
Guang Jia melihat sekelilingnya seakan-akan mencari seseorang, tapi dia tidak menemukan orang yang dia cari.
" Huaaaaaa. Ibu." Gadis kecil yang berumur sekitar empat tahun itu menangis karena ketakutan.
" Jia'er tenanglah, Aku kakakmu. Bukan orang jahat." Ucap Guang Fang mencoba menangkan adiknya.
" Kakak. Apakah kau benar kakakku?" Tanya Guang Jia.
" Ya aku benar kakakmu." Jawab Guang Fang.
Gadis kecil itu kemudian berlari memeluk Guang Fang, dan menangis sejadi-jadinya.
" Kakak. Orang jahat itu membunuh ibu." Ucapnya
" Tapi, bagaimana kau bisa selamat Jia'er?" Tanya Guang Fang.
" Sebelum meninggal, aku melihat ibu berubah menjadi transparan lalu memasukkan kedalam kalung, setelah itu aku tidak tahu lagi sampai aku keluar dari kalung.'' Jawab Guang Jia.
" Baiklah Jia'er ayo masuk. Oh iya aku akan menjadi ibumu, jadi panggil aku dengan sebutan ibu sama seperti kakakmu.'' Ucap Lian Hua.
" Baik bu" Jawab Guang Jia.
Sementara di aula klan...
" Jadi, kapan Yang'er menghilang dari klan Dan'er?" Tanya Guang San.
" Lima tahun yang lalu pqman. Waktu itu dia menyusul adik ipar Gun Yua yang ingin pulang setelah tinggal setahun di sana. Dan setelah pergi ke sana, adik Yang tidak pernah pulang. Dan aku tidak tahu apakah putri dari adik Yang selamat atau tidak." Jawab Guang Dan.
" Lalu bagaimana dengan Guang Fang?" Tanya Guang San.
" Dia selamat, karena dia tidak ikut. Dan juga kami mengangkatnya menjadi anak kami karena dia tidak pernah merasakan kasih sayang ibunya setelah ibunya pergi dan tak kembali." Jawab Guang Dan.
" Oh iya, ayah. Jadi kapan penyeleksian murid klan Guang akan di adakan?" Tanya Guang Han, adik Guang Yang.
" Mungkin tahun ini tidak di lakukan. Lima tahun lagi baru kita lakukan, dan itu bertepatan dengan upacara kedewasaan mereka. Dan Menurut yang kalian katakan, yang paling tua dari mereka hanya berumur sepuluh tahun." Jawab Guang San.
" Itu benar. Mereka terlalu kecil untuk melakukan penyeleksian murid, dan juga putra dari Yang'er, baru berumur sembilan tahun." Ucap Guang Sin
" Ayah-ayah, ada kabar baik. Adik perempuan adik Fang sudah kembali." Ucap seorang anak kecil yang berumur sepuluh tahun.
__ADS_1
" Maksudmu Shen'er?" Tanya Guang Dan.
" Ya, Guang Jia, anak kedua paman Guang Yang ada di rumah. Selama ini bibi menyembunyikannya di dalam kalung, dan dia sendiri yang memberikan kalung pada adik Fang. Dan satu lagi ayah. Paman masih hidup." Ucapnya.
" Tapi, dimana pamanmu sekarang nak?" Tanya Guang Sin.
" Dia di sandera oleh klan Gun di kota melati." Jawab Guang Shen.
" Sialan. Sekarang juga aku akan menghancurkan klan sialan itu." Ucap Guang San marah.
" Dari pada kau pergi kesana, dan belum tentu selamat lebih baik kita latih cucu kita. Lihatlah putra dari Dan'er sudah menembus ranah roh bintang 1." Ucap Guang Sin.
" Kau benar kak. kita akan melatih mereka berlima, dan untuk Guang Jia dia akan ikut bersama kita ke gunung pagoda, dia akan aman di sana. Karena lambat laun klan Gun akan menemukan mereka." Ucap Guang San
" Apakah kau tahu elemen yang di miliki oleh kedua adikmu itu?" Tanya Guang San.
" Ya, kakek. Adik Fang memiliki elemen es, sementara adik Jia aku tidak tahu, yang kulihat di dantiannya penuh dengan batu membara seperti magma beku." Jawab Guang Shen.
" Hm, mereka berdua memiliki elemen langka. Untuk elemen milik Jia'er, aku yakin dia memiliki elemen magma beku, yang terbentuk akibat penggabungan dari elemen api dan tanah dari ayahnya, dan elemen es dari ibunya." Jelas Guang San.
" Tunggu dulu, bagaimana kau bisa tahu elemen milik Jia'er, apakah kau punya teknik mata Shen'er?" Tanya Guang Sin
" Ya kakek aku memilikinya." Jawab Guang Shen. Dia lalu mengubah mata biru muda/nila miliknya menjadi mata perak dan mata biru tua atau biru laut dengan motif bintang.
" Sudah kuduga. Apakah kau berhasil mempelajari kitab kuno yang ada di tingkat tiga nak?" Tanya Guang Sin.
" Ya, kakek." Jawab Guang Shen.
" Satu lagi ayah. Dia memiliki elemen cahaya." Ucap Guang Dan.
" Jadi dia lahir saat ada pilar cahaya menembus ke langit 10 tahun yang lalu?" Tanya Guang Sin.
" Ya ayah. Itu memang shen'er. Itu juga alasan mengapa aku memberinya nama Shen." Ucap Guang Dan.
" Untung saja semua tetua sudah pergi" Ucap Guang Dan.
" Ayah, paman, apakah kalian mau menginap di rumahku?" Tanya Guang Dan.
" Iya, dan sekalian Kau juga pergi kerumah Dan'er dan bawa putramu ke sana Han'er." Pintah Guang Sin.
__ADS_1
" Baik paman. Aku akan membawa Jiang'er, dan Zang'er kesana." Jawab Guang Han, lalu dia kembali ke kediamannya untuk menjemput Guang Jiang.
" Oh iya Dan'er bagaimana dengan putrimu?" Tanya Guang San.
" Dia sudah menembus ranah prajurit bintang lima, dan dia baru berumur 14 tahun." Jawab Guang Dan.
" Paman, ayah, kita lanjutkan nanti di rumah karena hari sudah patang." Ucap Guang Dan.
" Baiklah kita akan lanjutkan di rumahmu sekaligus untuk mengetes elemen semua cucuku." Ucap Guang Sin.
Satu jam kemudian, semuanya sudah berkumpul di rumah Guang Dan.
" Guang Han apalah kau tahu elemen milik putramu?" Tanya Guang Sin
" Ya, paman. Guang Jiang memiliki elemen api, dan Guang Zang memiliki elemen petir." Jawab Guang Han.
" Kalau kau memiliki elemen apa Xin'er, tanya Guang Sin.
" Aku memiliki elemen petir seperti ibu." Jawab Guang Xin.
" Klan kita di berkati dengan kelahiran para jenius di klan Guang." Ucap Guang San.
" Oh iya, aku memutuskan melatih mereka di gunung pagoda." Ucap Guang Sin.
" Ya, sementara aku akan melatih anak-anak tetua lainnya." Ucap Guang San.
" Ayah kan memiliki elemen angin, bagaimana kalian melatih Zang'er, Xin'er, dan Jiang'er,?" Tanya Guang Dan.
" Kau memang benar tapi, saudari Yun akan keluar dari pertapaannya besok." Ucap Guang Sin
" Untuk anak yang memiliki elemen petir, aku yang melatihnya, untuk elemen tanah kau yang melatihnya Dan'er, untuk elemen petir saudari Yun bisa melatih mereka, sementara untuk elemen air Han'er bisa melatih mereka. Untuk Shen'er, dan Fang'er, aku tidak tahu siapa yang bisa melatihnya." Jelas Guang San.
" Tidak usah kakek kami bisa berlatih sendiri. Fang'er sudah di berikan teknik elemen es oleh ibu, sementara kakak Shen, dia selalu melatih kitab kuno itu." Ucap Guang Fang.
" Tapi, kami akan ikut berlatih bersama kakek di gunung pagoda." Ucap Guang Shen.
" Baiklah itu terserah kamu saja. Dan aku juga ingin membawa Jia'er. Dia akan aman di gunung pagoda, sementara klan Guang akan aman dari serangan klan Gun. Karena tak mudah menemukan klan Guang yang berada di tengah-tengah perbukitan. Setidaknya mereka membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk menemukan klan kita, dan itu sudah cukup untuk membuat mereka menjadi kuat." Ucap Guang Sin
...****************...
__ADS_1