
" Nama aku Reni " dari tiga beraudara. Aku mempunyai usaha kecil kecilan untuk menyambung hidupku sehari hari.
Pagi ini matahari terasa hangat menerpa celah celah jendela. menepis kedua pipiku , hmm rasanya malas sekali untukku hari ini ,tapi mau bagaimana lagi aku tak ingin mengecewakan pelangganku.
huuuffs... hembusan angin masuk dari celah jendela seolah mengajak untuk tertidur kembali, " dingin dan nikmat ". Apa daya aktifitas memaksa untukku beranjak dari tempat tidurku.
Reni kamu gak sarapan dulu' sapa ibuku dari arah luar kamar.
Nggak Bu keburu telat nanti. Ya sudah kalo begitu hati hati di jalan ya. Ia Bu" makasih doanya jawapku sambil berlari keluar dari rumah.
Di ujung jalan terlihat bis yang akan ku naiki. kulambaikan tangan supaya bis itu berhenti mengatarkan ke tujuanku dan benar saja bis itupun berhenti kemudian mengantarkan aku ketujuan.
lima belas menit kemudian aku sampai di depan salon tempat kebanggaanku mencari rezeki.
Di sana terlihat Karly yang sedang menunggu ke datanganku.
Hai Kak pagi' sapa Karly padaku.
Tumben pagi amat sudah ke sini?. Ia Kak soalnya ada janji sama custemer lima belas menit lagi datang , katanya sih mau semothing, siangnya mau ke luar kota.
Ya udah kamu buka aja tempatnya aku akan cari sarapan dulu untuk kita dan sekalian membayar tagihan listrik bulan ini.
Baiklah kalau begitu sini kuncinya Kak biar Karly yang beresin dalam salon. ini Ly ku tinggalin ya.
Aku pergi ke warung membeli bubur dan beberapa kue basah Juga kopi kapucino ke sukaan.kemudian ke mesin Atm membayar tagihan listrik.
Karena keasikan menjawap castemerku di HP tanpa ku sadari." BRUK. "
Aku menabrak seseorang tepat di dadanya membuat tubuhku sedikit terpental kebelakang tanpa menjatuhkan barang bawaanku. " Bruukk lelaki itupun terkejut, " Maaf Mas nggak sengaja. hihihi tampangku cengar cengir dan terpelongo melihat laki laki yang berada di depan ku.
Maaf Maaf mata tuh taruh di atas bukan di Hp. jalan kok Nggak lihat jalanya Dasar Anak muda sekarang tledor dan Nggak punya sopan.
Maaf Mas kan Nggak sengaja dan Nggak lihat.
Dasar huuu laki laki itu penuh emosi dan memicingkan kedua matanya.
"duh serem pagi pagi sudah kena marah orang".
tapi cakep juga itu cowok akupun tersenyum senyum sendiri.mimpi apa aku semalam pagi pagi kok sudah apes gini.
Sesampainya aku di salon.
" Hai Reni " di tunggu dari tadi nggak datang datang tegur dina !. Tumben kalian sudah datang pagi pagi gini,apa kabar Dina,selvy,eny?
Sapaku. "kita baik Reni !.
Bagaimana kabar kamu juga sapa mereka?Aku baik juga. Ada angin apa kok tumben pagi sudah pada stay ke sini?. Kamu tu sudah kita WA dari kemarin Nggak di jawab jawab juga.Hihihi maaf Ny ,Vy ,Dina sibuk akunya,mau jawab WA dari kalian.
Ren tadi ke mana kok lama betul perginya?.biasa Vy cari sarapan sekalian bayar listrik jawabku dan ketemu pangeran gelis pisan,Maaf membuat kalian nunggu lama.
Ya udah kamu sarapa aja dulu Reni,baru urus kita iyakan Vy,Ny ajak Dina.
Evy,selvy kompak jawabnya iaaa kita entar aja deh kamu kelarin urusan mu terlebih dahulu.
__ADS_1
Makasi ya say jawabku.
Lyly Nggak sarapankah ini pesanan mu?. Bentar say tagung ni urusan,lagi keramasin orang. Di meja kecil lantai dua,akupun secepatnya menyantap sarapanku dan turun lagi ke lantai satu untuk menemui langganan tetapku yang sudah seperti saudara bagiku,karna saudara saudara kandungku jauh di jawa sedangkan aku di KALTIM berdua dengan ibu ku.
Jadi siapa dulu ini yang mau aku layani?.
Dina dulu ya ?. Aku cuma mau potong sedikit ujung rambutku dan juga creambath Reni usul Selvy. Baiklah jawab ku.
Ren kenapa sampai sekarang kamu tetap Jomblo sih?,tanya Dina.
Wah ini ni pertanyaan yang sulit untuk aku jawap,yang pasti sich lagi nikmati ini kerjaanku, ,kamu taukan siapalah aku,merintis usaha ini dari nol sampai saat ini,hmmmm untuk kuliah saja aku tak punya lembaran rupiah,tapi sekarang lumyanlah.
Nasip orang susah,nasip orang kaya semua garis takdir yang di atas Reni syukuri aja jawap dina.
Ia bener omongan kamu dina,kalau kamu enak mesin ATM kamu banyak tinggal gesek di mana aja yang kamu mau,bentar dina aku ambilkan stemm buat rambut mu. Siiip jawap dina.Ini sudah selesai dina,tunggu tiga puluh menit ya Din.
terus siapa lagi yang mau dulu tuturku.
Selvy aja dulu ya jawab eny. oke jawab selvi dan duduk di kursi hadapanku.
Reni aku mau semir sama rapikan rambut ya potong ujungnyalah lah sedikit sedikit. jadi ujung aja ni Vy.akupun mengerjakan tugasku dengan teliti sampai selesai.
KAK" lyly sarapan dulu ya suara karly memberhentikan candssm kami.
perut sudah alemong minta di isi ni!!.
Ya sudah sana ly jawabku,Dasar lemes lemes.
Yuk DIna keramas dulu sudah tiga puluh menit ni.
Dina pun berundur dari tempat duduknya menuju tempat mencuci rambut.selesai mencuci rambut Dina' aku mengeringkanya.
ngengggg.... suara hairdryer menggema dalam ruangan tersebut.
Dina rambut kamu lembut amat.oke selesai Dina rambut kamu sudah rapi dan gerli,kamu suka tanyaku?. "Ia Reni Makasih ya.
Selvi giliran mu. Eh eh eh ntar dulu ya mbak,kastemer aku dulu ya sergah lyly mendahului.
lho alat keramaskan ada dua Ly. Ia kak Reni tapi sapa yang jaga kasir ,?. "Oo tenang aja ly" mereka itu sahabat aku dari smp dulu ,kamu Nggak tau ya?.
Ya mana eke ngerti say situ Nggak pernah cerita,Dasar kak Reni.
Yuk selvy sini,aku pun mencuci rambut dan mengeringkanya,aku sisir dan ku tata bak model.
Wah Ren kalau begini cowok satu kampus bakal ikut ni bisik selvy ke aku. iakah jawap aku. kami pun tertawa.Artis dadakan donk,hehehe tertawa receh menggema di ruangan itu.
sekarang tinggal Eny, yuk Eny kita ke atas panggilku.kita pun berjalan ke lantai dua beriringan.
Salon kamu banyak perkembanganya ya Reni terakhir ke sini belum seperti ini deh.
Ia dina berkat doa orang tua tapi sayang Bapakku blm pernah merasakan melihat ini semua.
Bapak mu masih di jawakah Reni?.
__ADS_1
Ia Dina dan juga adik adik aku,mereka sekolah di sana,Bapak sakit sakitan tidak mau jauh dari nenek,jadi aku di sini dengan ibuku.
Duuh enaknya Reni pijitan mu,lama nggak masage dan totok muka aku, rasanya jadi frees"pipiku terasa kenyal,badanku ringan rasanya. " thanks Reni."
Masama dina,yuk kita turun. hmmm tak terasa sudah siang.kami beranjak turun ke bawah.
Hai sudah Din,tanya eny n selvy?. hmmm nikmat rasanya tubuhku.kapan kapan kita sini lagi gaes.ajak dina dan ke temanya.nikmat nih ses.
Ses... bahasamu hampir seperti lyly aja sergah eny. he"emlah lah jawab selvy.
sudah waktu jam makan siang ini yuk Ren sama sama kita,aku traktir deh.Bentarlah ku tanya lyly dulu.
Ly masih ramekah bisa Nggak ku tinggal makan dulu ama teman teman bentar aja,nanti pulangnya aku bungkuskan makanan dah buat mu gimana?.
Ia kak toh dua orang ini cuma mu potong rambut aja.baiklah ly,jaga salon baik baik ya pamitku.
Oke"badindang cari makanan yang enak ya yang nampol gitu. dengan gaya lemes khas milik Lyly.
akupun beranjak mau keluar salonku. Ren kita mau bayar ni tapi tak ada uang cas.gesek aja ya?.Suara teman temanku. suka suka
kakalianlah jawabku.
aku dan teman teman berpencar membuka pintu mobil selvy.yuk makan di warung upik bagaimana ajak dinda sambil menyetir mobil.semua mengaguk setuju.
tak terasa hampir 1 jam aku dan temanku makan dan berbincang receh, dah ya gaes aku mu balikni ke salon kasian lyly.
Nggak mau ku antar ni ajak Dina.
nggak usah Makasih banyak sudah traktir kita ,lagian kalian mau ke kampus dari pada putar arah lagi.
"Thanks semuanya ya,daaaa. Reni berlalu meninggalkan temanya.
Aku pergi meninggalkan mereka,hmmm pake ojol aja dah biar cepat sampai.
setibanya aku di salon.tringg pitupun kubuka hmm lonceng ini ternyata bermanfaat sekali.
Lyly aku datang. la mbak lemong banar perginya?. Hihi biasa cewek kalau dah ngumpul lupa waktu,bagaimana hari ini lancarkan seperti biasanya?. la Kak,lumyan omset hari ini,jawab lyly.
waktu berlalu dengan begitu cepat tak terasa jam 16.00.yuk tutup yuk ajakku ke Lyly. Siap Kak. kita berbenah merapikan alat alat salon dan mengem balikan pada tempatnya.
Akupun beranjak pulang. Naik ojol atau bis ya menanyakan pada hatiku sambil menyusuri jln, Ojol aja deh,duduk sini sajalah sembari menunggu ojol pesananku datang.
tiba tiba " BRUK " seseorang terjatuh karena terhalang kakiku untuk yang ke dua kali .
tetapi kali ini dia yang menabrakku terlebih dahulu.
Maaf mbak aku menginjak injak kaki embak. Nggak apa toh Nggak sengaja juga jawabku.
eh tunggu sepertinya aku pernah melihat orang itu tapi siapa dan di mana ya "LLP",lupa lupa ingat.
**<< °^°>**
Makasih mampir sini baca karyaku lanjutanya yaa.like,comen share n hati vote ku tunggu lho.
__ADS_1