
Saat sedang di tanyai oleh kakaknya sania hanya terdiam kemudian dengan cepat sania memeluk hana dengan erat, Hana bingung dan juga heran dibuatnya.
"kamu kenapa?" Hana menanyai sania dengan nada lembut kemudian dia mengelus-elus rambut sania.
"A.. aku takut kak" ucapnya dalam dekapan hana.
"takut kenapa? coba ceritain ke kakak apa masalahnya?" tanya hana kemudian dia melepaskan pelukannya.
sania menatap hana dengan tatapan kesedihan mukanya memerah dan bibirnya yang memimbik.
"aku tadi ketemu cheryl di kamar kak" ucapnya.
"terus kenapa kamu nangis?" tanya hana yang bingung.
"tadi dia cerita, kalo dia udah tau semuanya, bapaknya yang ngerampok di mini market sama di toko emas" terang sania, lalu dia mengelap air matanya.
"oo jadi gitu, kenapa kamu enggak ngasih tau sebelumnya biar enggak begitu?" kata hana.
"aku mau ngasih tau tapi aku enggak enak nanti dia sakit hati terus enggak percaya" kata sania.
"ya udah kalo gitu, nanti kalo ketemu dia lagi kamu bilang aja ke dia" kata hana kemudian dia memeluk sania lagi dan menenangkannya.
***********
ke esokan harinya sania sedang berada di dalam kamar, cheryl datang ke arahnya dari jendela kamarnya, sania melihat cheryl yang datang ke arahnya.
"cheryl!" seru sania melihatnya datang di pagi hari di kamarnya.
dia pun berdiri di hadapan sania dan menatap sania dari depannya.
"eh aku minta maaf yang semalam" ucap sania dengan tatapan sedikit serius.
cheryl hanya melihatnya kemudian dia pun menjawab sania yang sedang meminta maaf kepadanya.
"udah kak, enggak apa-apa!" seru cheryl "kak, ada waktu enggak?" tanya cheryl.
"makasih ya cheryl, kakak jadi enggak enak sama kamu" kata sania yang sedang meminta maaf kepadanya. "ada kok, hari ini kakak libur" ucapnya "emang kenapa?" tanya sania.
mendengar sania sedang libur cheryl merasa senang yang nampak di raut wajahnya lalu dia mengatakan ke sania kalau dia ingin mengajaknya ke rumah sakit untuk bertemu dengan ibunya disana dan juga dirinya yang sedang terbaring di rumah sakit.
__ADS_1
"aku mau ngajak kakak ke rumah sakit" ungkap cheryl yang menginginkan sania ikut dengannya.
"ke rumah sakit?" kata sania.
"iya kak" sahut cheryl.
"rumah sakit mana? mau ngapain kesana?" tanya sania dia merasa bingung dengannya.
"aku mau ngajak kakak kesana bertemu ibuku" ucapnya cheryl serius.
sania menatapnya dia melihat cheryl serius dengan yang di ucapkannya, kemudian sania diam sekejap untuk berpikir ikut dengannya.
"kakak mau kan?" tanya sekali lagi oleh cheryl yang memohon kepadanya untuk ikut.
sania meliriknya dan melihat tatapan cheryl yang begitu berharap dan dia pun luluh olehnya "iya kakak ikut kok" kata sania yang akhirnya ikut dengan cheryl.
setelah cheryl mendengan kata sania dia langsung memeluknya dengan senang. "eehh!" seru sania melihat cheryl dengan cepat memeluknya.
cheryl melepaskan pelukan itu dan tersenyum ke arah sania, "makasih ya kak" kata cheryl sambil tersenyum.
"iya, kalo gitu kakak mau siap-siap ke tempat kamu" kata sania.
"eh tapi kakak belum tau dimana--" kata sania
"nanti aku nemuin kakak lagi kok" potong cheryl cepat dia perlahan menghilang.
sania terdiam saat cheryl memotong omongannya dia hanya melihatnya yang perlahan menghilang, sesaat setelah cheryl menghilang dia pun segera bersiap-siap pergi untuk ketempat cheryl.
dia keluar dari kamarnya dan menuju kamar mandi, "mau kemana? kok tumben pagi-pagi udah sibuk" tanya hana melihat dari depan pintu kamarnya.
langkah sania pun terhenti dan melihat ke arah hana kemudian dia hanya meringis ke arah hana "ehe". "aku mau pergi kak" kata sania.
"ooo ya udah sana mandi!" kata hana lalu sania melanjutkan ke kamar mandi.
'mau kemana ya dia' raut penasaran hana melihat adiknya sibuk akan pergi.
************
setelah sania selesai dia segera bersiap-siap lalu dia keluar dari rumahnya dan melihat sekeliling dan menengok ke kanan dan kirinya.
__ADS_1
dari arah kejauhan dia melihat cheryl sedang melambaikan tangannya ke sania, sania yang sedang melihat sekelilingnya melihatnya dan membalas lambaian tangan cheryl.
"hei!" seru sania dari depan rumahnya menyapa cheryl yang berada di dekat gang.
kemudian sania menghampiri ke arah cheryl "kakak udah siap?" tanya cheryl dengan melihat sania yang sedang menghampirinya.
"udah kok, kita ke arah mana sekarang?" tanya sania yang akan pergi bersama dengan cheryl.
kemudian cheryl mengajaknya untuk ke arah mini market dan pergi ke tempat kecelakaan ia sebelumnya.
"Eh! bukannya ini ke arah mini market?" kata sania dan melirik ke arah cheryl yang menuntunnya ke tempat itu.
"iya kak, aku mau ngajak kakak kesana sebelum ke rumah sakit" ucap cheryl dan memandang ke arah depan.
sania pun menuruti apa yang di ucapkan cheryl setelah tiba di sana di tempat kejadian kecelakaan sebelumnya, sania melihat sekelilingnya kemudian dia bertanya ke cheryl yang berada di tempat itu dengan dirinya.
"kita ngapain kesini ril?" tanya sania yang melihat cheryl nampak sedang mencari-cari sesuatu di sekitar kecelakaan itu.
sania melihat cheryl yang sedang mencari-cari sesuatu di tempat, namun dia tidak kunjung menemukannya lalu sania mendekat ke arah cheryl. "kamu nyariin apa?" tanya sania melihat cheryl sedang melihat-lihat sekitar.
"aku nyari boneka ku kak, waktu itu ada di sekitar sini" ucapnya dan mencari-cari lagi.
"boneka seperti apa?" tanya sania kemudian dia ikut mencari-cari di area dekat gedung dan bersebelahan gang antara gedung itu.
"apa masuk ke sini?" ucap cheryl melihat gang sempit yang sedikit remang-remang disana.
"mungkin udah di ambil orang kali" ucap sania melihat ke cheryl yang sedang melihat gang kecil itu.
"mau ngapain? kamu mau masuk ke sana?" tanya sania melihat cheryl seperti sedang melamun.
lalu sania mendekat ke arah cheryl dan menegurnya. "hei?" ucap sania, cheryl sedikit terkejut dan langsung melihat sania.
"udah nanti aja kita cari lagi, ayo kita ke rumah sakit" kata sania kemudian dia melihat matahari semakin naik dan nampak cerah.
sania melihat ke arah langit dan meletakan tangannya di jidatnya karena silau dari cahaya matahari itu. "hari ini cukup cerah" ucapnya sambil memandang ke atas.
kemudian sania menurunkan kepalanya dan mengajak cheryl untuk pergi ke rumah sakit ke tempat dimana dia berada disana.
"ayo, nanti kakak bantu cari lagi setelah pulang dari rumah sakit" kata sania sedikit berjongkok di hadapan cheryl.
__ADS_1
cheryl menatap sania dia nampak terlihat sedih karena boneka kesayangan miliknya itu sudah tidak terlihat lagi di tempat itu.