Savior System

Savior System
Bab 46 : Makan Malam Bersama


__ADS_3

"Kamu melakukan apa ke pria itu nak?"


"Hanya menatap seperti biasa, Paman Ben."


"Mungkin pria itu tidak tahan untuk buang air kecil dan dia buang air kecil di situ!"


Agler memberi alasan yang tidak logis tetapi masuk akal kalau di pikir-pikir selama 10 tahun.


Paman Ben berpikir sebentar tentang apa yang diucapkan Agler.


"Kenapa pria itu pipis didepan Agler, dan kenapa dia tidak lari menuju toilet terdekat."


Kata-kata itu menggantung di benak Paman Ben, kalau di pikir-pikir lagi pemuda ini terlihat aneh dan misterius, apalagi peristiwa pistol di tangan perampok yang tiba-tiba terlempar, dan dia kebetulan melihat bayangan yang kabur dari Agler.


Setelah itu tangan perampok patah, dan itu terlalu aneh untuk kejadian itu terjadi.


"Hei Paman Ben?"


Suara Agler menyadarkan dia dari pikirannya.


"Paman Ben tidak apa-apa?"


Tanya Agler yang ada ditempat duduk mobil Paman Ben setelah dia melihat Paman Ben yang bengong tiba-tiba.


"Tidak apa-apa, Nak."


Agler memandang ke depan mobil dan melihat pria itu sudah pergi berlari.


[Ding! Selamat Kepada Tuan Rumah Anda Telah Menyelesaikan Tugas Sistem Sepuluh Ribu Dunia!]


[Semua Hadiah Telah Diberikan!]


[Apakah Tuan Rumah Segera Kembali ke Dunia Nyata atau Tinggal Di Dunia Ini Selama 3 Hari?]


"Tinggal di dunia ini selama 3 hari!"


Dia memilih untuk tinggal sementara karena dia belum menyerahkan uang Peter Parker.


Melihat Paman Ben di sampingnya dan berkata, "Sepertinya keponakan Paman Ben sudah pulang ke rumah."


"Benar juga, Kamu mau pulang atau ikut Paman Ben ke rumah untuk makan malam bersama?"


Memikirkan ini, Agler setuju dengan ajakan Paman Ben, dia juga ingin berteman dengan superhero favoritnya yaitu Spiderman.


"Oke Paman Ben, Aku ikut ke rumah Paman Ben."


"Ya sudah, sekalian nanti kamu bisa berteman dengan keponakan Paman, dia seumuran dengan kamu Nak."


Agler mengangguk sambil tersenyum.


"Ini hadiah uang yang diberikan oleh polisi, paman tidak berhak mendapatkan ini, karena kamu yang sebenarnya menangkap perampok itu. Paman hanya membantu mengikatnya."


Dia merasa uang ini tidak untuknya, lalu Paman Ben menyerahkannya kepada Agler.


Mendorong kembali uang itu kepada Paman Ben dan tersenyum.


"Tidak Paman, itu uang untuk Paman karena Paman juga ikut membantu dalam menangkap perampokan, ambil semua uangnya, Paman Ben. Hitung-hitung biaya resiko mobil paman bila beneran di rampok."


Agler sebenarnya tidak membutuhkan uang, karena dia sudah mempunyai banyak uang, baginya uang hanyalah angka dan kertas.


Seperti yang diharapkan dari pemuda yang baik, dengan enggan Paman Ben menerima uang itu.


Paman Ben menginjak pedal gas mobil, lalu melaju ke arah rumahnya.


......................


Keluar dari mobil, mereka berdua berjalan ke depan halaman rumah.


Melihat halaman depan yang terlihat sangat familiar, ini adalah rumah Spiderman terlihat sama seperti yang ada di film.

__ADS_1


Paman Ben membuka pintu rumah, lalu membiarkan Agler masuk terlebih dahulu.


Bibi May datang menghampiri mereka berdua, lalu memeluk Paman Ben.


"Kemana saja kamu sayang? Peter baru saja menanyakan kamu ada dimana, dia terlihat marah karena pulang sendiri ke rumah, lalu siapa ini?"


Paman Ben canggung mendengar perkataan istrinya lalu berkata,


"Aku dan pemuda ini baru saja menangkap perampok saat menunggu Peter kembali, dan sekarang baru kembali dari kantor polisi untuk membuat keterangan. Ini adalah Agler, aku bertemu dengannya ketika menunggu Peter pulang, Sayang."


Merangkul Agler seperti pemuda yang berteman baik, Agler melepas topengnya dan tersenyum malu kepada bibi May.


"Halo Bibi~."


Bibi May menghampiri lalu memandang Agler dari atas sampai bawah, terlihat seperti pemuda baik.


"Panggil aku Bibi May, kamu terlihat seumuran dengan Peter. Apakah kamu temannya?"


"Bukan Bibi May, aku baru saja ke daerah sini."


Agler malu dilihat seperti itu oleh Bibi May.


"Kalian berdua segera duduk di meja makan, aku akan membuat makan malam untuk kita bersama."


Setelah Bibi May berkata, dia segera pergi ke dapur untuk memasak makanan.


Paman Ben dan Agler duduk di bangku tempat meja makan sambil menunggu Bibi may selesai memasak.


Suara langkah kaki terdengar dari atas, dan muncul pemuda yang turun dari tangga, itu adalah Peter Parker tokoh utama dunia ini.


"Hei Peter! kamu pulang ke rumah naik apa?"


Paman Ben menyapa Peter Parker yang sedang menuruni tangga lalu bertanya.


"Paman Ben kemana saja, aku menunggu di depan perpustakaan tadi."


"Aku pulang jalan kaki."


"Maaf Peter, Paman tadi ada urusan dengan polisi."


"Polisi?"


Dia kaget kenapa Paman Ben memiliki masalah dengan Polisi, dengan rasa ingin tahu bertanya lagi.


"Ada urusan apa Paman?"


"Pertama-tama kenalkan pemuda yang ada di sampingku, namanya Agler, kita berdua menangkap perampok di depan perpustakaan tadi, dia menodongkan senjata pistolnya ke paman mengancam untuk memberikan mobil paman kepadanya, untungnya ada Agler, terus kita ...."


"Perampok?"


Apakah perampok yang dia biarkan kabur menaiki lift di tempat pertarungan tadi?


Ingin merampok Mobil Paman Ben? dan menodongkan pistol ke arah paman?


Dan pemuda ini yang menyelamatkan paman? bagaimana jika tidak ada pemuda ini? apakah paman ben akan di tembak oleh perampok?


Banyak pertanyaan muncul di pikirannya, Peter merasa bersalah apa yang dia perbuatnya tadi, mengapa dia membiarkan penjahat lari dan tidak memikirkan resiko yang terjadi.


Peter sangat menyesal telah melakukan itu, dan dia langsung teringat pada satu perkataan pamannya saat mengantar dia ke pertandingan yaitu, "Remember, Great power comes great responsibility."


Dia merasa tersadar, dia akhirnya tahu apa tujuannya dia mendapatkan kekuatan ini.


Agler melihat Peter yang duduk terdiam seperti memikirkan sesuatu.


"Peter?"


Peter terbangun oleh suara Paman Ben dan menoleh ke arah Paman Ben.


"Kenapa kamu Peter?"

__ADS_1


"Aku baik-baik saja, Paman!"


"Jadi paman tidak apa-apa kan?"


Peter ingin memastikan Paman Ben tidak terluka oleh perampok itu.


"Paman baik-baik saja karena ada Agler yang menumbangkan perampok itu."


Peter Parker menatap pemuda yang bernama Agler ini, dan dia merasa aneh setelah melihatnya.


Indra laba-labanya memberitahukan pemuda di depannya sangat berbahaya.


Agler tersenyum dan mengulurkan tangannya kepada Peter.


"Perkenalkan namaku Agler."


Memegang tangan Agler lalu Peter menjawab, "Namaku Peter Parker."


"Terima kasih sudah membantu Paman Ben dari perampok."


Peter berterima kasih karena Agler sudah menyelamatkan Paman Ben dari ancaman perampok.


Dia sebenarnya tertarik dengan Agler, lebih tepatnya tertarik pada kekuatan apa yang dimiliki Agler sampai bisa menumpas perampok dan juga membuatnya merasa takut hanya dengan melihatnya saja.


Apakah Agler mirip dengannya, orang yang digigit oleh serangga tetapi Agler digigit oleh serangga lain seperti Beruang.


Kemudian mendapatkan kekuatan super seperti dirinya.


"Ayo kita makan bersama!"


Bibi May datang dengan sepanci sup dan berbagai makanan dari dapur lalu meletakkannya di atas meja.


"Ayo Agler kita makan bareng~"


Berbicara kepada Agler mengajak untuk segera ikut makan bersama.


"Iya Bibi May."


Mereka berempat duduk makan malam bersama di ruang makan.


"Agler kamu menginap disini saja ya, sudah terlalu larut malam kalau pulang sekarang, kamu tidur berdua bersama Peter."


Bibi May menyarankan Agler untuk menginap di rumahnya dan tidur di kamar Peter.


Peter Parker yang mendengar ini langsung tersedak makanan.


Uhuk! Uhuk!


"Kamu kenapa Peter?"


Menyerahkan lap tangan kepada Peter untuk membersihkan mulutnya.


Mengambil lap dari tangan bibi May lalu menyeka mulutnya.


"Tidak apa, bibi."


"Kamu setuju kan, Agler tidur dikamarmu?"


"Aku tidak keberatan."


"Bagus kalau begitu."


Agler tidak tahu bagaimana ingin menolak saran Bibi May, jadi ia terpaksa menerima, mungkin dia tidak akan tidur malam ini dan ingin berlatih di ruang binatang psikisnya.


Setelah mereka berempat selesai makan malam, bibi May segera membersihkan piring-piring bekas makan mereka dan Agler menawarkan bantuan kepada bibi May untuk mencuci piring.


Dia merasa tidak enak karena sudah menumpang makan malam disini dan tidak berbuat apa-apa, jadi dia berinsiatif untuk membantu Bibi May.


Setelah semua bersih, Agler diantarkan oleh bibi May ke kamar Peter.

__ADS_1


Malam ini Agler benar-benar menginap di kamar Peter Parker.


__ADS_2