Salon Angker

Salon Angker
Bagas.


__ADS_3

helo up lagi ni Jangan lupa tinggalin jejak mu , Selamat membaca.


Kini Reni sudah pulang ke rumah mertuanya . sambutan perayaan kedatangan begitu terasa dengan acara Selamat'tan si jabang bayi dan juga pemberian nama.


Bara ajikusumo Kuncoro , nama yang sering Bagas beri untuk baby juniornya . Bagas tak menghadiri acara itu sejak terjadi tragedi perselingkuhanya dengan sang sekertaris Bagas di depak oleh Ayahnya sendiri.


Acara akikahan terasa sangat Formal hanya di hadiri oleh kerabat dan kolega Ayah mertua Reni.


Trimakasih ya Ayah untuk acara ini dan sudah merawat kita di rumah Ayah . mereka berbincang di ruang tengah bersantai sambil memakan beberapa cemilan.


Kamu adalah menantu dan juga anakku jadi sepatutnya aku memperhatikan dirimu dan keluargamu Reni , jagalah cucuku sebaik kamu menjaga dirimu sendiri.


" Ia Ayah Reni mengerti ", tapi Sayang tidak ada Mas.... di sini.


Apakah kamu sudah memaafkan anakku Reni ?",kata pak Kuncoro kepada Reni.


" Kalau untuk memaafkan Reni Sudah memaafkanya Ayah " tapi rasa untuk menghormatinya dan mempercayai Reni sedikit ragu .


Begitulah namanya hidup Reni kalau tidak di coba dangan hadirnya masalah kita tidak akan tahu apa itu artinya hidup dan ke sabaran.


di saat mereka berbincang HP pak Kuncoro berbunyi .


tuuut... tuuut.... tuuut.


Ia halo ada apa Bram ?. Ayah tinggal dulu ya Reni . " ia Ayah" . jawab Reni sambil menggendong putranya Bara.


Apa Bram langsung saja ke intinya .


Bos Den Bagas ingin pulang ke rumah untuk melihat putranya apa boleh atau pakai Vidio coll juga boleh ! .


Aku tidak janji tapi kalau sekedar vidio coll aku bisa , apakah putraku saat ini bersama kamu ?.


ia Pak Kuncoro dia berada di samping saya .


Ayah Bagas berdiri di sebelah Reni yang saat ini menggendong bayinya.


Di ujung sambungan telpon Bagas menangis dan meratap melihat putranya , banyak penyesalan tergurat di wajah Bagas.


Seandainya aku tak tergoda sekertaris sialan itu mungkin Ayah akan berada di samping mu sayang . Bagas membelai Hp Pak Bram asisten Pak Kuncoro.


Pak saya rasa sudah cukup untuk hari ini kata Pak Bram mengambil HPnya kembali.

__ADS_1


Baiklah Pak Kuncoro saya rasa cukup untuk hari ini.


" Ya sudah kalau begitu akan Aku tutup Sambungan ini."


Ren membawa Bara ke dalam kamar tidurnya di temani Adiknya juga Ibunya.


Kak Shanty mulai besok akan kuliah di sini Ibu mau aku menemani Kakak.


Ia Reni ibu Nggak mau terjadi apa apa denganmu , ibu tak ingin hal seperti kemarin terulang lagi , biar ibu di temani Selvy saja di jawa atau Ibu pindah saja ke rumah lama.


" la Ibuku" , apapun mau dan keputusan ibu Reni mendukung saja.


ya sudah ibu dan Selvy besok sudah pulang ke jawa kamu baik baik di sini jaga cucu ibu . kata ibu sambil memeluk tubuh Reni.


Kak kalau ada apa apa telpon Selvy jangan di pendam sendiri jika ada masalah , bagi kami masalah Kakak juga masalah kami.


Trimakasih untuk semua ya " Kakak berharap kita bisa ngumpul seperti ini tanpa berjauhan tapi Ibu mesti menemanimu Di jawa ya Selvy.


Bu sebenarnya Selvy sudah ada panggilan masuk kuliah di Singapura tapi Selvi tunggu izin dan putusan ibu untuk melakukan dan mengurus Surat Paspor juga lainya.


Benarkah Selvy apa yang ibu dengar ini . jadi Beasiswa yang kamu ceritakan itu sudah di setujui ?. kata ibu lalu memeluk anak anaknya dengan bangga.


Bu " bulan depan Selvy harus sudah berangkat tapi Selvi tidak tega ninggalin Ibu sendiri di jawa .


Tapi Bu " ,Bagaimana dengan warung ibu ?. kata Shanty yang duduk di sebelah Ibunya di atas ranjang Reni .


Nak Rezeki iku bisa di cari di mana aja yang terpenting Ibu bisa kumpul dengan anak dan cucu Ibu , ya sudah Bara kecil bobok ayo kita tinggal biar Kakak mu bisa istirahat . kemudian mereka meninggalkan kamar tidur Reni.


Reni tidur di sebelah Anaknya di satu ranjang.


Berusaha menutup kembali kedua matanya tapi tak juga tertutup.


" Maria apakah kamu di sini " ? . bisik Reni dalam kamar tidurnya .


Ia Reni aku ada di depan mu tapi karena ini siang aku tak bisa penampakan wujudku padamu karena akan menguras seluruh energiku.


Baiklah kalau begitu nanti malam saja kita berbicara aku juga akan beristirahat karena Bara semalaman tidur sebentar dan merengek meminta susu.


Begitulah kehidupan bayi Ren harus ekstra jaganya apa lagi anak ini sama seperti kamu punya mata yang bisa melihat hal yang semestinya tak di lihat.


tolong jaga kami ya Maria aku tidur dulu . Setelah berbincangan itu Reni terlelap dalam mimpi.

__ADS_1


***


Pak Kuncoro kembali menghubungi Bram karena ingin menelpon Bagas.


Bram bisakah kau berikan sambungan telpon ini ke Bagas.


Baiklah Pak Kuncoro saya akan ke tempat Kost Den Bagas . Bram berjalan ke tempat kost Bagas.


tok..tok..tok.. Asalamualaikum Den ini pak Bram .


ceklek pintupun terbuka . ada apa Pak Bram ?.


Pak Kuncoro ingin berbicara pada anda Den Bagas !.


Baiklah sini ", Bagas menerima Hp Pak Bram.


Asalamualaikum Ayah ada apa ?.


Ayah ingin mengetahui Bagaimana perasaanmu saat ini dan kabarmu saja?.


Saat ini Bagas baik Ayah", kecuali perasaan Bagas mungkin kata menyesal tak akan cukup untuk menebus dosa Bagas ke Reni , Apa lagi rasa malu Bagas ke Anak.


Baiklah Ayah mengerti " .apa kamu masih ingin bekerja dengan Ayah dan biar Vio jadi asistenmu .


Apakah maksud Ayah masih mempercayakan perusahaan ke Bagas jadi Aku boleh pulang sekarang Ayah ?.


masalah kepercayaan kamu sendiri yang akan bertagung jawab , apa kamu sudah siap dengan tatapan orang dalam perusahaan yang akan mencemo'ohmu akibat ulahmu sendiri , kalau masalah kamu ingin pulang dan melihat anakmu Ayah tidak berhak untuk hal itu sebap di sini ada keluarga menantuku yang sudah kamu sakiti. coba tunggu sampai perasaan Reni lebih baik dari sekarang.


Baiklah Ayah Bagas menurut saja apa yang Ayah beri . kata Bagas sambil mengaruk kepala dan mukanya yang terlalihat kusut juga dagu yang mulai di tumbuhi rambut kecil kecil.


Kamu tinggal saja di apartemen Vio , biar Ayah belikan lagi Rumah buat Vio dan biarkan waktu yang menjawab masalahmu dengan Reni , Ayah lakukan ini untuk menghormati Almarhum ibumu karena secara tidak langsung kamuembuat Ayah kecewa Bagas.


ia Ayah Bagas minta maaf untuk segala kekakuan yang sudah aku buat.


nanti Pak Bram akan aku suruh ajak kamu beli Hp baru biar Ayah tidak susah menghubungi kamu. ingat Bagas hal yang sudah terjadi buat pembelajaran hidupmu kelak.


Ia Ayah ", Bagas kembali menundukkan kepala mengingat kejadian yang membuatnya dalam keterpurukan.


Ya sudah Ayah tutup telponya .


To be countiniu.

__ADS_1


Jangan lupa readerku sayang tinggalin jejak ya . aku tunggu lho


__ADS_2