
Kenan tidak mau berfikir macam - macam dengan apa yang ia rasakan saat ini, meskipun kenyataannya Kenan sepertinya cemburu. Entah cemburu karna posisinya sebagai sahabat takut tergantikan atau cemburu karna hal lain.
" Ya gimana kek, tanya aku kek " Ujar gadis itu.
Gadis itu adalah Zara teman dekat Clarisaa di SMA, Namun kini mereka tidak satu kampus. Sebenarnya Zara begitu menyukai Kenan sejak SMA namun ternyata saat itu Clarissa lah yang lebih dulu meluluhkan hati Kenan. Walaupun pada akhirnya mereka putus. Dan sekarang adalah waktu yang tepat menurut Zara untuk mendekati Kenan. Karna Clarissa sendiri meneruskan kuliahnya di london jadi Zara tidak perlu merasa tidak enak pada Clarissa.
" Ya udah lah lebih baik kamu pergi aja aku lagi pengen sendiri, kalo Clarissa liat kamu di sini nanti malah jadi berabe urusannya " Ujar Kenan tak melirik Zara sedikit pun.
" Clarissa kan nerusin kuliahnya di london tinggal sama oma nya emang kamu gak tau " Ujar Zara memberi tahu Kenan mengenai Clarissa.
" Terserah lah aku gak perduli, lebih baik sekarang kamu pergi sebelum aku usir paksa " Ujar Kenan geram karna gadis di hadapannya ini masih saja duduk di sampingnya.
" Kalo aku gak mau pergi, terus mau nemenin kamu aja di sini gimana " Ujar Zara tak tau malu meski sudah di usir Kenan.
" Terserah " Ucap Kenan ketus sambil pergi berlalu meninggalkan gadis itu sendirian.
Zara terlihat geram dan kesal karna ia sama sekali tidak di hiraukan bahkan sekarang ia di tinggalkan begiti saja. Ketika Kenan hendak pergi menuju parkiran terdengar seseorang berteriak dari kejauhan.
" Woooi mau kemana " Teriak Dika yang melihat Kenan menuju parkiran.
" Cabut " Jawab Kenan berteriak juga.
Dika pun mendekati Kenan merasa ada yang tidak beres dengan temannya ini, karna selama di sekolah Kenan tidak pernah bolos sama sekali dan boleh di bilang rajin mungkin juga karna tertular dari Kyra yang begitu tekun belajar. Tapi hari ini kenapa dia bolos bahkan sekarang mau pulang.
" Kenapa cabut masih ada kelas, giliran dosen galak lagi. mau kena semprot " Ujar Dika mengingatkan Kenan.
" Bodo amat ah, lagi males " Sambil mengeluarkan kunci motornya.
" Wah ada yang gak beres nih kayanya harus gue aduin nih sama Kyra " Jawab Dika sambil mengambil ponselnya yang ada di saku celananya.
" Eh ngapain bawa - bawa Kyra segala, gak ada hubungannya sama dia. Lagi pula gue sama dia kayanya udah mau putus " Ujar Kenan sambil merebut ponsel milik Dika.
" Hahaha putus, emang kapan kalian jadian " Ujar Dika tertawa terbahak - bahak.
Kenan benar - benar malu sendiri dengan kata - kata nya yang spontan terlontar begitu saja dari mulutnya.
__ADS_1
" Maksudnya persahabatan kita yang putus " Sambil menyerahkan kembali ponsel Dika.
" Masa sih kalian kan gini banget nih " Sambil mengaitkan telunjuk kanan ke telunjuk kirinya.
" Gak ada persahabatan yang udah di jalin begitu lama bisa putus gitu aja, kalo berantem dikit wajarlah. pasti kalian berantem kan " Ucap Dika kembali.
" Tumben omongan lo bener, udah ah mau cabut dulu bener - bener lagi gak konsen nih " Ujar Kenan sambil menaiki motornya.
" Ya udah terserah ah yang penting gue udah ingetin, awas aja kalo nanti kena hukuman jangan minta tolong " Ujar Dika mengingatkan Kenan kembali.
Kenan tak menjawab ucapan Dika sama sekali hanya sibuk dengan motornya dan memakai helmnya, tak butuh waktu lama Kenan pun pergi meninggalkan area kampus.
***
Kyra terlihat sudah duduk di balik kemudinya tengah mengemudikan mobilnya yang kemarin mogok.
" Jangan mogok lagi ya, aku gak ngerti mesti gimana kalo kamu mogok " Ujar Kyra seolah sedang mengajak bicara mobilnya.
Kyra berniat langsung pulang namun tiba - tiba ia teringat sesuatu dan membuat Kyra mengurungkan niatnya untuk segera pulang ke rumah. Kyra terlihat mengambil ponselnya dati dalam tas dan menepikan mobilnya di pinggir jalan.
" Hallo Dik " Ucap Kyra sambil menempelkan ponselnya pada telinganya.
" Gak ada apa - apa, aku cuma mau tanya kalian pulang kuliah jam berapa ya " Tanya Kyra.
" Maksudnya kamu sama Kenan " Ujar Kyra kembali.
" Hah kok bisa sih terus kamu gak cegah gitu " Ujar Kyra sedikit terkejut.
" Oh ya udah makasih ya " Kata Kyra kemudian menutup telponnya.
Setelah menutup telponnya Kyra terdiam sebentar sambil memandangi photo Kenan yang ada di ponselnya.
Kyra tak habis fikir kenapa Kenan bisa bolos kuliah padahal selama Kenan bersahabat dengannya. Kyra selalu menasehati Kenan untuk serius belajar dan fokus, terlebih lagi Kenan adalah anak satu - satunya sama seperti dirinya jadi jangan pernah mengecewakan orang tua mu itu lah pesan yang selalu Kyra berikan. Dan saat di SMP maupun di SMA Kenan selalu mendengarkan nasehatnya.
Ini baru hari kedua kuliah Kenan sudah berani bolos, Kyra benar - benar merasa cemas pada Kenan. Apa dia punya masalah, begitulah yang ada di fikiran Kyra. Padahal semua ini terjadi karna ulahnya namun Kyra tidak menyadari akan hal itu, kalaupun Kyra menyadari dan tahu pasti Kyra tidak akan menyangka bahwa efek nya bisa sampai mengganggu kuliah Kenan dan Kyra pasti akan merasa amat bersalah.
__ADS_1
Akhirnya Kyra pun memutuskan untuk pergi menemui Kenan di rumahnya, meskipun ia tidak tahu dari kampusnya Kenan langsung pulang atau tidak. Tapi ia akan mencoba nya datang ke rumah kenan.
Sebenarnya Kyra bisa saja menghubungi dan menanyakan di mana keberadaan Kenan, tapi Kyra takut Kenan tidak mau mengangkat telponnya. Kalau datang langsung mau tidak mau mereka akan bertemu.
Sekitar lima belas menit berlalu sampailah Kyra di depan rumah Kenan, Kyra turun dari mobil dan memutuskan untuk bertanya dahulu pada satpam.
" Permisi pak, apa Kenannya ada di rumah pak " Tanya Kyra pada pak satpam dengan ramah dan sopan.
" Eh non Kyra, ada non baru aja pulang tapi keliatannya kusut banget non " Jawab pak satpam yang memang sudah sangat mengenal Kyra dan terlihat akrab dengan Kyra.
" Oh gitu ya pak, kalo gitu aku mau minta tolong bukain gerbangnya ya pak " Ucap Kyra.
" Oh iya sampe lupa bapak " Sambil .menepuk jidatnya " Monggo non " Mempersilahkan mobil Kyra masuk.
Kyra pun memasuki mobilnya dan membawanya ke ke halaman rumah Kenan yang cukup luas itu.
Tokk... Tok... Tokk..
Kyra mulai mengetuk pintu rumah Kenan tak lama kemudian asisten rumah tangga di rumah Kenan membukakan pintu untuk Kyra, tanpa banyak bertanya asisten rumah tangga tersebut mempersilahkan Kyra masuk.
" Siapa bi yang datang " Terdengar suara mamah Jihan dari dalam.
Belum sempat asisten rumah tangga tersebut menjawab mamah Jihan sudah datang ingin tahu siapa yang bertamu, betapa senangnya mamah Jihan ketika tahu yang datang itu Kyra.
" Hai sayang ternyata kamu, kenapa gak ngabarin dulu kalo mau main kan tante bisa masakin masakan yang spesial buat kamu makan siang disini " Sambil merangkul Kyra.
" Aku ngedadak ke sininya tan ini pulang kuliah langsung ke sini, gak usah repot - repot tan pake mau masak masakan spesial segala " Ucap Kyra sambil tersenyum.
" Tante apa kabar, maaf ya aku udah lama gak main ke sini " Ucap Kyra kembali.
" Tante baik sayang, tapi om Adnan tuh dia bawel deh nanyain kamu terus " Sambil mengajak Kyra duduk.
*Bersambung...💮💮💮
Salam sayang dari author ya 🤗🤗
__ADS_1
Silahkan beri komentar kalau ada kekurangannya atau kurang berkenan di hati kalian. 💮*