Sahabatku I LOVE YOU

Sahabatku I LOVE YOU
Perpisahan sekolah


__ADS_3

Hari perpisahan sekolah pun akhirnya tiba.


Kyra sudah terlihat cantik dan anggun dengan kebaya navy dan rok batik panjangnya, kini Kyra masih tengah sibuk dengan make up nya . Terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar Kyra ternyata itu mamah Dira, mamah Dira pun sudah terlihat cantik dan anggun mengenakan baju dengan warna senada dengan Kyra.


" Kamu udah siap sayang " Ucap mamah Dira sambil menghampiri Kyra yang masih duduk di meja riasnya.


" Sedikit lagi mah " sambil mengoleskan lipstik di bibir manisnya itu.


" Anak mamah cantiknya " memuji kecantikan Kyra yang memang Kyra wariskan dari sang ibu.


" Ah mamah bisa aja bikin aku malu " Ucap Kyra dengan suara manjanya.


" Kalau papah kamu liat pasti dia akan senang dan bangga memiliki anak gadis secantik ini " sambil memandang wajah Kyra di cermin.


Namun tiba - tiba air mata Kyra seketika itu juga tumpah membasahi pipi mulusnya yang sudah di poles dengan bedak dan sedikit blush on itu.


" Sayang kenapa kamu nangis, jangan nangis dong nanti make up nya luntur " Ujar mamah sambil mengambil tissu dan mengusap air mata Kyra dengan tissu yang di ambilnya.


Kyra memeluk sang mamah dengan eratnya dan terus menerus menangis segukan di pelukan sang mamah.


" Kyra sedih mah, di acara perpisahan SMP dulu papah gak bisa hadir, dan sekarang pun sama Kyra melewati acara perpisahan ini tanpa papah " sambil terus memeluk ibunya.


" Jangan sedih sayang, kalau kamu sedih papah di sana juga pasti akan sedih. Yang jelas papah pasti bangga karna kamu sudah bisa menepati janji kamu pada papah dengan selalu menjadi siswa terbaik dengan nilai tertinggi " Ujar mamah Dira sambil melepaskan pelukan Kyra kemudian memegangi pipi Kyra.


Sejak kecil Kyra memang selalu berjanji pada ayah nya bahwa dia akan rajin belajar agar mendapatkan nilai terbaik bahkan tertinggi. Dan janji itu selalu Kyra tepati berkat kerja keras dan ketekunannya dalam menimba ilmu selama ini. Bahkan kuliahnya pun Kyra mengambil jalur prestasi.


" Aku janji mah akan memberikan yang terbaik dan membuat mamah dan papah bangga " ucap Kyra sambil tersenyum dalam tangisnya.


" Gitu dong, buktikan lah dengan kerja kerasmu nak. karna dengan menangis itu tidak akan merubah apa pun sayang " Ujar mama Dira kini hanya mengelus lembit pipi Kyra.

__ADS_1


Mamah Dira pun memutuskan untuk menunggu putri kesayangannya itu di bawah saja.


Sedangkan di tempat lain Kenan sudah terlihat tampan dengan setelan jasnya. Begitupun dengan kedua orang tuanya papah Adnan terlihat gagah dan tak kalah tampannya dengan Kenan, mamah Jihan terlihat begitu anggun dan cantik.


Mereka pun tak mau menunda - nunda akhirnya mereka pergi menggunakan mobil yang biasa si pakai papa Adnan menuju Hotel XX tempat di selenggarakannya acara perpisahan putranya itu.


Terlihat dua wanita yang sama - sama cantik namun berbeda usia memasuki ruangan Ballroom tempat acara perpisahan di selenggarakan, wanita itu adalah Kyra dan mamahnya.


Mamah Dira terlihat sibuk mencari seseorang, matanya melirik kesana kemari namun ia tak menemukan juga seseorang yang ia cari.


" Mamah cari siapa si, mending kita duduk dulu di sini sambil menunggu acara di mulai " Ucap Kyra sambil menarik tangan sang mamah.


" Mamah cari keluarga Adhitama, Kenan sama orang tuanya " Jawab mamah Dira masih dengan mata yang melirik kesana kemari.


" Mungkin mereka belum datang mah " Ujar Kyra datar.


Tak butuh waktu lama akhirnya orang yang di tunggu mamah Dira pun datang. Papah Adnan menggandeng mesra sang istri dan di ikuti Kenan di belakangnya.


" Iya nih jalanan tadi sedikit macet " Jawab Mamah Jihan.


Tak lupa mamah Dira pun menyapa papah Adnan.


" Selamat pagi pak, bagaimana kabarnya " Kata mamah Dira berbasa - basi.


" Kabar saya baik, bagaimana dengan ibu " Jawab papah Adnan Ramah kemudian melirik Kyra.


" Wah anak perempuan om cantik sekali, kamu terlihat dewasa dan anggun " Ujar papah Adnan memuji Kyra.


Mamah Dira hanya tersenyum bangga melihat anaknya di puji seperti itu.

__ADS_1


" Ah om bisa aja " Kyra tersipu malu.


" Maaf ya bu kalau kata anak perempuan saya itu tadi sedikit mengganjal di hati bu Dira, tapi percayalah kami menyayangi Kyra seperti anak kita sendiri. Bukan begitu mah " Sambil memeluk sang istri dari samping dan meliriknya.


Mamah Jihan hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya. Kemudian mereka pun duduk di tempat yang sudah di sediakan.


Kenan duduk berdampingan dengan Kyra, sedangkan orang tua mereka duduk di samping mereka masing - masing.


" La kamu cantik banget hari ini, sampe pangling aku " Ucap Kenan setengah berbisik.


" Makasih Ken " Jawab Kyra datar.


Akhirnya acara pun di mulai semua siswa dan para orangtuanya sudah datang dan duduk tepat di depan panggung.


Acara demi acara pun di lewati, kini tiba giliran pembawa acara mengumumkan siswa berprestasi di sekolah itu. Kyra di panggil ke atas panggung sebagai siswa teladan dan berprestasi yang mendapatkan nilai tertinggi.


Mamah Dira sangat bangga di buatnya, begitu pun dengan orang tua Kenan dan juga Kenan.


Kenan sudah menunggu Kyra di bawah panggung. Entah mau apa dia Kyra bertanya - tanya dalam hatinya.


Kenan menarik tangan Kyra, Kyra berusaha menolak tapi karna tenaga Kenan yang jauh lebih besar dari Kyra. Kyra tidak berhasil melepaskan genggaman tangan Kenan.


Kenan membawa Kyra ke tempat sepi, tidak ada satu orang pun yang melihat mereke. Kenan sudah merasa kehabisan akal selama ini untuk mengembalikan hubungannya dengan Kyra. Ini adalah cara terakhir Kenan, dan kalau sampai ini masih saja gagal Kenan tidak akan berusaha mengembalikan persahabatannya lagi. Biarkanlah nanti waktu yang mengembalikan semuanya, begitu fikir Kenan.


" Kamu ini apa - apaan Ken, tangan ku sakit " sambil memegangi tangannya yang tadi Kenan tarik.


" Maafkan aku La, tapi aku gak tau harus gimana lagi menghadapi sikap kamu " Ujar Kenan sambil mengusap - usap tangan Kyra yang sedikit merah.


" Sikap aku yang mana Ken " Sambil melepaskan tangannya dari Kenan.

__ADS_1


" Kamu jangan ngelak ataupun menghindar lagi dari aku La, kenapa selama beberapa hari ini kamu cuek sama aku seolah - olah menghindar dan ingin menjauh dari aku. Aku minta maaf kalau ada kesalahan yang gak aku sadari, aku benar - benar minta maaf atas semua perilaku aku selama ini yang mungkin ada yang gak berkenan di hati kamu. Aku harus gimana lagi La, aku harus berbuat apa La. ini hari perpisahan sekolah, hari terakhir kita di sekolah ini. Aku gak mau di hari terakhir kita di sekolah ini hubungan kita seperti ini. Kalau kamu ada masalah cerita sama aku selama ini tidak pernah ada rahasia kan di antara kita " Ucap Kenan panjang lebar, kali ini dia benar - benar sudah tidak tahan dan ingin mengeluarkan semua unek - unek yang ada di hati nya.


Namun Kyra hanya terdiam memandang Kenan seolah terpesona pada sahabatnya itu, karna wajah mereka kini berdekatan hanya beberapa centi saja.


__ADS_2