Sania Anak Indigo

Sania Anak Indigo
24. Sesosok Anak Kecil


__ADS_3

Semuanya menikmati makan malam, mereka memakan makanan yang di siapkan oleh sania.


Tidak terasa malam pun semakin gelap dan setelah mereka selesai makan mereka masuk ke kamar sania untuk beristirahat.


semuanya pergi menuju kamar sania, sementara sania sibuk merapihkan meja makannya.


setelah rapih dia pun menyusul teman-temannya yang sudah duluan ke kamar.


kreekk... Dub..


sania menutup pintu kamarnya.


"kalian semua tidur di kamar ku?" tanya sania ke teman-temannya.


"iya dong" jawab lisa yang sudah berbaring di kasurnya.


"apa muat tidur berempat?" tanya sania melihat teman-temannya yang sudah berguling di kasurnya.


"kalo gitu aku ambil kasur tambahan deh, di kamar kak hana" sania keluar untuk mengambil kasur tambahan yang berada di kamar hana.


dia membawa ke kamarnya untuk tidur temannya.


sesaat sampai di depan kamarnya lisa widia dan febby menolongnya untuk membawa kasur itu masuk ke kamar sania.


setelah bersusah payah membawa kasur itu akhirnya kasur itu pun masuk ke dalam kamar, sania dan teman-temannya meletakkannya di bawah dekat dipan kasur miliknya.


"nah sekarang kan jadi lebih enak" ungkap sania dan merapihkan kasurnya.


"jadi sekarang kalian mau tidur di atas apa di bawah?" tanya sania ke temannya.


"di bagi dua aja nia?" jawab widia.


"iya ada yang di atas ada juga yang di bawah" kata febby.


akhirnya mereka pun berbagi tempat tidur, lisa dan sania berada di atas sementara widia dan febby berada di kasur bawah.

__ADS_1


"oke sekarang saat tidur" kata lisa melihat ke arah jam.


"tapi baru jam 9" ungkapnya.


"ya terus bagaimana?" tanya sania.


"kalo ngantuk tidur aja duluan" kata febby dari bawah.


di antara mereka belum ada yang mengantuk mereka pun mengobrol di sepanjang malam itu.


sesaat mereka sedang asyik dengan obrolannya tanpa sadar dan mereka melihat ke arah jam dinding, jam sudah menunjukan pukul 11.30


"aku tidur duluan ya" ungkap sania menutup mulutnya yang menguap.


"eh udah malam aja ya" ungkap lisa menenggok ke arah jam dinding.


"ya udah yuk kita tidur aja" ajakan widia untuk segera tidur.


"ya udah yuk" jawab febby.


setelah mereka tertidur semua sania kembali mengalami mimpi buruk yang seperti sebelumnya, dia bermimpi tentang kebakaran itu.


sesaat setelah dia bermimpi dan gelisah dalam mimpinya dia pun terbangun dari tidurnya.


dia pun duduk dan melihat semua teman-temannya yang sudah tertidur juga, dia berkeringat karena mimpi itu lagi.


setelah beberapa saat dia duduk di kasur dia pun berjalan keluar kamar dan menyalakan lampu ruangan yang sebelumnya dia matikan.


saat dia mau berjalan ke arah dapur tanpa di sadari ada sesosok anak kecil berdiri di samping pintu dapur yang sania lewati.


sania masih belum menyadari kehadiran anak kecil itu yang melihatnya berjalan ke dapur.


suurrrr.....


tak...

__ADS_1


gluk.. gluk... gluk...


"hhuufhh" menghela nafas


setelah dia minum dia masuk ke kamar mandi untuk buang air kecil.


setelah keluar dia segera kembali ke kamarnya saat dia akan mematikan lampu dapur dia tanpa sengaja melihat sosok anak kecil itu.


"Aaa!!!" sania berteriak lalu berlari ke arah kamarnya.


serentak teman-teman sania terbangun dari tidur yang mendengar suara teriakan sania dari dapur.


"kamu kenapa sania?" tanya widia melihat sania yang ketakutan.


"aku ngeliat hantu di dapur" jawab sania dengan nafas yang begitu terengah-engah.


widia pun segera bangun dari kasur dan berjalan ke arah dapur, sesaat dia berada di dapur dia tidak menemukan apa-apa disana.


sementara itu lisa dan febby yang berada di kamar mencoba menenangkan sania, lalu febby ke dapur menyusul widia dan dia mengambilkan minum untuk sania.


"ini minum dulu nia" kata febby yang membawakan air minum.


"iya, makasih feb" kata sania dia pun meminum air dari febby.


widia yang masih berada di dapur dia pun kembali ke kamar dan mematikan lampu yang sebelumnya sania nyalakan.


kreekk....


Dub...


"enggak ada apa-apa kok, udah kamu tenang"....


"ayo kita tidur lagi" kata widia.


sania meletakan gelas yang dia pegang dan semuanya kembali untuk tidur.

__ADS_1


__ADS_2