
Maaf ya gaes kemarin aku libur . pingin lihat pergerakan vote dan reader popularitas ternyata seperti baby merangkak ya ,tapi tak apalah baiknya menunduk bukan mendongak. mungkin belum saatnya ya. oke" langsung aja selamat membaca.
Malam itu Bagas berencana untuk memeriksakan kandungan Reni.
Mas berangkat ke kantor dulu ya sayang . Reni kemudian bangkit dari ranjang dan membetulkan Baju dan dasi suami tercintanya. Mas" hari ini Reni mau pergi ke salon angker mau cek apakah semua baik baik saja mengingat kesepakatan yang Reni lakukan tadi malam.
kesepakatan apa kok Mas nggak tahu Reni ?.
ya ialah Mas Nggak tahu orang semalam yang ke sana aku sendiri.
ya sudah tapi ingat Jangan sampai kamu kecape'an , bawa pak sopir terlalu berbahaya kalau harus naik motor sendiri dan ingat nanti malam kita ke Dokter lihat junior dalam perutmu.
" Siap pak Bos " ,hati hati ya di jalan Reni nggak bisa antar Mas ,morning siknes ini sungguh menguras isi dalam perutku.
nanti malam kita minta Dokter untuk kasih obat supaya mengurangi rasa mual mu itu sayang, ya sudah Mas berangkat dulu ya.
ia Mas" ,Reni menjawab Bagas dari dalam kamar mandi . uek....uek....uwek.. " kapan ini akan selesai duh Gusti?",keluh Reni dari dalam kamar mandi.
Bagas menuruni Anak tangga. Pagi Ayah" yuk sarapan ,Bagas mau cepat ke kantor ada pertemuan dengan seorang investor.
Baiklah ayo Ayah temani , ngomong ngomong mana Nak Reni ? ,kok nggak kelihatan biasa ikut antar kamu !.
Reni lagi nggak enak body mual muntah begitu terus sedari malam, nanti pulang kantor mau Bagas ajak ke Dokter kandungan " Yah".
Bagas kamu harus kasih ekstra kasih sayang dan ekstra kasih sayang , kalau begini Ayah jadi ingat Bundamu sewaktu hamil kamu. berikan apa saja yang Reni mau selama itu baik untuknya.
Ayah Nggak tau sih apa maunya Reni , hal hal yang di luar nalar kita Ayah" , dia itu bisa lihat apa yang tidak kita lihat. apalagi kalau ngobrol sama Maria bisa stres Bagas Yah.
Bagas kamu mesti ngertiin dia Nak. Memang tidak semua orang punya kelebihan . itu juga bukan hal yang bisa kita mau atau kita tolak.
Ya Ayah Bagas akan selalu jadi orang pertama yang akan ngebela apapun yang di lakukan Reni. Bagas berangkat dulu " Yah ".
hemm Ayah Bagas menjawab dengan deheman saja.
selang satu jam Reni berangkat ke salon angker miliknya berpakaian rapi memakai dres biru navi seatas lutut dan memberi ikat pinggang kecil seperti rantai kemudian mengurai rambutnya yang panjang sepinggang.
Tok...tok...tok... Ayah" Reni mengetuk pintu ruang kerja Ayah.
Lho kok rapi amat mau ke mana Nak ?. ini Yah" Reni mau ke salon nanti siang mau ke kantor Mas Bagas sekalian makan siang.
jadi nggak pulang dan makan siang di rumah ni ?. Nggak " Yah ".
ya sudah hati hati ya pakai mobil biar pak sopir yang mengantar.
Baik Ayah. kemudian Reni mencium punggung tangan Ayah mertuanya dan pamit.
Pak sopir tolong antat Reni ke salon ya . Di salon yang kemarin Non?. bukan pak yang satunya lagi . Baik Non " jawab pak sopir lalu berangkat ke arah tujuan.
di pinggir jalan Reni melihat seorang kakek tua yang menjajakan buah daganganya.
__ADS_1
pak tolong berhenti di sebelah sana ada yang mau saya beli . Baik Non sambil memberhentikan mobil. lalu Reni turun dan membeli buah incaranya. Mangga muda .
Pak sekilo dong mangganya . Baik Mbak jawab kakek itu. salak satu kilo juga, berapaan semangkanya Kek . semangka satu kilo lima ribu Mbak tapi kalau beli perbiji kakek kurangi deh harganya . Boleh deh Kek , rame Kek jualan di sini tanyaku ?. ya gini deh Mbak sepi tapi di syukuri ajalah. Berapa semua kek ? . sembilan puluh delapan ribu mbak . ya sudah sini Reni mengambil uang dua ratus ribu , ini Kek lebihanya Kakek ambil saja . Trimakasih mbak laris manis... Kakek itu menyerahkan bingkisan Reni sembari tersenyum.
Ayo Pak sopir lanjut lagi perjalanan kita sedikit lagi sampai kok dan ini semangka nanti bagi sama Mbak mbak di rumah ya Pak . Trimakasih Non jawab Pak sopir.
lima menit kemudian mereka sampai di salon angker milik Reni.
Reni kemudian turun dari mobil dan masuk ke dalam salon. sambil mengagukan kepala .
ternya kalau siang begini penampakanya. di depan salon terlihat kakek bersurban putih dan di dalam beraneka mahluk yang stay di tempat masing masing.
Halo Bos cantik sapa Eno padaku . lho kok di sini lagi bukanya kemarin di salon sana ?. cari yang dekat rumah aja say , ini juga atas perintah Lyly biar bisa ngawasin sini . hallo Bos sapa dua karyawan lainya . ini ada salak bisa untuk cemilan . ini untuk kita Kak Reni tanya Eno padaku?. he"em Eno , ta sudah aku mau cek lantai atas dulu ya ?. mau Eno temani Nggak?. Nggak usah Eno , bawakan aja buku pembukuan untuk bulan ini . Baik Kak.
Reni menaiki anak tangga .
Lho Maria kenapa kamu di sini bukanya di rumah Ayah ?. di sana aku kesepin Ren kalau di sini temanku banyak , kadang saja aku je sana lihatin kamu.
tap..tap...tap.. suara langkah Eno menaiki tangga dan di dampingi Maria.
say ini buku pembukuanya ,duh kayaknya seger tuh makan mangga pagi pagi.
kamu mau Eno ?. Eno kemudian mengambil sepotong mangga itu dan Nauzubilah asemm kecut mengerucut bibi ye ,sudah sudah cukup sebuting ajah.
kenapa Eno inikan enak . Kak Reni nyidam ya" kok beli buah beracun begitu , gratispun ye nggak doyan Kak . ya sudah eno turun ye.
Beneran cowok kalau begitu ntar malam aku datang deh ke mimpinya . pingin lihat apa sih yang di mimpikan dari cowok macam itu .
terserah kamu Maria . Maria sini dulu tolong kasih tau untuk mahluk yang di sana yang seperti ular ekornya bisa Nggak di pindahkan dari meja ini ,bagaimana coba Aku kerjanya.
ia Ren akan aku coba kasih tau , Mariapun mendatangi mahluk setengah ular setengah manusia dan berbicara bahasa yang tak di ketahui Reni . lalu menarik lagi ekornya yang sangat panjang itu.
tak terasa sudah jam 11.30 ahh Reni mau ke tempat Mas bikin kejutan tidak usah telpon . Reni turun ke lantai bawah.
Eno aku sudah cek pembukuan nya dan tolong belikan alat yang mesti di beli dan sudah ku catat semua.
Baik Big bos jawab Eno. Aku pergi dulu ya .
oke say ". Reni meninggalkan Eno yang sedang sibuk dengan custemer nya.
Pak sopir tolong ke kantor Ayah ya kita mau jemput Mas Bagas untuk makan siang , kemudian Reni meletakkan mangga ke sukaanya.
dua puluh menit perjalanan dari salon menuju kantor Bagas.
sesampainya di kantor Bagas Reni menuju liff dan masuk ke ruang kerja suaminya . di sambut Vio yang ada di depan ruangan Bagas.
Siang Kak Reni tumben ke sini ?. Ia Bagasnya ada ?. Sayang Kak , Pak Bagas lagi mitiing di bawah dari tadi pagi bentar lagi selesai kok atau mau saya beri tahu Pak Bagas. Nggak usah Vio ,Vio bisa Nggak aku minta tolong ?. silahkan Kak asal bukan untuk ninggalin Shanty . heemm ngaco ya Reni mencubit legan Eno , Aku tuh mau minta pisau sama garam sedikit. Jangan donk Kak Aku nggak mau mati dulu belum juga kawin .
hiiii Reni kemudian mengacak rambut Vio gemeees aku tuh sama kamu . aku itu mau makan ini Reni mengeluarkan mangga kesukaanya. sudah ya aku tunggu di dalam ruangan Bos mu. ia Kak.
__ADS_1
Vio kemudian menelpon pihak pantri dan meminta apa yang sudah di pesan Reni.
Reni memasuki ruang kerja Bagas dan melihat semua foto yang ada di dalam ruangan Bagas. kemudian duduk di sofa.
lamanya minta pisau sama garam Nggak juga di antar mana mataku mengantuk , sudahlah aku tidur dulu.
thok...thok... Kak... ceklek Vio membuka pintu dan masuk ke ruangan Bosnya. Kasian orang hamil tidur di sini lalu Vio meletakkan pisau dan garam di meja dekat mangga yang sudah di beli Reni Ac ku nyalakan agak dingin Biar calon Kakak ipar makin lelap Vio berbicara sendiri sambil tersenyum
setengah jam kemudian Bagas selesai dari ruang miting dan memasuki ruangannya.
Vio sebentar lagi temani aku makan siang .
Nggak bisa bos kerjaan lagi numpuk nih nanti aku saja pesan makan lewat online. Bos Kak Reni di dalam sedang tidur.
Bagas cepat cepat masuk ke ruangannya . kok tahu dia kalau aku lagi rindu gumam bagas dalam hati.
melihat posisi tidur Reni membuat Bagas bertambah nafsu . lalu Bagas keluar lagi dari ruangannya.
Vio jika ada yang mencariku bilang saja aku keluar dan tidak ada di tempat.aku mau menemani istriku. "baik Bos jawab Vio".
Bagas mengunci pintu ruang kerjanya . Melihat kembali istrinya yang tertidur . kalau aku kamu beri pemandangan begini siapa yang tidak akan tergoda sayang.
putih mulus paha Reni terlihat karena Roknya tersibak pas di pangkal paha dan juga gundukan sintal dada Reni terlihat jelas karena dres yang di gunakan juga tersingkap.
Bagaspun tak melewatkan hal ini lalu mencumbui istrinya dan melakukan itu sangat pelan melepas dres yang di gunakan Reni. menyatukan miliknya hinga klimak's.
Reni yang sangat kelelahan tak mengetahui hal hal yang di lakukan Bagas. semalaman kurang tidur akibat mualnya itu.
Bagas yang sudah meruda paksa Reni kini membersihkan tubuhnya ke kamar mandi yang ada di ruangan kerjanya lalu memakai bajunya dengan rapi.
Reni terbangun dari tidurnya terkejut melihat tubuhnya tanpa sehelai pakaian pun dan tanda kiss mark di sana sini.
Mas " Reni memanggil suaminya yang ada di depan meja kerjanya , siapa yang udah lakuin ini ke Aku ?.
Mana Mas tahu , baru aja Mas masuk dan selesai meeting .kali aja hantu hantu julid kamu kan alergi cahaya jadi Vampir kali.
ha.. Apa.. Reni terkejut lagi dengan perkataan Bagas. baiklah aku mandi dulu nanti akan aku tanya pangeran yang ada di belakang kamu.
Reni masuk ke dalam kamar mandi.
Bagas kini yang mengerucut akibat perkataan istrinya tadi.
Pangeran belakang aku.. Siapa?. hii serem.
Bersambung...
maaf aku potong ntar kepanjangan.
jangan lupa vote n like comen ya ku tunggu lo
__ADS_1