SANG PENAKLUK

SANG PENAKLUK
TERNYATA RATU ULAR BUKAN RAJA ULAR ( DEWI WU )


__ADS_3

" goa nya di depan kita, goa itu tertutup semak dan batu itu "


Lien feng pun langsung menoleh kearah dimana semak dan bebatuan itu.


" apakah pintu goa itu tertutup begitu, bagaimana si raja ular itu ingin pergi keluar "


" batu itu akan bergeser ketika raja ular hendak keluar, untuk itu kita menunggu raja ular itu untuk keluar "


Lien feng pun mengangguk kepala.


mereka pun di sana menunggu raja ular itu untuk keluar.


" tuan muda saya punya ide untuk membuat raja ular itu untuk keluar , tuan muda disini saja dan memperhatikan raja ular itu jika raja ular itu tiba. " ucap Soe ketika mereka merasa sudah lama bersembunyi di sana namun raja ular itu tidak keluar juga.


Lien feng pun mengangguk kepala.


Soe pun langsung bergegas mencari Seekor kijang untuk di jadikan umpan.


setengah jam kemudian Soe pun Kemabli dengan menyeret kijang yang ia tangkap dan di letakan di depan mulut goa.


Soe pun langsung bergegas berlari menuju ke arah Lien feng untuk bersembunyi juga.


dan benar saja, tidak alam kemudian batu tersebut bergerak dan membuka dengan sendirinya dan memperlihatkan goa itu.


sebelum ular itu keluar Lien feng sudah Melesatkan kayu untuk mencegah menutupnya kembali ketika ular itu telah berhasil mengambil kijang itu.


tak lama kemudian, muncul ular dengan gerakan cepat menyambar kijang itu.


wushhhh.


ular itu pun kembali masuk kedalam.


Lien feng pun langsung bergegas memanggil Hutom. dan batu itu pun ternyata hampir menutup kembali karena kayu penghalang yang di lemparkan oleh Lien feng tidak begitu kuat menahannya, untung saja Hutom dengan cepat menjadi penghalang agar batu itu tetap terbuka.


untuk membantu Hutom, Lien feng mengangkat batu besar untuk menggantikan posisi Hutom.


wushhhh.


setelah urusan di depan pintu goa selesai mereka pun masuk ke dalam dengan hati-hati.


" goa ini terlalu dalam " batin lien Feng kerena mereka belum menemukan ujung goa tersebut.


mereka pun akhirnya menemukan ruangan yang cukup besar. di sana juga ada beberapa ekor ular yang berukuran sedang dan ukuran kecil.


" dimana raja ular itu " seru Lien feng dengan suara kecil.


" di sana tuan muda " tunjuk Hutom.


Lien feng pun langsung menoleh ke arah dimana Hutom menunjukan itu.


dan benar saja, Lien feng melihat ular besar dengan kepalanya di hiasi mahkota.



raja ular itu pun langsung membuka mulutnya ketika ia melihat keberadaan mereka.


para ular lainnya pun langsung menoleh kearah mereka juga.


mau tidak mau mereka pun keluar dari persembunyiannya.


ular-ular ukuran besar dan kecil itu pun langsung bergegas menuju ke arah mereka.


Lien feng pun langsung menggunakan pedangnya untuk mengalahkan ular-ular itu, sementara Hutom dan Soe sudah bersiap dengan sihir mereka sendiri-sendiri.

__ADS_1


wushhhh.


Soe melemparkan bola api ke arah ular-ular itu dan mereka pun langsung mati terbakar.


wushhhh.


Hutom pun mengeluarkan gumpalan tanah yang sangat kerasa dan Melesatkan ke arah ular-ular itu.


sehingga kawanan ular itupun berkurang banyak.


Lien feng pun tidak mau kalah, ia pun melepaskan teknik pedang klan rubah ekor sembilan yang dimana teknik itu membutuhkan kecepatan tinggi dan daya terbang yang sangat cepat. sehingga Lien feng bagaikan bor yang sedang berputar.


crash, crashhhh, crashhhh , crashhhh.


puluhan ular itu pun terkena pedang milik Lien feng.


bughhh.


Lien feng pun terkena sabetan ekor raja ular karena Lien feng lengah.


wushhhh.


Hutom membuat tanah yang di sekitar raja ular menjadi lumpur, sehingga ular itu tidak bisa bergerak bebas.


Soe pun langsung melancarkan serangan apinya.


wushhhh


bomm duarrrrr.


serangan Soe mengenai tubuh ular itu. namu karena tubuh ular itu sangat keras hingga ular itu tidak merasakan apapun.


wushhhh.


raja ular itu menyemburkan api dari mulutnya ke arah mereka.


bomm duarrrrr.


ledakan itu membuat goa berguncang.


wushhhh.


sekali lagi Hutom mengunci tubuh ular itu menggunakan tanah di sana.


Soe pun melancarkan lagi serangan api di bantu Lien feng.


" serangan ganda "


wushhhh, wushhhh , wushhhh.


api bercampur Angin itu melesat ke arah raja ular.


bomm duarrrrr.


" taun muda, serangan gabungan " seru Soe.


Lien feng pun mengangguk kepala.


wushhhh.


cahaya merah keluar dari tangan Lien feng menuju ke arah Soe. sehingga tubuh Soe pun bersinar terang.


Soe pun langsung membuka mulutnya lebar-lebar dan terbentuklah bola hitam yang besar.

__ADS_1


untuk melindungi goa itu, Lien feng membuat prisai agar goa itu tidak runtuh akibat serangan mereka.


wushhhh.


bola hitam itu pun melesat ke arah raja ular.


bomm duarrrrr.


namun serangan bola hitam itu di tahan oleh tubuh raja ular itu.


" sial " batin Soe saat ia melihat serangannya tidak begitu menghancurkan raja ular.


Lien feng pun membuat mantra sihir gabungan.


pola sihir pun terjadi.


sihir gabungan Lien feng adalah petir, api dan tanah.


ketiga elemen itu muncul dan menjadi satu, lalu membentuk sebuah tombak raksasa.


wushhhh.


Lien feng pun langsung melesakkan ke arah raja ular itu.


jlebs


bommm duarrrrrr.


tubuh raja ukar itu pun terkena tombak itu dan membentur ke dinding goa.


goncangan hebat pun terjadi namun goa itu tidak runtuh karena Lien feng sudah membuat prisai.


tubuh ular itu pun tak berdaya sehingga ia pun melemah.


namun anehnya tubu ular itu bercahaya sangat terang dan menyilaukan mata.


sehingga mereka pun menutup mata mereka.


saat cahaya itu redup terlihatlah sosok wanita cantik di sana dengan kedua sayap dan menutup matanya.



mereka pun kaget dengan sosok wanita cantik itu.


sosok wanita cantik itu membuka mata dan melihat mereka.


" terimakasih banyak anak muda, kau telah membebaskan saya dari kutukan ini yang membuat saya tidak bisa kembali ke langit "


Lien feng, Soe dan Hutom diam saja karena masih terkejut dengan apa yang mereka lihat.


" kalian pasti masih bingung dengan semua ini, namun saya akan jelaskan tentang siapa saya dan kenapa saya memiliki wujud ular tadi. perkenalkan saya adalah Dewi wu, karena keserakahan saya maka saya di hukum oleh para dewa untuk menjadi ular dan ibunya para ular "


" jadi anda adalah seorang Dewi "


Dewi wu pun mengangguk kepala.


" karena kalian telah membebaskan saya maka saya akan memberikan kalian sesuatu "


Dewi wu pun melambaikan tangannya ke arah mereka bertiga.


wushhhh.


tiga cahaya putih muncul dan masuk ke dalam tubuh mereka.

__ADS_1


tubuh mereka pun bercahaya dan sebuah sihir aneh hingga membuat mereka melayang .


mereka pun memejamkan matanya kala mereka merasakan adanya energi yang sangat besar masuk dalam tubuh mereka.


__ADS_2