Savior System

Savior System
Bab 85 : Pergi dan Dapatkan Baymax


__ADS_3

"Kau tidak bercanda kan?"


"Kamu bukan orang dari dunia ini?!"


"Apa yang kamu katakan beberapa hari yang lalu itu benar?"


Teman-teman Hiro terkejut setelah mengetahui bahwa Agler benar-benar bukan dari dunia ini.


Mereka pikir Agler hanya bercanda saja, tetapi setelah melihat keajaiban yang diperlihatkan oleh Agler, mereka pun percaya.


Hiro mempercayai ucapan Agler, dia sudah menganggap Agler sebagai kakak laki-lakinya, dan juga dia tidak lupa menyiapkan hadiah untuk Agler.


"Aku tidak bercanda, aku memang dari dunia lain."


"Di sini aku hanya bisa tinggal beberapa hari saja, dan sekarang sudah waktunya aku pergi!"


Wajah mereka menekuk, menjadi sedih karena kepulangan Agler yang begitu tiba-tiba.


"Tidak perlu sedih begitu, aku usahakan akan menemui kalian nanti."


Fred dan Wasabi maju dan memeluk Agler.


"Terima kasih sudah membantu dan menemani kami beberapa hari ini!" Wasabi berkata kepada Agler.


"Benar kawan, jika tidak ada kamu, mungkin Hiro menjadi sedih, lalu mengurung diri beberapa hari dan tidak makan sedikitpun, dan tubuhnya semakin kecil," canda Fred.


"Hahaha... ups!" Wasabi menutupi mulutnya.


Go Go Tomago dan Honey Lemon mengubah ekspresi wajahnya menjadi marah dan menatap tajam ke arah Fred.


"Maaf, aku hanya bercanda saja tadi hehe~," ucap Fred ketakutan.


Melihat keakraban mereka seperti ini, Agler jadi tidak khawatir untuk meninggalkan Hiro dan yang lain.


[Ding!]


[Tersisa 2 menit sebelum Tuan Rumah pergi dari Dunia ini!]


Notifikasi sistem memintanya untuk mempercepat melakukan perpisahan dengan mereka semua.


Agler mengangkat tangannya, lima buah berlian yang indah berwarna kuning muncul, melayang di atas telapak tangan kanan Agler.


"Wow!"


Teman-teman Hiro terkejut, dia belum mengetahui kekuatan Agler yang satu ini.


"Ambillah, satu berlian untuk masing-masing dari kalian!"


Mendorong tangannya, lima berlian melayang dan jatuh di tangan mereka semua.


"Berlian kuning yang mahal itu kan?"


"Benar, Wasabi!" Fred mengenali berlian ini, sebagai orang kaya, dia pasti tahu itu.


"Berlian?!" Honey Lemon terkejut, pipinya perlahan memerah, dia berpikir bahwa Agler sedang melamarnya.


Hiro tertegun sejenak, dia benar-benar tidak menyangka bahwa Agler bisa membuat ini.


"Ini berlian asli dari kekuatanku, aku harap kalian mengingatku lewat berlian ini!"


"Tentu saja, kalian boleh menjualnya, aku tidak akan melarang, itu hanya hadiah," kata Agler.


"Kita tidak akan menjualnya, Kawan!" Fred merangkul bahu Agler.


Melepaskan rangkulannya, lalu Agler tersenyum kepada mereka semua termasuk Bibi Cass.


"Sudah saatnya aku per-."


"Tunggu ada sesuatu yang ingin aku berikan padamu!" Hiro memotong ucapan Agler.


Dia mengeluarkan kotak berwarna merah, menyerahkannya kepada Agler.


"Apa ini Baymax?" tanya Agler kepada Hiro.


"Benar, lebih tepatnya ini Baymax generasi kedua, hanya ini yang aku bisa beri ...." Hiro berkata perlahan menundukkan kepalanya.


Mulut Agler melengkung, dan dia mengacak-acak rambut Hiro.

__ADS_1


"Ini hadiah yang bagus Hiro, aku akan menerimanya," ucap Agler.


Tepat saat dia ingin menyimpan hadiah Hiro, suara sistem berbunyi.


[Ding!]


[Terdeteksi terdapat karakter yang ingin tuan rumah bawa ke dunia nyata!]


[Tuan rumah harus membeli Tiket Karakter untuk bisa membawa satu karakter ke dunia nyata!]


[Apakah tuan tetap ingin membawa karakter ini?]


'Iya!'


[Mengkonsumsi 1000 Savior Coin untuk membeli Tiket Karakter...]


[Tuan rumah sudah bisa menyimpan Baymax di dalam ruang sistem!]


[Dikarenakan Baymax termasuk benda mati, dia bisa disimpan dalam ruang sistem!]


Tangannya melambai ke arah kotak merah yang ada ditangannya, dan kotak itu menghilang di depan mata mereka semua.


"Woah!"


"Apa itu kekuatanmu juga?!" tanya Fred dengan matanya berbinar.


Membalas mengangguk, lalu dia memandang mereka semua, dan berkata, "Aku pergi dulu, jika ada kesempatan, aku akan kembali ke dunia ini."


Go Go Tomago yang pendiam dan jarang berbicara, tiba-tiba berkata, "Terima kasih untuk semuanya!"


Mendengar ucapannya, Agler sedikit, terkejut dan dia membalas tersenyum.


"Sampai jumpa!"


Tubuh Agler bercahaya, dalam beberapa detik berubah menjadi bola cahaya, lalu dengan secepat kilat keluar dari Kafe Bibi Cass, dan menghilang di langit.


"Aku tidak percaya bisa bertemu dengan manusia yang menakjubkan!"


"Dia adalah benar-benar superhero!"


Mereka semua menatap langit yang cerah, ke arah jejak bola cahaya menghilang.


Kemudian mereka semua kembali ke dalam kafe Bibi Cass.


....


Sosok Agler muncul di Istana Dewi, terdapat sosok wanita yang menghampirinya.


"Bagaimana dengan Hiro?"


"Hiro baik-baik saja, Cass."


Agler menjawab, tersenyum kepada Bibi Cass.


Dia Bibi Cass yang asli, Agler menempatkan bayangannya yang bisa meniru semua sikap penampilan dan kepribadian seperti Cass ini, akan tetapi itu hanya tahan beberapa tahun saja, karena Agler mengirim 10% Mana serta Chakra kepada bayangannya itu.


Tidak lupa memerintahkan bayangannya jika energinya sudah tidak kuat dan ingin menghilang untuk pergi dengan menggunakan skenario yang masuk akal yaitu kecelakaan dalam pesawat yang jatuh di laut, Agler memberikan bekal berlian untuk mendanai drama tersebut.


"Bagus kalau begitu ... tempat apa ini, Agler?" Cass bertanya kepada Agler.


"Ini Istana Dewi, semua wanitaku dapat tinggal di sini, akan tetapi, mereka lebih suka di duniaku." Agler sudah memberitahu Cass bahwa dia mempunyai banyak wanita, dia meresponnya dengan menerima, dia tidak peduli berapa banyak wanita yang Agler punya, asalkan dia menempati salah satu tempat di hati Agler.


"Semua yang menjadi wanitaku akan awet muda dan juga panjang umur, lihat lah dirimu sekarang." Agler membuat Berlian yang bisa merefleksikan pantulan diri Cass.


Ketika Cass melihat dirinya, dia terperangah, wajahnya menjadi sedikit lebih muda, dan sosoknya menjadi lebih kencang.


"Apa penampilan aku akan selamanya seperti ini?" tanya Cass.


"Benar, kamu akan seperti ini selamanya," jawab Agler lalu memeluknya.


Cass dalam pelukan Agler merasakan kebahagiaan yang tidak bisa dia jelaskan.


Mengangkat kepalanya, kakinya menjinjit lalu bibirnya mencium pipi Agler.


"Aku sangat mencintaimu, Agler~" ucap Cass sambil menikmati pelukan Agler.


Agler mencium kepalanya dan membelai punggung Cass penuh kasih sayang

__ADS_1


"Agler, kamu ingin bermain lagi?"


Tiba-tiba, Cass bertanya yang tidak dia harapkan, dan itu membuat Agler tertegun.


Melepaskan pelukan, Agler menatap Cass tidak percaya.


Apakah Cass mengeluarkan jati dirinya yang nakal kepadanya?


Cass menatap Agler dengan tatapan yang menggoda, tangannya terulur ke dada Agler, kemudian mengangkat bajunya.


Kepalanya mendekati perut eight pack Agler, lalu lidahnya menjilati setiap belahan otot perut Agler.


Agler tidak tahan, dia langsung membawa Cass ke kamar yang ada di dalam Istana Dewi.


"Aaaa~"


.....


Satu minggu berjalan sangat cepat, setelah menyelesaikan Misi dunia Big Hero 6, Agler tidak dapat mendapatkan Misi Sepuluh Ribu Dunia selama satu minggu ini.


Tapi tugas sistem masih Agler dapatkan, total dua tugas sistem dalam satu minggu yang sudah dia selesaikan


Urusan dengan Cass sudah selesai, wanitanya juga sudah menerimanya, dan menganggap keluarga satu sama lain.


Kali ini lebih merepotkan, saat Cass Agler kenalkan para wanita ini menjadi sangat marah, mungkin dia mengenalkan dua wanita sekaligus dalam waktu yang berdekatan.


Butuh tiga hari penuh, para wanitanya tidak lagi marah kepadanya.


Anehnya, mereka pada saat marah tetap meminta bermain setiap malam, tetapi dia tetap mempertahankan ekspresi dan sikap yang marah.


Sungguh lucu bila diingat kembali momen itu.


Demi wanitanya, Agler membeli sebuah toko di dekat mall rumahnya.


Cass, Ghivana dan Svalia meminta membelinya sebuah kafe, karena mereka suka sekali membuat kue dan kopi, sesuai juga dengan kesukaan Cass, dia sangat suka memasak seperti wanitanya yang lain.


Hitung-hitung dia mandiri dan ingin memulai karirnya, dipimpin oleh Cass, kafe itu akan sukses seperti yang ada di dunia asalnya.


Dia mengirimkan dua bayangannya yang bertugas menjadi bodyguard untuk menjaga mereka bertiga saat berkerja.


Lebih aman menggunakan bayangannya dari pada orang lain.


Baru satu hari mereka menjalani bisnis kafe, karena mereka bertiga sangat cantik, pertama kali membuka kafe langsung digandrungi oleh pembeli.


Begitulah negeri wakanda, jikalau ada penjual yang sangat cantik otomatis banyak pembeli.


Selagi mereka menyukai karirnya sebagai koki dan bartender kafe, Agler pasti mendukung sepenuhnya.


Istilah kata kita mendukung istri, pasti akan mendapatkan jatah yang lebih.


Tentang Ada Wong, dia berangkat bersama satu bayangannya yang bertugas untuk memantau dan mengurus perusahaan 3 hari yang lalu, Agler memintanya menjadi CEO di perusahaan WayneCorp.


Ada Wong menerima dengan senang hati, dia juga ingin merasakan bagaimana menjadi Ratu Bos dan memimpin perusahaan, dengan kemampuannya dia mudah meyakinkan para Dewan Direksi perusahaan Wayne.


Agler memberikan 5% sahamnya kepada Ada Wong sebagai bayarannya, tetapi, dia menolaknya dan hanya menerima 1% saham darinya.


Setiap malam, Agler akan menjemput Ada Wong dan Mirage setelah mereka bekerja, mereka meminta persyaratan seperti itu mulai sekarang.


Entah mereka kerasukan makhluk apa, tiba-tiba meminta persyaratan seperti itu.


Kalau bukan karena tubuhnya yang kuat, Agler mungkin tidak bisa menahan goyangan para wanitanya itu dengan tubuh manusia biasa.


Mereka semakin lama semakin tidak terkendali dalam semalam Agler bisa mencoba belasan bahkan puluhan gaya dengan mereka.


Anak-anak sangat suka Baymax yang gemuk dan imut ini, mereka sangat suka bermain dengannya, Pina pun tidak terkecuali.


Dalam kotak yang diberikan oleh Hiro ternyata terdapat beberapa chip yang berguna seperti chip bela diri, chip bawaannya yang merawat orang, dan juga chip merawat anak-anak, mungkin karena Cass suka dengan anak-anak jadi dia membuat chip seperti itu.


Jarvis dia perintahkan untuk membuat cetak biru dalam penciptaan atau pembuatan Baymax ini, dan setelah berhasil segera mengirimkannya kepada Mirage untuk produksi Baymax besar-besaran di masa depan.


"Sangat membosankan berjemur setiap hari seperti ini," gumam Agler yang berendam di inti matahari.


Tubuhnya sekarang sudah menahan panas dari suhu inti matahari, pada awalnya dia merasakan hangat yang mendekati panas, tapi seiring berjalannya waktu, tubuhnya menguat dan beradaptasi dengan panas matahari.


"Sistem buka Jendela Status!"


[Ding!]

__ADS_1


[Mulai membuka...]


__ADS_2