
Kyra benar - benar menyesal dengan apa yang sudah ia lakukan pada Kenan, menghindar dan berusaha menjauh dari Kenan ternyata itu bukan solusi yang baik selama ini.
Kyra menyadari bahwa dirinya terlalu egois hanya memikirkan perasaannya saja yang takut semakin dalam pada Kenan, namun tidak memikirkan Kenan. Tidak melihat usaha Kenan selama ini yang mencoba ingin mengembalikan hubungannya seperti dulu.
Hari sudah menjelang sore begitu lama Kyra menangis sampai ia tertidur dalam tangisnya sampai malam tiba.
***
Sementara itu di kediaman Kenan terlihat Kenan sedang duduk di kursi yang ada di balkon rumahnya. Kenan terlihat merenung dan berfikir, merenungi sikapnya tadi siang pada Kyra.
Siang itu padahal Kenan bermaksud akan membelikan makanan kesukaan Kyra sebelum ia datang menemui Kyra di rumahnya, tapi semuanya jadi berantakan karna pemandangan yang ia lihat itu.
Namun tiba - tiba Kenan teringat ucapannya tadi siang pada Kyra.
" Hmm.. Kenapa mesti marah, kamu mau berteman sama siapa aja itu terserah kamu. Kamu mau pacaran sama siapa aja terserah kamu itu hak kamu aku gak bisa larang. Aku bukan siapa - siapa kamu kan, tapi aku ngerti sekarang kenapa kamu selama ini menghindar dari aku "
Kata - kata nya siang tadi kini seolah telah menyadarkan Kenan, memang benar kenapa ia mesti marah Kyra mau berteman bahkan berpacaran dengan siapa saja itu haknya. Aku memang sahabatnya tapi tidak semesti membatasi pertemanannya Kyra. Tapi entah kenapa hati Kenan begitu kecewa dan bahkan hatinya terasa sakit melihat kedekatan Kyra tadi dengan laki - laki itu.
Namun saat ini Kenan benar - benar tidak habis fikir kenapa bisa Kyra menghindar darinya cuma karna adanya orang baru di hidupnya.
" Memang benar kenapa aku harus marah tapi entahlah hatiku terasa sakit, kecewa dan marah melihat pemandangan tadi siang semuanya campur aduk jadi satu. Tapi aku benar - benar tidak menyangka kamu mau melupakan aku sahabat karibmu hanya karna laki - laki tadi La. Baiklah kalau memang persahabatan kita harus putus sampai di sini aku gak bisa berbuat apa - apa lagi toh selama ini aku udah berusaha menjaga persahabatan kita bahkan di saat kamu acuh padaku dan berusaha tak menghiraukan aku, aku tetap berusaha agar semuanya kembali seperti dulu " Kata Kenan sambil memandamg boneka couple hello kitty nya dengan Kyra itu, yang sengaja ia simpan di kursi yang ada di sampingnya.
****
Tok... Tok... Tok...
Terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar Kyra sepertinya itu adalah mamah Dira yang baru saja pulang dari kantor. Kyra sebenarnya enggan membuka pintu mengingat kini matanya terlihat bengkak dan sembab karna sedari tadi siang terus menangis.
__ADS_1
Namun sepertinya mama Dira tidak akan berhenti mengetuk pintu sebelum Kyra membukanya, mamah Dira sebenarnya hanya ingin memastikan bahwa putrinya itu baik - baik saja.
Akhirnya dengan sangat terpaksa Kyra melangkahkan kakinya dengan sangat malas dan membuka pintu kamarnya. Alangkah terkejutnya mamah Dira karna tengah mendapati putri kesayangannya dengan mata yang bengkak dan sembab.
" Anak mamah yang cantik ini kenapa, apa yang terjadi sayang. Apa ada yang menyakitimu di kampus tadi " Ujar mamah Dira sambil mengusap lembut pipi mulus Kyra.
Namun ternyata pertanyaan sang mamahnya itu membuat air mata Kyra yang seolah telah mengering karna terus menangis kini berlinang kembali.
" Sekarang kita masuk ya " Sambil mengusap air mata Kyra dan mengajaknya masuk kembali ke kamarnya.
" Sekarang biar kamu lebih tenang kamu minum terus tarik nafas lalu keluarkan perlahan " Sambil memberikan satu gelas air putih pada Kyra.
Kyra pun mengikuti apa yang di ucapkan mamahnya itu, benar saja kini Kyra merasa lebih tenang dan air matanya pun sudah tidak berlinang lagi.
" Kamu udah merasa tenang sayang " Tanya mamah Dira sambil memegang dagu Kyra.
" Sekarang kamu cerita pelan - pelan sama mamah apa yang terjadi sama kamu, gak mungkin kan gak ada apa - apa " Sambil mengusap lembut tangan Kyra.
Awalnya Kyra menolak untuk menceritakannya namun berkat bujukan mamah Dira akhirnya Kyra mau menceritakannya, Kyra menceritakan apa yang terjadi padanya hari ini dari mulai mobilnya yang mogok kemudian Tristan datang membantunya. Namun ternyata mobil Kyra harus di bawa ke bengkel dan Tristan menawarkan diri pada Kyra untuk mengantarnya pulang dan ternyata di tengah jalan Tristan mengajaknya makan siang dulu, karna memang Kyra pun belum makan siang saat itu. Sampai akhirnya di puncak masalah di Restoran Kyra bertemu Kenan, Kenan salah paham dan akhirmya terjadilah perdebatan di parkiran Restoran tersebut.
Mamah Dira begitu seksama mendengarkan cerita putrinya itu dan sesekali mengangguk karna kini mengerti apa yang telah terjadi sebenarnya.
" Oh jadi gitu ceritanya, tapi mamah masih gak ngerti kenapa Kenan semarah itu sama kamu seolah - olah dia cemburu sama kamu, apa kalian sekarang pacaran " Ujar mamah Dira merasa sedikit heran.
" Kenan marah karna Kenan mengira kalau selama ini Kyra menghindar dan menjauh dari Kenan karna ada orang baru di hidup Kyra, padahalkan alasan Kyra bukan itu. Lagi pula Kyra baru mengenal Tristan walaupun sebelumnya Kyra sudah pernah bertemu dengan Tristan, Kenan salah paham mah " Kata Kyra menjelaskan pada sang mamah.
" Kan mamah sudah bilang utamakan yang menjadi prioritas kamu saat ini nak " Sambil mengusap lembut rambut Kyra.
__ADS_1
" Prioritas utamaku itu persahabatan aku sama Kenan mah, tapi aku bingung. aku takut kalau terus - terusan deket sama Kenan, takut perasaan ku malah semakin besar mah " Ujar Kyra sambil menundukan wajahnya.
" Mamah juga bilang kan jangan sampai keputusan kamu ini malah jadi beban buat kamu, nah sekarang setelah kamu menghindar dan menjauh dari Kenan apa perasaan kamu hilang seperti apa yang kamu perkirakan " Kata mamah Dira sambil mengangkat wajah Kyra dan memandangnya.
Kyra hanya menggelengkan kepalanya dengan raut wajah yang begitu terlihat sedih.
" Sekarang aku harus gimana mah " Sambil menggoyangkan tangan mamahnya. " Aku gak mau kehilangan Kenan sebagai sahabatku mah, aku rela kalau harus sakit hati kalau nanti ternyata perasaan ku pada akhirnya hanya bertepuk sebelah tangan. Tapi aku gak rela kehilangan sahabat seperti Kenan " Ujar Kyra benar - benar merasa menyesal.
" Kalau memang begitu, minta maaflah sama Kenan berusahalah agar Kenan mau memaafkan kamu. Masalah hati kamu terus terang lah pada Kenan mamah rasa itu akan membuat kamu lebih lega tapi jangan pernah kamu mengharapkan balasan dari Kenan. Karna cinta itu gak harus memiliki sayang dan cinta yang sesungguhnya itu tidak akan pernah mengharapkan balasan " Ujar mamah Dira panjang lebar.
Kyra merasa beruntung memiliki ibu seperti mamahnya, ibu sekaligus ayah bagi Kyra, ibu yang bisa di jadikan teman oleh Kyra. Ibu tempat berbagi kesedihan dan kebahagiaan yang Kyra rasakan.
" Makasih mah, mamah selalu mengerti aku dan memberi ku nasehat dan pelajaran berharga. Aku sayang mamah " Kata Kyra dengan senyuman dan kemudian memeluk sang mamah.
Bersambung... 💮💮💮
***Mohon koreksi dan masukannya ya kalau tulisan ku ini kurang memuaskan kalian atau mungkin kalau ada kesalahan penempatan tanda baca atau kalimat yang tidak sesuai.
Mohon supportnya ya dengan cara
📎 Like
📎 Komen
📎 Favoritekan
📎 Vote / kasih Tip*
__ADS_1
Happy reading.... 💮💮💮*****