
Guang Shen kemudian meninggalkan tempat tersebut dan mencari binatang roh, agar dia bisa naik ke tingkat selanjutnya.
" Hm, pagoda naga ini sangat luas. Seperti daratan tak berujung." Ucap Guang Shen.
Tak beberapa lama kemudian, Guang Shen kembali menemukan satu buah harimau taring perak.
" Hm, aku akan menguji, jurusku dengan harimau itu." Ucap Guang Shen.
Wussss
Wuss
Triiinnngg
Guang Shen bergerak dengan kecepatan penuh, dan menebaskan pedangnya kearah harimau taring perak itu. Tapi kulit harimau itu sangat keras sekeras logam sehingga harimau itu nampak baik-baik saja.
Roarrrrrrrr
Harimau itu sangat marah karena di serang secara tiba-tiba.
Harimau itu membentuk sebuah pusaran angin yang dapat menerbangkan apa saja yang di laluinya.
" Cermin cahaya"
Wusss
Boommm
Guang Shen kemudian membentuk sebuah cermin cahaya. Cermin cahaya Guang Shen kemudian menyerap pusaran angin dari harimau taring perak, dan mengembalikannya berkali-kali lipat dari serangan asli.
" Tombak cahaya."
Wusss
Triiiinnng
Lagi-lagi, serangan Guang Shen terpental saat mengenai tubuh harimau itu.
Roarggggg
Kembali harimau itu membentuk pusaran angin yang membuat Guang Shen terpental beberapa meter kebelakang.
" Kulit harimau ini sangat keras." Ucapnya.
" Hm, apakah api suci milikku dapat menembus kulit keras harimau ini?" Tanyanya dalam hati.
" Aku tidak akan tahu kalau tidak akan mencoba." Gumam Guang Shen.
__ADS_1
Dia lalu mengeluarkan api berwarna putih sebesar telapak tangan lalu melemparkannya kearah harimau itu.
Dan benar saja, kulit harimau itu meleleh, Hingga kulit harimau itu berubah menjadi abu. Menyisakan kristal jiwa harimau itu yang hampir saja terbakar.
" Hampir saja kristal jiwanya terbakar." Ucap Guang Shen.
Guang Shen kemudian melangkah meninggalkan tempat itu, tapi baru mengambil satu langkah dua buah harimau taring perak.
" Baik, kalian berdua akan melengkapi pencarianku." Ucapnya lalu melemparkan api suci sebesar kelereng kearah kedua harimau itu. Tak beberapa lama kemudian, kedua harimau itu mati dan dengan cepat Guang Shen mengambil kristal jiwa kedua harimau itu sebelum terbakar.
Wussss
Setelah kristal jiwa kedua harimau di serap oleh token giok Guang Shen, tubuh Guang Shen menjadi transparan dan menghilang menuju ke tingkat dua.
Di tempat lain, terlihat Guang Fang juga sedang bertarung dengan seekor singa untuk melengkapi pencariannya agar bisa naik ketingkat kedua.
" Tombak es beku" Ucapnya.
Sebuah tombak yang memiliki hawa dingin, kemudian melesat kearah singa tersebut dan membuat singa itu mati membeku.
Setelah mengambil kristal jiwanya, Guang Fang kemudian menghilang menuju ke lantai dua pagoda naga.
Semua anggota muda klan Guang berhasil menyelesaikan tantangan pertama dan menuju ke lantai dua.
Kembali ke Guang Shen..
Tantangan yang ada di lantai dua adalah bertahan hidup selama satu minggu di padang pasir.
" Hm, tantangannya lumayan sulit. Rintangan terberat di padang pasir adalah air. Untung saja aku memiliki persediaan air yang cukup" Ucapnya.
" Dari pada berjalan tak tahu arah di padang pasir mending aku berlatih saja." Ucap Guang Shen.
Guang Shen lalu membentuk dua buah pilar besar dengan sebuah pilar yang menjadi penghubung antar kedua pilar. Lalu dia juga membentuk dua buah pilar di kedua sisi pilar besar yang sudah dia buat. Kemudian dia menghubungkan semua pilar itu, dengan sebuah dinding cahaya yang membentuk atap.
" Sekarang aku tidak akan terlalu kepanasan." Ucapnya.
Dia lalu duduk bersila lalu mengeluarkan energi langit dan bumi miliknya, api suci, dan elemen cahaya miliknya, serta cahaya jiwa miliknya lalu menggabungkannya menjadi satu.
Wusss
Tiba-tiba pusaran angin besar terbentuk yang meniup pasir-pasir membentuk sebuah gunung pasir.
Sehari sudah berlalu, tapi belum ada tanda-tanda Guang Shen menyelesaikan latihannya.
Dua hari berlalu..
Tiga hari berlalu..
__ADS_1
Empat hari berlalu...
Guang Shen belum membuka matanya.pada hari kelima kekuatan Guang Shen sudah hampir menyatu dengan sempurna membentuk sebuah tombak berwarna Cyan.
Booommm
Terdengar ledakan besar di sekitar Guang Shen, yang menandakan jika proses penyatuan yang dia lakukan sudah selesai.
" Hm, tombak ini akan kuberi nama tombak dewa ilahi." Ucapnya.
" Hm, ngomong-ngomong sudah berapa hari aku duduk di sini?" Tanya Guang Shen.
Guang Shen kemudian mengibaskan tangannya, dan seketika pilar-pilar yang sebelumnya dia bentuk menghilang dari pandangan.
Guang Shen kemudian melesat meninggalkan tempatnya menuju kearah barat, karena matahari baru terbit, jadi dia bisa memastikan dimana barat dan timur.
Sementara di luar pagoda, sudah ada sekitar dua puluh orang yang sudah keluar karena tidak sanggup bertahan. Walaupun keluar lebih awal, mereka di berikan sebuah senjata tingkat surgawi, selain itu, mereka juga di berikan sebuah pil dan beberapa sumber daya untuk meningkatkan kekuatan mereka.
Sementara di dalama pagoda naga, para pemuda klan Guang terus berusaha bertahan melawan panasnya padang pasir. Sementara Guang Fang dan Guang Shen melesat kearah berlawanan. Guang Fang melesat ke arah timur, sementara Guang Shen melesat kearah barat. Sehingga mereka berdua hampir bertabrakan.
" Adik Fang. apakah kau tidak merasa kepanasan di sini?." tanya Guang Shen.
" Tidak kak. Karena aku mendinginkan tubuhku menggunakan elemen es, jadi aku bisa bertahan" Jawab Guang Fang.
" Kakak sendiri bagaimana?" Tanya Guang Fang.
" Aku berlatih saja, dan aku baru menyelesaikan latihanku tadi." Jawab Guang Shen.
" Kak. Tingkat selanjutnya adalah laut, kira-kira apa yang harus di persiapkan?" Tanya Guang Fang.
" Aku juga tidak tahu. Aku menduga, jika laut di tingkat ke tiga adalah laut tak berujung." Jawab Guang Shen.
" Tapi, tidak mungkin kan tidak ada pulau di sana?" Tanya Guang Fang.
" Bisa jadi sih." Jawab Guang Shen.
Semakin lama, semakin banyak yang menyerah di tingkat kedua karena udara dan cuaca yang panas. Total ada seratus orang yang masuk, kini sudah ada empat puluh orang yang keluar dari dalam pagoda.
Sementara, itu semakin lama, udara di dalam pagoda tingkat kedua semakin naik, dan menyebabkan banyak yang menyerah. kini di dalam pagoda hanya tersisa lima 55 orang saja.
Dua hari kembali berlalu, dan tantangan selesai. Tempat yang tadinya padang pasir yang panas berubah menjadi lautan biru yang luas.
" Tantangannya, carilah mutiara karang biru masing-masing lima buah per orangnya. Dan waktunya hanya satu bulan." Ucap sebua suara.
" Aku baru sadar. Tadi aku bersama adik Fang, sekarang dia kemana?" Tanya Guang Shen.
" Dari pada diam di sini, mending aku mulai mencari mutiara karang biru." Ucap Guang Shen. Dia kemudian menyelam kedalam laut dan memulai pencariannya.
__ADS_1
Begitu juga dengan yang lainnya. Mereka langsung menyelam dan mencari mutiara karang biru, karena jika dalam sebulan mereka tidak mendapatkan mutiara karang biru, maka mereka di nyatakan gagal.