
Helo gays aku Up lagi ya.Jangan lupa nanti kasih jejak,komen kek. Di like n jadikan faforit juga ya.
Sayang bangun donk sholat dhuhur dulu gi.
Hemmmm Ren meregangkan pergerakan ototnya duh lemes banget tubuhku Mas.
apa Mas sudah sholat?. sudah donk lihat sekarang jam berapa?. lho kok Nggak bangunin dari tadi sih ini sudah jam 14.00. habis kamu nyenyak banget sih boboknya.
Reni kemudian pergi ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya terus menunaikan ibadah sholat dhuhur.selesai sholat Reni duduk di meja riasnya.
Mas kok rapi amat mau ke kantor ya?. la Sayang ada klaienku datang juga beberapa orang yang mau menanamkan sahamnya di proyek moll yang akan Mas bangun,tenang aja nanti makan malam aku sudah pulang kok. ya sudah Mas hati hati di jalan ya, satu lagi mata juga mesti di jaga Jangan lihat cewek cantik di sana.
Bagas tertawa mendengar perkataan Reni. terus kalau rapat sama bos cantik gimana apa Mas harus tutup mata.
Hemm ya enggaklah,ya sudah aku kasih kepercayaan buat Mas,tapii jaga hati aku ya. emuah tenang aja Sayang hati aku sudah tertancap mati untuk cintamu,dep sampai setengah mati kata Bagas sambil mengelus setengah dadanya.
kamu istirahat aja dulu Reni, Kalau mau cek salonmu bawa pak sopir.sementara Jangan naik motor sendiri.
Ia Sayang kemudian Reni mengantar Bagas sampai ke depan rumah.
Aku juga ingin ke Salon dululah lama Nggak ke sana.
Thok...thok..thok Ayah Reni mau ke salon bentar. ceklek pintu kamarpun terbuka. ada apa Nak?. Reni mau pamit ke salon sebentar mau mengecek pemasukan bulan ini. Ia Nak Jangan malam malam pulangnya apa lagi saat ini Kamu sedang hamil. Ia Ayah Asalamualaikum Reni mencium punggung tangan mertuanya.
Dua puluh menit perjalanan dari rumah Ayah sampai ke salon.
Triiiiiingg.... pintu salon terbuka.
Hallo gaes, halo bos sapa Lyly, Eno, siti dan karyawan lainya, hay Sayang lama tidak jumpa rindu rasanyo kata Lyly.tumben ada angin apa nengokin kita di sini masuk masuk di mari kata Eno yang tak mau kalah.
sebaiknya aku ke atas aja deh di sini rame banyak custemer kata Reni sambil menaiki anak tangga.
Baiklah biar Lyly temanin kak Ren,Eno tugas kamu ambil alih di sini oke. Baiklah Ly.
Lyly mengikuti langkah Reni. Lyly pembukuan bulan ini bagaimana tanyaku. lumayan Kak pemasukan melebihi target kita setelah di potong ini dan itu beserta insentif karyawan Kakak masih memiliki 70% ke untungan.
bagaimana dengan yang di salon satunya tanya ku?. di sana juga lumayan karyawan aku tambah satu orang lagi habis mereka suka kuwalahan kadang tutup sampai jam 20.00.
Ly di sana sudah Nggak ada gangguan lagikan setelah kita pakai pengajian waktu lalu?. Masih Kak tapi Nggak separah dulu paling sisir hilang sendiri kadang juga hairdrayer nyala sendiri tapi ke jadianya pasti habis jam delapan malam.
Ly panggil siti donk aku mau creambath nih. lihat deh rambut aku sudah Nggak rapi nih.
bentar ya Kak aku panggil orangnya,Kak mauinum apa nih biar Lyly buatin nanti sekalian di bawa siti ke atas.
jus mangga adakan?. tumben Kak mau mangga biasa eneg. jangan jangan lagi isi ya?. kok tau sih Kata ku. ya sudah Kakak diem aja sini bentar pesanan datang. okelah ku tunggu ya Lyly .
Lyly pergi meninggalkan aku sendiri kemudian aku melihat pembukuan yang Sudah masuk bulan ini .lima menit kemudian pesananku datang dan di bawakan siti.
Siang menjelang sore kak sapa siti padaku.
Hai sit gimana kerja di sini suka?. Alhamdulilah Kak lumayan siti jadi bisa sambil kuliah malam.insentif yang siti dapat juga lumayan. syukurlah Kalau begitu, sini donk sit creambath rambut aku donk. baik kak .
sejam menikmati creambath dan lulur membuat tubuhku lebih Fresh dan beraura kembali.
__ADS_1
siti Trimakasih banyak ya dan ini buat naik angkot kuberi seratus ribuan. trimakasih Kak kata siti.
kemudian akupun turun ke lantai satu. Ly aku pulang dulu ya,nanti tolong kirim aja pembukuan bulan ini lewat emailku. Baik Sayang hati hati di jalan ya. iya Ly jawabku. ke mudian aku pulang ke rumah
Sebentar lagi mau maghrib,pak kenapa kok berhenti tanyaku ke pak sopir.
eh ini Non ada kecelakaan di depan jalan macet total nih.
Akupun melihat dari luar jendela mobil yan tertutup. seperti manusia yang pada umumnya cuma ini kepalanya pipih tergencet sesuatu yang berat, sepasang suamiAkistri dan anaknya yang kehilangan kaki karena jalannya yang terseok seok berjalan melintasi mobil yang ku naiki.
kemudian suara ambulan melewati mobil kami. tubuhku bergetar hebat melihat kengerian yang selama ini tak pernah Aku lihat sebelumnya.perut ku serasa begah.
Pak bisakah kita jalan selain jalan ini?. ada Non tapi nanti akan lebih lama lagi karena memutari jalan yang sudah kita lewati. Baiklah kalau begitu kita tunggu sebentar lagi jawabku.
akhirnya jalan yang tadi macet mulai bergerak dan agak segang.
pak sebentar lagi maghrib apa tidak sebaiknya kita ke masjid sana pak.. Nggak usah Non lima menit lagi sampai rumah.
Aku masih berfikir dan melamunkan kecelakaan yang terjadi tadi sambil beristifar berkali kali.Masyaallah bagaimana jika aku di posisi mereka?. trimakasih ya ALLAH engkau masih mepercayakan dan memperpajang kehidupanku.
Non kita sudah sampai rumah,Non Nggak mau turun.Kok malah nangis Non...
eh iya Pak maaf Reni melamun kecelakaan yang tadi pak.
sudah Nggak usah di di fikirkan namanya di jalan ya begitu Non.pasrah aja sama yang di Atas. ia Pak.
kemudian aku turun dari mobil dan menaiki anak tangga untuk pergi ke kamar tidur.
wealah yang di tunggu baru datang kata Bagas dari dalam kamar. Maaf mas tadi ada kecelakaan di jalan MT.haryono jadi agak macet.
merekapun sholat maghrib berdua kemudian bersalaman.
Nah kalau begini adem dah hati kata Bagas. Mas makan yuk Reni dari siang Reni belum makan nih !. Ayo sayang Mas juga sudah lapar. merka melepas alat sholatnya dan menggantungkanya. lalu ke lantai bawah.
di meja makan Ayah Bagas sudah menanti.
Makan yuk Ren kata Ayah. Begitu ya anaknya sekarang Nggak di hiraukan mentang mentang ada cucu di perut Reni. Lhoo ya pasti donk calon cucu tetap nomer satu.
Reni tersenyum melihat tingkah Bagas dan mertuanya itu. lalu Reni mengambilkan nasi di piring mertuanya dan suaminya. setengah jam berlalu kemudian Reni kembali ke kamar Bagas.
Duh perurku di isi mual Nggak di isi lapar sampai kapan begini terus minum vitamin sudah pereda mual juga tapi kok ..
uwek... uwek... uek... Reni kembali mengeluarkan isi perutnya. Lelah. mana Mas Bagas di ruang kerja Ayah. sebaiknya aku tidur sajalah sambil nunggu sholat isya.
Reni membalikkan tubuhnya ke kanan ke kiri tapi tetap tak juga terlelap. di mana ya Maria saat ini?. oh ia dia lagi ngumpul sama temanya ya. hemmm sepi. sebaiknya telpon ibu sajalah.
dert...dert...dert...dert..
Halo Asalamualaikum Mbak kita sudah sampai rumah jam lima tadi.ibu baru aja mau sholat.
Novi sekarang lagi ngapain?.
Biasa LDR chat ama yayang..
__ADS_1
Kerjaan Nggak ada habisnya kalau itu.
Hehehe tau aja mbak,mbak mau ngomong ama shanty ?.
mana dia?.
tuh samping Novi.
Ya sudah sini Kakak ngobrol ama shanty aja dari pada ganggu kamu yang sibuk LDR chat.
Hay Kak Reni sendiri nih mana Babang korea?
lagi di ruang kerja ama mertua.
sudah makan belum kak?.
jangan tanyakan hal itu saat ini karena perutku sudah di aduk aduk begitu mendengar kata Makan.
kasian orang nyidam sama kayak bik sri yang lagi hamil empat minggu bawaan tudur mulu,buah mangga kita sampai habis di panen sendiri,kita yang punya pohon aja Nggak tau rasanya kayak apa.
biar saja Shanti kasian tau nanti kalau kamu sudah di posisi kayak Mbak baru tahu.
Kak boleh Nggak Shanti nikah muda habis lulus SMK jadi Nggak usah kuliah.
udelmu iku,dulu aja Mbak mu ini pingin kuliah tapi tergendala biaya,lha kok kamu malah pingin nikah muda.
Biarin wong hidup Shanti jadi ya Shanti yang berhak memilih.sekarang Shanti tinggal ambil raport dan ijasah habis itu tiga tahun lagi kawin asikkan Kak.
Masyaallah Shanti cita cita kok kawin.kepiye iki..
Hehehe biarinlah Kak daripada nanti kuliah putus ujung ujungnya malah kawin juga.mending lulus SMK terus kawin jadi punya cucu aku masih muda.
wes emboh kono Shanti Shanti. emang ibu bolehin tanyaku lagi?.
Boleh ibu Nggak ngelarang malah dukung.
oh ya memang siapa casum kamu?.
Kak Vio kemarin Kak Vio ngomong ke ibu,jawabanya boleh kok asal lulus SMK dulu.
kok aku Nggak tahu Shanti.
ya iyalah wong Kakak sibuk sama Mas Bagas waktu kecelakaan.
hemmm Reni mengambil nafas dan membuangnya. terserah kamu Shanti, kalau jodoh mau di apain juga tetap Nggak ke mana.
ya sudah Kak yang kita gosipin telpon nih.sambil menunjukan layar di Hp Shanti.
ya sudah kasi Ibu hpnya.
lama ibu baru pulang biasa habis sholat isya baru pulang dari Masjid.
Ya sudah tutup aja HPnya Asalamualaikum. Reni menurup sambungan tersebut.
__ADS_1
hai hai to be countiniu...
Jangan lupakan biasa tinggalin jejak vote komen rate n like tungguin lagi episod lainya wasalam