Salon Angker

Salon Angker
cemburu 2


__ADS_3

maaf ya kemarin terpotong takut kepanjangan seperti kereta api . siapin tisu bagi yang baper selamat membaca Jangan lupa di kasi vote dong.


Vio yang berdiri di balkon dengan tatapan yang jauh entah ke mana seperti juga fikiranya Yang tak terkendali . Shanty kasihan Kakak kamu saat ini tapi bagaimana lagi aku tak tahu harus berkata Apa padamu.


dert....dert...dert... getar Hp dalam saku celana Vio. panjang umur kamu Shanty baru saja hati ku meneriakan nama mu sekarang malah menelponku.


Asalamualaikum Kak Vio belum bobokkan?.


Belum Shanti kamu sedang apa sekarang ?.


lagi belajar Akhir semester Nanti kalau sudah lulus Ibu kasih ijin kok sekolah di sana.


Jangan Shanti lebih baik sekolah aja di sana nanti kalau sudah lulus baru kuliah di sini.


memang kenapa Kak Vio ?.


Nggak Apa Apa cumakan kasihan Kakak mu bakalan capek urusin kamu belum babynya.


benar juga ya, ngomongin Kak Ana sudah lama dia tidak coling kita .


Kak Reni baik kok tidak usah di fikirkan kata Vio sambil menahan air matanya. andaikan kamu lihat semua ini Shanti kamu pasti tidak akan tega gumam hati Vio.


Kaaak kok diam sih ya sudah Shanti mau belajar ni ku tutup ya telponya.


eh ia maaf ya " Kakak kepikiran kerjaan di kantor tadi.


ya sudah kalau begitu Asalamualaikum. Shanti memutuskan sambungan telponnya.


Vio kembali ke dalam apartemennya dan melihat lagi hal yang tidak ingin dia lihat Bagas dengan Ayu yang sedang bermesraan. Kemudian Vio pergi lagi meninggalkan Bagas dan menginap di hotel.


Reni terdiam dalam kamar Bagas dan tak tahu harus berbuat Apa.


truuut...truut...truuut...


Halo Asalamualaikum ia Mbak ada apa ya?.


hemm begini Mbak Reni rumahnya kita jadi menyewa satu tahun suami saya di pindah tugaskan jadi malam ini bisa tidak Mbak Reni ke sini kita mau serah kunci.


Baik sebentar saya ke sana . Reni mengganti baju dan membawa beberapa baju dan Bad kaver lalu di masukkan ke dalam tas.


Baiklah malam ini aku akan menginap di rumah ibu , jam segini biasa Mbak dan bi inah sudah tidur jadi tidak enak bangunin mereka ya sudahlah aku pamit saja sama pak securiti.


Reni mengeluarkan motornya dan pergi meninggalkan rumah itu ,Pak nanti kalau Suamiku mencari kasih tau aku ke salon. Baik Non hati hati . Trimakasih pak . Reni melajukan motornya dan ke rumah ibunya yang sudah ia sewakan.


tak sampai lima menit Reni sampai di rumahnya.


Maaf ya Mbak sudah menunggu lama kata Reni Setelah memarkirkan motornya di dalam halaman rumah.

__ADS_1


Ini Mbak kuncinya dan Trimakasih sudah mau menyewakan rumahnya untuk kita.


sama sama Mbak. kemudian penyewa rumah itu meninggalkan Reni.


Reni Masuk ke dalam rumahnya dan melihat semua ruangan yang sudah kosong, Reni masuk ke dalam kamarnya yang masih terpasang Ac , Ibu hanya AC ini saja yang tersisa, Reni mengeluarkan tasnya dan mengunci semua pintu.


badcover yang dia bawa di hamparkan di atas lantai. malam ini aku akan tidur di sini mungkin juga untuk selamanya . Ibu aku rindu padamu, maafkan anakmu yang tidak bisa mempertahankan hubungan ini. Ibu.... hiks.. hiks...jika aku sendiri begini siapa yang akan jadi temanku.


Reni sudah tidak usah sedih aku di samping mu.


Maria Trimakasih sudah mau menemaniku .


maafkan aku harus...huff... Maria meniupkan Aura untuk membuat Reni tertidur dalam lelap tanpa mimpi, tidur lah yang nyenyak aku akan menjagamu, Maria membelai rambut Reni yang panjang.


pengajian di masjid menggema Reni terbangun dari tidur hendak melakukan sholat subuh padahal belum subuh .hingga pyuk...air ketuban Reni keluar..mengalir sedikit di pangkal pahanya, Reni pun cepat berjalan mengeluarkan motornya ,mengunci seluruh pintu dan membawa tasnya ke motor.


sabar ya sayang kita ke rumah sakit terdekat .Reni mengelus perutnya yang semakin mengencang dan keras. " tenang Reni kendarai motormu dengan laju yang sedang tarik nafasmu pelan keluarkan pelan ". Reni menyemangati dirinya sendiri hingga sampai di rumah sakit hermina.


Suster tolong saya mau melahirkan ,di dalam tas saya ada uang dan peralatan lainya tolong saya suster.


mari Bu silahkan masuk ke ruangan ini tak sampai sepuluh menit Reni melahirkan bayinya .


Bu..Selamat Anak anda laki laki sekarang saya bawa ke ruangan inkubator karena belum cukup umur, baik suster dan Trimakasih Dokter sudah menolong saya.


" Reni pun tertidur karena pendarahan. "


Suster apakah tidak ada wali yang bisa kita hubungi ?. kata Dokter yang merawat Reni.


Baiklah kalau begitu hanya kita saja yang bisa jadi penagung jawab untuk ibu ini . bisa kau suruh seseorang untuk mengambil tiga kantong darah AB+ untuk ibu ini.


bisa Dokter jam tugas saya juga sudah berakhir biat saya ambilkan sekalian Di PMI.


Trimakasih ya suster atas kerja samanya.


***


Di jawa. malam itu Ibu Reni yang sedang mencuci piring memecahkan piring dan juga gelas , foto Reni yang terpajang rapi di dinding juga terjatuh.


Prang...


Astoqfirloh Shanty suara apa itu pecah suara ibu dari arah dapur.


Bu.. Foto kak Reni jatuh sendiri.


perasaan Ibu jadi tidak enak coba telpon Mbak mu Shan kata Ibu.


tuuut..tutt..tut... Bu tidak di angkat sama Mbak Reni.

__ADS_1


kamu kan bisa telpon Mas mu .ibu mendatangi Shanti yang ada di ruang tamu.


ia Bu ini juga lagi di coba" . sini deh biar ibu yang langsung bertanya kemudian mengambil Hp yang di bawa Shanti.


Halo nak Bagas di mana Reni apa bisa ibu bicara padanya ?.


Maaf Bu saya sedang di kantor silahkan hubungi saja Reni mungkin sedang tidur.


kamu Baik sajakan Gas tidak bertengkaran kan sama Reni. lagian ini Sudah jam sebelas malam nak di jawa pastikan di sana jam duabelas , pulang nak kasihan Reni hamil besar.


sayang kita bisa coba posisi ini deh suara Ayu di sebelah Bagas.


halo Nak nak Bagas. telpon itupun terputus karena Bagas tak mau melanjutkan perbincangan lagi.


Shanty pesankan tiket pesawat ke kalimantan perasaan ibu tidak tenang.


Baik Bu. Shanti kemudian memesan tiket lewat salah satu aplikasi Hpnya. Bu besok pesawat jam sepuluh pagi.


Baiklah ibu akan bangunkan Pak de mu biar antar ibu ke bandara sekarang. ibu akan berbenah.


Selvy langsung menelpon Vio.


tert..tert...


Halo kak ini Selvy.


tumben malam malam begini telpon kakak ada apa Selvy ?.


Kak bisa minta tolong carikan Kak Reni donk Hpnya mati ibu uring uringan nih mau ke Kaltim.


Baiklah Selvy kakak cari dulu ku tutup ya .


Viopun di buat tercengang. ini sudah jam dua belas mau di cari di mana coba ?. Baiklah ke rumah Ayah Kuncoro saja dulu.


***


Apartemen vio jadi berserakan oleh tingkah mereka yang sedang melakukan hubungan gelap di belakang Reni. Ayolah sayang kita ulang posisi yang tadi kata Ayu. aku tidak bisa cinta punyaku tidak berdiri kecuali kamu panaskan lagi. Ayu mekakukan forplay lagi ke Bagas dan mereka melakukan lagi yang entah untuk ke berapa kali.


Vio melajukan mobilnya karena jalan sangat lenggang di malam hari , hingga sampai di rumah Bagas.


Thin...thin...pak Kak Reni ada dalam rumah tidak tanya Vio yang masih di dalam mobilnya.


eh Den Vio , tadi Non Reni pergi dengan motor katanya mau mengantar barang bawa tas besar Den Vio.


Baiklah pak " ,Kemudian Vio pergi dari rumah Bagas dan menuju rumah Reni tetapi terlihat gelap dan tidak ada motor nya.


Apa sebaiknya aku telpon Ayah saja ya tapi nanti ganggu sudah malam, tapi besok ibunya Kak Reni sudah ke sini sebaiknya aku telpon sajalah.

__ADS_1


***Bersambung...


hehe penasaran ya tunggu lanjutanya besok. Jangan lupa raeder tinggalin jejak ya


__ADS_2