udah sampe rumah dengan selamat dan sehat wal afiat 😊"
**" iya udah sekarang tidur udah malem "
" iya kamu juga. besok bangun pagi pagi ya jangan siang terus "
" 😋 aku kan selalu bangun pagi. kamunya yang kepagian "
" ya udah tidur sana "**
Kyra hanya tersenyum membaca pesan Kenan, Kyra pun mengganti pakaian nya dengan piyama tidurnya.
tak butuh waktu lama Kyra pun tertidur pulas di atas kasur empuknya.
Keesokan harinya seperti biasa Kenan menjemput Kyra sebelum berangkat sekolah,
dan berangkat dengan berboncengan ke sekolah.
Sepulang sekolah Kyra mengajak Kenan mampir ke sebuah Lesehan bakso.
" Ken nanti malam kamu mau dateng ke acara ulang tahunnya Clarissa " ujar Kyra sambil mengunyah bakso super pedas yang ia pesan tadi.
" kalo kamu mau datang ya aku datang " sambil mengaduk aduk minumannya
" ko jadi aku " terheran " aku kan gak begitu deket sama Clarissa. jadi aku ikut kamu aja " tanpa memandang Kenan dan terus fokus dengan baksonya.
__ADS_1
" dandan aja yang cantik nanti malam. nanti aku jemput " ujar Kenan.
Kyra hanya terdiam tanpa menjawab sepatah kata pun.