
Say helo maaf ya lama apsen. nanti kalau baca jangan lupa komen dan bagi yang sudah kasi aku vote dan poin makasih banyak ya ada juga yanh sudah kasih koin Trimakasih banyak. selamat baca ya reader ku sayang.
Tak terasa kehamilan Reni sudah menginjak Tujuh bulan, yang dulunya sering mual kini nyidam yang aneh aneh. dari yang tidak suka nasi jadi suka makan jagung rebus,kentang rebus pokoknya sesuatu yang di rebus. kini Reni beralih jadi terobsesi dengan buah buahan kecuali durian.
Siang itu Reni berinisiatif pergi ke kantor Bagas untuk mengajak makan Siang bersama. karena Vio sudah menjadi Ceo dan Bagas menjadi presedir jadi sekertaris di carikan penganti.
sesampainya Reni di kantor Bagas dia langsung ke atas ke kantor biasa ruangan Bagas.
thok...thok... Bagas Aku masuk ya ceklek pintu terbuka. Lho Vio kamu kok di sini terus ruangan suamiku di mana ?.
ehh Mbak Reni lama tidak ke sini duduk dan minum dulu ya ,Vio berdiri dari tempat duduknya dan menyuruh Reni untuk istirahat sebentar. ini Mbak minum dulu. wah perut Mbak bisa gerak tuh.
secara terlihat jelas di daster kekinian yang biasa di pakai bumil pada umumnya dengan panjang selutut.
Ia Vio kan usia kandungan aku sudah memasuki usia delapan bulan. Junior aktif banget dalam perut.
jadi sudah bisa di lihat ni Mbak jenis kelaminya ?. Ia Vio, kalau ruangan ini kamu pakai di mana tempat suami aku Vio ?. di atas Mbak ,Pak Kuncoro sudah serah jabatan jadi ruangannya di pakai Pak Bos ,habis lifnya emang beda " yuk Kak " Vio antar keruang kerjanya di atas.
Yuk Vio aku mau ajak suamiku makan siang.
mereka kemudian masuk ke dalam liff Yang memang di buat khusus untuk presedir .
thing pintu liff terbuka. Lho mana sekertarisnya kok ruangan kosong kata Vio. kita masuk aja ke ruangan Bos ya Kak. hemm Reni menyahut dengan deheman dan anggukan kepalanya.
terlihat di kaca jendela Bagas berbincang dengan sekertarisnya yang sengat cantik dan terlihat muda belia juga seksi. dengan baju merah tak berlengan dan rok yang amat sangat minim,bahkan utuk nunduk sedikit saja pahanya akan terlihat sangat amat jelas.
terlihat dari kejauhan mereka saling lempar senyum saolah menunjukkan ada perasaan saling tertarik satu dengan yang lain.
Vio ini perasaanku saja atau memang mereka sedang ada main. Maaf Kak kalau itu aku tidak tahu tapi kalau sekertaris itu memang suka mencari perhatian dan yaa kakak bisa lihat sendiri..
Ayu" nama sekertarisnya Bagas.
terlihat di kaca jendela yang saat ini di pandangi Reni. Tanpa malunya membelakangi Bagas dan memamerkan sedikit belahan dadanya sambil menekan papan leptop Bagas kemudian Bagas menangku sekertarisnya.
Aku pulang saja Vio tidak usah di ketuk pintu itu. tapi Kak" kakak tidak usah berfikir yang tidak tidak ya nanti akan Vio tanyakan Bos akan hal ini.
Vio apakah lazim pemandangan seperti itu di sini dan sudah berapa lama si Ayu itu jadi sekertarisnya. Sudah sekitar tiga jalan empat bulan Kak habis Vio sudah bukan sekertarisnya Bos lagi. Ya sudah Vio aku pulang tidak usah kamu beritahu Bagas kalau aku habis dari sini. Baik Kak Reni.
kemudian Reni turun dari lantai atas menaiki ruangan liffnya.
Baiklah Reni kamu harus kuat,bolehlah kamu tangisi penderitaan mu tapi ingat hari esok lebih bahagia dari saat ini. Kata Reni dalam hati
air mata yang Reni simpan di depan Vio tadi akhirnya tak tertahankan. inilah kalau kamu menikah tak mengenal derajatmu siapa. dulu sebelum menikah bukanya aku sudah mengingatkan dirimu bukan levelnya.
Reni pulang menaiki motornya karena sopir Ayah di ajak Ayah ke luar kota. air mata Reni berjatuhan dan isi otak Reni berfikir yang tidak karuan, hingga perut Reni terasa nengencang.
tenanglah junior ku Sebentar lagi Bunda sampai rumah kita istirahat bersama ya , Jangan tegang begini Bunda kesakitan sayang Tangan Reni mengelus perutnya dan satunya lagi menyetir motor miliknya.
__ADS_1
Alhamdulilah kita sampai rumah nak. lalu Reni masuk ke dalam kamar Bagas dan menangis sejadi jadinya.
Reni bukalah selimut mu ceritakan padaku ada apa,Jangan menangis terus kasihan Anak dalam perutmu.
Maria aku sedih kenapa dia berbuat seperti itu di depan ku. memang ku akui aku hanyalah lulusan Smk dan finansialku juga pas pasan. Katakan padaku Maria apakah kamu melihat tingkah suamiku.
Reni pandangan manusia terkadang tak seperti kenyataanya bisa jadi Bagas adalah korban.
cukup Maria biar aku menelaah kenyataan pahit ini . sebaiknya aku tidur saja dan bawa aku pergi untuk sementara.
Baiklah Reni cepat lah tidur akan aku ajak kamu ke Salon milikmu.
Renipun tertidur dalam isak tangisnya dan terlelap dalam mimpi.
Ayuk Reni kita cek lagi ke kantor Bagas untuk meyakinkan lagi pengelihatan mu . tapi hati aku Nggak kuat Maria lebih baik kau bawa aku ke tempat yang menenangkan . kalau begitu apa kamu berani ke ratu pantai selatan.
Apa.. Maria " Jangan jangan ngeri ah aku takut nanti jadi tumbal .
Hahaha aneh kamu Reni semua itu tergantung ke kitanya . kalau ada permohonan ya ada persyaratan tapi kalu hanya bertandang ke sana ya tidak bakal apa apa dan ingat jangan tergoda. mau tidak.
Baiklah Maria aku coba ikut deh. Reni pergi dari rumah bagas dan pergi ke laut selatan tanpa raga.
Bagaimana Reni bagus kan !. wah istana ini persis dalam mimpiku sebelum Menikah. sejuk ya anginya seolah mengajak kita tidur di sana tangan telunjuk Reni mengarah ke istana. Reni ingat yang aku bilang jangan tergoda. Waaah cantiknya putri itu . Ren itu nyai roro kidul .
Hai gadis cantik sapa putri itu pada Reni. nggeh nyi jawabku. Kenapa kamu termenung sendiri di sini aku tau banyak masalah ya Reni. Lho kok tau namaku ya. tidak usah takut aku bisa baca apa saja yang saat ini kamu pikir.
apa ini nyai kancing peniti emas berukir ular kecil. untuk apa ini nyi.
ini untuk usahamu lebih sukses dan untuk memikat suamimu kembali dia sudah tergoda orang lainkan.
air mataku kembali menyisir pipi mulusku. kok nyai tahu semua yang aku alami.
pakai saja ini di bajumu semua masalahmu akan terselesaikan. tapi dengan syarat kalau kamu mau memberikan bayi yang dalam perutmu itu " maukan."
Maaf nyai aku bukanlah ibu yang bisa merelakan apapun demi diriku sendiri ,biarlah aku menderita tak mengapa dari pada kehilangan semua. Baiklah kalau hatimu berubah fikiran ke sini aja ya.
saya mau pulang Nyi .Ratu itu meninggalkan aku sendirian dengan senyuman yang sangat amat menggoda bagi kaum adam..
Maria kita pulang aja yuk. sudah hilang sedihnya ? . " Ia Maria."
Reni dan Maria pulang ke rumah Bagas . begitu membuka mata Bagas sudah duduk di pinggir ranjang. Reni sayang Sudah maghrib sholat dulu yuk.
Reni terduduk lalu pergi ke kamar mandi untuk berwudhu dan sholat maghrib tanpa menghiraukan Bagas.
kemudian keluar kamar dan mengambil buah yang di belinya saat pulang dari kantor Bagas.
Bagas mengikutinya dari belakang kemudian duduk di sebelah meja makan . Reni temani Mas makan ya . Reni tetap terdiam dan duduk di sebelah Bagas sambil memakan buahnya.
__ADS_1
" kamu kenapa sih kok diam aja Reni ?."
Nggak ada " kalau Mas sudah selesai aku mau ke lantai atas.
Ya sudah pergi saja toh aku tidak jadi makan. sebenarnya kamu kenapa sih.
Aku sadar mas aku bukan berlian nik mati saja berlian yang menurutmu bagus. kemudian Reni pergi meninggalkan Bagas.
ini orang kenapa sih kok gini.suami pulang dia tidur suruh nemani makan malah ngomong berlian ahh capek.
Bagas mengambil ponselnya yang ada di kantong celnanya.
tuuuuup....tuuuuup...
Halo Vio kamu di mana ?.
Bos aku di apartemen Kenapa ?.
tunggu aku mau ke situ. Sambungan telpon terputus.
sepuluh menit ke mudian Bagas sampai di apartemen milik Vio.
Bos tumben ke sini ! . Vio malam Ini aku nginap di sini . lho kok begitu, kan istri mas hamil tua Jangan di tinggal donk . aku muak dengan kelakuan Reni.
Bos bukanya mengurangi rasa hormat tapi apa betul desas desus yang aku dengar selama ini di kantor ?.
Apa Vio langsung saja ke intinya aku tidak suka bertele tele ,Bagas merebahkan tubuhnya di sofa milik Vio.
aku tak tahu harus mulai dari mana . apa Bos ada main dengan sekertarismu.
siapa yang bilang Vio ? ,apa mereka melihat dengan mata kepala sendiri.
Bos apa kamu ingat satu minggu yang lalu. aku mengejar salah satu klien donatur saat ingin mesuk ke ruangan mu tapi kalian sedang.....
Alah memang dasar Pak Rio saja yang tidak mau menanamkan modalnya saja.
Bos aku melihat sendiri kamu tak menutup korden ruangan mu.
Benar kah . aku suka Ayu Vio tubuhnya proposal lulusan S1 dengan cumluod terbagus anak orang terpandang.
Bos ingat istrimu dia juga cantik sedang hamil anakmu lagi.
Taulah Vio malam ini aku nginap sini toh Ayah sedang di luar kota kemudian Bagas mengeluarkan Hp dalam sakunya dan menelpon Ayu.
Vio meninggalkan apartemen miliknya dan menuju balkon lantai atap gedung.
Kasihan kak Reni bagaimana jika tahu kelakuan suaminya yang seperti itu. lalu aku harus ngomong apa dengan Shanti.
__ADS_1
Bersambung... tungguin Up besok lagi ya. jangan lupa boom like n vote ku tungguin ya