
" Oh iya, kalau boleh mulai sekarang kau harus memanggilku dengan sebutan ayah karena kau adalah calon menantuku" Ucap Raja Atlas.
" Baiklah ayah." Jawab Guang Shen.
" Ayah, apakah ayah tidak mau kerajaan Atlantis berjaya seperti dulu lagi?" Tanya Guang Shen.
" Ayah memang menginginkan hal itu, tapi akan lebih baik jika Atlantis tetap berada di sini."Jawab Raja Atlas
" Oh iya ayah mengapa tidak ada tanaman yang tumbuh diatas laut ini?" Tanya Guang Shen.
" Perlu kau ketahui, sebenarnya yang kau lihat daratan itu adalah daratan asli, dan juga Atlantis berada di bawah tanah dengan kedalaman 500 km, sehingga teknik mata biasa tidak dapat menemukan keberadaan kami" Jelas Raja Atlas.
" Aku juga suka dengan kerajaan Atlantis. Tapi aku tidak bisa berlama-lama di sini. Aku harus melanjutkan perjalananku." Ucap Guang Shen.
" Satu lagi, sebaiknya kau jangan pergi ke Laut mutiara." Ucap Raja Atlas.
" Memangnya kenapa ayah?" Tanya Guang Shen.
" Karena kerajaan mutiara memiliki kekuatan yang besar. mereka ahli dalam hal formasi dan mereka juga pengguna elemen es, selain itu, kultivasi mereka rata-rata sudah menembus ranah dewa bumi bintang lima." Jawab Raja Atlas
" Ternyata mereka memang kuat." Gumam Guang Shen.
" Oh iya, kalau begitu aku berangkat dulu." Ucap Guang Shen.
" Kak Shen, apakah aku boleh ikut?" Tanya Atlana.
" Jika ayah mengizinkanmu, kau boleh ikut denganku. Lagi pula kuktivasi juga sudah menembus ranah immortal bintang 5." Ucap Guang Shen.
" Ikutlah. Tapi ingat, jangan pernah melepas cincin yang kau kenakan itu. Dan sebaiknya kau merubah namamu menjadi Xie Lia." Ucap Raja Atlas.
" Baiklah ayah." Jawab Xie Hua atau Atlana.
" Oh iya adik ipar, kapanpun kau butuh bantuan, jangan sungkan untuk meminta bantuan padaku." Ucap Pangeran Atlan.
" Terima kasih kakak ipar."
" Oh iya ayah satu lagi, memangnya di laut ini ada berapa kerajaan?" Tanya Guang Shen.
" Di sini ada tiga kerajaan besar, yaitu kerajaan Duyung, kerajaan kura-kura , dan kerajaan Atlantis, serta ratusan kerajaan kecil lainnya. Semuanya berada di bawah kekuasaan kerajaan Atlantis." Jawab Raja Atlas.
" Diantara semua kerajaan yang kami pimpin, kerajaan duyung yang sedikit keras kepala. Mereka selalu menyusun rencana untuk mengembalikan kerajaan Laut Ungu ke tempatnya semula, walau itu mustahil. Untungnya sifat mereka sudah berubah dan tidak lagi mencoba untuk memunculkan kembali kerajaan Laut ungu." Jelas pangeran Atlan.
" Ayah, kakak, kami pergi dulu." Ucap Guang Shen.
__ADS_1
Wusss
Wusss
Wuss
Mereka kemudian menghilang dari kerajaan Atlantis, dan muncul di tanah lapang dekat perbatasan. Sebelum pergi, Guang Shen sempat memperbaiki trisula Atlantis yang retak dengan menambahkan mutiara dewa air di dalamnya.
" Kak. Kita mau kemana?" Tanya Xie Lia.
" Kita keluar dulu dari padang ini." Jawab Guang Shen.
Wuss
Wusss
Wuss
Mereka berdua kembali melesat melewati padang rumput yang sangat luas. Guang Shen terbang sedikit lambat menyesuaikan diri dengan kecepatan yang dimiliki oleh Xie Hua.
Beberapa jam kemudian, mereka berdua sampai di seberang padang luas tersebut. dan tak jauh dari sana, terdapat sebuah kota yang tidak terlalu besar, tapi bangunannya terbilang sangat megah.
Wuss
Wusss
Wusss
" Hm, kota tombak perak." Ucap Xie Hua.
" Ini bukan kota melainkan sebuah sekte." Ucap Guang Shen.
" Sekte, apa itu kak Shen?. Apakah sekte sama dengan akademi kerajaan?" Tanya Xie Hua.
" iya, sekte dan akademi kerajaan itu sama, hanya saja yang membedakan itu cara penyebutannya. Dan mungkin di kerajaan bawah laut semuanya pengguna elemen berbasis air, sedangkan di sini para murid sekte tidak hanya pengguna elemen air saja, melainkan elemen api, angin, tanah, petir, dan bahkan ada pengguna elemen es." Ucap Guang Shen.
" Tapi, kak Atlan juga mampu menggunakan elemen air dan es sekaligus." Ucap Xie Hua.
" Kau benar. Tapi kasus seperti kak Atlan yang memiliki dua elemen sekaligus terbilang langka. Bahkan di benua bintang sendiri jarang ada yang memiliki dua elemen sekaligus " Jelas Guang Shen.
" Ayo kita masuk ke dalam kota. Aku sudah merasa lapar." Ucap Guang Shen.
" Iya kak. Aku juga ingin makan sesuatu." Ucap Xie Hua.
__ADS_1
Mereka berdua kemudian berjalan masuk kedalam kota tersebut dan mrncari sebuah restoran yang buka.
" Kak, biasanya kalau tempat seperti akademi ramai, tapi kenapa di sini sepi?" Tanya Xie Hua.
" Aku juga tidak tahu. Mungkin semua anggota sekte sedang melakukan latihan tertutup." Jawab Guang Shen.
Mereka terus berjalan menyusuri kota, dan setelah berjalan selama satu jam, mereka akhirnya menemukan sebuah restoran yang buka dan juga ramai.
" Tunggu. Apa tujuan kalian masuk kesini?" Tanya penjaga restoran.
" Dasar bodoh. Tentu saja kami ingin makan." Ucap Xie Hua.
" Ingin makan ya. Tapi di sini rakyat jelata di larang masuk. Restoran ini hanya di peruntukkan bagi murid sekte tombak perak." Ucap penjaga restoran yang juga seorang murid sekte tombak perak.
" Aku lagi tidak mau mencari masalah, jadi kami pergi dulu." Ucap Guang Shen. Dia lalu menarik tangan Xie Hua dan bertolak dari restoran tersebut.
" Tunggu kau boleh masuk kedalam restoran ini, tapi dengan syarat kau harus menyerahkan wanita cantik itu padaku" Ucap seorang pemuda yang berpakaian mewah.
Bruuuuuukkk
Boooommmm
Mendengar ucapan pemuda tersebut, Guang Shen lalu meninjunya dengan keras hingga membentur dinding restoran lalu dia muncul kembali di samping Xie Hua.
" Sudah aku bilang, aku tidak mau mencari masalah di sini, tapi kau malah mencari masalah denganku dengan meminta tunanganku seperti barang jualan." Ucap Guang Shen.
" Ba*******sat. Aku adalah tuan muda dari sekte tombak perak, hanya dengan satu perintah dariku, maka seluruh murid sekte yang ada di sini akan menyerangmu." Ucap Pemuda tersebut.
" Aku tidak peduli apa statusmu, walau kau adalah seorang pangeran sekalipun, aku akan tetap membanting tubuhmu dan menghancurkan kultivasimu jika aku mau." Ucap Guang Shen lalu berbalik dan meninggalkan tempat tersebut.
" Dasar sampah tidak tahu aturan. Serang dan cincang daging pemuda itu." Ucap pemuda tersebut.
Mendengar perintah pemuda tersebut, seluruh murid sekte tombak perak menyerang Guang Shen. Mau tidak mau mereka harus mematuhi perintah dari Yu Run, kalau tidak mereka akan di keluarkan dari sekte.
Booooommmm
Hanya dengan satu kali hentakkan kaki, seluruh murid sekte tombak perak terpental.
" Jika kalian masih menyerangku, maka kupastikan kalian akan menjadi sampah yang sebenarnya." Ucap Guang Shen.
Wussss
Wusss
__ADS_1
Mereka berdua kemudian melesat meninggalkan kota tombak perak dibawah tatapan penuh amarah dari tuan muda Yu Run .