
Kemudian mereka pun memasuki mobil Kyra dan Kenan yang mengemudikan mobil tersebut, mobil Kyra sudah mulai melaju meninggalkan area rumah Kenan.
Pepohonan dan pemandangan di sepanjang jalan terlihat berlalu semakin cepat tanda bahwa mobil mereka kini melaju semakin cepat meninggalkan komplek perumahan Kenan, Kenan terlihat fokus mengemudikan mobil milik Kyra tersebut walaupun sesekali Kenan menoleh ke arah Kyra yang terlihat hanya terdiam sambil memegangi kotak sandwich yang ia siapkan tadi.
" La.. Lala.. " Panggil Kenan.
Namun yang di panggil hanya terdiam seolah tak mendengar suara Kenan, namun ternyata fikiran Kyra tengah melayang layang terbang entah kemana hingga membuat ia melamun dan sama sekali tak menyadari kalau Kenan tengah berkali - kali memanggilnya.
Sejujurnya tak dapat di pungkiri hati Kyra kini tengah dag dig dug dengan jantung yang terus berdebaran semakin kencang dan tak beraturan, bagaimana tidak saat ini ia tengah duduk hanya berdua di dalam mobil.
Tiba - tiba entah kenapa kejadian malam itu di dalam mobil kembali teringat menghampiri Kyra, ada terbersit rasa khawatir bagaimana kalau kejadian itu terulang kembali itu yang ada di fikiran Kyra saat ini.
Kalau sampai kejadian itu terulang kembali niat hati Kyra yang akan berusaha mengubur dalam dalam rasa cinta dan sayangnya pada sahabat nya itu, sepertinya hanya akan sia sia dan mungkin bisa saja perasaan Kyra malah semakin menjadi - jadi.
" Ken kenapa aku harus ingat kejadian itu lagi sih, dengan hati yang berdebar tak karuan dan fikiran yang terus mengingat kejadian itu membuat ku jadi tak karuan dan bingung sebenarnya apa posisi kamu saat ini di hati ku. Kamu sahabat aku tapi hati kecil ini sekarang berkata TIDAK kalau kamu sahabat aku, hati kecil ku ingin kita lebih dari sahabat. Ahh... aku benar - benar bingung " gumam Kyra dalam hati.
Kyra baru tersadar ternyata sedari tadi Kenan terus berusaha memanggilnya. Seketika itu juga Kyra langsung terperanjak dan terbangun dari lamunannya.
" La.. Lala kamu gak apa - apa kan, kamu sehat kan " Tanya Kenan dengan nada khawatir
" Eeeuuu... Iya Ken, aku gak apa - apa kok aku baik - baik aja " Jawab Kyra dengan wajah yang salah tingkah.
" Iiii... Kenapa sih, kamu pasti ngelamun ya " Ujar Kenan sambil menunjukan jarinya ke arah Kyra.
" Emmm gak kok aku cuma fokus ngeliatin pemandangan aja " Masih dengan wajah yang salah tingkah.
" Iiii gak jelas, orang aku liat kok dari tadi aku panggil kamu cuma diem melongo aja " Sambil memeragakan wajahnya seperti Kyra tadi dan di lebih - lebihkan dengan mulut yang terbuka.
" Masa sih aku tadi kaya gitu " Dengan wajah penuh rasa malu, padahal Kenan hanya berbohong sedikit menggoda nya saja.
" Ha... ha.. ha... " Sambil tertawa terbahak - bahak. " Tuhkan kamu malah jadi tambah lucu aja, tuh liat pipinya merah jadi tambah cantik " Ujar Kenan keceplosan dengan kata cantik tersebut.
" Duuuh pake keceplosan segala lagi, malu kan ahhh " Guma Kenan.
Namun ternyata Kyra malah semakin malu di buatnya kini Kyra hanya menunduk dengan wajah yang memerah.
__ADS_1
" Eeemmm maksudnya jelek bukan cantik, muka kamu melongo gitu tadi cantik dari mana nya " Ujar Kenan seolah menarik kembali kata - katanya.
" Ihhh jahat aku cantik gini di bilang jelek " Ujar Kyra sambil membuang muka nya.
" Ya udah jangan ngambek aku cuma becanda aja, mending kamu makan tuh sandwich nya. Kamu kan belum sarapan nanti masuk angin lagi " Sambil menunjuk kotak sandwich dengan wajahnya.
Tanpa menjawab Kyra pun langsung membuka kotak makan tersebut dan menyantap sandwich buatan mama Jihan tersebut. Sedangkan tanpa di sadari Kenan kini tengah mencuri - curi pandang pada Kyra sambil terus fokus ke jalan.
" Kamu itu emang cantik La, tapi kenapa aku baru sadar sekarang - sekarang ya. Hemm gak ada gadis yang lebih cantik dari kamu Lala "Guma Kenan dalam hati.
" Hei makan sendiri aja " Ujar Kenan membuat Kyra langsung menghentikan sarapannya.
" Emang kamu mau " Sambil mengangkatkan sedikit kotak makannya.
" Ya mau lah itu kan sengaja aku masukin dua sandwichnya " Jawab Kenan tanpa menoleh ke arah Kyra karna tengah fokus mengemudi.
" Ya udah nih " Sambil menyodorkan kotak makan tersebut.
" Aaaa.... " Dengan mulut yang sudah terbuka berharap sandwich masuk ke mulutnya.
" Suapin dong tangan aku kan megang setir, gimana makannya " Jelas Kenan.
Akhirnya Kyra pun menyuapi Kenan yang tengah fokus menyetir tersebut. Tanpa terasa mereka sudah sampai di kampus Kenan. Kenan dan Kyra pun turun dari mobil dan di sambut oleh Dika yang saat itu baru datang juga.
" Waaaw.. mimpi apa aku semalem di kampus ini kedatangan Romeo dan Juliet " Ujar Dika dengan tingkah konyolnya.
" Apaan sih, ganggu aja " Jawab Kenan sambil menepis tangan Dika.
" Udah baikan ya " Bisik Dika di telinga Kenan. Namun ternyata bisikan Dika itu di dengar Kyra.
" Emang siapa yang marahan sih, kita selalu baik - baik aja kok " Ujar Kyra dengan sedikit melotot ke arah Dika.
" Masa siiiih " Jawab Dika.
" Udah ah sana, ganggu aja lo " Sambil sedikit mendorong tubuh Dika agar dia mau pergi.
__ADS_1
" Ya udah bye gue duluan, jangan marahan lagi " Sambil berlalu dan melambaikan tangannya.
Namun baru saja dua langkah ia melangkahkan kakinya, Dika berhenti dan mundur lagi tanpa membalikkan badannya.
" Kyra kalau si Kenan ini jahat sama kamu jangan khawatir masih ada aku ya, aku pasti akan selalu setia menunggu kamu lepas dari si Kenan ini " Ujar Dika kemudian berlalu tanpa menunggu jawaban Kyra.
Kyra hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
" Woooi jangan coba - coba ya " Teriak Kenan.
Namun Dika hanya tersenyum dan tertawa kecil karna telah berhasil menggoda temannya itu.
" La kamu yakin mau ke kampus sendiri, gak mau aku anter. Kamu kesiangan gak, sekarang jam berapa " Kenan memberondong Kyra dengan sejuta pertanyaan membuat Kyra tersenyum senang karna dari dulu Kenan tidak pernah berubah memang selalu penuh perhatian meskipun mereka sebatas sahabat.
" Kamu ini lucu Ken, aku kan anterin kamu sesuai perjanjian kita terus sekarang kamu mau anterin aku terus nanti aku anterin kamu lagi gitu. Kapan beresnya kalo gitu " Menatap Kenan heran.
" Ya aku kan cuma khawatir sama sahabat aku ini " Jelas kenan sambil mengacak - acak rambut Kyra.
" Gak apa - apa kok aku berangkat sendiri, semenjak aku kuliah dan pisah dari kamu aku udah mulai terbiasa lagi bawa mobil sendiri. Sekarang juga masih jam tujuh masih ada waktu tiga puluh menit lagi " Jelas Kyra.
" Ya udah kamu hati - hati di jalan ya " Sambil membukakan pintu mobil.
" Iya kamu juga. yang pinter belajarnya jangan bolos bolos lagi kaya kemaren " Sambil masuk ke dalam mobilnya.
" Kok tau sih, dari siapa " Sambil menundukan kepalanya.
" Gak penting ah dari siapa, pokoknya jangan bolos. kalau bolos nanti aku marah, aku pamit ya " Ujar Kyra enggan memberitahukan dari siapa ia tau Kenan bolos.
Kenan terlihat melambaikan tangannya pada Kyra yang tengah memarkirkan mobilnya, kemudian Kyra pun membalas lambaian tangan Kenan. Kenan masih berdiri di tempatnya sambil terus memandangi mobil Kyra yang semakin jauh meninggalkan kampus Kenan.
***Bersambung....💮💮💮
Note*** : Sebelumnya mohon maaf buat para readers semuanya yang selalu mampir ke SAHABATKU I LOVE YOU kalau selama ini SAHABATKU I LOVE YOU sempat ngegantung cerita nya. semua itu karna ada satu dan lain hal yang membuat author gak bisa fokus menulis, karna menulis itu harus fokus dan benar - benar dengan mood yang bagus dan juga harus melewati beberapa proses. Jadi sekali lagi author mohon maaf dan berharap untuk para readers mau dan sudi lagi mampir kembali ke SAHABATKU I LOVE YOU.
Salam sayang dari author 🤗🤗
__ADS_1
Terimakasih... 😘