
Pria hitam itu mulai ragu untuk menjelaskannya ke pada Cheryl, "apa boleh aku tau kak?" Cheryl pun bertanya lagi. Pria Hitam itu mulai goyah. kemudian dia mengajak Cheryl untuk masuk ke dalam dimensinya itu.
"Baiklah aku akan menceritakannya padamu" Ucap Pria Hitam itu. Seketika lokasi sekolah Sania berubah menjadi hitam dan ruang hampa. Disitulah mereka saat ini Cheryl melihat sekelilingnya menjadi bingung dan terkejut. "Ini dimana kak!!" ucap Cheryl ia sangat ketakutan.
"Tenang ini di dalam dimensi ruang hampa milikku" kata Pria Hitam itu. "Semua ini aku yang mengendalikan dan mengambil alih di dalam ruang hampa ini"tambahnya.
"Apa kamu sudah siap untuk ku bawa pergi di dalam dimensi ini?" Tanya Pria Hitam itu untuk memastikannya. Cheryl mengangguk dan bilang "Aku siap kak!" Jawab Cheryl.
"Baiklah aku akan membawamu sebelum ini semua terjadi" ucapnya dan tangan pria hitam itu bergerak ke depan ke samping dan merubah ruangan hampa itu menjadi sebuah perjalanan ilusi. Cheryl begitu takjub dengan pemandangan di dalam ruangan itu dan terasa seperti di luar angkasa.
"Sebelum itu semua, aku akan menjelaskan 6 bola cahaya yang di miliki Sania itu adalah alami miliknya sendiri" ucap Pria itu. "dan sebelum itu, ada juga pemilik yang sama" ... "Tetapi pemilik sebelumnya hanya mampu menguasai ke 5 nya hingga ke generasi berikutnya" ucap panjang si Pria Hitam itu.
"Lalu? apa kak Sania bisa menguasai ke 6 bola cahaya itu?" Cheryl langsung bertanya tentang Sania mampukah dia menguasainya. "Aku belum tau, tapi siapa tau dia mampu menguasainya, sementara dia punya ke 2 cahaya yang di milikinya langsung, bola cahaya itu berwarna kuning dan satunya lagi berwarna biru" ucap panjangnya.
"Berwarna biru?" ... "Iya warna biru, tetapi Sania masih belum mengetahuinya dan juga belum mampu menguasainya" ucapnya. "Asal bola itu dari mana kak?" kata Cheryl. "Bola itu berasal dari harapan semua orang" ... "Bisa di bilang itu adalah bola cahaya harapan" ucapnya lagi.
__ADS_1
"Bola cahaya harapan?" ... "Iya, semua orang pasti memiliki harapannya masing-masing dan Sania memiliki bola cahaya itu" kata Pria Hitam itu. "sebelumnya aku menyebutkan ada 6 bola cahaya kan?" tanya Pria Hitam itu. "Iya kak" jawab Cheryl.
"Ke 6 bola itu mempunyai arti dan harapan" kata pria hitam itu. "Arti dan harapan? aku belum ngerti kak?" Cheryl tampak bingung dengan yang di ucapkan itu. "Suatu saat nanti pasti kamu juga mengerti apa artinya itu, ke 6 bola itu berbeda warna, Merah Kuning Jingga untuk sebelah kanan punggung Sania dan warna Hijau Biru Ungu ada di sebelah kiri punggu ng Sania."
"Bola cahaya itu terletak di dalam hati orang-orang yang penuh dengan harapan dan cinta" ... "Harapan dan cinta? aku semakin nggak ngerti" ucap Cheryl.
"Kamu nggak perlu ngerti artinya, o iya kamu saat ini dapat melihatku kan?" Pria Hitam itu menanyainya. "Iya kak" jawab Cheryl cepat. "Sebenarnya dari sekian banyak orang dan yang ghoib itu nggak ada yang bisa melihatku" ucapnya. "kok bisa kak? kenapa?" Cheryl tidak mengerti mengapa Pria Hitam itu tidak dapat di lihat oleh orang-orang bahkan makluk seperti Cheryl sekali pun.
"karena aku itu ada di dalam diri Sania, kamu ingat kan kejadian kemarin yang waktu Sania mendadak mengeluarkan bola cahaya kuning itu?" ... "iya kak aku ingat, aku juga nggak bisa deket ke dia, tiba-tiba menghilang begitu cepat" ucap Cheryl.
"Iya, aku hanya di perintahkan untuk menjaganya" kata si Pria itu. "Di perintahkan?" ... "Iya, aku di perintahkan oleh dewi kelinci" ucapnya. "Dewi kelinci itu siapa kak?" Cheryl langsung bertanya tentang Dewi Kelinci itu.
"Dewi kelinci itu pemilik bola cahaya itu dialah harapan semua orang Dewi si harapan, dulu orang-orang sangat bergantung dengan dirinya hingga suatu saat ada dari salah seorang dewi yang mengacaukannya hingga cahaya harapan itu pecah dan tidak lagi berkumpul hingga saat ini, tetapi dia berjanji akan ada di generasinya yang secara terus menerus hingga ada yang bisa mengumpulkan ke 6 bola itu" ucap panjang pria hitam itu.
"lalu kalau boleh tau kamu sebenarnya siapa?" Cheryl menanyakannya terlalu jauh ke pria itu tetapi itulah yang membuatnya penasaran siapa sebenarnya Pria Hitam yang selalu muncul di harapan Sania dan mengaku penjaga Sania dan selalu berkata selalu ada di dalam diri Sania.
__ADS_1
Pria hitam itu pun terdiam sejenak dan menelan ludahnya dan menatap Cheryl yang sedang memandanginya. Disebut Pria Hitam karena selalu tampil dengan warna hitam dan aura asap yang selalu ada di samping-samsingnya.
"Aku sebenarnya bukanlah dari seorang Dewi tetapi aku hanya seekor burung" ... "Kamu seekor burung?" Cheryl semakin penasaran mengapa dia mengaku seekor burung sudah jelas dirinya itu berwujud seperti manusia.
"aku seekor burung gagak yang di ubah menjadi wujud seperti layaknya manusia" ucap secara jelas. Cheryl mengangguk ia sepertinya memahaminya dengan yang di ceritakan sebelumnya dan juga siapa sebenarnya dirinya. "Lalu namamu siapa kak?" Cheryl langsung saja menanyainya secara terang-terangan.
"Aku juga tidak tau namaku siapa, yang aku lakukan hanyalah menemani Dewi Kelinci waktu itu dan dia juga tidak pernah memanggilku dengan sebuah nama" ucapnya. Cheryl kemudian memandangi pria hitam itu ia menatap secara serius.
"Hei, kamu sedang apa?" Pria Hitam itu merasa aneh ketika Cheryl menatapnya seperti itu. "aku bingung kak, kamu begitu keren dan begitu sigap tapi nggak punya nama" ucap Cheryl.
"Terus kenapa?" kata Pria itu. "Kakak ingat kan waktu kakak nahan aku dan berhasil narik aku keluar dengan cepat dari dalam diri kak Sania"kata Cheryl. "Iya, aku mengingatnya, kenapa?" dia merasa bingung.
"Itu kakak cepat banget dan seketika menembus tubuh kak Sania, sebenarnya apa yang kakak lakuin itu?" Cheryl lagi-lagi ingin tau tetapi percakapannya dengan pria hitam itu merasa sudah sangat jauh. "Aku hanya tidak ingin ada jiwa yang berada di dalam tubuh Sania, karena itu bisa mengganggu aktivitas bola itu"ucapnya.
"Oo, gitu pantesan aja kakak begitu tegas, tapi penampilan kakak waktu itu nggak begini deh" ucapnya. "Aku hanya merubah penampilanku, untuk mewaspadai saja" ucapnya.
__ADS_1
"Terus kalo kak Sania dapatin bola cahaya yang lainnya dari mana?" kata Cheryl. "Seperti ini contohnya" ucap Pria hitam itu.