
Guang Shen lalu membuat segel tangan dengan cepat, dan seketika cahaya yang entah dari mana munculnya menyilaukan mata mereka. Saat membuka mata, mereka bukan lagi di tengah hutan melainkan di pinggiran kota bara.
" Ayo kita masuk ke dalam kota." Ajak Guang Shen.
Mereka berlima lalu berjalan memasuki kota bara tanpa halangan berarti dan tidak perlu membayar terlebih dahulu sebelum masuk kedalam kota karena tidak ada yang menjaga gerbang kota.
Di sebuah klan yang tersembunyi...
" Lapor patriak. Di kota bara ada empat orang pemuda dan satu orang gadis yang memasuki kota bara." Ucap salah satu pemuda klan tersebut.
" Bagaimana ciri-ciri mereka?" Tanya orang yang di panggil patriak oleh pemuda tersebut.
" Mereka memiliki rambut berwarna perak, dan bola mata berwarna biru laut patriak jawab pemuda tersebut.
" Tidak salah lagi. Mereka pasti dari klan Guang." Ucap patriak klan tersebut.
" Maksud patriak? Bukankah klan Guang hanya ada di kota bara?" Tanya salah satu tetua.
" Dulu leluhur Guang Yong menteleportasikan sebagian besar pemuda dan kepala beberapa tetua serta ke dua anaknya untuk ikut bersama warga kota lembah batu ke tempat lain." jawab Patriak klan.
" Dan aku yakin mereka berlima adalah anggota dari klan Guang yang ada di daerah lain. Dan bisa jadi mereka adalah keturunan dari Guang Hui dan Guang Sui." Lanjut patriak klan tersebut.
" Bagaimana patriak bisa sangat yakin kalau mereka adalah anggota dari klan Guang?" Tanya tetua itu lagi.
" Tidak ada satu pun klan yang ada di benua bintang yang memiliki rambut berwarna perak dan bola mata biru tua. Kalau pun ada, sudah di pastikan jika dia adalah keturunan klan Guang." Jelas patriak Guang Liao.
" Lalu apa tujuan mereka datang ke kota ini?" Tanya tetua itu lagi.
" Sudah jelas kalau mereka ingin membawa klan Guang yang ada di kota bara ke kota mereka." Jawab patriak Guang Liao.
Sementara itu, Guang Xin, Guang Zang, Guang Jiang, dan Guang Fang mulai mencari informasi tentang keberadaan klan misterius yang ada di kota bara tapi tidak ada satu pun penduduk yang mau memberitahu mereka apa nama klan itu dan dimana letaknya.
Sementara Guang Shen sendiri sedang mencari keberadaan klan misterius itu menggunakan mata bintang miliknya.
" Bagaimana kak. Apakah kau menemukan sesuatu?" Tanya Guang Jiang.
" Tidak. Klan itu tidak ada di dalam kota." Jawab Guang Shen.
" Tapi, bagaimana itu mungkin?" Tanya Guang Zang.
" Seperti keberadaan klan yang sangat misterius dan sulit di temukan, klan misterius yang ada di kota bara pasti berada di suatu tempat yang tidak di duga oleh orang-orang dan tempat itu tidak pernah di datangi oleh satu orang pun." Jawab Guang Shen.
__ADS_1
Guang Fang lalu memperhatikan di sekelilingnya, dan tak lama kemudian matanya menangkap sebuah lembah.
" Kak. Lihat di sana" Tunjuk Guang Fang kearah lembah tersebut.
" Bukankah itu adalah lembah tak bertuan?" Tanya Guang Xin.
" Bagaimana kakak bisa tahu?"Tanya Guang Shen.
" Aku mendapatkan informasi dari seorang pemuda, jika kota dalam bahaya ada beberapa kilatan cahaya yang berasal dari dalam lembah tak bertuan." Jawab Guang Xin.
" Kalau begitu ayo kita ke sana" Ucap Guang Shen.
Wusss
Wusss
Mereka berlima kemudian melesat menuju ke lembah itu, hanya dalam hitungan detik mereka sudah sampai.
Guang Shen kemudian mengaktifkan mata bintang miliknya untuk mencari tahu siapa yang tinggal di dalam lembah itu.
" Ternyata benar. Di dalam lembah ini permukiman klan. Tapi semua orang yang ada di sana memiliki rambut perak." Ucap Guang Shen.
" Baiklah" Jawab mereka.
Wusss
Wuss
Wuss
Mereka kemudian melompat ke dalam lembah tak bertuan tersebut. Sementara itu para tetua yang merasakan kehadiran mereka segera bersiap siaga termasuk patriak Guang Liao yang beranjak dari kursinya menuju ke gerbang klan di ikuti oleh lima orang tetua.
Wuss
Booommm
Mereka berlima mendarat di depan gerbang klan Guang diiringi oleh debu yang beterbangan yang menghalangi pandangan. Setelah debu yang menutupi pandangan menghilang, para tetua terkejut melihat mereka.
" Apakah kalian berasal dari klan Guang?" Tanya Guang Liao.
" Ya kami berasal dari klan Guang. Perkenalkan namaku Guang Shen." Jawab Guang Shen.
__ADS_1
" Namaku Guang Fang"
Namaku Guang Xin."
" Aku Guang Zang,"
" Dan aku Guang Jiang."
" Aku Guang Liao patriak dari klan Guang di kota bara" Ucap Guang Liao.
" Oh iya paman. Tujuan kami datang ke sini adalah untuk mengajak seluruh klan Guang di lembah tak bertuan ini menuju ke klan Guang yang ada di kota lampion." Ucap Guang Shen.
" Apakah paman setuju atau tidak?" Tabya Guang Xin.
" Keinginan paman memang seperti itu, tapi paman tidak tahu dengan anggota klan yang lainnya." Jawab Guang Liao.
" Kami setuju saja patriak. Karena ini adalah pesan dari patriak Guang Chen sebelum dia meninggal." Ucap tetua Guang Wun.
" Yang di katakan saudara Wun benar. patriak Guang Chen menginginkan keluarga Guang bersatu kembali agar tidak ada perpecahan di masa depan. Tapi tidak ada yang mewujudkan keinginannya setelah dia meninggal. Bahkan patriak yang menjabat setelahnya berusaha mencari klan Guang di wilayah lain tapi tidak menemukan jejak klan Guang di wilayah yang kekaisaran Nan. Akhirnya keinginan leluhur Chen terkubur bersamanya selama lebih dari lima ratus tahun." Jelas tetua agung yang muncul entah dari mana.
" Mumpung hari sudah gelap, ada baiknya kalian menginap di sini." Ucap Guang Liao.
" Terima kasih paman. Kami juga berencana ingin menginap di sini selama lima hari sebelum kami membawa kalian kembali ke klan utama." Ucap Guang Shen.
Mereka pun berjalan memasuki klan Guang sambil berbincang-bincang.
" Oh iya paman. Ngomong-ngomong berapa jumlah anggota klan klan Guang yang paman pimpin secara keseluruhan?" Tanya Guang Fang.
" Jumlahnya ada sekitar sepuluh ribu orang. dan terdiri dari lima ribu kepala keluarga." Jawab Guang Liao.
" Apakah jumlah itu termasuk tetua dan petinggi klan?" Tanya Guang Xin.
" Iya itu adalah total secara keseluruhan." Jawab Guang Liao.
" Kediaman klan Guang di kota lampion masih luas. Dan aku sudah memberitahu ayah untuk membangun tempat tinggal untuk kalian. Jadi, setelah kita sampai di klan tempat tinggal kalian sudah siap untuk di tempati" Ucap Guang Shen.
" Apakah secepat itu. Untuk menuju ke kekaisaran Nan, butuh waktu tiga bulan." Ucap Guang Liao.
" Tidak paman. Kita akan menggunakan alat teleportasi ke sana. Dan juga di klan Guang ada sekitar lima ribu orang yang ahli dalam hal bangunan, jadi hanya dalam waktu lima hari tempat tinggal untuk kalian sudah siap." Jelas Guang Shen.
" Walau pun klan yang paman pimpin akan kami pindahkan, paman akan tetap menjadi pemimpin klan yang paman pimpin selama ini." Ucap Guang Xin.
__ADS_1