
Tak lama kemudian bel pun berbunyi tanda jam pelajaran sudah habis, semua siswa berhamburan keluar kelas dan menuju parkiran hendak memarkirkan kendaraan mereka masing - masing.
Tak sedikit di antara mereka yang memilih menggunakan angkutan umum atau taksi untuk transportasi mereka.
Begitupun dengan Kenan yang sudah siap dengan motornya dan mempersilahkan Kyra naik.
Tak terasa Kenan dan Kyra pun sudah meninggalkan area sekolah dan memecah jalanan ibu kota dengan suara khas motor Kenan.
Setelah melewati jalanan ibu kota yang selalu padat akhirnya mereka pun sampai di kediaman Kyra. Kenan pun sudah terlihat memarkirkan motornya di halaman rumah Kyra, sedangkan Kyra sudah terlihat mematung di teras rumahnya.
" La kamu gak apa - apa kan aku tinggal sendirian, aku gak bisa nemenin kamu " sambil menghampiri Kyra.
" iya gak apa - apa lah aku kan bukan anak kecil lagi. lagian di rumah kan ada bi Min " meyakinkan Kenan.
" yakin " sambil sedikit memajukan mukanya ke depan muka Kyra.
" yakin lah. emang kamu mau kemana tumben gak mampir dulu " menyelidik.
" mau ketemu Clarissa " jawab Kenan tanpa ragu.
Deggg...
Seketika itu jantung Kyra berdegup kencang.
hatinya serasa hilang entah kemana, pikirannya melayang jauh membayangkan apa yang akan terjadi di antara Kenan dan Clarissa nanti.
" oh " singkat terdengar tidak perduli sama sekali.
Kenan menatap Kyra dengan heran dan menggelengkan kepalanya. benar - benar tak mengerti dan tidak tau apa isi hati sahabatnya itu.
" ya udah aku pamit ya " membalikkan badannya dan menaiki motornya.
" kamu hati - hati ya La " kemudian menyalakan motor nya.
" kamu yang hati - hati, aku udah sampe rumah. kamu yang harus hati - hati di jalannya " jawab Kyra penuh perhatian.
" hehe.. ok siap bos" dengan tangan hormat.
seolah - olah sedang melakukan upacara bendera.
" aku pamit ya " pamit kenan.
__ADS_1
Kyra pun tersenyum tanda mengiyakan.
Kenan pun berlalu meninggalkan kediaman Kyra dan menuju sekolahnya kembali menepati janjinya pada Clarissa.
" huufff kalo udah gak kepalang janji, malas rasanya bertemu gadis itu. terkecuali kalu memang kamu bisa merubah sifat egois kamu sa " gumam Kenan dalam hati sambil terus memacu motornya.
Kenan memang pria yang selalu menepati janjinya, apapun dan pada siapa pun itu.
menurutnya janji adalah hutang yang memang harus di tepati.
Sementara itu Clarissa terlihat sudah menunggu kenan di halaman sekolah.
dia tampak sumringah melihat pujaan hatinya yang ternyata benar - benar menepati janjinya.
" kemana mobil kamu " ucap Kenan terlihat sudah mematikam mesin motornya.
" aku sengaja suruh supir bawa pulang " jawab Clarissa sambil mendekat ke arah Kenan.
" kenapa " tanya Kenan terheran.
" aku kan mau jalan sama kamu " ujar Clarissa dengan penuh percaya diri.
" ya udah lah sama aja " sambil menaiki motor Kenan tanpa menunggu Kenan mempersilahkannya naik.
Kenan hanya terdiam melihat tingkah mantan kekasihnya itu.
Mereka pun sampai di sebuah taman kota dan mempersilahkan Clarissa turun dari motornya.
" to the point aja. kamu sebenernya mau ngomong apa " ujar Kenan sambil duduk di salah satu kursi yang ada di taman tersebut.
" Ken kamu ko gitu banget si, ajak aku makan dulu ke kemana dulu ke. langsung to the point aja " jawab Clarissa dengan suara yang sedikit dia buat manja.
" ya udah kamu mau makan apa " ucap Kenan sambil mengusap wajah nya.
" seafood aja yu di sebrang jalan itu enak deh seafoodnya. aku laper " sambil menunjuk ke salah satu rumah makan seafood di sebrang jalan.
Tanpa menjawab dan berpikir panjang Kenan langsung menaiki motornya dan di ikuti oleh Clarissa. tentu saja Clarissa merasa amat sangat senang ia berharap sedikit demi sedikit Kenan bisa kembali mencintainya seperti dulu.
Sedangkan di tempat lain terlihat Kyra sedang mengaduk - aduk makanannya tanpa memakannya sedikitpun.
" sebenarnya mau apa Kenan bertemu Clarissa. ya tuhan sebenarnya aku ini kenapa seharusnya aku tidak usah memperdulikan
__ADS_1
itu semua, karna toh aku bukan kekasihnya " gumam Kyra dalam hati.
Sebenarnya ia sendiri terkejut dengan apa yang ia katakan dalam hatinya. apa lagi dengan kata kekasihnya. ia terus mengetuk ngetuk keningnya mencoba mengusir pikiran yang ada di dalam otaknya.
Bi Min yg melihat tingkah nonanya itu merasa heran dan khawatir.
" non kenapa, apa non Kyra baik - baik saja " ucap bi Min khawatir.
Kyra yang tidak menyadari bahwa sedari tadi bi Min memperhatikannya hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya, memberi isyarat bahwa dirinya baik - baik saja.
" ya udah bibi ke belakang dulu yu, masih banyak pekerjaan " ujar bi Min pada nona nya itu.
" silahkan bi " jawab Kyra mempersilahkan bi Min.
Di tempat lain terlihat Kenan dan Clarissa terlihat sudah selesai dengan makan siang mereka. Kenan sudah tidak sabar dengan apa sebenarnya yang ingin Clarisaa bicarakan.
" ya udah sa sekarang aku udah ajak kamu makan. bicaralah apa mau kamu " ujar Kenan tak sabar.
" Ken aku masih sayang sama kamu. aku janji akan berusaha berubah, aku mau kita kaya dulu lagi mulai semuanya dari awal " ucap Clarissa tanpa rasa malu sedikitpun.
" Clarissa jujur rasa sayang aku ke kamu masih tersisa walaupun hanya sedikit, tapi sikap kamu di kantin tadi sudah menunjukan bahwa kamu sama sekali belum berubah " jawab Kenan dengan lembut berharap Clarissa mengerti dan memahaminya.
" benarkah kamu masih sayang sama aku. aku janji mulai detik ini aku akan berubah demi kamu " meyakinkan Kenan.
" Clarissa berubahlah demi diri kamu sendiri bukan demi orang lain ataupun aku, berubahlah jadi pribadi yang lebih baik lagi dan kembalilah jika kamu merasa sudah pantas untuk ku. rasa sayang ku memang masih ada buat kamu tapi jangan salahkan aku kalau seiring berjalannya waktu perasaan ini hilang dengan sendirinya dan tidak tersisa sedikitpun. kamu terlalu egois Clarissa " jelas Kenan panjang lebar.
" tapi Ken aku cuma mau kembali sama aku " ucap Clarissa memohon hampir menangis.
" dan aku cuma mau kamu berubah, berubah benar - benar dari hati kamu " timpal Kenan.
Clarissa yang mendengar penjelasan Kenan yang terkesan menolaknya. bagaikan di jatuhkan dari gedung tinggi terasa sakit dan hancur,padahal dia sudah memohon dan memelas pada Kenan bahkan ia merasa sudah menjatuhkan harga dirinya sebagai siswa terpopuler dan model yanh lumayan terkenal dengan memohon dan memelas tapi ternyata usahanya hanya sia - sia saja.
" ya udahlah aku gak mau bikin kamu nangis, mendingan sekarang aku antar kamu pulang " ucap kenan tak mau melihat gadis di hadapannya ini menangis dan menjadi tontonan semua orang.
" kamu pulang aja duluan aku ada pemotretan di dekat - dekat sini " sambil menutup wajahnya karna takut air matanya tumpah.
" ya udah aku pulang ya" ucap Kenan.
tapi Clarissa tidak menjawab sama sekali dan masih terus menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
Kenan pun pergi berlalu meninggalkan Clarissa dan tak lupa meminta bill pada pelayan untuk membayar makanan yang sudah dia dan Clarissa makan dan memberikan beberapa lembar uang seratus ribuan pada pelayan tersebut.
__ADS_1