Salon Angker

Salon Angker
bap 4 pengenalan diri


__ADS_3

Tak terasa sore sudah menjelang.


Lyly hari ini lumayan" salon kita ya coba klo hari2 bgini bisa jaya kita.Namanya orang usaha mbak kadang rame kadang sepi juga, yang penting ikhtiar Mbak. Widih tumben soleh gini hihi.yaaa mbak Reni mesti gitu ngolokin Lyly.


Tiin Tin" mbak aki pulang dulu ya ojek langganan aku datang itu,Oiyaa aku doakan usaha mbak cepet melejit biar aku dapat duit lebih juga hehehe. Trimaksih Lyly doanya.


Lyly pun beranjak pergi dengan ojol langgananya.


hemmm capek hari ini,ku regangkan otot otot tangan dan kepalaku sambil berjalan.


Tiiin ttin tin tiiiiin Suara klakson mobil yang sangat nyaring memekakan telingaku.


Lho akukan Nggak di tengah jalan tapi kenapa mobil itu klakson terus sich hii gemes dengarnya.


REN Reni teriak Bagas memanggil.


Reeeen"ini aku Bagas mau pulangkah, sama sama yok. ajaknya padaku.


akupun terhenti sejenak.


Mass Nggak searah sama Reni. Siapa yang bilang komplek perumahan kita itu Tetanggaan kok' ayuk masuk mobil.lho iakah Mas Ren kok tidak tahu ya.


Ayo naik cepat keburu mobil belakang marah ni. Akupun cepat memasuki mobil Mas Bagas.


thanks Mas sudah kasih tumpangan buat Reni. Ah nggak apalah toh sekali jalan saja.


heningg di liputi rasa canggung Reni hinga suara dan pertanyaan Bagas memecah ke bisuan


Reni kenapa Nggak lanjutin kuliah seperti orang orang pada umumnya.


Hemm mungkin karena kondisi ekonomi keluarga Reni yang yah bisa di bilang pas pasan.tetapi Alhamdulilah Reni punya sekil yang mumpuni jadi bisa buka usaha sendiri walaupun awalnya ikut orang juga.

__ADS_1


Oooo pada hal kamu masih terbilang sangat muda ya salut aku. Ahh Mas Bagas ada ada saja jadi nggak enak di puji cowok se cakep Mas.


ups" Akupun menutupkan ke dua tanganku di mulutku,hehe maaf Mas.


'Reni reni memuji kok minta maaf,eh ntar malam ada acara Nggak jalan yuk Ren ajak bagas.


Bukanya nolak sich mas tapi aku tak tega ninggalin ibu di rumah sendirian,kecuali untuk kerja dan beli makanan,bahkan kalau belanja keperluan sehari hari aku sering ajak IBU ku.


Lha bapak atau saudara kamu di mana REN?.


semuanya di jawa jadi aku berdua dengan ibuku,sebenarnya ibu ingin ikut bapak tapi tidak tega ninggalin aku sendirian di sini.karena karirku lagi yaa bisa di bilang lumayan.


Kalau begitu ntar malam MAS telpon ya,g ganggukan?. Ya Nggak apa apa lah mas. sebelah mana rumah mu REN?. itu itu Mas 4 rumah dari sini,reni menunjuk depan rumah miliknya.


Rumahnya sederhana kecil tapi minimalis aku suka BAGAS berbicara dalam hatinya.Oke stop sini MAS.Makasi MAs tumpanganya.


Sama2 "Ren mas pulang dulu ya,kapan2 ajak aku mampir donk. Kalau mau Mas bolehkok mampir sekarang. Nantilah Ren,Ayah sudah menungguku,yaa sudah Daaa ren.


Aslkm bu" tok..tok..tok...


Ia Reni WALAIKUMSALAM cklek cklek suara kunci pintu terbuka.


tumben Ren biasa masuk rumah sendiri!. maaf bu kunciku tertinggal di kamar "lupa" hehehe,sambil mencium tangan ibuku,


Bu masak apa hari ini?, Reni lapar tadi belum sempat makann siang. IBU goreng ikan Ren sama sayur dan ada sambal,makan sudah.


sebentar bu reni mandi dulu.


selesai membersihkan diri,aku makan di temani ibuki tersayang.


Tak terasa malampun bergulir dering HP yang ku tunggu berbunyi.

__ADS_1


"Halo Asalamualaikum.


'Walaikum salam,ini mas Bagas Ren,nggak kamu simpankah nomerku.


'sudah mas lupa ngasih nama.


Sudah makan belum Ren?


sudah mas jawabku.


REN bisakah kita jadi teman curhat hihi, kepalaku pusing nich nggak tau Mau keluarin uneg2 isi hati ama sapa gitu?.


Ya kalau Mas mau dan percaya sama Ren cerita aja walaupun aku belum mengerti kalau masalah percintaan tapi mungkin bisa kasi solusi yang tepat,mungkin lho ya mas masalahnya akutu jomblo bertahun tahun.tepatnya Nggak pernah pacaran.


Hahaha tawa Bagas.jangan ketawain Reni donk.


jadi sebenarnya Siapa ini yang curhat. Lho kok jadi ngejek Reni sich. Masak sih belum pernah pacaran tanya Bagas. Akutuh Nggak pernah berfikir Yang begitu Mas Reni percaya kalau sudah jodoh mah Nggak akan ke mana tapi kalau bukan jodoh biar di kejar seperti maling juga Nggak akan bersatu.


setuju Mas dengan kata-katamu Reni.


***


Tak terasa satu jam bagas curhat isi hati dan segala kegalauan dari masalah pacarnya sampai masalah perusahaan dan segala te** bengek.akhirnya kelar dengan jalan solusinya.


Malampun semakin larut Reni susah untuk memejamkan matanya.dia hanya berguling guling di atas tempat tidurnya.


hhmmm apa ini yang di namakan galau,cowok cakep tapi bukan untuk pacar hanya sekedar teman curhat apes apes' Reni bicara dalam hati.


<<<{•∆•}>>>


jangan lupa vote comen like dan bintangnya jadikan cerita ini faforid buat kalian hapy ready yaaa,semangat baca

__ADS_1


__ADS_2