Salon Angker

Salon Angker
BAP 12 sendiri dan bisikan


__ADS_3

Tak terasa setelah kepergian ibunya rumah menjadi terasa sepi


semuanya akan aku bersihkan baik dari dapur,kamar hingga ruangan menjadi bersih. prabotan narkas almari ku geser sedikit demi sedikit agar tercipta ruangan luas begitu juga kamarku.


supaya cukup ruangan kamar untuk kami bertiga hem lelah juga.


inilah ruangan minimalis yang terlihat agak luas karna minimnya prabotan.


Reni tertidur di sofa ruang tamu tanpa mandi. sedangkan mukanya masih kunyel oleh debu yang menepel saat beres beres rumah. rasa lelah membuat reni tertidur pulas.


dert .....


dert....


triiiiiingg.....


Suara dering Hp milik Reni.


la pun mengambilnya di meja sebelah sofa tempat dia tertidur.


haloo aslkm siapa yaa suara reni setengah mengantuk.


walaikum salam Ren ini Mas bukain pintu donk sudah sejam ni Mas di luar.


apaa sejam" Reni ke tiduran tadi maaf ya mas sebentar reni ke depan.


kletek kletek suara RENi membuka pintu dan pagar.


Maaf ya mas..hehehe.Bagas hanya terdiam ketika melihat Reni yang acak acakan dan muka yang penuh coretan debu di sana sini.


lhoo kenapa Reni mukamu jadi begitu apa habis ke surupan seperti kemarin malam jadi menghawatirkan bagas bicara dalam hatinya dengan kedua tangan mengusap rambu yang tidak gatal.


Mari mas masuk,Maaf ya reni tadi ketiduran habis beres beres rumah jadi kecapekan kalau Mas mau makan reni belum masak,lagian Reni juga sendiri jadi malas mau masak.


Bagas hanya tersenyum melihat penampilan reni saat ini bagas pun melihat lihat ke dalam rumah yang berubah total,Reni ini semua kamu kerjakan sendiri.Ia Mas.pantas mas telpon telpon Hpmu tapi tak terjawab.


hehehe maafkan Reni ya.


tert tert tert Hp reni bergetar.


halo Asalamualaikum


Walaikum salam tadi ibu wa dan telpon Nggak kamu angkat Ren.


IA Bu maaf reni ketiduran pesen juga belum terbaca,habis beresin rumah kecapekan.


pantas ibu telpon Nggak di angkat pesen Nggak di balas.


Maaf Bu ya Asalamualaikum reni menutup hpnya.


di ruang tamu Bagas mengakat telpon masuk


Walaikum salam pak romli .


mas bisa meluncur ke sini sekarang.


Baik pak Romli Bagas segera ke sana tiga puluh menit lagi Asalamualaikum


yang telpon siapa mas,ibu sudah sampai rumah tadi siang,ibu marah tadi WA Nggak aku baca.


Reni coba deh lihat di cermin bagamana keadaan wajah mu itu cepat mandi sana pak romli sudah di tempat kerjamu,kita mesti ke sana dengan cepat?.


Baik Mas tunggu Ren ya,reni beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

__ADS_1


Bagas berkeliling untuk menyalakan lampu di rumah Reni karana waktu berganti malam.


kemudian bagaspun ke kamar Reni untuk menunggu Reni.


bagas berbaring di kasur reni,sedangkan mata bagas tertuju di Hpnya banyak sekali email dari kantornya masuk.


hemmm harumnya aroma kamar mandi tempat reni.


secara sabun mandi has cewek berbeda dengan kamar mandi cowok yang berbau harum maskulin.


bagas sengaja berbaring di ranjang rani dan sedikit tertutup badcover,sesaat renipun keluar dari kamar mandi hanya memakai sehelai handuk cepat bersiap memakai baju dan peralatan dalamnya.


Tanpa dia sadari bagas sudah ada di belakangnya.bagas hanya terdiam dan berdecak kagum.


seksi dan mulusnya tubuh itu kulit sawo matang,rambut sepigan kapan itu jadi milikku membuat titiku berdiri.


Bagas belum saatnya hei titi jangan bangun dulu pemandangan itu membuat jantung bagas berdetak cepat serasa lepas dari tubuhnya,baru juga ngelihat pikiran bagas jadi ka mana mana dan berandai andai jadi lamunan tingkat dewa.


Reni menutup kembali lemari yang sudah dia buka alangkah terkejutnya RENi sampai handuk yang dia pakai terlepas.


Di lihatnya di cermin ada Bagas yang terbaring sambil mengintainya tanpa rasa bersalah matanya mengapsen bentuk lekuk tubuh Reni.


Ya Ampun Maaaas teriak Ren sejak kapan mas di sini,RENi tertunduk menahan rasa malu mengambil handuk yang di pakainya terjatuh.


Maaas Reni malu nih waduh mana yang harus di tutup dulu,dadakah,milikkukah duhh bingung reni!.


Bagas semakin mendekati tubuh reni,sejak kamu tadi mandi sayang bisik bagas di telinga reni tanpa bersalah" bagaspun mencium kembali bibir Reni,kamu tidak usah malu sayang sebentar lagi kita menikah berkas berkas kita sudah ku urus di KUA.


mereka pun bercumbu mencium memeluk satu dengan yang lain,hingga reni mendorong tubuh bagas ke arah luar kamar dan bruuuk bagaspun terdorong ke luar kamar,hingga pintu kamar tertutup.


Reni nggak sopan kamu beginiin mas.


sabar titi belum saatnya puasa dulu bagas berbicara lirih sambil melihat miliknya yang menegang,Reeen teriak bagas dari luar.


Salah sendiri teriak Reni,aku mau memakai bajuku nggak sopan tau,itu hukuman untuk orang yang mengintip.


ceklek2 lho mas kenapa duduk di depan kamar reni.


Aku malas,kamu bikin mas seperti ini kepala bagaspun melengos dari arah RENi,tulang ekorku sakit tau.


RENi hanya tersenyum maaf mas yang ganteng,mau bantuin berdiri nggak reni bantuin nih, memberikan sebelah tanganya untuk di genggam bagas,tetapi berat reni tak mampu mengakat berat beban tubuh bagas,terjadi saling tarik menarik tangan hingga tubuh reni yang terjatuh di atas tubuh Bagas.


Bagaspun tak menyia2kan pelukan itu dan kembali mencium bibir RENi lembut, lidah bagas pun beralih tempat menyusuri dalam bibir Ren. MAs" Reni memukul bahu Bagas,sambil terengah engah Reni tidak bisa bernafas.


Aku mencintaimu imutku.membuat pipi Ren memerah seperti tomat siap panen,mereka semakin mempererat pelukanya


ayok imut kita barangkat pak romli sudah menunggu kita.


Reni dan bagas masuk ke dalam mobil.


dupuluh lima menit berlalu dalam perjalanan reni hanya terdiam bersama pipi merah semerah tomat menahan malu yang tak terhindarkan.


Sasampainya di tujuan


Bagas keluar dari mobil bersamaan dengan Reni,Maaf pak ustat nunggu lama ya ucap Bagas.


nggak kok mas,bisa tolong di buka rukonya?


la pak dengan senang hati jawap reni ,sebentar lagi magrip pak kita ke dalam saja ya,tanpa salam tanpa doa reni langsung membuka pintu dan sheett Reni terlempar dari rukonya sejauh satu setengah meter.


RENi tertelungkup dan "herrrr herrr eraman seolah harimau marah dan siap menerkam.


Anjing berani mendorong cucuku,sopo wani karo aku herrr sujiwo lawanen" , kerumunan mulai berdatangan dan mengumpul degan rasa penasaran (sekedar ingin tahu ada apa karna hari belum gelap jadi banyak orang yang mengumpul penasaran ingin melihat.

__ADS_1


tapi Bagas mempercepat masuk ke dalam ruko sambil menggendong Reni


bagaimana nih pak ustad,dengan istri saya,eh salah calon istri saya.


Tenang Mas saya belum meruqiah ruangan di atas, dan bambu kering ini harus di letakkan sesuai tempatnya.pak ustad memberi sebotol air yang sudah di bacakan doa pada bagas untuk di usapkan ke wajah reni untuk meminumkanya setelah sadar


kini reni terkulai lemas dalam pangkuan Bagas,Bagas pun hanya terdiam melihat pak ustat yang membacakan doa keseluruh ruangan dan di akhiri dengan azan.


Mas bisa bangunkan mbak Reni nya biar saya tutup mata batinnya agar tidak mudah kerasukan.Baik pak.


Reni Ren ayu bangun sudah magrib ni.


ada apa mas?.badan reni sakit semua,aduh lutut reni perih setelah rok reni di angkat sedikit ternyata lecet semua.


sampainya kita di rumah mas obati Ren lututmu.Reni ini air minum sampai habis ya.


ia Mas bisa x,mas tolong ambilkan kotak p3k samping kamar mandi mas.


Baiklah biar mas ambilkan, bagaspun berjalan ke samping kamar mandi sesuai arahan REN,


la mas di situ adakan.ia Ren.


pak ustad pun turun dari tangga lantai atas.


Mbak Ren bagaimana rasa tubuh mu sudah enakan?.


Alhmdlh pak ustad emang tadi reni kenapaya,setahu Ren gelap aja semua terus tengkuk reni berat.


Bagas yang menunduk memberi obat pada lutut reni hanya terdiam dan memberi tatapan iba.


suata azan magrib sudah berkumandang sebaiknya kita sholat di sini aja dulu biar tempat mbak Ren jadi tempat yang barokah untuk mencari rezeki,mbak Ren ada peralatan untuk sholat?.ada pak ustad di lantai 2.


Mas tolong donk ambilkan di lemari ya,di sana ada alat sholat dan ALQURAN juga.


Ia REN kamu di sini aja lututmu baru saja mas kasih obat.


Hari ini REN libur pak ustad lagi palang merah, jadi biar mas bagas dan bapak ustad aja yang sholat.


dua puluh menit kemudian merekapun selesai sholat dan membaca ALQURAN. ruqiah dan peletakan bambu pethuk kuning kering selesai.


Mas bagas mengajak kami makan di resoran. BAGAS asik berbincang dengan pak ustad romli,sedangkan aku asik dengan hpku berbalas pesan dengan ibu bapak juga adik ku, selesai dari restoran kami kembali ke rukoku.


Mbak Ren,ada pertanyaan yang ingin bapak tanyakan apakah mbak ren ada keturunan indigo?


apa itu ya pak ustad,kategori indigo itu yang bagaimana ya?.


Apakah mbak ren bisa melihat hal2 yang tak bisa kami lihat,atau bisikan bisikan tertentu?


kalau melihat sih enggak pak cuma kalau bisikan ia,di saat reni dalam bahaya atau saat ada orang yang jahat.


Saran bapak dekatkan diri saja sama ALLAH ya sudah mbak,mas, bapak pamit dulu Insyaalah besok sudah bisa di buka lagi salonnya,kalau ada hal apapun yang di rasa nggak enak hubungi Bapak ya.


ALHAMDULILAH makasih pak ustad dan ini ada sedikit rezeki dari Ren. memberikan amplo putih.saya akan hub bapak kalau kalau memerlukan bantuan atau sekedar silaturahmi.


ALHMDLH makasih ya mbak Ren, saya pulang dulu Mas bagas Aslkm.


Walaikum salam warohmatulloh wabarokatu,hati hati di jalam pak sahut kami.


ALHMDLH besok bisa cari dolar lagi yuk mas pulang,sebentar aku tutup jendala rukonya sekalian nyalakan lampu.Biar mas aja RENi tunggu sini aja kasihan tu lutut mu, Baiklah mas makasih ya.


selesai itu kami beranjak untuk pulang ke rumahku tetapi ayah mas bagas menyuruhku mampir ke rumahnya.


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lupa kasih bintang dan tinggalkankan jejak like


[¢∆©]\={•^∆^°}


__ADS_2