
Hai hai lama aku tidak up date kalah ama belajar Daring,ya sudah met baca ya .
paginya Reni terbangun untuk melakukan sholat subuh tepat jam lima.
Reni beranjak dari ranjang dan pergi mandi di saat menggosok gigi dia tercengang melihat kemerahan di area leher dan dadanya.
" masyaallah ini seperti bekas ****** siapa yang sudah melakukan ini ?. Reni keluar dari kamar dan membangunkan bagas.
" Mas bangun " , kata Reni membalikkan tubuh bagas yg tidur tertelungkup menjadi telentang.
Apa sayang mau ngajak Mas sholat barengan ya ? , ayo mandi dulu kalau begitu.
Mas tadi malam apain Reni?.
Mas gak berbuat apa apa ,terus kenapa? jawab Bagas setengah tertidur.
kenapa tubuhku merah semua , ini seperti habis di ****** ? .jawab Reni.
coba kau lihat jagoanku ini yang sudah kau suruh berpuasa lama apa kamu tak merindukanya Reni sayangku ? . kata Bagas.
" jangan mengalihkan pembicaraan " .Reni kemudian melepas setengah baju tidurnya di tengah dada ,coba kau lihat ini , katakan ini ulah siapa ini dan ini.menujuk area yang kemerahan.
" glek..Bagas melihat tubuh Reni yang memancing hasratnya " untuk apa ku lakukan itu , Bagas menatap tubuh Reni kembali sambil menelan salifanya sendiri.
" Mas jangan tatap tubuhku dengan otak mesummu ",Reni menaikan bajunya kembali.
" Reni pleace jangan buat Mas puasa lagi ya " tanpa babibu Bagas mengakat tubuh Reni di ranjang dan menindihnya . " Mas jangan lakukan ini aku belum bisa melupaka perbuatanmu ke aku " ,kata Reni mengakat tubuh Bagas yang menindihnya.
kalau begitu tampar saja wajahku Reni setidaknya perasaan bersalahku sedikit berkurang . kata Bagas mengambil telapak tangan Reni.
plak...plak...suara tamparan mendarat di kedua pipi Bagas.
Reni jadi salah tingkah dengan apa yang sudah ia lakukan.
" Maafkan aku Mas bukan maksud Reni untuk
menampar wajahmu ".
Bagas semakin mempererat tubuh dan pelukkanya kembali menciumi tubuh Reni dari ujung kepala hingga kaki. melumyat bibir manisnya.
__ADS_1
" Mas jangan lakukan ini Reni jadi tidak tahan ".
Sudah lama kita tidak seperti ini sayang biarkan Mas melakukan tugas Mas sebagai seorang suami yang utuh dan Mas mohon maafkan segala kesalahan suami mu ini Reni . kata Bagas sambil menciumi telapak tangan Reni.
" Aku sudah memaafkanmu sayang " kata Reni setengah menangis di bahu Bagas.
Biarkanlah yang sudah berlalu sayang Mas tidak akan seperti dulu Mas janji , hati dan jiwa ini hanya untukmu sayang .
Bagas menciumi tubuh Reni melepas satu persatu bajunya begitu juga Reni kini semakin agresif melumyat bibir Bagas menggigit hingga sedikit berdarah memberi tanda kepemilikan di setiap tubuh Bagas .
menggigit merah kebiruan " ini hukuman untuk setiap sakit hatiku Mas ".
Reni lakukan saja apa yang kau inginkan atas segala pebuatanku dulu ,kata Bagas membalik posisi yang tadi memimpin di gantikan Reni.
Plak..plak Reni menampar kembali kedua pipi Bagas dan mencium kembali bibirnya , ini untuk pembalasanku yang kau biarkan aku sendiri di ruang persalinan dulu.
" Maafkan Mas Reni bukannya maksudku membiarkan mu sendiirian Mas memang kejam pukul saja aku Reni ".
Reni melepas tiap helai baju yang di pakai Bagas begiti juga Bagas tak ingin kalah dengan istrinya dan melakukan penyatuan tubuh di basahi oleh keringat birahi.
" Reni menyayangimu Mas ". kata Reni sambil mepererat pelukkanya.
selesai mereka sholat berjamaah di dalam kamar Bara terbangun dalam tidurnya dan di gendong Bagas menuju lantai bawah sedangkan Reni terlelap kembali dalam tidursnya.
Helo tampan sudah bangun ya ". kata Shanti menyapa Bara.
Bisa tolong ajak Bara sebentar Shanti ! . kata Bagasambil memberikan Bara.
Sini ikut Kakak yuk Bara cakep ". Bara memberikan tangan mungilnya untuk meminta peluk Shanti dan memberikan senyum lucunya.
Bi inah tolong buatkan Bagas kopi ya dan beri gula sedikit saja ,kata Bagas dari arah ruang tengah.
" Baik Den Bagas ," Bi inah ke dapur lalu membuatkan secangkir kopi panas untuk di berikan kembali . ini Den Bagas Bagas kopinya.
trimakasih ya Bi taruh saja di meja , Ayah belum bangun ya Bi ?.
Sudah Den tadi habis jalan jalan pagi di halaman ! . lalu Bi inah pergi ke belakang untuk memasak sarapan dan di bantu ART lainnya.
Shanti kemudian memandikan Bara dan di bantu Ibunya Reni.
__ADS_1
" Cakep hari ini Kakak ujian akhir semester doakan Kakak ya ".ucap Shanti sambil menyalami tangan mungil keponakanya itu.
Bara hanya tersenyum melihat Kakak Shanti.
Ibu keluar dari kamar tidurnya sambil menggendong Bara dan bersiap untuk memberi makan cucu mungilnya.
Bagas Reni belum bangun ya ?. kata ibu sambil duduk di sebelah Bagas.
Sudah Bu tapi Bagas suruh rehat lagi kasian capek , nanti jam sembilan ada acara pernikahan yang memakai jasanya lagi jadi Bagas suruh rehat kembali.
Mas Bagas minta sangu donk buat beli bensin , kata Shanti sambil memasukkan beberapa buku ke dalam tas.
Shanti kemarinkan Ibu sudah kasih jatah mu selama satu minggu jangan buat Ibu malu donk kok minta Masmu.
" tidak apa kok Bu ". Bagas mengambil dompet yang biasa ia taruh dalam tas kantornya.lalu mengambil beberapa lembaran seratus ribuan.
" Mas kira ini cukup untuk satu minggu ya Shanti ".seyum lebar Shanti menghias di bibir sambil mengambil uang yang di berikan untuknya.
" Mas nanti malam Shanti mau ada acara diner di pensi sekolah boleh pijam Kakak Vio gak ?.
nanti ku usahakan ya Shanti soalnya hari ini jadwal kantor bisa ampe malam !.
Yaa gantung deh seperti jemuran baju kata Shanti sambil memukul jidatnya sendiri. ya sudah Shanti berangkat dulu ya Asalamuakaikum.
Walaikum salam jawab Ibu Reni , hati hati Shanti di jalan.Maafkan kelakuan Shanti ya Bagas yang seperti Anak kecil.
tidak apa apa Bu Bagas malah senang berasa punya adik gitu.
Bagaimana hubungan mu dengan Reni saat ini Bagas ?.
" Alhamdulilah semoga bertambah lebih baik sekarang doakan Bagas ya Bu ."
asalkan kamu bertagung jawab atas kesalahan mu yang dulu Ibu doakan jadi keluarga sakinah mawadah warohmah ingat Bagas Allah tidak akan menguji umatnya jika dia tidak mampu.
Trimakasih doanya dan nasehatnya Bu , sekarang Bagas mau berangkat ke kantor dulu tapi mau ganti baju dulu ke atas titip Bara ya Bu.
Berangkat saja Bagas ibu akan menjaga sebaik mungkin cucu mungilku .kata Ibu Reni sambil menguyel uyel pipi embil Bara.
jangan lupa vote n like ya ku tunggu lho
__ADS_1