Salon Angker

Salon Angker
Jalan jalan


__ADS_3

Jam 7.45 Bagas menuruni anak tangga menuju ke dapur,Lho mana Reni Nak tanya ibu ?. masih dadan Bu. Nak bagas mau kopi biar Ibu buatkan. bi inah mana Bu?, biar saja Bi inah yang buatin toh ibu lagi sarapan.


Bi inahnya lagi Belanja ke pasar Mas cakep kata shanti. sudah ibu sarapan aja biar shanti yang buatin.shanti membuat kopi untuk Bagas dan memulai percakapan.


Babang cakep hari ini siapa saja yang ikut jalan selain kita lho?. semua ikut aku ajak pak sopir dan juga asistenku emang kenapa shanty. Nggak apa apa kok makin rame kan enak.


ini kopinya Babang cakep sudah ya shanti mau mandi dulu ah.shanti pergi ke kamarnya.


Bu ngerasa aneh Nggak lihat tingkah Reni. Ada apa Nak dengan Reni ?. nafsu makanya itulo Nggak biasa biasanya , terus kadang labil sendiri emosinya. lagi mau Pms kali Reni nak Bagas.


Ayo ayo kita jalan sorak Reni dari anak tangga.


Tuh bu yang kita gosipin datang. sabar ya nak Bagas, rotinya makan donk enaklho. Bagas memakan rotinya sambil menyesapi kopi dalam gelas.


Eh Vio sudah datang, sarapan yuk di sana sama big bos. Makasih Nona Bos jawab Vio. Reni menggandeng tangan Vio dan mengajak ke ruang makan. mau aku bikinin minum Vio tanya Reni.


Ooo jadi gitu main gandeng laki lain.mau cari daun muda kata Bagas sambil melihat ke arah Reni dengan tatapan tajam.


Enggak kok sayang,aku hanya sekedar mengajaknya ke sini saja Enggak lebih.bagas membuang muka dan memanyunkan bibirnya.jadi ngambek nih tanya Reni sambil mencubit pipi Bagas.


gitu tadi bilang Reni yang sensi sekarang Nak bagas sensi sendiri yang begitu.kalian tuh podo wae, kata ibu Reni.


ehmm jadi tadi ngosipin aku tanya Reni. ini Vio minuman mu.ku tinggal ke kamar adikku ya.semua menjawab dengan anggukan kepala.


Ayah Bagas keluar dari kamar setelah mendengar dari kamar ada suara rame.


Eh nak Vio sudah datang. Ia Ayah kemarin janji jam delapan.rencana jalan kemana kita Ayah. Enggak tau,Ayah ngikut sajalah ke teras yuk,Vio berjalan mengikuti Ayah Bagas begitu pula bagas mengikuti arah langkah Ayahnya.


Pak sopir memasukan bekal makanan dalam mobil beserta perlengkapan makan lainya.


Di dalam kamar ibu,Reni,Selvy, shanti mengecek kamera yang akan mereka pakai sedangkan shanti asik berdandan,


Doooh shanti parfum apa ini yang kamu semprotkan Reni berlari ke kamar mandi memuntahkan isi perutnya.lah kok begitu ya Mbak pada hal shanti memakai parfum yang mbak suka aroma mawar.apa belum sembuh masuk anginya?.


Mbak selvy punya minyak kayu putih Nggak kasian tuh mbak Reni.Ada noh di dalam tas mbak ambil sendiri.Ealah Mbak selvy ini lo Hp aja di urusin.

__ADS_1


ceklek ibu membuka pintu kamar.mana Mbak mu selvy. Tuh di kamar mandi muntah muntah Nggak jelas.ayu keluar kalau sudah siap semua. iya Bu semua keluar terkecuali Reni yang ada di kamar mandi.


thok...thok...thok..


Reni sudah enakkan tanya ibu sambil membuka pintu kamar mandi. Ia bu sepertinya Reni masuk angin maag Reni kambuh ni Bu.


Coba perutmu di kasih ini minyak kayu putih. ada tolak angin tuh di tas ibu,sebentar ibu ambil.


Reni mengusapkan perutnya dengan minyak kayu putih lalu meminum tolak angin pemberian ibunya.


sudah enakan Reni.Ia Bu Alhamdulilah. yuk jalan.


di belakang mobil shanti dan Vio sedang asik mengobrol,Vio yang tadi asik di teras melihat Shanti langsung berpindah tempat.Shanti mana Nomernya gitu aja jual mahal.


Nggak Mas tadi itu sudah minta Mbak Reni tapi belum di kasih. Ya sudah mana HP kamu shanti?. ini Kak Vio. kemudian Vio menekan nomer yang ada di Hp shanti dan meng save nya.


ngomong ngomong shanti sudah punya pacar belum. Belum Kak Vio shanti Nggak di ijini sebelum masuk SLTA sama ibu dan Mbak mbak Shanti. ya sudah ini HP kamu shan,sekarang sudah kelas berapa kamu?. kelas 9 bentar lagi sudah SLTA kok.


Ehemmm suara Reni yang berdiri di belakang mereka.sudah saling kenal ya.


Siap nona Bos Hehehe. ohya sudah sarapan belum tanya Reni?. belum nona bos.


kalau begitu shanti aja yang buatin yuk Mas Vio.


Hmmmm kalah deh perangko.Opo to yo Mbak Reni iki nggarai aku grogi wae kata shanti.


Reni kamu baik ajakan tanya ibuku.Ia Bu.


Bu di tunggu di mobil sana tuh,Vio sudah siap Ayah juga,adik adik juga sudah pada naik ke mobil. terus kamu Ren. Aku sama Mas bu.


Vio kita ke kebun buah naga ya sebelah taman kelinci di kilo 28.siap Nona bos kami meluncur dulu ya.


Reni cium kata Bagas. sudah Mas ayo berangkat mereka sudah go.


mobil aja butuh bensin mas butuh cium nih.

__ADS_1


emuah dah jalan yuk. kok bau minyak apa ya?. mual aku di buatnya Bagas berlari ke kamar mandi dan memuntahkan seluruh isi perutnya.


kok Nggak keluar keluar sih Reni turun dari mobil dan mencari Bagas. Mas ayuuh keburu siang.


Bagas keluar dari kamar mandi Mas lemes Reni sepertinya Mas Nggak bisa ikutan jalan.Lha terus Reni suruh jalan sendiri pake motor.jangan sayang temani Mas di kamar yuk.


oalah Mas mas.ya sudah ayo ke kamar Reni memapah Bagas ke kamar mereka.


sudah sayang bobok aja.Reni menyelimuti Bagas. emuah mimpi indah. Reni ke bawah ya.hemmm bagas langsung menutupi tubuhnya dengan selimut.


Reni turun ke lantai bawah.terlihat Bi inah pulang dari pasar.Bi belanja apa?ini Non beli daging sapi dan ayam sama sayuran.Bi ada alat untuk bakar bakar Enggak aku pingin bakar ayam sama daging nih.


Ada Non sebentar bibi siapkan.nanti aja lah Bi.ayamnya ungkep setengah matang aja ya nanti aku bakar sendiri Mas juga tidurtu.Baik Non.


aku mau telpon Vio dululah.


dert...


dert...


derrt.... getar Hp dalam kantong celananya.


Halo Mbak bos Asalamualaikum.


Vio ajak jalan aja Ibu dan Ayah sepertinya kami Nggak bisa ikut. nanti habis dari kebun buah bawa ke pantai manggar ya.


lho kenapa Nggak ikut Mbak bos.


Mas Bagas muntah Nggak jelas jadi ku suruh tidur aja.ya sudah ya Vio hati hati nyetirnya.


Baiklah mbak boss.


Reni kemudian menutup telpon nya.


Bersambungg yaaa

__ADS_1


jangan lupa tinggalin jejakmu ku tunggu lho


__ADS_2