Sang Penguasa Cahaya

Sang Penguasa Cahaya
Chapter 12 Menyelamatkan Guang Yang


__ADS_3

Boommmm


Boommm


Dua buah tapak berwarna putih keemasan berhasil memporak poranda pasukan pangeran Nan Wu dan membuatnya terlempar karena terkena tapak..


" Sialan kau. Aku adalah seorang pangeran, seharusnya kau bersikap hormat padaku." Ucapnya..


Boooommm


Tanpa menjawab satu buah tapak lagi mendarat di tubuh Nan Wu.


" Asal kau tahu ya. Di kota lampion tidak ada yang namanya pangeran, bangsawan atau yang sejenisnya. kedudukan semua orang di sini sama." Ucap Guang Shen.


Nan Wu lalu berdiri dan seekor naga berwarna kuning muncul di belakangnya.


" Oh naga ya." Ucapnya lalu naga berwarna Cyan muncul dan meraung dengan keras.


" Tombak ilahi, Naga langit dan bumi"


" Sialan kau."


" Naga gerhana"


Roarggggg


Boomm


Naga milik Nan Wu menghilang sedangkan kedua naga milik Guang Shen terus melesat ke arahnya dengan cepat.


Boooommm


" Akhhhhh"


" Bagaimana mungkin dia memiliki roh naga. Sedangkan dia bukan dari keluarga Long ataupun sekte naga?" Tanya Nan Wu.


Guang Shen kemudian memutar tombaknya kemudian mengarahkannya ke atas.


Roarggggg


Seketika naga Cyan muncul dari langit. Dan siap menelan apa pun yang ada di perintahkan.


" Telan pangeran bodoh itu." Ucap Guang Shen.


Roarggggg


Naga itu meraung dengan keras, lalu melesat kearah Nan Wu.


" Berhenti tolong lepaskan putraku. Dia adalah putraku satu-satunya." Ucap seorang wanita.


" Maaf saja. Aku tidak akan pernah melepaskan orang yang mencari masalah denganku." Ucap Guang Shen.


" Aku mohon. Lepaskan putraku. Aku akan memberikan apa pun yang kau minta." Ucap wanita itu.


" Kalau begitu, aku ingin kaisar menghilangkan keinginannya untuk menguasai kota lampion. Kalau dia tetap ingin menguasai kota lampion, maka kekaisaran Nan akan kami bantai." Ucap Guang Shen.


" Baik. Tapi bagaimana dengan roh naga milik putraku?" Tanya wanita itu.


" Aku tidak tahu. Ini salahnya sendiri karena dia menggunakan roh naga untuk melawanku." Jawab Guang Shen.


" Sialan kau. Akan kupatahkan kaki dan tanganmu di turnamen nanti." Ucap pangeran Nan Wu.


" Hari ini adalah spirit soulmu. Jika kau menggangguku lagi, maka kultivasimu yang akan ku hancurkan." Ucap Guang Shen.


" Jika anda ingin putramu hidup maka bawa dia pergi. Karena aku membenci orang yang yang memiliki sikap sombong seperti anakmu itu." Ucap Guang Shen.

__ADS_1


" Baik" Jawabnya.


Wusss


Wusss


Mereka semua menghilang menuju ke kekaisaran.


" Adik, mengapa kau tidak membunuh pangeran bodoh itu?" Tanya Guang Xin.


" Aku tidak suka jika seorang ibu mengemis kepadaku agar membiarkan putranya hidup. Kalaupun kaisar bodoh itu itu datang lagi, maka kekaisaran Nan akan hilang saat itu juga." Jawab Guang Shen.


" Oh iya adik Fang. Sebelumnya aku sudah berjanji untuk menyelamatkan ayahmu beberapa tahun yang lalu. Maka hari ini kita akan pergi ke kota melati, dan menghancurkan klan Gun." Ucap Guang Shen.


" Kekuatan kalian masih sangat lemah untuk menghancurkan klan Gun. Patriak dan tetua klan Gun sudah menembus ranah immortal. Jika kalian ke sana, maka kalian hanya akan menjadi bulan-bulanan patriak dan tetua klan Gun." Ucap Guang Sin.


" Tapi, ada untungnya buatmu Shen'er. Klan Gun adalah klan pengguna elemen kegelapan. Dan kelemahan mereka adalah pengguna elemen kegelapan adalah elemen cahaya. Belum lagi elemen api, dan petir cocok untuk menyerang jarak jauh. Dan kau juga ahli dalam formasi. Jadi kau memiliki peluang untuk menyelamatkan pamanmu." Ucap Guang Sin.


" Oh iya, ambillah giok ini. Jika kalian sudah menyelamatkan ayah Fang'er, dan kalian tidak dapat melawan lagi, maka hancurkanlah giok ini, untuk melarikan diri, dan giok berwarna hijau ini, dapat kalian gunakan untuk pergi ke sana." Ucap Guang Sin.


" Baik, terima kasih kakek." Ucap mereka.


Mereka kemudian memecahkan giok berwarna hijau, dan seketika mereka menghilang dan muncul di kota melati.


Guang Shen kemudian mengaktifkan mata bintang miliknya, dan mulai mencari keberadaan Guang Yang.


" Bagaimana kak? Apakah kau sudah menemukan dimana ayahku di sekap?" Tanya Guang Fang.


" Dia di sekap di penjara bawah tanah, dan tempat itu di jaga dengan ketat." Jawab Guang Shen.


" Lalu bagaimana cara kita untuk membebaskan ayah?" Tanya Guang Fang


" Hm, Klan Gun tidak memasang formasi pendeteksi di sekeliling klan, jadi kita bisa menyusup sekarang." Jawab Guang Shen.


Mereka berlima kemudian menyusup kedalam klan Gun, dan mulai menyusuri jalan sempit menuju penjara bawah tanah.


setelah Guang Shen mengetahui dimana Guang Yang di kurung, Guang Shen kemudian melempar sesuatu yang membuat ruangan tersebut di penuhi oleh kabut tebal.


Wusss


Wusss


" Ayo kita keluar sekarang" Ucap Guang Shen.


Wuss


Wuss


Tap


Tap


Mereka kemudian melesat keluar dari dalam penjara bawah tanah sebelum para prajurit klan Gun menyadari keberadaan mereka.


" Ayah, apakah kau baik-baik saja?" Tanya Guang Fang.


" Kalian siapa?" Tanya Guang Yang.


" Ini aku Guang Fang, dan mereka adalah sepupuku anak dari paman Han dan Ayah Dan." Jawab Guang Fang.


" Fang'er, apakah kau benar-benar Fang'er putraku?" Tanyanya.


" Iy ayah. Ini aku." Jawab Guang Fang.


Mereka kemudian saling berpelukan sambil menangis melepas rindu karena tidak bertemu selama bertahun-tahun.

__ADS_1


" hiks..hiks..hiks.. Ayah, aku sangat merindunkanmu, kupikir kau sudah tiada." Ucap Guang Fang yang semakin mempererat pelukannya


" Ayah, senang melihatmu tumbuh menjadi seorang kultivator hebat. Dan juga ayah minta maaf karena tidak dapat menyelamatkan ibu dan adikmu." Ucap Guang Yang sedih.


" Ibu memang tidak selamat ayah, tapi Jia'er ada di klan bersama kakek." Ucap Guang Fang yang membuat Guang Yang bernafas lega sekaligus senang.


" Ehem, apakah kalian ingin berpelukan sampai kita ketahuan di sini?" Tanya Guang Shen.


" Iya paman. Sepertinya klan Gun sudah menyadari keberadaan kita." Ucap Guang Jiang.


" Oh iya paman, telanlah pil ini untuk mengembalikan kekuatan paman. Dan jangan keluar dari lingkaran formasi ini sampai paman pulih seperti sedia kala." Ucap Guang Shen sambil memberikan lima butir pil berwarna putih susu kepada Guang Yang.


Wuss


Wusss


Wuss


" Siapa kalian, dan mengapa kalian ada di sini?" Tanya seorang pria yang berdiri paling depan.


" Kalian tidak usah tahu nama kami" Jawab Guang Jiang.


Wuss


Wuss


Mereka kemudian menjauh dan berdiri membentuk segi lima, sementara Guang Shen di tengah.


" Formasi, diagram Naga." Teriak mereka berlima .


Wusss


Dari keempat arah, cahaya berbentuk benang mengalir kearah Guang Shen, membentuk sebuah diagram. Dan di tengah-tengah muncul naga dengan elemen api, es, petir dan cahaya.


Roargggg


Booommm


" Arggggghhh." Pekik semua prajurit.


Wusss


Sreekk


Sreekkk


Satu persatu kepala para prajurit klan Gun menggelinding di tanah.


" Burung petir kembar." Teriak Guang Xin dan Guang Zang


Kwaaakk


Dua ekor burung petir muncul dari langit, dan melesat ke arah kumpulan prajurit.


Kwaakkk


Booommm


Kini prajurit terlihat porak-poranda akibat di hantam oleh burung petir.


" Tebasan bulan bintang."


Swusss


Sebuah tebasan berbentuk bulan sabit dan di tengahnya terdapat bintang menghantam para prajurit klan Gun.

__ADS_1


" Arggggg, aku tidak rela di bunuh oleh seorang bocah." Teriak mereka.


__ADS_2