
lien Feng pun langsung bergegas membantu mereka yang sedang mencari mahkota sang ratu burung, sebab ia sangat yakin jika ada sesuatu yang sangat penting di mahkota itu sehingga ibkis itu mengincar mahkota tersebut.
" tuan muda " seru salah satu orang yang berhasil menemukan mahkota ratu burung.
dan menunjukkan mahkota itu kepada Lien feng.
wushhhh.
tiba-tiba bayangan hitam merebut mahkota itu.
Lien feng pun langsung bergegas mengejar bayangan hitam itu.
wushhhh.
bommm duarrrrrr.
Lien feng langsung mengeluarkan bola api ke arah sosok bayangan hitam itu dan mengenai sosok tersebut hingga sosok itu pun terbentur dinding istana.
Soe, Hutom dan Kai pun langsung bergegas menuju ke dalam saat mendengar suara ledakan.
" tuan muda " seru Hutom.
Hutom pun langsung bergegas membaca mantra sihir bumi agar bisa mengikat tubuh sosok itu.
wushhhh.
sosok itu pun langsung terbungkus oleh lantai istana.
Lien feng berjalan mendekati sosok itu dan merebut mahkota ratu burung. ia mengamati dengan seksama mahkota tersebut.
" tidak ada yang aneh " seru Lien feng saat ia tidak menemukan apapun di mahkota itu.
" tuan muda, ujung mahkota " seru Kai.
" ujung " ulang lien Feng sambil melihat ujung mahkota itu.
" batu permata apa ini "
" sepertinya ini batu permata inti ras burung yang dimana memiliki kekuatan besar " jawab Kai.
" lalu apa gunanya dengan raja iblis yang mengincar Mahkota ini "
" maaf tuan muda jika saya menyela, sebaiknya kita temukan ratu burung itu dulu dan kita akan menayangkan kepada beliau " usul Soe.
Lien feng pun mengangguk kepala dan langsung memejamkan matanya untuk melihat keberadaan ratu burung itu.
Lien feng pun membuka matanya dan berkata " bunuh dia " sambil meninggalkan mereka.
Soe pun dengan senang hati membunuh mahluk itu.
crash.
Soe yang menarik kepala sosok itu hingga terputus membuat para ras burung di sana bergidik ngeri.
" kau membuat mereka takut Soe " seru Hutom.
" eh, maaf "
mereka bertiga pun langsung bergegas mengikuti Lien feng.
wushhhh, wushhhh wushhhh wushhhh.
__ADS_1
mereka pun langsung meninggalkan istana itu menuju dimana ratu burung itu di tahan.
mwreka bertiga tidak ada yang berani bertanya kepada Lien feng sebab wajah Lien feng kini memancarkan aura kebencian terhadap iblis.
" Hutom "
" sudah diam Soe, ikuti saja tuan muda " jawabnya agar Soe tidak bicara apapun.
setelah beberapa menit kemudian akhirnya Lien feng pun berhenti di sebuah hutan yang sangat gelap.
" kita lama masuk kedalam dan di sana aada ratusan iblis, kalian persiapan diri untuk berperang " seru Lien feng sambil melesat terbang masuk kedalam hutan.
wushhhh.
" ratusan " seru Soe
wushhhh,
Hutom menyusul Lien feng di ikuti oleh Kai dan baru Soe.
mereka terus masuk ke dalam hutan hingga Lien feng pun berhenti di di dahan pohon yang besar.
" tuan muda, apakah saya harus membuat prajurit Golem " tanya Hutom
" tentu Hutom, buatlah beberapa saja untuk memancing mereka keluar dari dalam goa itu "
Hutom pun mengangguk kepala dan turun di ikuti Lien feng, Soe dan Kai
wushhhh, wushhhh, wushhhh, wushhhh
Hutom pun langsung bergegas membaca mantra sihir bumi untuk membuat Golem.
tap.
" kalian, buatlah kekacauan di sana " tunjuk Hutom ke goa itu pada Golem yang baru ia buat.
dua puluh Golem itu mengangguk kepala, mereka pun langsung berjalan menuju goa itu.
" Hutom, seperti biasa. kamu lihat ke dalam dan jika ada kesempatan bawa pergi ratu burung itu, tapi jika bisa gunakan sihir teleportasi saja agar Ibis tidak mengetahui jika ratu burung itu kamu bawa pergi "
" baik tuan muda saya mengerti "
Lien feng pun mengangguk kepala.
Hutom segera melaksanakan tugas yang di berikan oleh Lien feng.
wushhhh.
Hutom tenggelam ke bumi menuju ke dalam goa, sementara Lien feng,Soe dan kai melihat Golem ciptaan Hutom.
para Golem itu pun mulai beraksi, mereka satu persatu membuat kekacauan dengan membunuh iblis yang di depan goa.
bughhh.
bommm duarrrrrr.
Golem itu mengandalkan kemampuan pukulan mereka, sehingga iblis yang terpukul akan langsung terpental jauh.
" lumayan " gumam Lien feng saat melihat daya tempur para Golem itu.
mereka masih bersembunyi di balik semak-semak yang rimbun, mereka akan keluar jika sudah waktunya.
__ADS_1
crashhhh.
satu Golem terkena pedang iblis itu hingga tubuh Golem itu terbelah menjadi dua.
kak ingin berdiri namun di cegah oleh Lien feng dengan tanda menggelengkan kepalanya.
Lien feng sengaja membiarkan Golem itu hancur sebab ia ingin melihat apakah mereka memiliki sihir regenerasi untuk memulihkan dirinya.
dan benar saja Lien feng melihat dua bagian tubuh Golem bergerak dan menyatu kembali.
kai pun langsung terkejut melihat itu dan ia pun langsung mengerti kenapa Lien feng tidak membiarkan dirinya kesana untuk membantu.
Lien feng pun mengangguk kepala dan tersenyum puas.
ketika banyak iblis yang keluar dari dalam goa, Lien feng pun menyuruh kai dan Soe membantu para Golem itu.
mereka berdua yang sejak tadi menunggu kesempatan untuk bertarung pun dengan sigap langsung bergegas membantu para Golem itu.
wushhhh, wushhhh.
serangan bola api Soe dan Kai mengenai beberapa iblis di sana.
bommm duarrrrrr, duaarrrr.
" ratusan ya, baiklah " gumam Soe yang merubah wujudnya menjadi manusia setengah salmon rubah ekor sembilan.
wushhhh.
" mari kita lihat kekuatan baru kita " serunya sambil menyiapkan bola api di setiap ekornya.
" astaga Soe, cuman iblis segitu saja kenapa harus menggunakan kekuatan itu " gumam Lien feng yang tidak mengerti jalan pikiran soe.
wushhhh, wushhhh wushhhh, wushhhh, wushhhh.
bola-bola api itu melesat ke para iblis dengan kecepatan tinggi.
bomm duarrrrr duarrrrrr duaarrrr duarrrr duarrrrrrr duarrrrr
" Soe, ingat di dalam goa masih ada mereka " ucap Lien feng yang berkata lewat telepati itu.
Soe pun langsung diam ketika mendengar perkataan Lien feng.
ledakan itu membuat goa itu bergoyang, Hutom yang masih bersembunyi di dalam tanah pun kaget karena getaran tanah yang ia rasakan.
" apakah ini ledakan dari tuan muda " batin Hutom dalam hati.
Hutom pun langsung bergegas mencari keberadaan ratu burung itu dan ia sangat bingung sebab banyak wanita di sana yang ia lihat.
" yang mana ratu burung, dari segi apapun pakaiannya sama dengan yang lain " gumam Hutom.
ia belum menunjukkan wujudnya karena masih ada beberapa iblis di dalam.
" tuan muda, ini Hutom. tuan bisa mendengar suara saya "
Lien feng yang terdiam itu pun langsung memejamkan matanya ketika mendengar perkataan Hutom.
" ya Hutom saya mendengar "
" tuan muda, banyak sekali wanita di sini. dan beberapa iblis masih di sini, apakah tuan muda bisa membuat mereka keluar agar saya bisa menyelamatkan mereka"
" baiklah "
__ADS_1
saat Hutom melirik ke arah Tawanan itu, ia melihat sosok wanita yang melihat dirinya dan mengisyaratkan untuk diam.
Hutom pun langsung kaget.