SANG PENAKLUK

SANG PENAKLUK
MUTIARA KRISTAL PERI LAUT


__ADS_3

wushhhh.


Lien feng pun langsung bergegas mengeluarkan pedang klan rubah ekor sembilan.


para bibi itu pun langsung bergegas mendekati Lien feng untuk melihat apakah itu pedang milik klan rubah ekor sembilan atau bukan.


dan mereka pun kaget ketika melihat dengan cermat jika pedang itu benar milik klan rubah ekor sembilan.


" nak, apakah kamu kesini di utus peri hutan untuk mengambil mutiara kristal peri laut "


Lien feng pun mengangguk kepala.


" bawa mutiara kristal itu kesini " perintah sang bibi eryu pada sosok setengah manusia setengah ikan itu.


sosok itu pun mengangguk kepala dan pergi untuk mengambilkan mutiara kristal peri laut itu.


" seandainya kamu bisa bertahan lebih lama di sini, maka bibi akan lebih senang sayang " ucapnya dengan nada sedih, sebab ia tahu mereka tidak akan bisa bertahan lama di dunia laut itu.


" lain kali saja bibi, setelah membebaskan ayah dan ibu, kami akan sering berkunjung kesini "


" apakah yang kamu katakan benar "


Lien feng hanya mengangguk kepala saja, ia tidak ingin melihat sahabat sang ibu bersedih jika mereka mendengar jika ia akan membawa ayah dan ibunya ke dunia manusia dan meninggalkan dunia ini.


tak kama kemudian, sosok yang mengambil mutiara kristal peri laut itu pun tiba dan menyerahkan kepada eryu.


" gunakanlah mutiara kristal peri laut ini untuk menyelamatkan kedua orang tua mu sayang "


" baik bibi, dan terimakasih " ucap Lien feng sambil menerima mutiara itu.


Lien feng pun lalu berpamitan sebab waktu mereka bertahan di dalam air itu tinggal sedikit lagi.


Lien feng, Soe, Hutom dan Kai pun di antar ke daratan oleh para sosok setengah manusia setengah ikan itu.


sesampainya di daratan, Lien feng pun membungkuk hormat kepada mwreka semua, di ikuti oleh Soe, Hutom dan Kai.


" kalian berhati-hatilah " seru bibi Eryu


Lien feng pun mengangguk kepala dan pergi meninggalkan mereka.


wushhhh, wushhhh, wushhhh, wushhhh.


" kita kemana lagi Soe "


" kita beristirahat dulu tuan muda, kita cari desa untuk menginap "


Lien feng pun mengangguk kepala kala melihat awan mulai gelap.


Lien feng tiba-tiba berhenti saat ia melihat sosok bayangan hitam masuk ke hutan, yang dimana hutan itu berada di depan mereka.


Soe, Hutom dan Kai pun yang melihat sosok itu juga berhenti.

__ADS_1


" Soe "


Soe pun mengangguk kepala dan langsung melesat terbang ke arah dimana sosok itu menghilang.


" izinkan saya mengikuti Soe tuan muda " ucap kai.


Lien feng pun mengangguk kepala.


kai pun langsung bergegas menyusul Soe.


wushhhh.


" apakah tadi sosok iblis tuan muda " tanya Hutom.


" saya tidak tahu dengan pasti Hutom, kita tunggu mereka berdua saja "


Hutom pun mengangguk kepala.


lima belas menit kemudian Soe dan kai pun kembali ke mereka berdua.


" tuan, sosok tadi adalah iblis. dan di hutan sini adalah tempat para iblis berkumpul " jelas Soe.


" apakah ada sosok selain iblis, misalnya ras lain "


" benar tuan muda, saya melihat iblis itu sedang menyeret ras burung ke dalam goa "


" ras burung, untuk apa para iblis itu menangkap ras burung "


" sial, jika di biarkan maka raja iblis itu aka. semakin kuat " batin lien Feng.


" apakah kita akan menyerang mereka tuan muda " tanya Hutom.


Lien feng pun mengangguk kepala dan berkata " jika mereka memberikan persembahan untuk sang raja iblis maka kekuatan sang raja iblis itu akan semakin kuat dan kita akan sudah untuk mengalahkannya "


mereka bertiga mengangguk kepala.


" Soe, tunjukan jalannya. namun kita akan memantau dari jauh dulu, kita akan melihat apakah iblis di dalam goa itu banyak atau sedikit "


Soe pun mengangguk kepala dan melesat terbang, di ikuti Lien feng, Hutom dan Kai.


wushhhh, wushhhh, wushhhh.


mereka pun berhenti di sebuah pohon besar tepat berada di dekat pintu goa.


" Hutom, periksa goa itu lewat tanah dan sebisa mungkin jangan sampai ketahuan "


" baik tuan muda "


Hutom pun langsung bergegas turun dan masuk ke dalam tanah, sesuai dengan apa yang di perintahkan oleh Lien feng.


Lien feng yang melihat Hutom telah masuk ke dalam tanah itu pun merasakan energi iblis sebab, Lien feng menaruh inti jiwa Hutom dengan darahnya sehingga ia bisa merasakan apa yang di rasakan oleh Hutom dan begitu juga Hutom, mereka berdua keterikatan yang dalam.

__ADS_1


Hutom yang telah berhasil menyelinap di dalam goa itu pun mengamati seisi goa tersebut dengan teliti. setelah di rasa cukup ia pun kembali.


wushhhh.


Hutom pun langsung terbang di mana mereka berdiri di dahan pohon yang besar.


" tuan muda, hanya ada beberapa iblis saja dan sepertinya tidak ada iblis yang terkuat di sana "


" baiklah, Soe dan Kai buat kerusuhan di depan goa dan Hutom kembali menyelinap masuk ke dalam goa untuk membebaskan mereka. saya akan memantau kalian dari sini sebab saya merasa aneh jika ras burung bisa kalah dengan iblis yang tingkat kekuatannya tidak besar dan kemungkinan sosok iblis yang memiliki kekuatan besar tidak ada di goa ini dan dia akan muncul ketika kawanannya mendapatkan masalah "


mereka bertiga pun mengangguk kepala mengerti lalu mereka menjalankan perintah dari Lien feng.


wushhhh, wushhhh, wushhhh.


mereka langsung melakukan apa yang di perintahkan oleh Lien feng.


sementara Lien feng mengamati sekeliling tempat itu dengan seksama, ia sangat yakin iblis tingkat tinggi akan muncul jika goa itu ada keributan.


Soe dan kai pun langsung membuat keributan di depan goa sehingga para iblis yang di dalam goa pun berhamburan keluar.


bomm duarrrrr, duarrrrrr, duaarrrr.


pertarungan Soe dan kai menyebabkan ledakan dimana-mana.


sementara Hutom yang telah berada di dalam goa itu pun menunggu kesempatan untuk muncul dan menyelamatkan ras burung yang ikat.


Lien feng terus mengamati pertarungan Soe dan Kai dan benar saja tidak lama Soe dan kai membuat keributan, tiga sosok iblis dengan kekuatan besar melesat ke arah mereka berdua.


wushhhh, wushhhh, wushhhh,


Soe dan Kai pun mundur ketika melihat tiga sosok yang baru saja tiba.


mereka berdua kaget sebab dugaan Lien feng benar.


wushhhh.


Lien feng pun langsung bergegas menuju ke arah mereka berdua.


" kenapa kalian membuat keributan di goa kami " ucap salah satu sosok iblis itu.


" dia bertanya kepada kita Soe, kai " tanya Lien feng yang menoleh ke belakang menatap Soe dan kai.


" kurang ajar " seru Sosok iblis itu yang melesat terbang ke arah mereka bertiga.


Lien feng pun dengan santai menoleh ke depan.


" Soe "


Soe pun mengangguk kepala dan melesat terbang sembari berubah menjadi rubah ekor sembilan.


" kai "

__ADS_1


kai pun mengangguk kepala dan bergerak melesat terbang sambil merubah wujud menjadi burung Phoenix.


__ADS_2