Sahabatku I LOVE YOU

Sahabatku I LOVE YOU
Pertemuan ke tiga


__ADS_3

" Kyra kamu baik - baik aja kan " Ucap Shela sambil melambai - lambaikan tangannya tepat di depan wajah Kyra.


" Eeeuu-- anu, aku gak apa - apa ko. Aku ke toilet dulu ya " Kata Kyra sambil bergegas meninggalkan mereka.


" Mau aku antar Ra " Ujar Shela setengah berteriak.


Kyra hanya melambaikan tangan pada temannya itu. Ketika setibanya toilet Kyra mencoba membasuh mukanya.


" Kenapa harus ketemu cowo nyebelin itu coba di sini. Begitu sempitnya kah dunia ini " Ujar Kyra sambil memandangi dirinya di cermin.


***


Sementara itu di lain tempat Kenan tengah berada di kantin kampusnya bersama Dika temannya saat di SMA. Kini mereka pun satu kampus kembali.


" Aku fikir Kyra juga kuliah di sini " Ujar Dika pada Kenan yang terlihat terus mengaduk - aduk minumannya itu.


" Gak, dia lebih milih beda kampus sama aku " Ujar Kenan tanpa melirik Dika sama sekali.


" Kenapa ?. Kalian kayanya berantem ya " Kata Dika sambil membenarkan posisi duduknya.


" Gak tau lah Dik, mungkin dia lagi pengen sendiri dulu " Ujar Kenan.


" Hmmm, aku fikir sahabat kaya kalian itu gak ada berantemnya ya " Ujar Dika dengan mulut penuh makanan.


" Tau lah aku juga gak ngerti " Ujar Kenan merasa masih bingung dengan sikap Kyra.


" Hmm sekarang dia lagi apa ya, udah makan belum, sama siapa dia ke kantin, ada yang isengin dia apa gak ya " Gumam Kenan dalam hatinya sambil memandangi photo Kyra yang ada di ponselnya.


Ini lah photo Kyra yang sedang Kenan pandangi terus. Manis ya 😘



Kemudian Kenan mencari - cari nama Lala di kontaknya, ia berniat akan menghubungi Kyra. Namun setelah ia berfikir sejenak ia mengurungkan niatnya itu.


" Kayanya gak usah ku telpon deh, gimana kalau dia lagi ada kelas nanti aku ganggu dia. Terus juga gimana kalau ternyata telponku gak di angkat. Hmm kayanya nanti sore aja aku ke rumahnya, aku kangen kamu La " Gumam Kenan dalam hatinya.


Kemudian Kenan terlihat sedang mengetik pesan untuk Kyra yang akan ia kirimkan lewat Whatsapp.


Lala nanti sore aku ke rumah kamu ya, aku pengen ketemu kamu. Kamu gak keberatan kan


Kemudian pesan itu pun terkirim, Kenan menunggu beberapa saat sambil terus memandangi ponselnya berharap Kyra membaca pesannya. Namun Kyra tak juga membacanya, Kenan terlihat sedikit kecewa.


" Ken liat deh cewe cewe yang di situ, mereka kayanya liatin ke arah kita deh. kaya nya dia naksir kamu Ken, samperin sana " Ujar Dika sambil menggoyang - goyangkan tangan Kenan yang sedari tadi memegangi ponselnya.


" Males ah, cewe terus yang ada di fikiran kamu tu ya. Ini tuh kampus tempat belajar cari ilmu, bukan tempat ajang pencarian jodoh " Ujar Kenan malas.


" Sambil menyelam minum air Ken, cewe dapet ilmu dapet " Ujar Dika pada Kenan yang masih saja memandangi ponselnya.

__ADS_1


" Udah ah masuk kelas yu " Sambil bangkit dari tempat duduk nya dan meninggalkan Dika yang terlihat tengah melambai - lambaikan tangan ke arah para gadis yang di maksud Dika.


Namun ternyata para gadis itu hanya tertawa geli melihat tingkah Dika. Dika yang menyadari Kenan sudah tidak ada di hadapannya mengedarkan pandangannya mencari keberadaan temannya itu.


" Ken tunggu, malah ninggalin sih " Ujar Dika dengan nafas yang tersengal - sengal.


" Makanya jangan sibuk cari cewe terus " Jawab Kenan sambil terus berjalan tanpa memperdulikan Dika yang masih mengatur nafasnya.


***


Kyra dan Shela sudah berada di farkiran karna kelas mereka hari ini sudah selesai. Kyra terlihat tengah memarkirkan mobilnya.


" Shel kamu pulang sama siapa, mau bareng " Ujar Kyra sambil keluar dari mobilnya.


" Gak usah Ra aku bareng bang sandi, kayanya bentar lagi kelasnya selesai " Jawab Shela menolak ajakan Kyra.


" Ya udah aku duluan ya " Sambil membuka pintu mobilnya.


" Eh tapi tapi Kyra boleh dong kapan - kapan aku main ke rumah kamu. Boleh ya, pasti boleh " Kata Shela sambil menahan Kyra masuk.


" Boleh dong, nanti aku kasih tau alamatnya kalau kamu mau main " Ujar Kyra sambil mengangguk dan tersenyum.


" Ya udah aku duluan ya, daah " Kata Kyra sambil melambaikan tangannya.


Ketika tengah asyik mengendarai mobilnya sambil mendengarkan lagu kesukaannya. Tiba - tiba saja mobil Kyra terhenti begitu saja.


Namun ternyata hasilnya nihil, mobil Kyra tidak menyala juga. Sepertinya mobil Kyra benar - benar mogok.


" Tuh kan mogok, mana dari sini jauh banget lagi ke bengkel " Kata Kyra sambil keluar dan melihat mesin mobilnya.


Meski ia tak mengerti sama sekali masalah mesin, namun Kyra tetap membukanya berharap tau apa penyebab mobilnya mogok di tengah jalan.


" Ah mana ngerti aku kaya ginian " Sambil menutup kembali mesinnya.


Namun tiba - tiba ada sebuah mobil yang berhenti tepat di belakang mobil Kyra, ternyata itu adalah Tristan. Tristan keluar dari mobil dan menghampiri Kyra yang tengah kebingungan dengan mobilnya yang mogok.


" Hai gadis cantik, akhirnya kita ketemu untuk yang ketiga kalinya. Bahkan kita satu kampus " Ujar Tristan sambil menghampir Kyra.


" Hmm begitu sempitnya kah dunia ini sehingga setiap kemana pun aku melangkah pasti slalu ada kamu " Ujar Kyra malas.


" Hei jangan menyalahkan dunia yang sudah memperlihatkan begitu banyak keindahan ini, ini adalah takdir Tuhan. Tuhan memang maha baik " Kata Tristan sambil tersenyum, senyum yang tidak pernah ia berikan pada wanita manapun selain Kyra.


" Dari pada kamu terus mengoceh lebih baik kamu kesini periksa mobil ku, mobil ku mogok " Ucap Kyra sambil berjalan membuka pintu mobilnya berharap Tristan memeriksa mobilnya.


" Oh jadi gadis cantik ini butuh bantuan ku " Tanpa berfikir panjang Tristan langsung masuk dan memeriksa mobil Kyra.


Namun ternyata mobil Kyra masih tidak menyala juga, kemudian Tristan pun keluar dan memeriksa mesin mobil Kyra. Tristan

__ADS_1


terlihat begitu teliti memeriksa sambungan - sambungan kabel takutnya ada yang terputus.


Kemudian tiba - tiba ada sebuah mobil melewati mereka, terdengar seseorang dalam mobil itu berteriak memanggil nama Kyra.


" Kyra " Sambil mendongakkan sedikit kepalanya keluar jendela dan mengacungkan jempol.


Ternyata yang berada di mobil itu adalah Shela dan Sandi, Sandi hanya menggelengkan kepala melihat tingkah adiknya itu.


" Kamu ngapain si de, bahaya tau " Ujar Sandi mengomel.


" Itu bang tadi Kyra sama temen abang itu kak Tristan " Sambil menunujuk ke belakang.


Rupanya sandi terlalu fokus menyetir dan tak melihat ada Kyra dan Tristan yang mereka lewati.


" Dimana, abang gak liat. Lagi ngapain emang mereka " Ujar Sandi sambil melihat kanan kiri berharap melihat Kyra dan temannya itu.


" Udah kelewat kali bang, kayanya si mobil Kyra mogok dan Tristan nolongin Kyra " Jawab Shela menjelaskan apa yang dia lihat pada sang Sandi.


" Wahh masa sih, pemandangan langka itu. Selama ini Tristan gak pernah peduli sama cewe yang berusaha ngedeketin dia, apa lagi sama cewe yang baru dia kenal " Ucap Sandi merasa heran.


" Masa sih bang, kalau gitu berarti kak Tristan suka gitu sama Kyra " Ujar Shela sambil Melihat ke arah Sandi.


" Ya semoga aja " Jawab Sandi singkat.


Shela pun berharap kalau memang kak Tristan itu suka pada Kyra, karna menurutnya mereka itu cocok.


Bersambung...


Hai ini author kasih visual Tristan ya.


Gak kalah ganteng kan sama Kenan tapi tetep author mau Tristan ini jangan ngalahan Kenan gantengnya, ya walapun beda tipis lah.


Tristan ini dua tahun lebih dewasa dari Kyra.


ini hanya imajinasi author aja ya, kalau ternyata gak sesuai ekspektasi kalian.


Author mohon maaf 🙏



**Happy reading....


Salam sayang dari author 💮💮


muachh


muachh* 😘*

__ADS_1


__ADS_2