Salon Angker

Salon Angker
pembalasan Danu yang sia sia part 2


__ADS_3

selamat membaca reader.


semua mahluk asral keluar dari persembunyianya. Anak anak pesantren tetap menghatamkan Qur'an.


Ustadz Romli mengelilingi rumah Bagas dan melantunkan ayat ayat QUR'AN Yang di kususkan untuk merukiah rumah atau gedung yang memang tempat tinggal jin.


Reni kita cukup melihat dari sini saja kata Maria. Kenapa begitu banyak mahluk gaib berdatangan dan pergi bagai cacing ke panasan Maria?. inilah pertarungan yang aku maksud ilmu hitam dan ilmu putih,mereka melawan kodratnya dan tidak mempercayai adanya TUHAN.semua itu mahluk yang di situ dan di sana adalah kiriman Apoh dan Danu.


Tetaplah di sini Reni aku akan menjagamu. dari serangan mereka yang tak terduga.


Di dalam kamar Bagas di buat panik,bagaimana tidak sejak habis sholat isya' Reni pingsan tak sadarkan diri bahkan sampai tengah malam. Sampai Bagas memanggil Dokter kandungan Reni dan berkata tidak apa apa hanya kelelahan saja.Dokter mengajurkan menjaga asupan yang di berikan untuk Bumil harus yang bernutrisi dan cukup gizi.


Setelah kepulangan Dokter' Bagas hanya mondar mandir di sebelah ranjang big zise miliknya sambil menggaruk kepala Yang tidak gatal.


IBu dan adik adik Reni sibuk menjamu para santri di lantai dasar.Ayah Bagas sibuk menemani Ustadz Romli.


Hingga tengah malampun santri bergiliran membaca 3 orang istirahat, 3 lainya membaca ayat Al Qur'an. begitu terus sampai benar benar habis mebaca kitap suci Alqur'an.


Danu tak kuat mendengarkan lantunan Ayat yang di baca para santri begitu juga Apoh tubuh mereka terhuyung dan memuntahkan darah dalam tubuh mereka.


Danu kenapa kau tak menceritakan tandingan kita malam ini mata pak Apoh melotot semakin memerah. Aku sudah tak tahan Danu. seketika Pak Apoh memuntahkan seluruh darah di mulutnya hingga terbujur kaku.


Danu berlari sekuat tenaganya hendak keluar dari dalam hutan tersebut namun langkahnya kurang cepat hingga salah satu jin mengambil paksa jiwanya yang sudah ia gadaikan untuk ke senangan duniawinya.


Di rumah Danu liya menjadi sangat stres pasca menunggu ke pulangan Ayahnya. Segala benda yang ada di hadapanya habis tak tersisa dia banting satu per satu hingga pecah berserakan.


ART Danu di buat kalang kabut oleh tingkah sang majikan perempuanya.

__ADS_1


Di rumah Bagas.


para santri telah menyelesaikan Khataman Qur'an tepat jam 04.00 dini hari.suara yang tadi riuh menjadi hening kembali.


Reni ku kira kamu sudah aman sekarang pulanglah ku antar kamu sampai pintu ini sekarang masuk saja dalam rumah.


Apakah semua Sudah membaik Maria?. tanyaku kepadanya.


Ia Reni lekaslah aku juga ingin pulang sebentar lagi azan subuh berkumandang.lekas masuk dan sholatlah.


Baiklah Maria jawabku. Berlalu dari hadapan Maria. ku buka pintu kamar yang terlihat sangat terang bagaikan di beri penerangan di setiap sudutnya.


ku buka kelopak mataku berlahan satu persatu. kembali kurasakan dekapan hangat dari suamiku yang berada di sampingku.


Sayang... Mas.. bangun donk Reni pingin minum susu hangat.


Buatkan Reni susu hangat rasa strobery ya. Jam berapa sekarang Sayang ?,tanya Bagas. jam 04.35 bentar lagi subuh Mas kita sholat bareng yuk. Baiklah Sayang tapi Mas buat susu dulu buat kamu ya.tanpa jawaban Bagas berlalu dari kamarnya dan menuruni tangga.


Di lantai dasar terlihat Ibu dan adik Reni sedang membuat sesuatu.


Pagi Mas" kok sudah bangun?. Ia Selvy Kakak kamu minta di buatkan susu jawab Bagas. Mau Selvy buatin?. Nggak usah biar Mas buat sendiri.


Tumben Nak sudah bangun biasa istrimu dulu. Ia Bu", Reni sudah bangun dan minta di buatkan susu mungkin saat ini dia sudah mandi.


Nak Bagas Ibu sudah buatkan bubur kesukaan Reni di bawa ke atas sekalian ya. Baik bu.


Bagas kembali ke kamarnya dengan membawa segelas susu dan semangkok bubur.

__ADS_1


ceklek daun pintu terbuka lebar.Bagas masuk ke dalam kamarnya dan menutup rapat pintu itu kembali.


uwek..... uek....Reni memuntahkan kembali isi dalam perutnya. Bagas cepat cepat menaruh apa yang dia bawa dan berlari ke tempat istrinya di kamar mandi.


Sayang masih mau muntah lagi tanya Bagas sambil mengelus punggung Reni.


Kata ibu kehamilan awal semester akan seperti ini terus hingga beberapa minggu ke depan.


Mas sudah buatin kamu susu minum yuk,Ibu juga bawakan bubur ke sukaan kamu.


Reni menghabiskan susunya dan memakan beberapa sendok bubur ke mulutnya.


kemudian Reni membuka lemari dan mencari sepasang kaos kaki bermotif sepongbob.


sekeluarnya dari kamar mandi Bagas di buat tertawa oleh tingkah laku istrinya. memakai celana bokxer miliknya dan kaos putih ke sayangan Bagas tidak lupa kaos kaki spongbob selutut.


Masyaallah Sayang mau sepak bola di mana?. katanya tadi mau sholat bareng kok masuk selimut lagi.


Reni sudah sholat tadi Mas ,nunggu Mas datang ke lamaan jadi Reni sholat dulu. Dingin Mas' campur pusing nih kepalaku.


Tadi Mas nunggu bubur Yang ibu buat makanya agak lama.sudah di makan buburnya. ia tapi dikit Nanti kamu aja yang habiskan Reni pingin bobok lagi.


Ya sudah istirahat saja hari ini di rumah Nggak usah macam macam.


@@@@


jangan lupa tinggalin jejak mu like vote n rate jangn lupa komen

__ADS_1


__ADS_2