Salon Angker

Salon Angker
Maaf


__ADS_3

up lagikan aku. tungguin yaa. makaaih sudah jadi pembaca setiaku tolong dong boom like biar naik reting.


belum juga istirahat azdan isya' sudah berkumandang di masjid yang tak jauh dari ruma Bagas hingga terdengar lantang di kamar dan seluruh rumah. Baiklah sholat aja dulu baru nanti rehat.


Selesai menjalankan sholat Bagas tak juga masuk ke kamar.


apa mungkin Mas banyak kerjaan ya pada hal sudah jam 21.00. Baiklah Reni kamu Nggak boleh banyak nuntut sebaiknya istirahat saja.


tak butuh waktu lama akhirnya Reni terlelap dalam mimpi.


Reni ayo katanya mau ikut aku, tenang aja nanti aku yang akan jagain kamu. Maria kenapa kok balik sini lagi, bukanya tadi sudah berangkatkat ke sana?.


Lho apakah aku bermimpi Maria kenapa tubuhku di situ, lalu aku apa?. memang seperti ini caranya aku bisa mengikuti mu?.


Reni ini sudah bukan sekali dua kali kamu lakuin pemisahan jiwa dari raga ?. makanya aku sering kasih tau jangan lihat ke belakang takutnya kamu terkujut melihat hal seperti ini.


kalau mmebawa tubuhmu serta merta maka perjalanan kita akan sangat sulit Reni. Belum lagi Bagas bakalan nyari kamu seperti waktu di klinik Dokter.


janji ya Maria" ini Nggak bakal buat aku tewas atau mati konyol. apakah seperti ini ya rasanya mati?.


Jangan berfikir yang aneh aneh Reni. ayo berangkat dan cepat pulang karena saat jam 00.00 tidak bagus untuk kamu. kekuatan dan daya lihat kami akan kuat dari sebelum nya.


Baiklah ayo jawab Reni.


mereka terbang bagai kilatan cahaya dan sampailah ke tempat tujuan Reni Salon angker yang di beli setelah salon pertama miliknya.


Masyaallah di buat seperti apa tempat usahaku ini berantakan tak karuan !.


tenang Reni nanti juga mereka yang akan membereskan Semua kekacauan yang ada jawab seorang mahluk yang tak berkepala karena kepalanya di tenteng seperti memeluk sebuah bola.


Astoqfirloh Reni di buat terkaget melihat hal itu. Maria" bagaimana bisa mereka memanggil nama aku apakah kamu Yang memberi tahu?.


ia Reni aku yang beri tahu mereka karena tempat ini sudah kamu beli jadi mereka berhak tahu gedung ini adalah milikmu.


lalu hal apa lagi Yang ingin kalian diskusikan denganku Maria?.


Kita ingin menempati tempat ini apakah boleh suara besar begitu juga perawakanya karna yang nampak saat ini hanya sepasang kaki raksasa.

__ADS_1


Masyaallah apalagi ini?. Reni di buat terkejut melihat hal hal yang selama ini tak pernah dia lihat. apalagi ada satu tubuh berkepala dua yang sangat buruk rupa sedang menggertakan gigi tepat di belakang nya.


Maria Jangan sekali kali kamu meninggalkan aku dalam kondisi saat ini, ini adalah hal dan pengalaman pertamaku bersinggungan secara langsung. Reni bebisik ke pada Maria.


tenang aja Reni aku akan menemanimu sampai kapanpun kata Maria.


jadi bagaimana menurutmu jika kami tinggal di gedungmu hanya untuk pergantian waktu saja. kami tidak akan mengganggu mahluk sepertimu jika mereka punya sopan santun dan tatakrama,menjaga tempat ini selayaknya tempat kami suara mahluk hitam yang bulunya sangat lebat. membuat bulu kudu Reni merinding tak karuan.


apa ke untungan aku memperbolehkan kalian tinggal di tempat ini, bukankah waktu itu kalian pernah menakut nakuti aku suara Reni menjawab pertanyaan salah satu mahluk itu.


Maafkan kesalahan salah satu pengikutku Reni. waktu itu kami berambisi ingin menguasai tempat ini. tapi kamu sudah mengusir kami dengan mantra mantra yang membuat kami kepanasan serasa terbakar.


kami janji tidak akan melakukan hal itu lagi.


Baiklah akan ku beri tempat ini untuk kalian semua tapi dengan satu syarat.


apa itu Reni cepat kau beri tahu kepada mereka waktu kita terlalu terbatas coba kau lihat jam dinding yang ada di dapan mu kata Maria.


Jangan pernah menampakan diri kepada manusia kecuali itu hal yang sangat sangat mendesak.apalagi mengganggu semua karyawanku, aku paling tidak suka.


Kalau kamu punya syarat maka kami juga Reni.


jangan buat tempat ini menjadi kotor di larang berzina,jangan kotori tempat ini dengan kebusukan yang biasa manusia lakukan.


Baiklah akan aku peringatkan Semua pegawaiku. Ayo Ren kita pergi . kemudian Maria menarik tubuh Reni menjauh dari tempat itu.


Di kamar Bagas


Bagas melucuti baju Reni mecumbu tubuh Reni yang harum. Bagas berkali kali membangunkan Reni tapi tak bergerak dan hanya lemah lunglai seakan tak bernyawa.


Renii... Bangun sayang ayo" , Jangan buat Mas jadi bingung sendiri. Bagas menepuk pipi Reni.menenpelkan jari telunjuk di hidungnya kemudian mendengar detak jantung Reni dan Semua normal tetapi Reni tetap lemah lunglai.


Bagas memakaikan baju Reni kembali. Harusnya aku tak berlama lama di ruang kerja Ayah. harusnya aku nemani dia, kalau sudah begini aku sendiri yang bingung harus apa.


Reni Sayang bangun donk Jangan tinggalin Mas sendiri. Mas... Mas... Bagas mengusap wajahnya dan berjalan mondar mandir. Sekarang Aku harus apa. apa sebaiknya aku telpon ibu ya !. Bagas mengambil Hp yang ada di narkas tempat tidur.


Reni cepat kembali ke tubuhmu kasihan suamimu yang saat ini panik melihat tubuh mu. berjalanlah di celah kecil itu aku akan membantumu. kata Maria sambil mendorong ku dalam pintu kecil.

__ADS_1


Belum sempat Bagas menelpon ibuku aku membuka mata berlahan lahan.


Mas haus " , Bagas terkejut mendengar suaraku.


Astoqfirloh Reni" , Mas kaget nih. apa kamu haus sebentar Mas ambilkan Air di meja dulu yang sudah Mbak siti bawakan tadi.


ini minum pelan pelan saja, Bagas memberikan segelas air minum.


glek..glek..glek.. sudah Mas makasih ya.


kenapa kamu Nggak bangun saat Mas ... sudahlah. Buat Mas kepikiran saja.


kamu tadi habis dari mana?. Bukanya Mas tadi Nggak kasih ijin ke Kamu lalu kenapa Nggak nurut sih?.


Lho mana aku sadar Mas waktu itu aku nunggu Mas nggak masuk ke kamar ya udah aku tinggal tidur dulu, ehh taunya sudah nyampai ke salon sana.


itu namanya nembus ruang dan waktu Reni. Jangan lakuin itu lagi karena akan memakan aura dalam tubuhmu sendiri, membuat kamu lemah terus bagaimana dengan anak yang ada dalam kandungan kamu saat ini?. Apakah tak kau pikirkan sejauh ini.


Maaf Mas Reni Nggak berfikir ke sana. setahu Reni tidur aja.


Doa Sayang" ,Wudhu dulu baca doa biar Nggak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan.kata Bagas sambil membelai rambut istrinya.


eh tapi tunggu kamu habis potong rambut ya?, ini model baru ya. Bagas melihat istrinya lebih dekat dan dalam.


Mas Nggak suka ya Reni potong rambut ?. Enggak suka kok kamu tambah makin cantik aja walupun pipimu agak embem.


jadi maksud Mas aku gendut ?. Enggak sayang siapa yang bilang kamu endut cuma semok bikin aku tambah..


Reni " ,Mas pingin nengokin junior boleh ya.


Emmm boleh Nggak junior kata Reni sambil mengelus perutnya yang masih rata.


pleace Reni mau ya. Reni langsung mencium bibir Bagas tanda setuju, pelan saja ya Mas.


ia Reni sayang Mas akan lakuin dengan pelan. kemudian mereka melakukan hal itu sampai aliran darah terpompa kian cepat membuat degup jantung lebih berdetak tak menentu.


Bersambung...

__ADS_1


halo reader jangan lupa kasih vote ke aku,beri like n komen yang bisa ngebantu untuk nambahi alur cerita nih, thor tunggu yaa hapyy all


__ADS_2