Salon Angker

Salon Angker
hari yang di tunggu.


__ADS_3

hai hai hari ini aku up date lagi ya .Selamat membaca.


Setelah tiga hari ibu Reni di rawat di rumah sakit akhirnya pulih dan pulang ke rumah Pak Kuncoro , sedangjan Reni masih dalam pencarian Pak Hardi.


Asalamualaikum Pak Kuncoro saya sudah menemukan menantu Bapak tapi datanya berbeda di rumah sakit hermina ibu Reninya sudah memiliki anak dan orangnya saat ini masih koma efek dari pendarahan hebat pasca melahirkan dan tidak memiliki identitas diri jadi Bagaimana Pak apakah Bapak bersedia melihat pasien ini. Pak Hardi yang mengawali pembicaraan dalam telpon.


Walaikum salam ,Baik Hardi kita pastikan besok saja malam ini tetap awasi lokasinya.


Baik Pak saya akan pastikan semua aman .


ya sudah sampai besok Asalamualaikum .


Walaikum salam Pak Kuncoro.


*** Bagas dan Ayu.


jadi sekarang kamu miskin nih Kak tidak punya sepeserpun duit buat nginap di hotel kata Ayu di sebelah Bagas.


kamu tau sendiri kan Ayu Kakak tidak ada duit Atm semua di blok sama Ayah kamu juga lihat sendiri tadi di mesin ATM .


sudah tiga hari inikan Kak kita tidur di mobil masak malam ini tidur lagi di sini sih.


Ya sudah bagaimana kalau mobil ini kita jual terus kita sewa rumah dan beli motor kan mudah.


widih enak betul Kakak bilang jual mobil ini ,inikan hasil jeripayahku selama kerja di kantor mu.


terus enaknya Bagaimana Ayu kamukan tau kondisi aku Bagaimana ?.


ya sudah kalau begitu kita putus aja deh buat apa punya cowok kere nambah beban hidup aku aja suara Ayu Yang penuh emosi.


kenapa bisa begiti dulu kamu janji sama Kak Bagas bakal setia ampe mati.


Kak Bagas sadar donk ini itu hidup emang bisa hidup dengan cinta ujungya yang ada makan batu Ayu ,sudah deh mulai hari dan detik ini Nggak usah hubungi aku sekarang aku minta Kak Bagas turun dari mobil ini.


Kamu kejam Ayu tega ninggalin Kakak seperti ini.Bagas turun dari mobil Ayu sambil menurup pintu mobil dengan keras.


Ayupun melajukan mobilnya dan meninggalkan Bagas di tepi jalan raya.


Hujan mulai menitik di jalan itu tubuh Bagas basah kuyup oleh rintik hujan Bersambung dengan suara petir.


Bagas jadi kangen kamu Reni mau kemana sekarang aku dengan kondisi yang seperti ini lebih baik aku berhenti di mushola sana.


Bagas memberhentikan jalan kaki nya di depan mushola kecil.


Dia mengingat kembali kisah kasihnya dengan Reni dan mengingat kembali dosa yang telah dia lakukan terhadap istrinya. berdoa dalam tangis hingga tertidur meringkuk di depan halaman mushola dan tertidur meringkuk di atas sajadah kecil yang memang sengaja di taruh situ oleh petugas mushola. basah tubuh Bagas membuat sajadah itu munjadi kuyu.


Bagas tak menyadari bahwa ada sepasang mata yang mengikuti pergerakanya.


Halo Asalamualaikum Pak target ada di depan saya dan kondisi tubuhnya sangat panas dan memprihatinkan.

__ADS_1


Walaikum salam Sugeng bawa dia ke klinik terdekat.


Baik Pak akan saya kerjakan . kemudian menutup telponya dan mengangat Bagas dalam mobilnya , Bagas tak menyadari bahwa tubuhnya di angkat seseorang .


setibanya di puskesmas terdekat Bagas di bangunkan salah satu perawat dan memberikan sekotak nasi dan obat untuk segera dia minum.


Bagas kemudian bangun makan beberapa sendok nasi dan meminum obat yang di berikan perawat itu.


*** Reni


tiiit.. tiit ..bunyi dari ruang inap kamar Reni semua perawat dan Dokter memasuki ruangan tersebut.


Dokter peenafasan pasien sedikit tersenggal kata salah satu perawar jaga yang saat itu berdiri di samping Reni.


pasang alat ventilator ,cek sensoritas dan juga denyut jantung sang pasien.


Baik Dokter sahut perawat yang lain .


pantau terus kesehatan pasien ini. Kemudian Dokter jaga itu berhendak meninggalkan ruangan.


Dokter tangan pasien mulai bergerak teriak perawat cowok yang sedang berdiri di samping Reni.


Dokterpun mengurungkan niatnya untuk meninggalkan ruangan itu.


minggir semua biar saya tangani, Bu apakah ibu bisa mendengar suara saya jika ia harap buka mata anda secara berlahan.


Reni membuka matanya berlahan" ,Dokter Bagaimana kondisi anak saya , Reni ingin segera bangkit dari ranjangnya tapi terhalang oleh selang yang terpasang di tubuh Reni.


tenang Ibu semua Baik baik saja bayi ibu dalam ruang inkubator , sebaiknya ibu pulihkan dulu kesehatan ibu dan nanti silahkan ibu melihat dedek bayinya.


Baiklah Dokter jawab Reni setengah duduk.


Baiklah sekarang saya tanya Apakah Ibu ada keluhan sakit perut mungkin ?.


tidak dok hanya pinggang saya yang terasa keram .


itu biasa Bu masalahnya ibu koma selama hampir emoat hari ,sekarang saya minta ibu gerakkan kaki berlahan .


Reni memutar sedikit telapak kakinya .


oke Bu anda hanya tinggal memulihkan kondisi anda , makan yang cukup istirahat yang cukup mudah mudahan anda segera sembuh.


Trimakasih Dokter . lalu Dokter itupun pergi meninggalkan ruangan Reni dan berpesan pada perawat untuk memindahkan ruangat pasien.


*** Ke esokan Paginya


Pak Kuncoro dan pak Hardi mengunjungi rumah sakit Yang di tuju Setelah menanyai beberapa perawat akhirnya Pak Kuncoro menemukan cucu dan juga menantu kesayangan.


Alhamdulilah Reni kamu sudah sadar Ayah seneng melihatmu, di mana cucu Ayah Reni ?.

__ADS_1


di ruang inkubator Ayah" . Reni belum bisa melihat karena kondisi yang kurang memungkinkan .


sudah nanti Ayah bisa melihat sendiri ,pulihkan kesehatan mu lalu pulang ke rumah Ayah.


Tapi Ayah Bagaimana dengan Mas Bagas Reni tidak ingin menemui dia.


Ayah tahu Reni ,anak itu tidak akan berani menginjak kan kaki nya lagi di rumah Ayah kamu tenang saja.


maksud Ayah Mas pergi dari rumah dengan wanita itu ?.


Tidak Reni tapi Ayah yang mengusirnya pergi dari rumah Ayah.


tak beberapa lama Ibu Reni datang dan memeluk anaknya.


ya weslah Ayah ke ruang administrasi dulu dan ke ruang Dokter.


silahkan Pak jawab ibu Reni, kemudian Pak Kuncoro pergi dari kamar Reni.


Anakku Bagaimana kondisi mu Nak maaf ibu Nggak bisa menjagamu Nak . air mata Ibu Reni mengalir di pipi merasakan derita yang di rasa anaknya.


Sudah Ibu Reni baik saja apa ibu sudah meliha cucu ibu di ruangan inkubator ?.


Belum Reni begitu ibu datang ibu langsung ke sini , nanti ibu akan melihatnya nak dan ini ibu bawakan Bubur merah ke sukaan mu.


Ibu suapin Reni ya , Reni kangen suapan Ibu .


Ia nak mari sini biar ibu suapin , sebelumnya biar ibu merapikan rambut mu sayang .dengan muka yang penuh air mata ibu Reni menyisir rambut Reni dan mengelap mukanya dengan tisu basah.


 


" Apa salah ibu hingga kamu mengalami hal seperti ini anakku , Ya ALLAH berikan hamba ke tabahan menjalani semua ini dan kuatkan jalan hidup anak hamba bila Engkau memberikan cobaan berikanlah jalan keluarnya doa ibu Reni dalam hati "


 


Ibu sudah donk kok nangis sih Reni jadi ikut sedihni .


Pak Kuncoro datang kembali ke kamar Reni. kata Dokter besok Reni bisa pulang jika sudah tidak ada keluhan , jadi Bagaimana Nak Reni Apa masih ada yanh sakit.


Tidak Ayah besok Reni pulang saja terus Bagaimana dengan junior ?.


untuk sementara junior harus di rawat dulu selama dua hari lagi baru boleh kita bawa.


Baiklah Pak Kuncoro Trimakasih Sudah memberi perhatian dan kasih Sayang buat Reni.


sama sama Bu minah saya yang jadi tidak enak atas perlakukan Bagas ke Reni.


To be continiu..


nah kan sedih amat cerita ya. besok tunggu lagi ya jangan lupa like rate n comen jadikan ceritaku salah satu faforit mu ya dada bay bay

__ADS_1


__ADS_2