Salon Angker

Salon Angker
BAP11 ibu ke jawa


__ADS_3

Tak terasa malam pun bergulir


Petang ini aku dan ibu bangun lebih awal membereskan rumah dan keperluan ibu yang harus di bawa.


REN ibu sudah berpesan sama nak bagas untuk menemanimu selama ibu pergi kalau ada apa apa jangan lupa telpon ibu kapan pun biar ibu tidak ke fikiran.


la bu Reni sudah dewasa jangan perlakukan reni seperti anak kecil,IBU baik2 di jawa ya ajak bapak ke sini jika sudah sembuh dan adik adik reni.


la anakku jangan lupa pesan ibu makan teratur istirahat cukup,ibu doakan usahamu bisa lebih besar lagi dari ini.


Trimakasih Bu Ren sayang ibu,ini ibu bawa ATM Ren,sapa tau nanti butuh Apa Apa!.


Trimakasih nak uangmu akan ibu pakai jika uang ibu sudah habis,tiket sudah,barang juga sudah tertata rapi sekarang tinggal berangkat.


thin....


thin ...


thin ...


bunyi klakson mobil


Jemputan datang...


Eh calon mantu masuk dulu yok,ajak ibuku sudah siap Bu,mana kopernya biar bagas naikan mobil.ini nak bagas.


akhirnya semua masuk dalam mobil bagas tak terkecuali ayahnya mas bagas.semuanya mengantar Ibuku ke bandara sepinggan Sultan Aji Muhamad Sulaiman.


Di dalam mobil ibu dan mas bagas berpesan agar menjagaku selama ibu di jawa dan menyuruh menginap bila perlu.


sedangkan aku menelpon lyly dan eno untuk libur selama 5 hari ke depan,karena menunggu pak ustad untuk meruqiah tempat kerja ku.


Kami sampai di bandara mengantar ibu.


membawakan koper untuk di taruh bagasi. selesai cek in akupun berpamitan dengan ibuku.


hati hati di jalan ya Bu nanti kalau sampai jawa kabari Reni ya,air mataku tak terasa meleleh di pipi sedih dan berat melepaskan kepergian ibuku.

__ADS_1


dulu ke bandara mengantarkan bapak aku juga menangis sekarang ganti ibuku yang pergi meninggalkan ku.


Ren tidak usah gini ibu cuma sebentar kok.


ibu membelai rambutku dan mencium keningku Hati ya ren di sini.udah donk jangan cengeng gini malu di lihat orang banyak.


Maaf Reni jadi melow begini.mas bagas dan pak kuncoro tersenyum melihatku.


Pak kuncoro, nak bagas Saya pamit dulu ya titip Reni tolong di jagain,Ia Bu hati hati di jalan.


Aku melihat kepergian ibu hingga menjauh meninggalkanku.


hmm sendiri deh malam ini.


Ayo nak Ren kita pulang,mau mampir tempat ayah juga boleh ajak ayah bagas.


Terimakasih pak tapi Ren mau langsung pulang saja banyak kerjaan yang belum Ren selesaikan,mungkin malam Ren baru bisa ke rumah Bapak.


Ya sudah nanti makan malam di rumah ya Ren biar bagas jemput kamu di rumah.


30 menit berlalu hingga kami sampai di rumah mas bagas.


ayah pun masuk ke dalam rumah.


sedangkan mas bagas mengantarku sampai depan Rumah ku.


Mas yuk masuk'mau Reni bikinkan kopi.Boleh ren masih sejam lagi mas baru ke kantor bagas melihat jam tanganya yang bermerek ROLEX.


akupun ke dapur untuk merebus air di dapur tiba tiba kedua tangan Bagas bergelayut manja di pingganku.


Mas jangan begini donk malu ni Reni.


Sebentar lagi kamu akan jadi milikku jadi tak perlu malu Ren,bibir bagaspun mengecup bibir Reni dengan lembut dan kedua tangan yang tadi di pinggang reni kini berganti arah tengkuk belakang leher.


Mass reni..


nguuuuung....

__ADS_1


suara air dalam teko menandakan air telah mendidih.


Reni bikin kopi dulu mas humf bibir reni di kecup tanpa henti hingga aliran darah reni terasa menddih oleh degupan jantung yang tak beraturan,tangan bagas bergerilya tak karuan menyentuh gundukan sintal di dada Reni, Mass aku.. berusaha menjauhkan tangan bagas dari dadanya,cukup mas kita belum menikah.


Plak suara bagas memukul keningnya sendiri Maaf Ren, bagaspun menjauhkan diri dan pergi ke ruang tamu.apa yang telah kamu perbuat ini bagas,dia memukul dirinya sendiri Lepas kontrol"itulah kata yang tepat untuk Bagas.


Selesai membuat kopi dan roti bakar reni mencari mas bagas di ruang tamu dan meletakan nampan di meja.


minum mas kopinya makan juga rotinya,reni pun duduk di sebelah bagas. jangan tatap aku dengan wajah begitu Ren. kamu membuatku tak sanggup jauh jauh darimu,Ren aku sungguh sangat mencintaimu,tangan BAGAS memegang dagu reni dan mengecup lembut untuk mengulangi kembali adegan di dapur tadi tapi Ren mengambil roti yang di piring memasukkan ke dalam mulut Bagas, sudah mas sarapan dulu,kopi juga di minum ntar telat ke kantornya,merayu kok terus terusan bisa meleleh ni reni.


hmm Reni akukan cuma mau mencium mu malah di jejalkan roti ke mulutku sich nggak asik ah.


bagas pun manyun sambil menghabiskan roti dan kopinya.


Ren kalau begini berasa pengantin baru ya?.


Manalah pengantin'sah aja belum,oya sejak kapan mas mulai menyukai Reni?.Hehehe sebenarnya dulu waktu kita ketemu di klinik,tapi waktu itu aku masih bersama sofia aku juga belum yakin dengan perasaanku masih gamang tak menentu,ku kira cuma rasa penasaran tapi sebaliknya Ren terima lamaranku ya dan kita menikah.


Masih banyak yang Ren pikirin saat ini mas mau cerita takut waktunya tidak cukup karena mas mesti ke kantor,ntar malam aja cerita lagi bagaimana?.Baiklah Ren baik baij di rumah nanti sore mas ke sini lagi hbs pulang kantor.


mulai hari ini Mas yang akan menjaga kamu dan tidak usah berfikir macam macam I love you Ren.


Bagas berlalu dari rumah Reni untuk pergi ke kantornya.


bagas menyetir mobilnya dengan laju rata rata.banyak lamunan yang ada di otak bagas.


Diapun berencana untuk menelpon Reni setelah pekerjaan di kantornya selesai.


YA ALLAH jadikan reni pendamping hidup Bagas, walau pertemuan kami terbilang singkat dan biarkan kami menjalin suatu ikatan suci di hadapanmu dengan segala macam kekurangan baik dariku dan calon istriku,biarkanlah kami jadi pasangan yang halal AMIN Doa bagas dalam hati.


*~*"


tunggu up berikutnya yaa


Nekt comen like share dan bintang juga


thor tunggu ya,manfaatkan chat dg thor ya

__ADS_1


__ADS_2