
Dreeet dreeet getar hp di narkas atas tempat tidur Ren.
halooo ada apa mas bagas,Ren ngantukni.
Ya ampun ren baru juga jam 20.35 masih belum malam banget ini.
Heem ngantuk mass besok aja telponya.
Klo gitu mas kerumahmu ya,haloo Ren ya ngorok.ya sudah aku akan ke sana.
tidak sampai lima menit perjalanan dari rumah Bagas ke rumah Reni.bagaspun sampai di depan rumah reni kemudian menelpon ibunya Ren.
Asalamualaikum Bu,bagas ada di depan rumah Ibu tolong bukakan pintu donk,ada hal penting yang musti Bagas sampaikan sama Ren, pesan dari pak ustat romli.
Walaikum salam nak bagas,ia bentar ibu bukakan.
kletek kletrk ngiiik pintu pagar terbuka.
masuk nak,bentar ibu bangunkan Reni ya.
Bagas tunggu di teras ya bu.makasih bu.
Ren bangun ada nak bagas itu di luar,REN" ayo bangun.hemm ngantuk bu. Ini penting mau usahamu lancar nggak,ini pak ustat sendiri lo yang ngomong mau bantuin kamu. Ia bu Ren bangun ni, sana cepet ke kamar mandi cuci mukamu yang kusut itu,ibu tinggal ya ke kamar,ohh ya'buatkan nak Bagas minum sekalian ya.Ia bu jawab Reni.
Reni berjalan ke teras sambil membawa dua cangkir teh hangat,hehehe akhirnya bangun juga cintaku.ada Apa malam malam ke sini mas, Ren sudah kasi tau klo ngantuk,besokkan bisa.mana bisa kangen di kasih besok sayang.emang mas nggak capek sehari ini sudah bantuin Ren.Enggaklah'apa lagi dapat kiss,bikin candu bagaimana gitu.minum mas tehnya.eh ia bilang pak ustat ngasih pesan,apa pesanya mas?.kata pak ustat kita musti cepet nikah kalau sudah halalkan enak.
hmm meramput dan halu lagi ya Mas,seketika ngantuknya Ren menjadi hilang, bercanda kok masalah nikah, jangan jadi gula donk mas manisnya kebangetan.Hehehe boleh donk rayu dikit siapa tau beneran.Ren bilang pak ustat malam ini coba ke tempat kerja kamu yang baru tadi,suruh sampaikan sama mbak kunkun kalau kamu di situ niatnya kerja bukan ganggu dia ibaratnya silaturohmi.kalau malam ini ada masalah pak romli langsung ke sana.
****** aku,walah Mas takutlah sendiri di sana bisa mati aku.lhoo kan ada Mas biar mas antar,cepat ganti baju tidur mu kita jalan.
Nah gitu baru ide cemerlang,ntar Ren ganti baju ya mas,Ia cepat sana jawab bagas.
yuk mas brangkat untung kunci ruko ada sama aku,sepertinya terbawa sih tadi.
IBU Ren pergi ke salon dulu ya,kunci semua aja rumahnya,takutnya REN malam baru pulang.Hati hati nak Ibu doakan dari rumah ya. Makasih Bu,Asalamualaikum.
Yuk mas kita berangkat, Ia Ren.
jarak tempuh yang tak terlalu jauh hingga kami sampai ke salon.
ceklek... ceklek...graaak... suara pintu terbuka.
Mas masuk dulu aku di belakang tubuh mas yach.Ren kata pak ustat semua berada pada tempatnya tak perlu hawatir,yang membuat ada dan tidak itu fikiran masing masing.
cukup kamu bilang bismilah dan baca ayat kursi,niatkan dalam hati yang paling menggoda iman manusia hanya setan dia akan berjuang menyesatkan manusia dari jaman Adam sampai kita kiamat.
Tumben ni si ganteng Alim.ia Mas ini Ren lagi baca bismilah sama ayat kursi ni.belum juga selesai membaca
hiiii hiiii hiiii panas,sudah cukup hiiii jangan" mbak kunkun menampakan wujudnya.
__ADS_1
Mas Ren takut ada suara tangisan di kamar mandi.tenang Ren mas juga dengar yuk baca ayat kursi samaan,kata pak ustat sudah mau sampai sini kok,niatkan dalam hati kamu di sini nggak ganggu cuma cari nafkah Ren.
haaa haaah Renii hiiiihiii " ,Dubrak......Dubrak. pintu kamar mandi terbuka dan menutup"
kami berdua merinding dan terkaget.mbak kunkun Ren di sini cuma mencari nafkah nggak lebih kalau seandainya saya mengganggu saya minta maaf,Mas peluk reni takut nich mas.Wah kesempatan ni bagas memeluk erat tubuh Reni.
Sudah tenang Ren derajat manusia lebih tinggi di banding apapun,tangan Bagas memeluk gundukan dada Ren.Waah cari kesempatan ya mas,tolong tanganya di kondisikan ya.
Tiba tiba... klapp... klip ... klap... lampu mati hidup,pintu terbanting,suara hairdryyer menyala tanpa aliran listrik.
karena sudah tak tahan aku menarik tangan mas bagas sambil berlari keluar salon.
Mas Ren tidak kuat,Reni pun muntah menahan eneg di dalam perut uwek...uwekk tubuh reni menggelepar dan kehilangan kesadaran.
Kenapa jadi kacau begini,kalau begitu kita tunggu sini aja ya Ren sebentar ustat datang. Reni berdiri setengah terduduk bola mata Reni tinggal putihnya saja.
Tak sampai dua menit pak romli yang di tunggupun datang,bagamana mas,lho Mbak Reni.Ia ini pak ustad reni kesurupan malah semakin parah pak ustad,dia marah dan tertawa serta bantingin pintu,ni Reni dari tadi begini hilang kesadaran pak ustad.
Maaf mas bagas tolong mundur dari mbak reni ya,sepertinya mbak reni ketempelan ni,(pak ustad pun membaca doa doa kemudian di tiup ke telapak tangan dan di usapkan ke wajah dan ubun ubun Reni),reni pun pingsan dan di papah oleh Bagas.
bagaimana ini pak ustad Reni pingsan,Ren sadar Ren istifar bagas menepuk nepuk pipi reni.
hemmm hemmm koe sopo wani wani ganggu putu kesayanganku, aku ora trimoo.
Reni pun kesurupan lagi seketika melompat dan masuk ke dalam ruko tempat kunkun berada.
Setan anakan wani wanine ganggu putu kesayanganku opo kowe ora wedi tak pateni maneh kuntilanak metuo.
hmmmm hemmm....tak pateni kowe ojo wani ganggu putuku kuntilanak ***...
perang pun tak terelakan antara kunti dan Reni kesurupan kakek buyut yang menjaga tubuh reni,hingga mengambil alih tubuh reni saat ini.
Semetara Bagas dan pak romli melihat Reni yang mencekik asap putih.berkelahi dengan lelembut yang tak kasat mata.
Pak ustad bagaimana ini?.Mas tolong ambilkan saya air putih dan botol kosong biar saya tarik mahluk itu dan saya masukkan dalam botol.Baik pak ustad,sepertinya tadi ada dalam mobil Bagas sebentar saya ambilkan.
Bagas berlalu mengambil apa yang di minta pak ustad.Ini pak ustad botol dan airnya.
Asalamualaikum pak jiwo biar saya bantu ya,kemudian pak ustad pun membaca doa dan membuka tutup botol kosong itu berlahan asap putih itu masuk ke dalam botol yang kemudian di tutup.
Matur suwon nggeh ngiwangi aku ngilangno musuh putuku,aku gak bakal terimo yen sopo wae ganggu putuku.Le" panggilan anak lelaki, mrinio ndang agi mrinio. suara reni berubah menjadi suara laki laki tua.saya pak,io lee kowe.
nama saya bagas pak.aku pesen yo jogo reni apik apik.nak kowe senang karo putuku yo gae hubungan sing halal,ojo macam macam kalo Nggak mau mati enom inget pesanku yo.
ia pak akan saya jaga reni dengan sungguh sungguh amanat bapak.yo wes nak ngunu aku pamit Asalamualaikum. Setelah suara kakek itu hilang Reni pun kembali pingsan.
Mas Bagas tolong minumkan ini ke mbak Reni dan usapkan air ini ke wajahnya baca bismilah ya.Baik pak ustad.
Selang sepuluh menit Reni terbangun.tanpa dia sadar sudah di lantai dua dan berbaring di sofa,kepala Ren bersandar pada jaket bagas yang di lipat lipat untuk di pakai bantal.
__ADS_1
Baiklah mas saya pamit dulu dan kalau boleh beri tahu mbak Ren supaya tempat usaha ini di tutup beberapa hari lagi,nanti akan saya carikan pohon bambu kuning untuk jaga jaga supaya Nggak kena apapun,tempat mbak reni sudah saya RUQIAH,insyaalah baik dan tidak ada masalah kedepanya.
Baik pak ustad,terimakasih bantuanya dan ini sekedar untuk membeli bensin,Bagas memberi amplop putih yang berisi uang.
Nggak usah mas saya ikhlas kok bantuinya.
Aahh bapak ambil saja kedepanya biar enak kita saling komunikasinya,Mas bagas jadi tidak enak nih pak ramlinya,ya sudah klo begitu saya terima ini untuk ongkos pulang.
Terimakasih ya Pak,oh ya maaf tidak bisa mengantar ke depan tolong nanti kunciin ointunya ya pak.Malam ini saya istirahat di sini saja kasihan reni nya.
Baik mas saya tinggal ya Asalamualaikum
Walaikum salam wm wb jawab bagas.
10 menit 20 menit bagaspun tertidur di sofa bersama REni,karena kaki Bagas di pakai bantal oleh reni,tidur bagaspun tertelungkup memeluk wajah reni hingga wajah mereka bersentuhan satu dengan yang lain tak terasa matahari pun bersinar menembus kaca jendela yang reni lupa menutupnya.
Aduh berat,sesak nafas,Reni terkejut melihat Bagas tidur di atas pipinya,seketika reni menjadi salah tingkah.
pipi reni menjadi merah padam menahan malu,kemudian reni mengangkat kepala bagas pelan pelan dan di sandarkan di sofa.
hmm sudah pagi,apa yang terjadi tadi malam. ya sudah tidak usah di fikirkan.aku mau ke kamar mandi dululah.cuci muka gosok dan menggosok gigi, Reni mengambil selimut di letakan atas kepala bagas sebagai bantalan memindahkan kakinya supaya nyaman.
reni pun pergi ke kamar mandi,Jam 6.30,cari sarapan dulu ah yang dekat tempat ini,sepuluh menit berlalu kemudian reni kembali ke salon dan membawa beberapa bungkusan kue dan kopi kapucino serta teh panas.
Reni berlari ke lantai dua,sudah jam 6.50,kok belum bangun MAS bagasnya,ya sudahlah lebih baik Aku mandi dulu saja tapi bagaimana kalau nanti Ada mbak kun kun,ahh ku buka saja pintunya di situ ada mas bagas sedang tidur tak apalah dari pada tubuhku kotor dan lengket oleh keringat,reni berbicara sendiri dalam hati.
oh ya kemarin aku bawa baju dan handuk aku taruh mana ya?, ini dia dalam laci mandi'ah, krecek krecek suara air pancuran sower di kamar mandi membangunkan tidur Bagas.
Sepertinya reni sudah bangun,uah bagas pun menguap dan meregangjan tubuhnya terduduk bengong,duhh pagi pagi gini di suguhin pemandangan indah,ahh bikin titi iri nih,dia menamai jagoanya titi,l.
wahh kenapa pintu kamar mandi Nggak di tutup lagi,wah menggoda iman nih,Ren bikin melow hati ku dalam ke galauan,bagas kemudian berbaring lagi dan menutup kepalanya dengan selimut takut Reni melihat,duh si Titi berdiri lagi.
Reni selesai dengan acara mandi dan memakai bajunya,duuh mas bagas kok blm bangunya apa Nggak ke kantor, bangunin lah. Mas Mas bangun donk,enggak ke kantorkah reni melihat wajah bagas yang tertidur tepatnya pura pura tidur,damai sekali wajahnya kalau lagi tidur.jadi pingin... emuah emuah reni mencium kedua pipi bagas.
Mas bangun donk sudah siang lo.hemm ia Mas bangun ni,(jangan sampai ke tahuan kalau tadi melihat pemandang yang tak bisa di ungkap dengan kata kata,mana titi ikut bangun ni,pakai acara cium lagi duh bagas istifar bicara dalam hati)bagas menggeleng gelengkan kepalanya.kenapa mas pusing?. Dikit sayang.
Sarapan yok ni Ren sudah beli kue,kopi dan teh.kenapa mas kok gitu sakit, pusing ya,tangan reni memegang kepala mas bagas,enggak panas kok.nggak sakit sih Ren cuma sedikit pusing tadi malam tidur jam 03.00 subuh,ya sudah mas ke kamar mandi dulu,ada sikat gigikah ren?.Ada mas tadi reni beli,di kamar mandi semua.
bagaspun membersihkan tubuhnya di kamar mandi,satu sabun,satu pasta gigi,satu handuk cium kedua pipi,mimpi apa semalam bagas Bagas, titi sementara jangan gini dulu lah nggak pada tempatnya tau.ya bicara sendiri lagi.hmm harumnya aroma cewek handuk dan sabun,duuh bikin bagaimana gitu,bisik bagas dalam hatinya.
Sudah mas acara bersih bersihnya yuk sarapan ajak Ren.Ren aku mau kopinya boleh?.minum saja mas haa buka mulut mas ini kue enak lho.Bagas mengaguk sambil menyesap kopi dan suapan kue yang di beri Ren.
Jam pun berlalu dengan cepat 07.30.
yuk ren pulang mas mesti ke kantor ada meting jam 09.00.oh ya nanti jangan buka salon dulu ya,pesan pak Ustad.
merekapun pulang ke rumah masing masing.
Reni tak berani mengingat kejadian semalam,mau bertanya tapi takut dan waktu yang kurang tepat,reni hanya menelpon lyly dan eno mengabarkan hari ini libur dulu.pesan dari pak ustad .
__ADS_1
~ °^° ~(*∆*)
tunggu lanjutanya ya jangan lupa tinggalkan jejak.vote dan bintang,like n comen.jadikan bacan faforit mu ya