Salon Angker

Salon Angker
Tak jua ketemu.


__ADS_3

selamat membaca.


Siang itu Pak Kuncoro menunggu Besanya di luar ruangan icu dalam sebuah rumah sakit . berjalan mondar mandir , memperlihatkan banyak kecemasan di sana . dengan berbagai masalah menerpanya.


Vio kamu datang ke sini lalu bagaimana kerjaan di kantor ?.


" sudah saya heandel Ayah tidak usah di pikirkan , prioritaskan Ibu Reni saja Ayah ".


Aku sudah perintahkan pemecatan sekertarisnya itu dan juga Bagas jangan biarkan dia memasuki kantor , mau tidak mau Ayah harus bekerja lagi . " kata Pak Kuncoro ".


kasihan Ayah yang seharusnya istirahat jadi kalang kabut seperti ini gumam Vio dalam hatinya.


Vio kamu anak angkat Ayah satu satunya ,jika kelak umur Ayah Sudah habis atau mati sewaktu waktu tolong jaga Reni dan juga cucu Ayah kamu maukan ?.


" Baiklah " Ayah tidak usah berfikir macam macam ,ohya apakah Ayah sudah tahu keberadaan Reni ?.


belum Vio tapi Ayah sudah meminta Hardi untuk mencarinya bisa dalam minggu ini sudah di ketemukan .


" Maaf bisa bicara pada Wali ibu Minah salah seorang perawat menemui Pak Kuncoro dan Vio."


Saya suster ada apa ya jawap pak Kuncoro.


kondisi ibu Sudah setabil mau kita pindahkan dalam ruangan bisa Bapak isi administrasinya.


Baik suster di sebelah mana bisa antarkan saya . Vio aku tinggal dulu ya kamu ke kantor saja.


" Baik Ayah "jawap Vio.


mari suster kita ke sana . mari Pak jalan di sebelah sini. merekapun ke ruang admintnya.


****


Reni


Bagaimana kondisi si pasien Bu Dokter tanya salah satu perawat yang sudah menjaganya.


Kondisi baby bagus ,tapi kondisi ibunya saat ini benar benar drop setelah kehilangan banyak darah , bahkan sampai saat ini belum sadarkan diri.


Dokter si pasien sepertinya dari kalangan menengah ke atas karena ATM yang di gunakan untuk membayar terlihat over limit .


Suter jaga dia baik baik bukan apa kalau nanti terjadi apa apa bisa bisa nama baik rumah sakit ini jadi taruhanya.


Baik Dokter , kalau begitu saya pamit dulu merawat pasien lainya .


Silahkan suster . perawat itu pergi meninggalkan ruangan Reni dan Dokter yang berdiri di sebelah Reni.


" Ibu cepatlah siuman kasihan baby yang menunggu dirimu dan jangan biarkan rasa lelahmu sia sia ", Dokter itu mengelus kepala Reni.


***

__ADS_1


Bagas.


Biarkan saya masuk ini adalah kantor Ayah saya dan aku harap kamu melepas tanganku.


Maaf Pak ini perintah Ayah pak Bagas sendiri jawab securiti di depan pintu kantor menghalangi Bagas masuk ke ruanganya.


hingga terjadi percekcokan atara securiti,Bagas dan Ayu sang sekertarisnya.


dari arah parkiran terdengar keributan hingga beberapa pasang mata melihat kejadian itu.


Mas Bagas untuk apa kalian ribut di sini kata Vio melerai Bagas yang hendak melayangkan pukulanya ke arah securiti.


Vio biarkan aku masuk ke dalam kata Bagas penuh emosi.


Maaf ", itu bukan wewenang saya Mas akan tetapi Ayah ' jadi mulai hari ini Mas Bagas di pecat dari jabatan secara tidak hormat , silahkan Mas cari kerjaan di perusahaan lainya.


" Brengsek kamu Vio ,maki bagas di hadapan Vio."


Vio membuka dompetnya dan mengeluarkan beberapa lembar ratusan ribu kemudian di lempar di muka Ayu sekertarisnya Bagas


ini untuk kamu perempuan gatal derajat penjaja nafsu lebih keren dari pada kamu yang merebut suami orang, nikmati saja itu. kemudian Vio masuk dalam kantor dan meninggalkan mereka.


Dasar kamu Vio akan aku ingat ini seumur hidup Aku teriak Ayu , Sayang kita harus ke mana sekarang apartemen sudah aku jual untuk beli mobil.


ke rumah aku saja yuk cantik kata Bagas sambil memeluk tubuh Ayu ,mengendarai mobil yang Ayu beli.


***


Trimakasih pak Kuncoro atas kebaikanya .


saya yang seharusnya meminta maaf padamu Mbak minah atas perlakuan anakku . betapa memalukanya kekakuan Bagas yang kurang didikan dari seorang ibu, bahkan kini saya sendiri tak tahu ke mana perginya Reni .


apa Pak bukan maksud saya Reni pergi ke mana , belum lagi hamil tua apa yang akan terjadi nanti ? .


tenanglah Bu Minah Reni bakal baik baik saja karena saya sudah berusaha mengerahkan seluruh Anak buah untuk mencari Reni . mungkin dalam minggu minggu ini akan ketemu .


Pantas saja fikiran saya tidak karuan saya sedih Pak, kenapa dulu saya perbolehkan anak saya menikah dengan anak Bapak , dulu Reni pernah mengingatkan saya utuk tidak merestui pernikahan ini karena derajat yang menut Reni dibawah Bapak.


sudah Bu nasi jadi bubur mau di apakan , saya juga bersalah dengan kenakalan Bagas.


apakah bisa di pastikan pak Reni bakalan di temuin ?.


insyaallah Bu yang penting doa ,minta sama yang di atas , sekarang Bu minah sudah baikan saya bisa pulang dulu ya.


ia Pak Kuncoro hati hati di jalan.


kemudian Pak Kuncoro pergi dari rumah sakit itu menuju rumah .


*** di rumah

__ADS_1


pak Kuncoro turun dari mobil dan di sambut oleh Bi inah.


Bi tolong bikinkan saya teh panas beri irisan limau ya .


Baik tuan tapi.. anu tuan tadi...anu..


Katakan saja Bi jangan anu terus !.


itu Aden Bagas membawa wanita ke kamar .


Kurang ajar Anak ini . lalu Pak Kuncoro masuk ke kamarnya dan mrmbaws samurai yang biasa tergantung di dinding kamarnya , kemudian Pak Kuncoro masuk ke kamar Bagas yang ada di lantai atas.


Dubrak... dubrak... Pak Kuncoro menendang keras daun pintu kamar Bagas.


Bagas yang sedang melakukan hubungan intim dengan Ayu jadi terhenti . sebentar ya sayang ada yang mengganggu kita akan ku beri pelajaran dia.


ceklek.. ceklek pintu pun terbuka dan alangkah terkagetnya dia melihat Ayahnya yang sangat Marah membawa sebuah samurai.


" sebelum kamu mati dan terjadi pembunuhan di rumah ini keluar dari rumah ini sekarang ajak ******* kotor itu keluar dari sini Bagas " . teriak Pak Kuncoro mengema dalam rumah besar itu.


Bagas ketakutan melihat reaksi amarah Ayahnya dan menyuruh Ayu untuk memakai bajunya kembali . Ayo Ayu" kita keluar dari rumah neraka ini.


Ayah Bagas menebas samurainya ke segala arah hingga membuat aksesoris di dalam kamar Bagas pecah dan berantakan.


ingat Bagas mulai sejak detik dan hari ini kamu bukan lagi anak Ayah kelakuanmu kali Ini Ayah tak bisa menolelir lagi cepat pergi dari sini.


" tapi Yah Bagas akan tinggal di mana ?" .


itu urusan mu ' , Ayah sudah cukup bersabar untuk kali ini.


Ayu dan Bagas meninggalkan rumah Pak Kuncoro. sementara Reni hanya melihat saja kejadian itu berdiri mengikuti keberadaan mereka .


Renii pulanglah ke ragamu kasian bayimu Sayang relakan saja mereka. Maria kamu di sini ?. ia Reni ku ingatkan sayang ini bukan mimpi tapi nyata .


Maria kenapa perutku sudah... mana bayiku Maria ? .


Reni kamu sudah melahirkan dan anakmu saat ini di inkubator junior sangat sehat kembalilah ke sana Reni.


rasanya aku lelah Maria sampai tak bisa berkata lagi.


Ayo semangat kasihan Junior , setidaknya kamu masih di beri umur panjang gunakanlah sebaik mungkin Reni.


ia aku mengerti Maria ,antarlah aku ke sana Maria .


Baiklah akan ku antar .


Bersambung...


Jangan lupa reader kasi like komen vote n ratr aku tunggu ya sampai besok

__ADS_1


__ADS_2