
" Kak. Apa isi dari cincin ruang ini?" Tanya Guang Jiang.
" Aku juga tidak tahu. Leluhur Xian hanya memberikan cincin ini untuk kita, dan dia tidak memberitahu apa isinya." Jawab Guang Shen.
" Cincin yang kau pegang itu untuk siapa?" Tanya Guang Xin.
" Oh ini. Ini di berikan kepada seluruh anggota klan Guang." Jawab Guang Shen.
" Aku masih penasaran dengan isi dari cincin ruang ini." Ucap Guang Jiang
" Dari pada penasaran, bagaimana kalau kita periksa saja isinya" Ucap Guang Zang.
" Yang di katakan Adik Zang ada benarnya juga" Ucap Guang Xin.
Mereka lalu memeriksa apa isi yang cincin yang di berikan oleh leluhur Guang Xian.
" Ratusan ribu herbal berumur jutaan tahun, jutaan kristal surga, jutaan mutiara spiritual, dan miliyaran koin emas, perak, dan kristal, serta kristal langit dan kristal bumi serta kristal roh, dan kristal jiwa." Ucap Guang Shen
" Isinya sangat banyak. sumber daya ini dapat membantu menaikkan kultivasi kita hingga ranah dewa sampai ranah dewa bumi" Ucap Guang Fang.
" Kak. Apakah kau ingin meningkatkan kultivasimu?" Tanya Guang Fang.
" Ya, aku akan meningkatkan kekuatanku hingga menembus ranah dewa. Tapi tidak di sini" Jawab Guang Shen.
" Memangnya kenapa kalau kakak berkultivasi di sini?" Tanya Guang Jiang.
" Bangunan ini akan hancur akibat sambaran petir" Jawab Guang Shen.
" Bagaimana denganmu adik Fang?" Tanya Guang Shen.
" Aku juga ingin meningkatkan kultivasiku juga. Aku ingin menjadi lebih kuat lagi" Jawab Guang Fang semangat.
" Aku juga" Ucap Guang Jiang dan Guang Zang.
" Kakak juga ingin. Tapi, tidak ada tempat yang cocok untuk di gunakan berkultivasi" Ucap Guang Xin.
" Kalau soal tempat aku punya, tapi kalian harus menutup mata dulu" Ucap Guang Shen.
" Baiklah" Jawab Guang Xin.
Mereka semua menutup mata, sementara Guang Shen melirik kearah Run Gai.
" Apakah kau tidak ingin ikut?" Tanya Guang Shen.
" Tidak kak. Aku di sini saja" Jawab Run Gai.
" Baiklah, tapi kau jangan membuat masalah di sini" Ucap Guang Shen.
Wusss
Wuss
Guang Shen menghilang membawa Guang Xin, Guang Fang, Guang Zang dan Guang Jiang ke dalam dimensi kalung miliknya.
" Sekarang kalian boleh membuka mata" Ucap Guang Shen.
Mereka semua membuka mata secara perlahan, dan terkejut sekaligus kagum dengan keindahan di tempat tersebut.
" Adik dimana ini?" Tanya Guang Xin.
" Ini adalah dimensi milikku, di sini kalian aman berkultivasi tanpa gangguan." Jawab Guang Shen.
" Baik, pilihlah tempat yang kalian suka untuk berkultivasi." Ucap Guang Shen.
Mereka berempat kemudian mencari tempat yang mereka anggap nyaman untuk berkultivasi, sementara Guang Shen duduk berkultivasi di pinggir danau tempat yang selalu dia gunakan untuk berkultivasi.
Guang Shen mengeluarkan banyak kristal surga yang dia tumpuk di depannya, setelah itu dia menyerap kristal surga yang sudah dia tumpuk.
Perlahan-lahan, energi berbentuk benang masuk kedalam tubuh Guang Shen.
__ADS_1
Lima jam kemudian...
Booommm
Booommm
Booommmm
Booommmm
Terdengar ledakan beruntun sebanyak lima kali dari dalam tubuh Guang Shen, yang menandakan kultivasinya naik empat tingkat. Kini kultivasinya sudah menembus ranah immortal bintang lima.
Guang Shen mengeluarkan kristal surga dengan jumlah yang sama seperti sebelumnya dan menyerapnya, lagi.
Lima jam kembali berlalu...
Booommm
Boommm.
Booomm
Boommmm
Terdengar ledakan teredam sebanyak empat kali, dan kultivasi Guang Shen sudah berada di puncak ranah immortal.
" Sudah saatnya menembus ranah dewa" Ucap Guang Shen lalu dia mengeluarkan batu ilahi yang pernah di berikan oleh Ibu Run Gai.
" Shen'er apa yang kau pikirkan?" Tanya Yang Han.
" Ini paman. Ibu Run Gai bilang aku harus menyerap batu ini saat aku ingin menerobos ranah Dewa" Jawab Guang Shen.
" Lalu apa masalahnya?" Tanya Yang Han.
" Mengapa aku harus menyerap batu ini saat ingin menerobos ranah dewa, mengapa bukan ranah lain?" Tanya Guang Shen.
" Dan satu lagi, energi ilahi yang berasal dari batu itu seribu kali lebih kuat dari energi ilaho milikku. Jadi energi ilahi di batu itu dapat meningkatkan kekuatan ilahi yang kau miliki menjadi lebih kuat lagi." Jelas Yang Han.
" Kalau begitu terima kasih paman. Aku akan segera menerobos sekarang." Ucap Guang Shen lalu dia kembali ke posisi lotus miliknya dan menyerap batu emas tersebut.
Wusss
Energi ilahi sebesar tongkat masuk kedalam tubuh Guang Shen.
Satu hari berlalu....
Booooommmm
Terdengar ledakan teredam dari dalam tubuh Guang Shen yang menandakan jika dia berhasil menerobos ranah dewa.
Booommm
Booommm
Booommmm
Boooommmmm
Beberapa detik kemudian, kembali suara ledakan terdengar sebanyak empat kali yang menandakan Guang Shen menerobos ranah Dewa bintang lima. Sebenarnya dia bisa saja menerobos ranah dewa bumi bintang lima, hanya saja dia memilih untuk memperkuat kekuatan naga ilahi miliknya. Kini naga ilahi milik Guang Shen bukan lagi berwarna Cyan, tapi berubah menjadi warna emas dengan dua buah tanduk berwarna biru dan hijau yang melambangkan energi langit dan bumi.
Zzzzzz
Tanpa Guang Shen sadari, langit menjadi gelap dan petir menyambar ke mana-mana.
Jedarrrrrr
Petir pertama menyambarnya dan dia masih dalam posisi lotus sambil menyerap energi petir itu dan menyalurkannya ke naga ilahi miliknya.
Jedarrrrr
__ADS_1
Booomm
Petir kedua menyambar Guang Shen, tapi dia tetap tidak bergerak sedikit pun.
Jedarrrrrr
Booommm
Petir ketiga menyambar tubuh Guang Shen tapi dia masih bergerak sama sekali, dia masih fokus menyerap energi petir berwarna merah itu.
Jedarrrr
Jedarrrr
Boooommm
Dua sambaran mengenai Guang Shen lagi. Guang Shen lalu membuka matanya dan menatap kelangit dengan tatapan dingin.
" Hanya seginikah kekuatan petir yang sangat di takuti itu? Membuang-buang waktuku saja." Ucap Guang Shen dengan tatapan meremehkan.
Zzzzzz
Seakan mendengar ucapan Guang Shen, petir ke sengsaraan yang awalnya berwarna merah kini berubah menjadi emas.
" Nah inilah yang kutunggu." Ucap Guang Shen.
Jedarrrrrr
Jedarrrrr
Booommm
Dua sambaran beruntun mengenai Guang Shen.
" Rasanya hanya seperti digigit semut" Ucap Guang Shen.
Jedarrrrrrr
Booommm
Satu sambaran petir emas itu mengenai Guang Shen.
" Ukhuuuk"
Guang Shen batuk darah yang menandakan dia menderita luka dalam.
" Ini sambaran terakhir" Ucapnya lalu berdiri lagi.
Zzzzz
Petir emas itu mengumpulkan energi yang sangat besar.
" Kemarilah. Jangan membuang-buang waktuku lagi" Ucapnya.
Wusssss
Boooooommmm
Tembakan energi petir emas berwarna emas mengenai Guang Shen.
" Ukhhhh sial. Rasanya sakit sekali" Ucap Guang Shen, dia kemudian fokus untuk menyerap energi petir itu dan menyalurkan ke naga ilahi miliknya.
Satu jam kemudian, dia membuka matanya dan mendapati dirinya tidak memakai baju sama sekali, Guang Shen lalu mengeluarkan baju yang baru dan memakainya sebelum saudara-saudaranya kembali.
" Tuan, kekuatan ilahi memiliki tujuh unsur, yaitu api angin, air, tanah, petir, es dan cahaya. Dan kekuatan ilahi milik tuan sudah lengkap." Ucap Yang Han.
" Tunggu, bukannya kekuatan ilahi milikku baru memiliki dua unsur, mengapa bisa unsur kekuatan ilahi sudah lengkap?" Tanya Guang Shen.
" Mungkin unsur lainnya tuan dapatkan dari batu itu. Dan juga ke tujuh unsur alam itu membentuk sebuah teratai ilahi yang dapat tuan gunakan untuk bertarung" Jelas Yang Han
__ADS_1