Salon Angker

Salon Angker
pensi sekolah .


__ADS_3

Hai up date lagi ni aku jangan lupa ya vote .


Bagas kembali menaiki anak tangga menuju lantai atas untuk berganti baju kokonya dengan baju taksedo setelan jas untuk bekerja.


ceklek....Bagas membuka pintu kamar.


" ternyata masih tidur ya ampun Reni bisanya di dalam selimut tanpa sehelai pakaianpun membuat aku semakin gemas saja " ,gumam Bagas dalam hati.


lalu Bagas melihat jam yang terpampang di dinding kamarnya menunjukkan jam 06.20 " masih pagilah masih sempat untuk satu ronde lagi ". Bagas membuka selimut Reni dan menciumi tubuhnya dari kening hingga kaki.


" Mas sudah donk capek ni aku ".Reni kembali menatap wajah suaminya tersebut yang bergerilya menciumi tubuh dan membelai dengan sentuhan halus.


" Reni Mas lakuin itu lagi ya ?". kata Bagas sembari menciumi bibir Reni yang terasa manis.


" karena aku sudah capek jadi saranku buka sendiri tutup sendiri ya" . kata Reni setengah mengantuk.


" siap sayang Mas langsung saja ya ". Bagas menyatukan kembali miliknya dan menghentakan miliknya secara berlahan hingga klimaks , Reni yang tadinya setengah mengantuk jadi kembali bergairah dan tak mau kalah dengan penyatuan suaminya . hingga benar benar terkulai dalam ke nikmatan.


" yuk sayang kita mandi berdua sebelum Mas berangkat kerja nih ". kata Bagas yang hendak membopong tubuh Reni.


" aaa.. malas aku mau tidur lagi tubuhku lelah belum lagi nanti ada acara ,Reni tidur lagilah sejam lagi aku mandi sendiri ".


" Ya sudah Mas mandi lho, mimpi indah yah ", emuah Bagas ******* kembali bibir ranum milik Reni.


selesai berbenah sejam kemudian Bagas pergi sampai ke kantornya dan di sambut Vio juga beberapa pegawai kantor.


" Vio bagaimana acara meting hari ini ?". kata Bagas sambil menaiki llif ruangan.


" semua sudah ok Bos "!. jawab vio membuka pintu llif.


" kalau begitu kerjaan hari ini harus cepat kamu selesaikan karena Shanti mengajakmu ke pensi dan jemput dia di rumah ".


" Baik Bos " jawab Vio dengan perasaan yang girang sudah lama dia tidak bisa berjalan berduaan dengan Shanti di karenakan masalah kantor yang menumpuk dan juga masalah Reni dan Bagas yang tak ada ujungnya.


\=\=\=\=\=\=\=


Sore hari setelah Vio menyelesaikan pekerjaanya dia langsung bergegas pulang ke rumah untuk mandi dan mengganti pakaian formalnya dengan baju yang lebih santai.


" pakai parfum yang harum dan baju setelan ini ok cukup keren juga kamu Vio ". ucap Vio di depan cermin.


sepuluh menit perjalanan ke rumah pujaan hati dari rumah Vio yang tidak terlalu jauh ,memarkirkan mobilnya berjalan dengan antusias.


" Asalamualakum Bu " kata Vio menyapa Ibu Shanti yang asik bermain di halaman rumah.


" Helo Bara jagoan neon apa kabar ?.


" walaikum salam Vio ,tumben lama tidak ke sini ' Ibu jadi kangen liatni jagoanku udah gede ".

__ADS_1


" ini Bu Vio lagi banyak kerjaan minggu lalu habis dari jogja baru dua hari ini sampai ke sini ,Shanti ada di dalam nggak Bu?.


" Ada langsung aja ke dalam " jawab ibu sambil menggendong Bara.


thok....thok..thok.. Vio mengetuk kamar Shanti.


" Hai cantik Kakak sudah siap ni mau jalan ke mana?.


" katanya Mas Bagas banyak kerjaan jadi Shanti belum siap ni !.kata Shanti sembari membuka daun pintu kamar.


" ya sudah Kakak tunggu di luar ya,aku ke kamar Ayah dulu ".


" hemm "Shanti menutup pintu kamar dan berganti baju.


thok... thok.. thok... "Ayah di dalam kah".


cklek pintu kamar terbuka , " tumben Vio ke rumah Ayah ".


" ia ni Ayah sekalian jemput Shanti mau ke acara diner anak sekolah ".


" memangnya kamu masih sekolah Vio ?, setahu Ayah gelar mastermu sudah beberapa bulan yang lalu ".


" hehe biar berasa muda lagi ,kan PDKT sama calon bini nggak salah Ayah".


" siapa maksud kamu Vio , lho Bagas mana kok belum pulang ?.


" ini Ayah tadi Vio di suruh pulang dulu , tapi tenang aja semua dalam jangkauan ".


mereka ke taman belakang sembari menyesapi teh hangat buatan Bi inah dan ubi rebus sedangkan di halaman depan terlihat Bagas yang pulang dari kantor dan bermain dengan Bara.


" Bu Reni belum pulang ya ,helo imutku main Bola yuk sama papi ".Bagas mengajak Bara bermain di sebelah mertuanya.


" Reni sudah pamit tadi pulang agak malam Bagas , ibu tinggal bentar ya ke belakang jaga Bara baik baik ".


" siap Bu ,trimakasih sudah jagain Bara Bu".


Ibu Reni pergi ke arah kamar Shanti dan masuk ke dalam kamar.


" Acara malam ini sampai jam berapa Shanti ? ,jangan pulang malam malam ingat pesan ibu kehormatanmu milik keluarga jangan bertindak sesuka hatimu ".


" Masyaallah Bu' Shanti tau kok batas batasnya , mungkin jam sepuluh sudah sampai rumah kok ."


" Ibu tanya kamu lulus SMK ini jadi nikah sama Vio atau mau kuliah ?".


" Shanti mau kuliah ambil jurusan Ekonomi buat bantu Mbak Reni , Shanti tidak mau di remehi laki laki Shanti mau berdiri dari hasil sendiri."


" kamu sudah bicara hal ini sama Vio ?.

__ADS_1


" sudah Bu ' kak Vio ingin nikah siri aja dulu sambil sekolah jadi kita gak lakuin hal yang seperti ibu pikirkan Shanti juga tidak ingin buru buru punya anak. "


" ternyata si lembeng sudah bisa berfikir sedikit kedepan ya ".Ibu memeluk anaknya dan mencium kedua pipi Shanti.


" Shanti tidak ingin apa yang sudah terjadi pada Mbak Reni terjadi ke Shanti. "


" Nak namanya cobaan tidak akan ada yang tahu ALLAH sudah kasih porsi masing masing , kasih lipstik tidak usah merah begitu Shanti jadi seperti habis minum darah saja."


" iih Ibu gak tau trand ya kalau sudah merah begini di lap pakai tisu , noh seperti gak pakai lipstikkan."


" siapa yang ngajari kamu berdadan begini Shanti ?.


" Mbak Reni donk ,akhir akhir ini salon milik Mbak Reni rame lho Bu' apa lagi salon angker yang dulu pernah ibu pakai tahlilan Shanti sering mampir ke sana kalau habis pulang sekolah."


" semenjak ada Bara ibu jadi malas jalan palingan makan di restoran sama Pak kuncoro dan Bara gitu aja kami sudah senang setengah mati ,"hehehe .


" ya sudah Shanti berangkat dulu Ibu mau titip apa nanti pulang ku belikan .


" tidak usah Nak yang penting jaga dirimu baik baik ,sudah ya ibu tinggal dulu kasian Bagas baru pulang kantor . ibupun meninggalkan Shanti yang sedang asik di depan cermin meja riasnya.


Selesai ritualnya Shanti mencari Vio di belakang rumah dan sedang asik mengobrol dengan Pak kuncoro.


" ayo Kakak Vio nanti keburu mulai acaranya ".


" Ya sudah ayo berangkat sekarang ". kata Vio sambil berpamitan ke Pak kuncoro.


" Ayah Shanti pergi dulu ya Asalamualaikum " Shanti berpamitan dan mencium pugung tangan Pak kuncoro.


" walaikum salam hati hati nak di jalan ".


mereka berduapun pergi berpamitan pada Ibu dan Bagas yang lagi asik bermain di halaman depan, Vio mengendarai mobilnya dengan kecepatan rata rata.


" wah malam ini Kakak Vio jalan sama bidadari ya ". kata Vio sembari memegang setir mobil.


" lama tidak ketemu makin cakep aja ya bikin ngiler pingin cium ".kata Shanti tanpa malu malu.


" wah bentar lagi kita kawin ni seperti yang kita harapin boleh nyicil ni " hahaha.


" emuah " , Shanti mencium pipi Vio yang sedang asik mengemudi.


" jangan buat singa tidur bangun ya ntar bahaya ni kalau gak tahan ".


" kira kira aja ya di cicil juga boleh pakai tabungan , ATM atau cridit card nih ,klo gaj mobil ini deh buat jaminan dulu ".


" Wah kok sadis gitu jadi emes ni aku ". vio memarkirkan mobilnya di tepi jalan dan menciumi pipi dan bibir Shanti.


" sudah dong ah nanti kalau sudah halal di habisin juga gak keberatan kok Kak ".

__ADS_1


Bersambung ya


jangan lupa vote n like


__ADS_2