Sania Anak Indigo

Sania Anak Indigo
10. Kembalinya Bima


__ADS_3

Rina menceritakan semua kenangan itu ke Sania pada malam itu. semuanya yang membuat Sania penasaran akhirnya sudah ia ketahui.


*********


Ke esokan paginya saat Sania akan pergi ke rumah Lisa, sambil membawa kotak itu ke rumah Lisa.


pada saat di jalan dia bertemu dengan Rina yang muncul di sekitar Sania berjalan menuju ke rumah Lisa.


"Sania!!" seru Rina dari arah gang.


Sania menenggok ke arah suara itu dan melihat Rina yang berdiri di dekat tiang listrik gang.


Sania berlari ke arah Rina berada, sesaat dia sampai di dekat Rina. Rina memberitahu sesuatu ke Sania.


"Ada apa Rin?" tanya Sania sambil membawa kotak yang ia bawa.


"aku dapat kabar kalau Bima akan kembali hari ini" kata r


Rina menatap senang ke arah Sania.


"ooh iya!" seru Sania dengan senang mendengarnya.


"terus dia kapan sampainya?" tanya Sania.


"kemungkinan nanti sore dia sampai" jawab Rina.


Setelah Rina memberitahu ke Sania bahwa Bima akan pulang dari tempat ia kuliah, Sania bergegas ke rumah Lisa.


saat sampai di rumah Lisa, dia mengajaknya untuk bersiap-siap pergi bertemu Bima yang akan pulang nanti sore.


"Lis, aku udah ada di depan nih" Sania mengirim pesan ke Lisa dari depan rumahnya.


"Iya tunggu sebentar, aku keluar" balas Lisa.


Lisa keluar kamarnya dan membukakan pintu depan yang sudah ada Sania yang sudah menunggu.


"ayo masuk Nia" ajaknya sambil nutup pintu.


mereka masuk ke dalam dan berjalan ke arah kamar Lisa.


"Lis, kamu hari ini mau nemenin aku nggak?" kata Sania sambil berjalan ke arah kamar Lisa.


"memang mau kemana?" tanya Lisa.


"hari ini Bima pulang nanti sore dia sampai" jawabnya.


"eh serius!!, kita bisa nanyain dong ke dia kalo dia sampai nanti" kata lisa dengan gembira mendengar yang di ucapkan Sania.


"ya udah aku siap-siap dulu ya" tambahnya dan membuka pintu kamarnya.


mereka masuk ke kamar Lisa, Lisa langsung bersiap-siap untuk pergi bersama dengan Sania untuk menemui Bima.


***********


Setelah siap mereka menunggu hari menjelang sore, mereka hanya di kamar, seketika itu mereka yang sedang menunggu sore hari, tiba-tiba Rina muncul.


"Sania" ujar Rina yang muncul di dekat pintu.


Sania terkejut dan menenggok ke arah belakangnya.


"Rina kamu ngagetin aku aja!!" kata Sania sambil menjelitkan matanya.

__ADS_1


"Ada apa Rin?" tanya Sania.


"Rina ada di sini Nia?" tanya Lisa


"iya Lis, dia di dekat pintu" bisik-bisik ke kuping Lisa.


************


"30 menit lagi dia sampai" kata Rina di belakang s


Sania.


"jadi sebentar lagi?" kata Sania.


Sania memberitahu ke Lisa kalau Bima sebentar lagi sampai lalu mereka bersiap-siap untuk pergi ke bandara.


"ayo kita berangkat" kata Sania mengajak Lisa.


"iya-iya ya udah ayo" jawab Lisa sambil merapihkan bajunya.


"eh kotaknya jangan lupa" kata Lisa mereka lalu pergi.


"oh iya bawa ya Lis" perintah Sania yang sudah keluar kamar Lisa.


Lisa membawa kotak itu mereka berjalan menuju pintu depan, Lisa menutup dan mengunci pintu depan.


saat mereka sudah keluar dari dalam mereka mencari taxi, mereka menaiki taxi untuk menuju bandara.


"Pak ke bandara ya" kata Lisa sambil menutup pintu.


"iya mbak" jawab supir itu dan melihat kaca spion atas.


mobil yang mereka tumpangi berjalan menuju ke bandara, sekitar 15 menit mereka sampai di bandara.


"kita nunggu dimana Lis?" kata Sania sambil turun dari mobil dan melihat area bandara.


"itu Rina memang dia nggak ada disini Nia?" tanya Lisa sambil berjalan ke dalam bandara.


"dia nggak ada disini" jawab Sania lalu ia memberhentikan langkahnya.


di saat mereka kebingungan dimana akan menunggu Bima dan hanya melihat ke arah kanan dan kirinya.


di saat itu juga Rina muncul di kerumunan orang-orang dan memberitahu Sania.


Sania melihat Rina di kerumunan orang-orang, dia bergegas datang mendekati Rina yang ada disana.


"Sania kamu mau kemana?" kata Lisa melihat Sania yang berjalan meninggalkannya


Sania hanya menenggok ke Lisa lalu dia berjalan menuju ke rumunan orang-orang disana.


Lisa yang juga penasaran diapun mengikutinya dan mendekati Sania yang sudah berada di kerumunan orang-orang.


"hei" kata Lisa sambil memegang pundak Sania.


"iya Lis, aku tadi buru-buru tadi ada Rina disini" kata Sania.


"terus kamu ketemu sama Rina?" tanya Lisa


"iya tadi katanya Bima sebentar lagi datang, kita harus nunggu di sekitar sini" jawab Sania sambil melihat ke arah kanannya.


"eh kita duduk disana aja yuk" kata Sania menunjuk ke tempat duduk kosong.

__ADS_1


Lisa menanggukan kepalanya dan berjalan ke arah tempat duduk yang di tunjuk oleh Sania.


**********


tak lama kemudian mereka duduk dan sambil menunggu apa yang di katakan Rina tadi ke Sania.


"kok lama ya Nia" tanya iseng lisa sambil tersenyum, ia juga merasa sedikit bosan


"iya tapi tadi kata Rina sebentar lagi" jawab Sania.


saat mereka duduk yang mulai merasa bosan karena kelamaan menunggu, Sania melihat Rina muncul di sebelah Lisa.


"Lisa awas, ada Rina di sebelah kamu" kata Sania melihat ke arah kanannya.


Lisa lekas berpindah ke sebelah kiri Sania.


"dia di mana Rin?" tanya Sania yang sudah bosan menunggu.


"dia udah sampai kalian cepat ke depan" kata Rina.


"dia di sebelah mana?" tanya Sania lagi.


"di sebelah sana" sambil menunjuk ke arah kanan.


"dia pake baju apa?" tanya Sania.


"pakai baju oren" jawab Rina dan melihat pria berbaju oren.


"itu!!" seru Sania menunjuk ke arah kanan.


"ayo Lisa kita ke sana ke Bima!" kata Sania yang beranjak menarik Lisa dari tempat duduk.


"dimana dia?" kata Lisa.


"itu yang pake baju oren, ayo cepetan" kata Sania sambil terus menarik Lisa.


"ya udah ayo" jawab Lisa.


mereka berlari ke arah Bima yang sudah terlihat jauh dari pandangannya.


mereka melihat Bima yang sudah memberhentikan mobil taksi.


"Nia, dia udah mau naik mobil" kata Lisa napas yang terengah-engah.


"aku capek banget" kata Lisa yang masih berlari mengikuti Sania.


"Lisa ayo nanti kita ketinggalan lho" kata Sania menoleh dan melihat lisa semakin melambat.


Lisa akhirnya berhenti berlari dan dia hanya berjalan mengikuti Sania.


Sania yang hanya melihat Lisa berjalan dia pun masih melanjutkan mengejar Bima.


**********


saat hampir sampai ke arah Bima, ia sudah masuk ke dalam mobil lebih dulu dan mobil yang di tumpangi oleh Bima sudah berjalan menjauhi Sania.


"yahh dia udah jalan duluan" kata Sania dengan napas yang tergesah-gesah.


Lisa yang dari arah belakang mendekati Sania dan melihat mobil yang di tumpangi Bima sudah berjalan jauh.


"tuh kan kita nggak balakan sempat" kata Lisa berjalan mendekati Sania dari belakang.

__ADS_1


Sania merasa kelelahan lalu ia berjongkok dan Lisa pun membantunya mengangkat tangan Sania yang sudah kelelahan karena mengejar Bima.


__ADS_2