
pertarungan Kai dan Soe pun berlangsung sangat sengit.
wushhhh.
Lien feng pun berubah menjadi manusia setengah rubah ekor sembilan.
Lien feng pun langsung melesat ke iblis satunya.
bomm duarrrrr, duarrrrrr, duaarrrr.
ledakan terjadi sehingga membuat depan goa itu tidak berbentuk.
Lien feng yang merasakan kemarahan akibat rasa sakit yang ia dapatkan di waktu ia bertemu dengan peri salju dan dimana ia mendengar jika rasa sakit itu di sebabkan oleh sang ibu yang di siksa itu dengan ganas terus menyerang iblis itu.
sementara Hutom yang melihat situasi di dalam goa aman ia pun bergegas muncul.
" tolong jangan bunuh kami " seru sosok yang di ikat di sana saat melihat Hutom mendekati mereka.
" jangan takut, saya di sini untuk membebaskan kalian " jawab Hutom yang terus melihat di sekelilingnya agar saat mereka melarikan diri tidak ada ibkis yang tahu.
mereka pun menjadi tenang saat hutom menjelaskan bahwa mereka akan di selamatkan oleh Hutom pun menjadi tenang.
Hutom pun langsung bergegas membukakan tali ikatan mereka.
" ikuti saya " ucap Hutom saat mereka sudah terbebas, mwreka pun mengangguk kepala.
Hutom berjalan di sisi goa, ia ingin menari jalan keluar dari sisi goa itu.
Hutom pun langsung menyentuh sisi goa.
wushhhh.
sebuah terowongan pun terbentuk.
" ayo, kita keluar " ajak Hutom sambil melangkahkan kaki nya masuk ke lorong itu.
semua tawanan Itu pun mengikuti Hutom.
mereka teeus berjalan menyusuri terowongan itu hingga mereka melihat sebuah cahaya.
" sebentar lagi kita akan keluar dari sini "
mereka pun mengangguk kepala.
dan akhirnya mereka pun keluar dari sana.
" kalian jika masih takut untuk kembali maka di sini saja dahulu, saya akan membuat penghalang agar tidak aada iblis yang melihat kalian "
" terimakasih banyak atas pertolongan tuan "
Hutom pun mengangguk kepala dan membuat penghalang untuk menyembunyikan mereka.
wushhhh.
" tunggu di sini sampai saya kembali, saya akan membantu tuan saya dan teman-teman "
" baik lah tuan "
Hutom pun langsung bergegas menuju ke arah pertarungan Lien feng dan Soe juga kai.
namun di saat ia sudah sampai di sana ia bergidik ngeri saat melihat para ibkis itu tengah di bantai oleh Lien feng.
" kalian, kenapa membiarkan tuan muda seperti ini " seru Hutom saat melihat Soe dan kai hanya berdiri dan melihat Lien feng sedang mencabik dan menghancurkan tubub iblis itu.
" melihat tuan muda seperti itu membuat kami enggan mendekati " jawab Soe yang bergidik ngeri.
__ADS_1
Hutom pun langsung bergegas mendekati Lien feng.
" tuan muda " ucap Hutom sambil menahan tinjau Lien feng yang hendak menghancurkan kepala iblis itu sehingga tangan Hutom hancur.
Lien feng pun langsung sadar jika dirinya sudah terlalu kelewatan DNA melihat tangan Hutom hancur.
" Hutom "
" tidak apa-apa tuan muda "
" maafkan saya Hutom " ucapnya sambil masih ramuan penyembuh tingkat tinggi di tangan Hutom. ia sangat bersalah membuat tangan Hutom hancur.
" tuan muda, saya tidak apa-apa. sebaiknya kita tinggalkan tempat ini " ajak Hutom saat tangannya mulai pulih.
" lalu tawanan itu " tanya Lien feng.
" mereka sudah di tempat aman tuan muda, kita akan menemui mereka "
Lien feng pun mengangguk kepala dan bangkit.
wushhhh,
Hutom terbang untuk kembali di mana oara tawanan itu ia sembunyikan.
wushhhh, wushhhh, wushhhh.
diikuti oleh Lien feng,soe dan Kai.
sesampainya di sana.
" Hutom "
" mereka saya kurung di sini agar iblis tidak melihat keberadaan mereka "
Lien feng pun mengangguk kepala mengerti.
wushhhh.
mereka smeua yang melihat line Feng dan lainnya pun langsung bersujud dan mengucapkan terimakasih kepada mereka.
" kalian dari mana " tanya Lien feng
" kami dari desa hutan nue tuan muda "
" hutan nue " ulang lien Feng.
" maaf, jika boleh tahu dimana desa itu dan kenapa kalian bisa di tangkap oleh mereka " tanya Hutom.
" desa kami tidak jauh dari hutan ini, kamu di tangkap oleh iblis itu karena yang mulia ratu kami menjadi tahanan mereka " jawab salah satu orang itu.
" di tahan " tanya lien Feng sambil menoleh ke arah Hutom.
" tapi tuan muda, hanya mereka saja yang ada di dalam goa itu "
" memang benar jika yang mulia ratu kami tidak ada di situ, ratu kami di bawa di tempat lain "
" sial, masih ada iblis lain " batin lien Feng.
" kalian tahu dimana ratu kalian di tawan " tanya Hutom.
" kami tidak tahu tuan "
" bagiamana kita akan mengetahuinya " seru Soe.
" apakah ada barang atau sesuatu yang di tinggalkan oleh ratu kalian "
__ADS_1
" mahkota ratu tuan muda, sebab sebelumnya ratu menyembunyikan mahkotanya sebelum yang mulia ratu di tangkap "
" dimana mahkota itu sekarang "
" ada di istana burung tuan muda "
" ajak kami ke istana itu "
mereka pun mengangguk kepala dan berkata " mari tuan "
" tunggu " seru Lien feng saat semua warga itu berjalan.
mendengar seruan line Feng, warga itu pun langsung berhenti dna menoleh kebelakang.
" kai, apakah kamu bisa membawa mwreka semua "
" bisa tuan muda "
" baiklah, rubah wujudmu "
" baik tuan muda "
kai pun mundur beberapa langkah.
wushhhh.
" naiklah kalian semua " seru Lien feng.
" tapi tuan muda, kami tidak pantas naik di punggung burung agung itu " tolak salah satu warga itu saat mwreka melihat bueung Phoenix.
" tidak apa-apa, naiklah agar kjta sampai di istana itu dengan cepat dan bisa membebaskan ratu kalian secepatnya. jika kjta terlalu lama maka yang saya takutkan ratu kalian tidak akan selamat "
mereka semua pun menjadi takut Sehingga mwrkwa Langsung naik di punggung burjnf Phoenix tersebut.
" kalian beri arah di mana istana itu "
seru lien Feng yang terbang mendekati mereka.
mereka pun mengangguk kepala.
wushhhh, wushhhh, wushhhh, wushhhh.
mereka semua meninggalkan tempat itu menuju ke istana burung.
dalam perjalanan menuju ke istana burung tidak membutuhkan waktu yang lama. sebab ketika baru lima belas menit, mereka sudah melihat Istana.
" tuan, itu istana burung "
" kai "
burung Phoenix tersebut pun mengangguk kepala dan. melesat terbang dengan kecepatan tinggi menunju ke arah istana itu.
mereka pun sampai di sana.
Lien feng, Soe dan Hutom merasa sangat kalian terhadap istana yang hancur berantakan itu.
" ayo cepat, tunjukkan mahkota ratu kalian " seru Lien feng.
mereka pun langsung bergegas masuk ke dalam untuk mengambil mahkota ratu mereka.
sedangkan Lien feng masih melihat sekeliling istana itu.
" tuan muda, saya masih merasakan adanya hawa iblis di sini " ucap Soe.
perkataan Soe pun langsung mendapatkan anggukan kepala oleh Lien feng.
__ADS_1
" kalian bertiga cari keberadaan hawa iblis itu "
mereka bertiga pun mengangguk kepala dan langsung bergegas mencari keberadaan hawa iblis itu.