
Kyra sudah terlihat memarkirkan mobilnya di halaman rumah Kenan. Tanpa berfikir lagi akhirnya Kyra keluar dari mobilnya dan menghampiri pintu utama rumah Kenan sebelum Kyra mengetuk pintu, namun ternyata pintu rumah tersebut sudah ada yang membuka dan ternyata itu adalah mamah Jihan. Rupanya mamah Jihan sudah mengetahui kedatangan Kyra.
" Selamat pagi tante " Sapa Kyra sambil mencium tangan mamah Jihan.
" Selamat pagi juga Kyra, tumben kamu kesini pagi - pagi. Apa kamu gak kuliah " Tanya mamah Jihan sambil mengusap lembut kepala Kyra.
" Hee maaf ya tante aku namunya kepagian, aku kuliah kok ini mau jemput Kenan dulu " Ujar Kyra merasa sedikit tidak enak, karna sepagi ini ia sudah berada di rumah Kenan walaupun ini bukan kali pertamanya Kyra bertamu sepagi ini namun tetap saja Kyra merasa sedikit tidak enak.
" Gak apa - apa kok sayang malah tante seneng jadi kamu bisa sarapan bareng kita, apa lagi papahnya Kenan pasti dia seneng banget deh " Ujar mamah Jihan sambil menggandeng tangan Kyra dan membawanya ke meja makan.
Kyra hanya mengikuti mamah Jihan dan membiarkan mamah Jihan menggandeng tangannya, mamah Jihan mempersilahkan Kyra duduk.
" Oh iya tan, Kenannya udah bangun belum " Tanya Kyra sambil menyimpan tasnya di kursi yang berada di sampingnya.
" Gak tau tuh, coba deh kamu liat ke kamarnya kalo belum bangun.Tante minta tolong bangunin " Ujar mamah Jihan sambil menunjuk ke arah tangga.
" Gak ah tan gak enak,aku kan cewe masa masuk ke kamar cowo " Sambil menggeleng kepalanya.
" Tante sampe lupa " Menepuk jidatnya " Ya udah tante panggil Kenannya dulu ya " Ujar mamah Jihan sambil memegang tangan Kyra kemudian meninggalkan Kyra sendirian.
Kyra hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya, mamah Jihan sudah tak terlihat lagi sedangkan Kyra lebih memilih memainkan ponselnya sambil menunggu Kenan.
Ketika mamah Jihan hendak menaiki tangga terlihat papah Adnan sudah siap dan rapih dengan pakaian kantornya.
"Mah tadi papah denger mamah kaya bukain pintu terus ngobrol sama seseorang, memangnya siapa yang bertamu pagi - pagi ke rumah kita " Tanya papah Adnan sambil merapihkan kembali bajunya.
" Papah liat aja deh sendiri orangnya ada di meja makan tuh " Jawab mamah Jihan yang kemudian berlalu meninggalkan suaminya itu begitu saja.
" Emm jadi penasaran siapa yang bertamu pagi - pagi ke rumah ini " Gumam papah Adnan dalam hatinya sambil berjalan menuju ruang makan.
Alangkah terkejutnya ia ketika mendapati seseorang yang ia tunggu - tunggu belakangan ini kedatangannya di rumah ini kini seseorang itu ada di hadapannya tengah duduk, Kyra terlihat tersenyum manis ketika tahu yang datang itu papah Adnan.
" Ya ampuuun mimpi apa om semalam pagi pagi ada gadis cantik bertamu ke rumah ini " Ujar papah Adnan dengan senyum yang merekah.
" Ah om bisa aja, om gimana kabarnya sehat kan " Tanya Kyra sambil mencium tangan papah Adnan.
" Seperti yang kamu lihat om baik - baik aja sehat wal afiat dan masih tampan juga " Jawab papah Adnan sambil membentangkan tangannya.
" Hemm ternyata kepercayaan diri om sama sekali belum berkurang ya he, maaf ya om Kyra namunya kepagian " Ujar Kyra.
" Gak kok malah om seneng jadi bisa sarapan bareng, oh iya kamu gimana kabarnya kuliahnya gimana lancar kan " Tanya papah Adnan sambil menarik kursi dan duduk di kursi tersebut.
" Aku baik - baik aja kok om, kuliah ku juga lancar aku ambil jalur cepat om biar bisa cepet - cepet selesain kuliah aku dan bisa bantuin mamah urus perusahaan " Jelas Kyra.
__ADS_1
" Waaah hebat dong om percaya kamu pasti bisa lebih cepat selesain kuliah kamu lebih cepat kamu kan siswa berprestasi IQ kamu itu di atas rata - rata " Puji papah Adnan pada Kyra.
" Jangan terlalu tinggi dong om mujinya nanti aku terbang lagi " Jawab Kyra selalu merasa tidak enak kalau ada oramg yang memujinya.
Kemudian mereka pun terus mengobrol dan membicaran hal hal kecil. Tak lupa papah Adnan pun menanyakan kabar mamah Dira ibunya Kyra.
***
Sementara itu di lantai atas mamah Jihan terlihat tengah mengetuk - ngetuk pintu kamar Kenan, sepuluh menit sudah mamah Jihan mengetuk pintu akhirnya Kenan pun membukakan pintu kamarnya.
" Kamu ini mamah ngetuk pintu dari tadi " Ujar mamah Jihan sedikit jengkel.
" maaf mah aku lagi pake baju " Jawab Kenan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
" Ya udah kamu cepet rapihin tuh rambut kamu, Kyra udah nunggu kamu di bawah " Ujar mamah Jihan sambil melirik ke lantai bawah.
" Ah mamah pasti boong " Ujar Kenan tak percaya mengira mamahnya tengah membohonginya.
" Ya udah liat aja sendiri kalo gak percaya " Jawab mamah Jihan kemudian pergi meninggalkan kamar Kenan.
Kenan langsung berlari menuju jendela kamarnya dan melihat ke luar jendela kamarnya dan pandangannya terlihat menyapu halaman rumahnya yang luas itu dan ternyata ia menemukan mobil Kyra tengah terpakir di halaman rumahnya. Tanpa berfikir panjang Kenan pun langsung merapihkan rambutnya dan bergegas menemui Kyra karna tak mau membiarkan Kyra menunggu lama.
" Ternyata Lala benar - benar menepati janjinya, padahal kan gak usah di tepati juga gak apa - apa. Aku juga gak akan tega kalo Lala harus setiap hari antar jemput aku ke kampus " Gumam Kenan.
" Duuh udah pada kumpul semua nih, ada tamu juga rupanya nih " Ujar Kenan ber basa basi sambil duduk di samping Kyra.
" Uuhh aku udah dari tadi tahu nunggu kamu " Ujar Kyra sedikit cemberut.
" Masa sih, kasian dong " Jawab Kenan sambil melirik ke sampingnya.
" Iiii nyebelin " Sambil mengerucutkan bibirnya.
" Ya udah yu ahh kita berangkat sekarang aja, nanti aku kesiangan " Ujar Kyra kembali sambil memegang pergelangan tangan Kenan.
Deg.. deg.. deg..
" Duh kenapa mesti deg degan si cuma megang tangannya doang juga " Gumam Kyra.
" Loh kalian kan belum sarapan " Ujar mamah Jihan.
" Iya nih Lala emang kamu udah sarapan tadi di rumah, pasti belom " Ujar Kenan
" Iya sih belom " Jawab Kyra singkat kemudian melepaskan pegangan tangannya.
__ADS_1
" Keliatan tau tuh " Sambil menunjuk wajah Kyra dengan telunjuknya.
" Masa sih keliatan dari mananya " Sambil memegangi kedua pipinya.
Kenan yang melihat ekspresi Kyra hanya tertawa cekikikan namun berusaha ia tahan.
" Lala Lala kamu keliat ngegemesin banget sih " Gumam Kenan.
" Iya lah keliatan, keliatan mukanya muka laper " Ujar Kenan sambil memasukan dua buah sandwich ke dalam kotak makan sambil terus tertawa kecil.
" Iiih enak aja " Sambil memukul tangan Kenan.
Papah Adnan hanya tersenyum melihat tingkah Kyra dan Kenan itu, sedangkan mamah Jihan hanya menggelengkan kepalanya.
" Ya udah kita berangkat sekarang, nih aku udah bawa sarapan nanti kita sarapan di mobil aja " Ujar Kenan sambil menunjukan kotak makanan yang berisi dua buah sandwich itu.
" Hemm ya udah kalian hati - hati awas telat ya kampus kalian kan jauh dan berlawanan arah lagi " Ujar mamah Jihan.
" Iya mah ya udah aku berangkat ya " Pamit Kenan sambil mencium tangan mamahnya dan tak lupa juga ia berpamitan pada papahnya.
" Ya Udah tante, om aku pamit ya " Sambil mencium tangan mamah Jihan dan papah Adnan.
" Ya udah kalian hati - hati ya " Ujar papah Adnan.
" Iya om " Jawab Kyra.
Kemudian Kyra dan Kenan pun meninggalkan ruang makan dan menuju halaman tempat Kyra memarkirkan mobilnya.
" La kamu yakin mau anterin aku dulu " Ujar Kenan sambil memegang pintu mobil Kyra.
" Iya lah yakin, kita kan udah sepakat " Ujar Kyra meyakinkan Kenan.
" Apa kamu gak takut telat " Tanya Kenan lagi.
" Gak kok, gak usah khawatir hari ini aku kuliah japm tujuh lewat tiga puluh menit jadi gak akan telat " Ujar Kyra meyakinkan Kenan lagi.
" Hemm ya udah, tapi aku minta nanti kamu kirimin jadwal kuliah kamu ya biar aku tahu " Sambil memberikan kotak makan yang ia bawa pada Kyra.
" Iya nanti aku kirimin, loh kenapa kasih ke aku, kenapa gak kamu pegang aja " Ujar Kyra sambil mengambil kotak makan yang di sodorkan Kenan.
" Kamu pegang ini, siniin kunci mobilnya biar aku yang bawa " Ujar Kenan sambil menengadah kan tangan kanannya pada Kyra.
Bersambung..... 💮💮💮💮
__ADS_1