Salon Angker

Salon Angker
Tragedi.


__ADS_3

hai hai up date ni aku selamat membaca ya gaes Jangan lupa kasih jejak kalian mau ikut group chat juga boleh. Aku tunggu ya.


Vio mengambil Hp dalam saku celananya lalu menelpon Pak Kuncoro.


tuuuut.....tuuut...tuuut...tak lama Sambungan telpon terangkat.


Halo Asalamualaikum Ayah.


tumben malam begini kamu belum tidur Vio ?.


emm ada hal penting yang ingin Vio katakan tapi...


apakah mengenai Bagas ", anak satu ini apakah dia masih bermain main dengan sekertarisnya ?.


kok Ayah tahu ? ,oh ya mata Ayahkan banyak ya di kantor , Ayah Langsung saja ya Vio beri tahu besok pagi Ibu Reni mau datang ke mari dann.. Reni menghilang Yah, Vio sudah mencari di sana sini tapi tak ada juga tidak ketemu.


Baiklah Ayah akan segera ke sana .


ya sudah Ayah Vio mau mencari Reni lagi . sambungan pun di putuskan oleh Vio.


jarak tempuh sekitar dua jam antara kota S ke kota B akhirnya Bapak Kuncoro tiba di kota tujuan dan menghubungi Hardi salah satu polisi kepercayaan Pak Kuncoro.


Selamat malam Hardi ! . Pak Kuncoro mendatangi rumah Pak Hardi secara langsung.


Selamat malam Bapak Kuncoro lama kita tak bertemu Trimakasih sudah bertandang ke rumah saya.


Maaf Hardi saya bertamu tengah malam begini bahkan hampir pagi . langsung saja Hardi aku ingin kamu mencari orang ini secepat mungkin . sambil meyerahkan Foto Reni mantu kesayangan.


Lho inikan menantu Bapak Kuncoro.


kamu benar Hardi dia pergi dari rumah ku gara gara kelakuan anakku kamu tahukan bagaimana Bagas .


setelah menikah saya kira kelakuanya sudah berubah ! .


Anak ini membuat kepalaku pusing saja tolong kamu cari dari sekarang ya Hardi karena menantu kesayangan ku itu sedang mengandung cucu kesayanganku.

__ADS_1


Baik Pak akan segera saya kerahkan anak buah saya.


Trimakasih Hardi ini ada sedikit rejeki untuk anak anakmu.


Trimakasih Pak Kuncoro Hardi menerima amplop coklat berisi uang seratus juta.


Baiklah saya pulang dulu .


Hati hati pak di jalan , Pak sopir jaga Bapak Kuncoro dengan baik dan hati hati mengendarai mobilnya . Siap Bapak Hardi " jawap sopir itu.


Mereka meninggalkan kediaman Pak Hardi dan menuju rumah Pak Kuncoro.


setiba di rumah terlihat sepi Pak Kuncoro duduk di soga ruang tamu sambil menunggu anaknya pulang.


Sudah jam tiga tapi Bagas belum juga datang sekarang hampir jam 03.40.


ceklek.. ceklek.. Bagas membuka pintu memasuki ruang depan.


Plak...Plak... Pak Kuncoro menampar kedua pipi anak nya.


Bagus betul kelakuan mu Bagas !!.


Baiklah kalau kamu sudah merasa dewasa mulai saat ini tinggal kan Kantor Ayah dan carilah pekrjaan sendiri karena saham dan aset aset Ayah akan aku berikan buat Reni dan cucu Ayah yang saat ini tak tahu di mana keberadaanya.


Bukanya Reni di dalam kamar " tadi pulang kerja dia ada dalam kamar ,Bagas berlari menaiki anak tangga menuju ke kamarnya .


Lho kok gelap dan kosong Bagas membuka setiap lemari baju Reni tapi tetap lengkap baju tak berkurang . hingga Bagas membaca surat di kertas yang di tempelkan di kaca meja Rias.


Untukmu suamiku yang entah ke mana.


Sebelumnya trimakasih sudah bersamaku melalui beberapa bulan ini memberiku banyak sekali kasih sayang.


Aku sadar pernikahan tanpa kesetaraan materi akan menjadikan hal seperti ini . tapi aku tak menyesal .


semoga kamu bahagia tinggal dengan dia. jika kamu menceraikan aku kirimlah suratnya di salon aku atas nama Lyly.

__ADS_1


jika kamu ingin melihat anak kita temui aku di rumah ibu.


Reni


Bagas melempar surat itu dan merobek kecil kecil . Brengsek kamu Rani kamu sengaja melakukan hal ini biar aset Ayah di berikan kamu semuakan . Bagas menuju balkon belakang kamarnya dan menyalakan Rokok menghisapnya tak henti henti.


Pagi jam sebelas Ibu Reni tiba di rumah Pak Kuncoro ,berlari ke kamar Bagas berharap menemui Reni.


Ceklek pintu kamar terbuka lalu masuk ke dalam kamar yang beraroma alkohol dan asap rokok mambuka tirai dan jendela mematikan AC di ruangan itu.


Bagas Bangun di mana Reni Anak Ibu ?


Bagas di buat terkaget mengetahui Ibu Reni sudah berada di hadapanya. Reni sengaja meninggalkan Bagas karena tahu aset Ayah akan di pindahkan atas nama Reni.


Astoqfirloh Bagas Reni itu bukan anak mata duitan . hidup sengsara bagi kami itu hal yang biasa karena kami adalah orang susah mungkin bisa di bilang tidak sederajat dengan mu.


Bagas ingin cerai dengan Reni dan menikahi Ayu.


plak...plak.. Nauzubilah Bagas istrimu hamil di otakmu wanita lain , Ibu doakan kamu tidak bakal punya keturunan lagi . ingatlah doa orang teraniaya akan di jabah oleh ALLAH.


Ibu Reni turun ke bawah meninggalkan Kamar Bagas sambil menangis terisak. Pak Kuncoro keluar dari kamarnya melihat Besanya terisak dan menyangga kepala dan juga Dada.


Pak bisakah bawa saya ke rumah sakit Jantung saya....Ibu Reni pingsan tak sadarkan diri.


" Pak sopir cepat ke sini bawa Ibu Reni ke rumah sakit ". semua ART pak Kuncoro membantu memapah Ibu Reni ke dalam mobil menuju rumah sakit .


" Anak satu ini " tidak akan ku beri se sen pun jika kamu berani menceraikan Reni dan membuat Ibu malang ini meninggal . geram Pak Kuncoro mengeraskan Rahan wajahnya yang kian keriput tertutup oleh usia.


begitu masuk rumah sakit Ibu Reni masuk ke UGD dan di tangani oleh paramedis .


Bagas terbangun dari tidurnya dan mencari Ayu sekertarisnya sekaligus selingkuhanya ingin memberikan kabar bahagia bahwa Reni mau menceraikanya.


Vio menghandel semua kerjaan kantor yang di berikan Pak Kuncoro.


Bersambung...

__ADS_1


ohya mau kasih tahu Pak Hardi itu polisi kepercayaan pak Kuncoro semenjak Bagas masih kecil ,menangani kenakalan Bagas saat masih sekolah.


Jangan lupa ya kasi vote n rate like komen tungguin ni besok bakalan lebih seru. bagaimana nasip Reni yang belum di temukan dan bagaimana juga dengan Ibunya Reni ,setia dan pantengi ya lope lope dah untuk reader ku setia


__ADS_2