Salon Angker

Salon Angker
pensi sekolah 2.


__ADS_3

hai hai sudah up ni aku selamat membaca ya.


" Sudah donk Kak kalau begini terus kapan sampainya ? ".Shanti mendorong sedikit tubuh Vio dari kursi mobil yang di dudukinya.


" kalau deket kamu serasa gak mau jauh dan ke mana mana lagi , jadi kapan acara lamaran yang kita sepakati dulu ?".Vio kembali mengendarai mobil yang sempat ia parkirkan.


" Kak aku minta ya kalau kita sudah nikah jangan berbuat seperti Mas Bagas bisa hancur lho harapanku tentang cinta dan aku gak mau punya anak dulu sampai lulus kuliah ".


" Siap Bos ' aku bukan Bagas cantik ,aku itu orang yang sangat sensitif dan pecemburu ya harap di ingat ! .


" kak kita sudah sampai ni turun yuk ". kata Shanti membetulkan riasan wajah yang sempat acak acakan oleh kelakuan Vio.


mereka bergandengan tangan sambil mencoba kuliner yang di jual teman temanya Shanti.


" ya Shanti kenapa baru datang ,pojok baca yang mesti kamu tunggu sudah penuh orang mengantri mau daftar tu ".kata teman Shanti yang mendapat tugas menjaga stan makanan.


" Ia Maaf aku telat Rio ". Shanti pun beranjak dari temanya dan ke setand pojok baca.


" ayo kak Vio buruan tugas aku sudah nunggu ni ". Shanti menarik tangan Vio dan menempel pada tubuhnya seolah tak mau jauh , sedangkan Vio menuruti apa saja yang di lakukan Shanti.


" Hai Shanti kenapa baru datang ", aku sudah berdiri di sini sedari tadi tunggu kamu ini list pendaftaran anak yang mau karya mereka kamu seleksi aku tinggal ya sekarang giliran kamu jaga dan ini minuman untukmu . eh ' tapi siapa dia kok ikut sini sih ?. dengan muka cemberut Rio menatap lelaki yang di bawa Shanti.


" kenalin ni Rio tunangan aku " malam ini dia yang nemani aku .Shanti memperkenalkan Vio ke Rio.


" katanya tidak punya pacar terus apa artinya aku buat kamu?". Rio menyalami tangan Vio yang sedikit di tekan karena rasa cemburu dalam hatinya. cakep juga bahkan tubuh dan body terawat lagi gumam Rio dalam hati.


" kan aku belum jawap perasaanmu dan hanya diam saja , lalu salahku di mana ?". kata Shanti sambil menyeleksi list nama calon peserta puisi.


" tega ya kamu Shanti gantung hatiku ". Rio pergi meninggalkan Shanti dengan mimik muka sedih. " Bro ku ingatkan ya kalau kamu macam macam dan meninggalkan Shanti aku orang pertama yang akan datang menghampirinya dan menerima apapun kondisi Shanti ". acaman Rio ke Vio dengan amarah dalam hatinya.


gila juga ni anak di kata aku anak kemarin sore berani mengancamku gumam Vio dalam hati tapi dengan wajah tersenyum.


" ternyata yayangku banyak Fansnya ya ". kata Vio sambil memakan kentang sepiral yang dia beli bersama Shanti.

__ADS_1


" tenang aja yang hati jiwa dan tubuhku penuh terisi namamu ". dengan senyum manjanya Shanti mengumbar perasaanya.


" dasar gombal " ,cowoknya ni aku atau kamu sih kiss pipiku dulu donk ! .


" emuah emuah dah puas tu ". Shanti mencium pipi Vio di depan umum tanpa rasa malu. Kak tau sajak puisi gak ? , bantu aku donk menyeleksi ini topiknya romantis tapi kreatif kalau cepat selesai kita bisa pulang duluan dan berduaan.


" tugas mudah itu sich' sini berapa peserta yang ikut lomba ?. Vio kemudian memakai kaca mata bacanya.


" wah kalau begini Kak Vio makin cakep aja Shanti jadi ser ser ". Shanti memeluk tubuh Vio dari belakang dengan erat.


" jangan begini donk yaaang malu lah banyak pasang mata yang lihat kita ntar di kira kita yang menyabotase dunia mereka " hahaha Vio menertawakan perkataanya sendiri.


" peserta seratus tiga puluh lima yangg cepat kelarin ya ."


mereka berduapun menyeleksi satu persatu lembaran kertas yang terkumpul malam itu.


******


Reni pulang ke rumah sebelum adzan isya' berkumandang.


" walaikum salam ' Mami baru pulang Bara ". kata Bagas menghampiri Reni . sudah makan malam belum sayang yuk kita makan sama sama .


" aku mandi dulu deh Mas " ,nanti mamy gendong ya Bara mamy mandi dulu dada gembil . Reni menaiki anak tangga dan mandi di kamar atas kemudian turun kembali mendatangi Bagas dan anaknya.


" sini embil ikut Mamy yuk ".dengan wajah penuh seyuman Bara junior menyerahkan kedua tanganya ke mamynya. kok sepi ya Mas pada ke mana Ayah dan ibu ?.


" Ayah ada perjamuan dengan patner kerja kantor , ibu pamit ke pengajian dengan teman temanya. "


" Makan yuk Mas " .Reni berjalan ke ruang makan dan mengambilkan makan di piring suaminya.


" trimakasih ya sayang sudah mengambil makanan buatku ". Bagas menerima piring yang di serahkan Reni. Reni kita makan bergantian saja bagaimana ?.


" tidak kita samaan aja makanya " Maskan bisa nyuapi makan ke aku.

__ADS_1


" oh iya kitakan sudah lama ya gak berduaan begini". Bagas menyuapi istrinya dan dirinya sendiri.


" aku sudah kenyang Mas ", ku tinggal tidurin Bara ya .


" ia sayang habis ini Mas mau ke ruang kerja Ayah sebentar mau cek kerjaan yang belum terselesaikan."


Reni pergi meninggalkan Bagas ke kamarnya dan menidurkan Bara setelah itu melakukan Sholat isya'.


Baru juga jam 20.30 masih sore belum terlalu malam ,sebaiknya aku berdadan dulu dan memakai lingerie yang lama ku simpan untung kamar ini sudah aku renov lagi menjadi lebih luas dan kamar Bara terpisah dari kamar ini yang memiliki pintu tembusan, sebaiknya ku taruh Bara di Boxs saja biar aku lebih leluasa .


selamat tidur Bara sayang mimpi indah ya besok kita mainan lagi sama mamy ,Reni menciumi pipi embil anaknya yang seperti Bakpao.


Reni kembali berdadan mengganti bajunya dengan lingerei satu setel itu lalu memadamkan lampu kamarnya dan mengganti dengan lampu temaram berwarna biru kecil.


" coba lihat Bagas akan aku jinakkan dirimu dalam sentuhanku hingga kamu tak dapat berpaling dariku lagi." Reni kemudian tersenyum nakal di depan cermin . " aku sudah mirip anak nakal saja pakai topeng dulu ,nah ini kaca mata bulu keren abis ". Reni tertawa ngakak sendiri.


ceklek pintu kamar terbuka dan suasana kamar menjadi temaram tapi berkesan romantis .


" eh kamu siapa pakai topeng segala Maria ya ?". tanya Bagas pada sosok mahluk pada hal dia istrinya sendiri.


yaa manggil Maria lagi pasti datang lah dia tukan beneran .gumam Reni dalam hati.


" ada apa mencariku Reni aku sedang sibuk nih di salonmu ,tapi kok kamu dadan begini jadi aneh tau ". bisik Maria di telinga Reni.


" aku mau beri kejutan untuk suamiku biar dia klepek klepek dan gak cari perempuan lain '. jawab Reni ke Maria dengan berbisik sangat pelan hingga tak terdengar Bagas.


" ya sudah aku tinggal ni ya semoga hubungan kalian jadi lebih harmonis lagi ".


" trimakasih ya Maria ".


Bagas menatap tubuh istrinya yang memakai topeng dengan setengah ketakutan.


" jangan jangan ganggu aku mungkin istriku tak takut padamu tapi kalau aku ' ampun aku tidak akan menyakitinya lagi ". keringat dingin menyelimuti tubuh Bagas tapi Reni semakin ingin mempermainkan suaminya .

__ADS_1


@@@@@@


gua sambung besok ya jangan lupa vote dan like ku tunggu ni


__ADS_2