Satu Malam Bersama Pria Asing

Satu Malam Bersama Pria Asing
Bertemu Teman Lama!!


__ADS_3

"Merry?!"


"Bukan Merry, tapi Mario!!" pria itu merenggutkan wajahnya.


Wajar saja bila Jessica tak mengenalinya. Penampilan Merry, bukan... tapi Mario, telah berubah total. Mario yang dulu seperti perempuan, kini telah kembali pada kodratnya. Dan Jessica tidak tahu apa penyebabnya.


Masih tak percaya dengan sosok di depannya, jessica memperhatikannya sekali lagi. Dari ujung rambut sampai ujung kaki.


"Jangan menatapku seperti itu, kau membuatku tidak nyaman!!"


"Habisnya kau membuatku pangling. Dan pantas saja jika aku tidak mengenalimu tadi, ternyata kau tidak menyimpang lagi sekarang. Dan baguslah jika kau sudah tobat!!"


"Kata-katamu terlalu kasar, Nona. Dan jangan keras-keras, orang lain bisa tahu jika aku tidak normal. Dan asal kau tahu saja, meskipun penampilanku sekarang sudah oke tetapi sebenarnya aku masih hello Kitty!!" ucap Mario setengah berbisik.

__ADS_1


Tentu saja Jessica langsung melongo mendengar ucapan Mario. Jadi dia merubah penampilannya untuk apa? Atau hanya untuk menutupi kekurangannya. "Bagaimana bisa?"


"Ceritanya sangat panjang, bagaimana jika kita mencari tempat yang nyaman untuk berbincang? Aku akan menceritakan semuanya padamu!!" ucap Mario.


Jessica menggeleng. "Tapi sekarang tidak bisa, aku sedang menemani kakak iparku berbelanja. Mungkin lain kali saja, atau mungkin kau berceritanya sambil kita berjalan saja?" usul Jessica.


"What?!! Kau sudah menikah, lalu kenapa tidak ada undangan yang datang padaku?!" kaget Mario. Dia menghentikan langkahnya, dan menatap Jessica penuh tanya.


Wanita itu tersenyum. "Bukan hanya kau saja yang tidak aku undang, tetapi tidak seorangpun yang datang ke pernikahanku. Karena aku dan suamiku menikah di luar negeri," dustanya.


"Huu, sayang sekali. Tapi it's oke. Itu bukanlah masalah, mau menikah di manapun yang penting bahagia," ucap Mario dan dibalas anggukan oleh Jessica.


"Lalu bagaimana denganmu sendiri? Kenapa Penampilanmu sekarang berubah drastis? Dimana rambut panjangmu, make up serta dress-dress cantik yang selama ini kau pakai? Dan kenapa kau mengatakan, jika hanya Penampilanmu yang saja yang berubah, tetapi sebenarnya kau masih Hello Kitty? Aku benar-benar penasaran,"

__ADS_1


Mario menghela nafas panjang. "Jika bukan karena ibuku, aku tidak akan pernah merubah penampilanku. Katanya dia malu memiliki anak sepertiku, yang merupakan aib keluarga. Dia mengancam akan bun*h diri jika aku tidak merubah penampilanku menjadi normal, padahal aku sudah nyaman dengan penampilanku yang dulu. Tapi demi dia it's oke-lah. Itu bukan masalah," tutur Mario panjang lebar.


Jessica terdiam dengan ucapan Mario. Dia ingat betul jika teman lamanya ini memang sangat menyayangi ibunya, apapun pasti akan Mario lakukan demi dia. Dan memangnya Ibu mana yang ingin melihat anaknya memiliki hidup yang menyimpang dari jalannya.


"Jadi karena hal itu kau merubah Penampilanmu?" Mario mengangguk. Tapi ada bagusnya juga kau merubah Penampilanmu, semoga selanjutnya bagian dalammu bukan Hello Kitty lagi!!"


"Jahat!! Padahal aku sangat menikmati diriku yang seperti itu, tapi terima kasih telah mendukungku untuk berubah!!"


Jessica mengangkat bahunya. "Tidak masalah. Tapi maaf, Mario. Aku harus pergi sekarang, mungkin Jia dan kakak iparku sudah menunggu. Kalau begitu sampai jumpa lagi,"


Jessica mengakui Mia sebagai kakak iparnya, karena dia adalah kakak kandung dari suaminya. Meskipun kebenaran itu baru ia ketahui hari ini, tetapi hal itu tak merubah fakta jika Luhan dan Mia bersaudara.


.

__ADS_1


.


Bersambung.


__ADS_2