Sang Penguasa Cahaya

Sang Penguasa Cahaya
Chapter 8 Pagoda Naga II


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, Guang Shen menemukan sebuah mutiara karang biru. Guang Shen lalu membentuk elemen cahaya miliknya menjadi mutiara yang sama persis dengan mutiara karang biru lalu meletakkannya di tempat mutiara karang biru yang asli, sementara mutiara yang asli dia ambil.


Kerang mutiara karang biru kemudian menghilang setelah mutiara karang biru diambil.


Guang Shen kemudian melanjutkan pencariannya menyusuri laut untuk mencari mutiara karang biru.


Beberapa saat kemudian, dia menemukan mutiara kedua, tapi di jaga oleh seekor duyung.


Tanpa basa-basi lagi, Guang Shen kemudian melayangkan sebuah tapak cahaya kearah duyung itu. Tapi duyung tetap saja tidak bergeming dari tempatnya.


" Mungkin duyung ini akan menyerang jika aku mengambil mutiara karung biru" Ucapnya.


Lalu perlahan-lahan dia menukar mutiara karang biru dan mengambil yang asli. Dan benar saja, duyung itu bergerak dan menyerang Guang Shen.


Triiinngg


Triiinngg


pedang dan trisula kemudian beradu hingga menimbulkan suara bising.


" Maaf tapi, aku tidak ada waktu untuk bertarung denganmu." Ucap Guang Shen.


Guang Shen kemudian melayangkan sebuah tapak yang membuat duyung itu terlempar ke belakang, dan dengan cepat Guang Shen berenang menjauh dari duyung itu.


Sementara di tempat lain, Guang Fang sedang bertarung dengan siluman ikan penjaga mutiara karang biru.


Siluman ikan itu membentuk sebuah tombak air yang menyerang dengan cepat kearah Guang Fang.


Dan dengan cekatan Guang Fang membekukan tombak air itu dan juga siluman ikan itu lalu beranjak pergi.

__ADS_1


Sama dengan Guang Shen dan Guang Fang, semuanya harus bertarung dengan makhluk penjaga mutiara karang biru. Jika mereka di kalahkan maka mereka akan gagal dan di teleportasikan keluar. Tapi sebelum keluar mereka di berikan sumber daya tingkat tinggi yang dapat di gunakan untuk meningkatkan kekuatan mereka. Dari 55 orang yang masuk ke tingkat ke tiga, sekarang tersisa 45 orang.


Kembali ke Guang Shen..


Guang Shen terus berenang mencari mutiara karang biru yang ketiga. Tapi tak kunjung menemukannya.


Karena tak kunjung menemukannya, Guang Shen lalu menggunakan mata dewa bintang miliknya, tapi entah mengapa dia tidak bisa menggunakan mata dewa bintang miliknya.


" Apakah aku harus mencarinya tanpa menggunakan teknik mata seperti yang lainnya?" Tanya Guang Shen.


" Kalau itu memang benar, berarti semuanya adil di sama. Semua orang boleh menggunakan jurus pedang dan tangan kosong, tapi tidak ada yang boleh menggunakan teknik mata." Ucap Guang Shen.


Guang Shen kemudian melanjutkan pencariannya, dan tak beberapa lama kemudian, dia menemukan sebuah gua. Karena penasaran dia memutuskan untuk memasuki gua itu.


Bagian dalam gua itu dua kali lebih besar dari yang terlihat di luar. Guang Shen kemudian menjelajahi gua itu selama tiga hari, tapi tak kunjung menemukan sesuatu yang di carinya. Saat ingin keluar dari gua itu, mata Guang Shen menangkap sebuah cahaya berwarna biru. Guang Shen kemudian mendekati cahaya biru itu perlahan-lahan. Semakin mendekat ke sumber cahaya biru itu, cahayanya semakin menyilaukan.


" Hm, bukankah ini adalah mutiara karang biru, tapi mengapa ukurannya lebih besar?" Tanya Guang Shen.


Begitu juga dengan yang lainnya. Masing-masing dari mereka menemukan sebuah mutiara karang biru jumbo, dan berubah warna setelah elemen mereka terserap dan berpecah menjadi tiga.


Mereka yang berhasil menemukan mutiara karang biru menjadi transparan dan menghilang menuju tingkat keempat.


" Kalian harus mencapai puncak gunung es dalam waktu lima hari, siapa pun yang berhasil mencapai puncak gunung es itu, maka mereka boleh mengambil apa pun yang ada di sana." Ucap sebuah suara.


Semua pemuda dan pemudi klan Guang berlomba-lomba mendaki. Mereka ingin tahu siapa yang dapat mencapai puncak gunung es yang sangat tinggi itu.


" Kak, apakah kau dapat menahan aura dingin gunung es ini?" Tanya Guang Fang.


" Ya, aku dapat menahannya." Jawab Guang Shen.

__ADS_1


Mereka kemudian terus melesat dengan kecepatan penuh.


Satu hari berlalu, tapi mereka belum juga melihat puncak gunung es. Anehnya, walaupun mereka sudah terabang selama berhari-hari, tapi mereka sama sekali tidak merasa lelah.


dua hari kemudian...


sudah ada lima orang yang menyerah. Karena walaupun energi mereka tidak habis, tapi suhu dingin di gunung itu membuat tubuh mereka hampir membeku. Karena walaupun mereka melindungi tubuh mereka dengan energi spiritual tetap saja energi dingin menembus energi itu. Tapi itu tidak berfungsi pada Guang Fang dan Guang Shen. Karena Guang Fang memiliki elemen es sehingga dengan sendirinya tubuhnya menyerap energi es itu bahkan kultivasinya sudah menerobos ke ranah jenderal bintang 8, sementara Guang Shen melindungi tubuhnya menggunakan energi ilahi miliknya sehingga suhu dingin di gunung es tidak berpengaruh padanya.


Dua hari kemudian, puncak gunung es sudah terlihat. Guang Shen, Guang Fang, Guang Zang, Guang Jiang, dan Guang Xin menambah kecepatan mereka sehingga mereka berlima yang sampai lebih dulu.


Mereka kemudian memilih apa yang akan mereka ambil. Di sana ada banyak herbal, pedang, dan beberapa artefak berserakan di sana.


Guang Shen kemudian menjelajahi puncak gunung yang tak bersalju itu, dan melihat-lihat apa yang akan dia ambil.


dari semua barang dan herbal yang ada di puncak gunung itu, Guang Shen hanya tertarik pada satu benda yaitu sebuah cincin giok hijau dan beberapa herbal untuk dia kembang biakkan di kalung dimensi miliknya.


Guang Shen kemudian melukai ujung jarinya dan meneteskan darahnya keatas permata cincin itu. Dia kemudian mengalirkan energi ilahi miliknya untuk melihat apa yang ada di dalam cincin itu.


" Isinya beberapa tombak tingkat surgawi hingga saint, segunungan koin perunggu, perak, dan emas, serta batu roh dan batu spirit."


" Siapa pemilik cincin ruang ini. Mengapa isinya sangat banyak koin dan senjata tingkat tinggi?" Tanya Guang Shen.


Guang Shen kemudian memakai cincin giok hijau itu dan duduk bersila untuk menyerap energi langit dan bumi di puncak gunung itu.


Satu hari kemudian...


Booommm


Kultivasinya meningkat satu tingkat. Kultivasi Guang Shen sebelum masuk ke pagoda naga adalah ranah raja bintang 5 kini meningkat ke ranah raja bintang enam.

__ADS_1


Guang Shen kemudian membuka matanya, dan menyelesaikan meditasinya karena mereka akan di kirim ke tingkat lima pagoda naga.


Beberapa saat kemudian, mereka yang berhasil mencapai puncak gunung di teleportasikan ke tingkat lima, yang mana di tempat itu semuanya adalah hutan tak berujung.


__ADS_2